Anjar Priandoyo

Kerajaan kupu-kupu di Bantimurung

with 11 comments

Dari 250 jenih kupu-kupu yang ada didunia ini, 150 jenis ada di Kawasan Wisata Bantimurung, Maros, Sulawesi Selatan, demikian dikutip dari SAYA edisi Agt-Sept2006. Kawasan Wisata ini menurut UNESCO merupakan taman nasional kedua terbesar di dunia setelah Cina.

Bantimurung memang luar biasa, Air terjun yang dikelilingi dengan pegunungan kapur (karst), dimana air terjun itu sendiri mengalir membelah tebing-tebing yang terjal. Suasananya yang sejuk, pepohonan disekeliling obyek wisata ditambah dengan kupu-kupu yang beterbangan kesana kemari -seakan tidak menghiraukan kedatangan pengunjung- semakin menyemarakkan kawasan wisata ini. Di Bantimurung selain terdapat air terjun, juga terdapat gua seperti Goa Mimpi, Goa Batu dan Goa Kelelawar.

Namun Bantimurung juga tidak berarti tanpa kelemahan, yang sebenarnya diakibatkan oleh pengelolaannya yang tidak baik:

1. Terlalu ramai
Kami yang mengunjungi Bantimurung 17 Sept lalu, menjumpai kawasan wisata ini terlalu ramai dan tidak dikelola dengan baik. Waktu itu memang bertepatan dengan minggu terakhir sebelum Ramadhan sehingga banyak orang berwisata ketempat ini. Keadaan yang sebenarnya merupakan tradisi ini tidak diantisipasi dengan baik oleh pengelola sehingga arus pengunjung menjadi berlebihan dan macet.

Sehingga tidak heran sepanjang perjalanan berulang kali terdengar panggilan dari pusat informasi mengenai anak yang hilang, dompet, handphone hingga ambulan yang meraung-raung meninggalkan kawasan wisata.

2. Goa sebagai tempat ‘bermesraan’
Obyek wisata sebagai tempat ‘bermesraan’ sebenarnya sudah fenomena umum. Dipantai-pantai atau di vila-vila dipegunungan fenomena ini sudah terjadi sejak dulu. Sebenarnya hal tersebut dapat dimaklumi karena kegiatan tersebut dilakukan ditempat tertutup. Namun bagaimana kalau hal ini terjadi di Goa yang dikunjungi oleh umum. Kenyataan inilah yang terjadi di Goa Batu, Bantimurung. Dan pelakunya adalah anak-anak sekolah menengah atas. Kasihan sekali mereka.

Kalau mau membandingkan dengan Pacitan, Jawatimur, kota kelahiran Presiden Susilo Bambang Yudoyono ini mampu mengelola Goa-goa-nya dengan lebih baik. Di Pacitan banyak terdapat goa-goa yang luar biasa indahnya. Ada Goa Gong yang bisa mengeluarkan bunyi saat stalaktit dan stalaknitnya dipukul, ada goa petruk menyerupai hidung petruk. Disana pengelolanya telah memasang lampu sepanjang gua tersebut sehingga selain pengunjung bisa lebih nyaman menikmati Goa tersebut, hampir dipastikan tidak ada pelaku ‘bermesraan’ didalam Goa.

Tips membeli kupu-kupu (insektorium)
Cendera mata khas Bantimurung adalah insektorium kupu-kupu. Disini kupu-kupu yang memang dikembangbiakkan kemudian diawetkan dan dimasukkan dalam pajangan. Harga 2 pasang kupu-kupu adalah 20-25 ribu, sedangkan harga 4 kupu-kupu berkisar 40-50ribu, untuk 9 kupu-kupu berkisar 130-150ribu.

beberapa toko cendera mata juga menjual kupu-kupu awetan dari Halmahera, Ambon dan Papua. tentunya kupu-kupu ini diambil hidup-hidup dari Papua, tapi jenis yang berasal dari papua dan dikembangbiakkan disini. Walau terkesan tidak ada bedanya, namun memberikan oleh-oleh kupu-kupu dari papua tentunya lebih menyenangkan

Ada dua jenis pengawetan kupu-kupu. Pertama dengan formalin yang konon kurang awet sehingga diperlukan penyangga dan yang kedua dengan pengawet khusus konon usia kupu-kupu awetannya lebih panjang.

About these ads

Written by priandoyo

September 18, 2006 at 6:03 am

Ditulis dalam Kehidupan

11 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. mas tolong donk gambar kupu-kupu yg ada dibantimurung juga di tampilkan

    Lucky

    November 13, 2006 at 10:59 am

  2. Huff huff mas Lucky nanti saya usahakan ya

    -nasib blogger yang ga punya kamera-

    priandoyo

    November 16, 2006 at 1:29 am

  3. mana fto-fotonya??

    marshya

    Februari 5, 2008 at 8:29 am

  4. Mas, tolong donk carikan saya referensi tentang bagaimana cara mengawetkan kupu-kupu dan serangg sehingga bisa bernilai ekonomis seperti yang ada di Bantimurung itu. Soalnya dikampung halamanku banyak sekali kupu-kupu dan capung yang ingin saya awetkan.

    ASTORI

    Juni 7, 2008 at 8:28 am

  5. Saya pernah nih ke bantimurung, tempatnya di daerah Makassar. Cm sayang waktu saya kesana belum musin kupu2 jadinya gk bisa lihat deh. yang ada cm pajangan yang dijual sebagai souvenir.

    Di Bantimurung itu ada juga air terjunnya lho… dan biasanya tiap hari libur banyak sekali yang berwisata kesana

    sonny

    Juni 7, 2008 at 8:46 am

  6. Nice post. Makasih pak infonya

    redjoel

    Maret 14, 2009 at 8:10 am

  7. saya pingin langkah-langkahnya mengawetkan kupu-kupu secara terperinci sehingga saya bisa membuatnya sebagai souvenir …..tolong dong mas….

    pkguruswat.rc

    September 29, 2009 at 5:05 am

  8. mas bagi ilmunya dong,cara budidaya kupu+cara mengawetkannya pake apa,saya di kalimantan
    makasih ya

    aditiya agung

    Desember 11, 2009 at 9:47 am

  9. kunjungi juga taman kupu – kupu cihanjuang, di bandung.. :)

    hadianirahmi

    Maret 18, 2010 at 4:46 pm

  10. mas,,, saia nemui kupu2 yang udah mati. n saiia suka banget ma coaknya. jdi saia mau mnta tolong kasih tau lagkah2 pngawetannya donk mas,,

    tari

    September 2, 2010 at 8:02 am

  11. Mas judulnya keren, tp maaf bisa lebih diperbanyak atau lebih fokus pd pembahsan tentang kupu-kupunya

    Yayan

    Maret 4, 2011 at 10:32 am


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 489 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: