Bioskop mini di Bogor
Tadi pagi di TransTV (kalu ga salah) ada berita ringan tentang Bioskop Mini di Bogor. Konsepnya menyediakan tempat untuk menonton film diruangan kecil 4x6M, yang dilengkapi dengan hometheatre set, speaker 5.1 dan tentunya DVD yang memutar film terbaru. Di berita tersebut pihak mengelola menyatakan bahwa antusiasme anak bogor untuk menggunakan jasa bioskop mini cukup tinggi.
Ok… tung, aku jadi teringat pengalaman di Jogja tahun 2002 bersama Erick Purwanto mendirikan Challenger Game Center di Jogjakarta. Game Center ini boleh dibilang paling sukses di Jogja periode tersebut, bisa disejajarkan dengan Joker, Dixi (yang sekarang ternyata sudah KO), RPM (dibawah KFC). Narpati, merupakan salah satu operator terbaik yang pernah dimiliki Challenger, Oki, Yudo dan veteran-veteran generasi awal.
Setelah sukses Challenger Game Center, Erick berencana mendirikan Bioskop Mini. Kenapa? karena di Jogja tidak ada Bioskop 21, bisa dibayangkan bagaimana hebohnya pemutaran film AADC (Ada Apa Dengan Cinta) di Jogja, atau kesalnya anak-anak menanti film baru di 21. Sekarang katanya ada bioskop 21 di Plaza Ambarukmo (CMMIW)
Lalu setelah itung-itungan kesana kemari, Erick berencana mendirikan Bioskop Mini ini di Babasari, yang merupakan kompleks universitas mulai UPN, Atmajaya, Univ Proklamasi, STIE YKPN, Amikom. Masalahnya cuman satu: Tanah didaerah Babarsari yang cocok sudah ‘dikuasai’ Century 21. Akhirnya rencana ini ditunda, mungkin sampai sekarang.
Tapi ide bioskop mini ini tidak berhenti disini saja. Sambil ngobrol santai di angkringan, atau di restoran cepat saji diskusi ide mendirikan Bioskop mini terus dilakukan. Bahkan di tahun tahun 2004, sudah sampai pada tahap survey-survey projector, sound system hingga sofa! Ya tapi memang tidak jauh-jauh dari obrolan santai biasa.
Hingga akhirnya orang Bogor inilah yang mengimplementasikan ide ‘brilian’ ini :P, dan ada juga yang hanya kaya visi tapi miskin implementasi
Ada investor yang tertarik :P ?
Bisa dibooking untuk display film tertentu ga neh ;)..
Di belakang kampus UNS Solo juga ada.
Namanya Blue Shark.
Tapi kayak gini musti ada lisence ga? Apa bisa asal buat tanpa ijin?
Ada info Pak Pri?
Arief Fajar Nursyamsu
Januari 11, 2007 pada 9:00 am
Hoya, di UNS gimana pak? sukses ga ya? satu kios gitu ada berapa theathre?
kalau lisensi, film maksudnya? wah itu ga ngerti, harusnya sih ga boleh kali ya DVD yang untuk pribadi dibuat siaran2 untuk umum, tapi prosesnya gimana ga ngerti deh.
kalau masalah izin sih kayaknya orang dinas pajak, preman-preman setempat, polisi, partai, underbow dan aparat-aparat lain paling cepet bergerak kalau urusan gini
yang mirip2 bioskop mini sebenarnya tempat karaoke macem InulVista atau Huppy pupies gitu, tapi ya karaoke sih bukan bisnis kecil-kecilan :D
priandoyo
Januari 11, 2007 pada 10:07 am
di jokja udah ada sejak lama juga kok, mas…
itu…moviebox yang di gejayan. bisa muat sampe 60 orang segala…
joesatch
Januari 11, 2007 pada 5:43 pm
Waktu grand opening sih sepertinya sukses (apa karena ada diskon). Promosinya juga menarik. Saya tidak tahu kondisi yang sekarang seperti apa, karena jarang berkeliaran di belakang kampus. Satu kios cuma 1 theatre +- 15-20 orang. Plus sekarang DVD bajakan juga banyak. Klo bisnis kayak gini IMHO sih tergantung sama kecepatan update film-nya. Musti lebih baru dari yang mau ditayangkan di bioskop lokal.
Lisensi yang saya maksud adalah ijin mempertontonkan hiburan untuk publik dan pajak.
Arief Fajar Nursyamsu
Januari 12, 2007 pada 2:11 am
Waks.. salah satu ide bisnisku sudah ada yang menjalankan :(
Aku terlalu sibuk bergulat dengan kuliah dan masalah2 gak penting sih..
Anyway,
menanggapi Arief,
kalau sudah niat bisnis benar-benar, sebaiknya legal. Ini juga untuk pertimbangan ke depannya mengingat globalisasi dan suka atau tidak suka pada suatu hari, pemerintah kita terpaksa keras kecuali mau diembargo ama luar negeri.
Susahnya adalah, DVD original sekalipun yang kita lihat di toko-toko, tidak diperuntukkan ditonton secara massal, apalagi komersial. Distributor DVD punya jatah sendiri untuk tujuan itu.
Oh yah.. jadi ingat,
beberapa tahun lalu di sebuah kota kecil (aku lupa nama kotanya, seingatku masih di Pulau Jawa) ada penggebrekan terhadap rental VCD yang juga menjadi bioskop mini.
Kalau di luar negeri sih (Australia), bioskop mini ada.. di tempat jualan DVD porno :p
Dulu di kampus UQ Australia, ada bioskop mini bernama Schonell Theatre (kata juniorku yang sekarang ada di sana, sudah tiada). Film-filmnya, justru bukan film-film yang ada di bioskop gede (jaringan B&C dan Hoyt) melainkan film-film cult, Korea, Japan, dokumenter. Mereka kerjasama dengan distributor2 DVD seperti Madman Enterprise. Dan tentu saja, mereka punya posternya.
Kalau di Kemang Utara No. 28, juga ada bioskop mini, walau hanya kadang-kadang ada pemutaran film. Biasanya sih didapat dari komunitas-komunitas film independen seperti Boemboe, Minikino, Konfiden.
Oh yah..
Daftar peraturan yang mungkin berkaitan (aku sendiri belum baca)
- UU Hak Cipta No. 19 tahun 2002
- UU Penyiaran No. 32 tahun 2002
- UU Perfilman No. 8 tahun 2002 (gosip2nya akan didemo MFI — Mira Lesmana dan kawan-kawan)
tentu saja, mesti lihat2 tentang pajak dan perlindungan konsumen.
nJar.. Aku tertarik… tapi gak punya duit.. hiks.. :(
Narpati_a.k.a_Kunderemp
Januari 13, 2007 pada 10:31 am
ralat buat komentarku di atas.. nama distributor DVD di Australia adalah Madman Entertainment, bukan Madman Enterprise.
Narpati_a.k.a_Kunderemp
Januari 13, 2007 pada 10:38 am
saya juga punya ide itu dari lama….
kalo di surabaya apa makang gimana ada yg tertarik ga
khusus buat mahasiswa yg murah tapi orisinil…
edi
April 6, 2007 pada 2:02 pm
klo bole tau…..syarat2 nya membuat ysaha mini bioskop ini apa yah..tertarik nih…..
kl ada yg punya prosedur kayak di bogor or gejayan jogja….kirimin dong ke bramasta_firdaus@yahoo.com
Terimakasih
bram
Juni 19, 2007 pada 5:40 pm
Gue lagi pengen merintis bisnis ginian di kota gue.. mumpung belom ada di pusat kota.. paling di daerah pinggiran deket ama kampus..
yang gue tau bioskop mini yang berkembang di indo seperti subtitle, flicker.. gue juga masih bingung dengan masalah perizinan.. okelah kalo muter pelem jepang, korea, cina, paris or indie tapi kalo ampe muter box office bukannya kita udah ngebajak? bioskop besar belom muter kita udah mendahului.. tentunya akan ada sanksi kalo ketahuan dijadikan konsumsi public.. lagian untuk ngedapetin dvd box office apa ada yang kualitasnya bagus kalo itu dvd bajakan?
lanjut.. gue belom jelas dengan maintenance nya..
lcd projector + layar, room kedap suara (gipsun 12inc) sofa, dvd player, home theater.. apa lagi ya??
kalo modal 30 juta per room 4×6 itu cukup ga sih??
dex
Juni 28, 2007 pada 6:34 am
waah seru juga.cuman 1 masalah yg msh ngeganjal nich.”legalitas”.takut aja udah buka usaha dg modal besar ehh dikepret.apa musti rajin2 “beri makan”?.entr itung2an ROI-nya minus.bukannya laba malah rugi.beri saran donk?
M.Abe
Desember 10, 2007 pada 1:23 am
wah sekarang di ruko lido udah ada bioskop mininya, paten punya booooo. Tempatnya LIDO RENTAL & HOMETHEATRE rental VCD & DVD original.
kita bisa nonton sewa film trus keatas loh..
pokoknya mantap banget dech
jhon
Desember 31, 2007 pada 8:21 am
Benar bang joh tadi siang aku lagi main ke lido resort , trus jalan2 ke sekitar situ eh liat LIDO RENTAL & HOME THEATER cobain datang yach boleh juga tuh ..dengan modal KTP aja kita bisa sewa film2 asli baik dvd & vcd dengan harga murah.
Dan bisa nonton film home theatre lagi …..soundsnya mak…..muantab tuh…pake layar 100 inchi lagi..wowww
selamat buat pak Raflisson atas ide2 nya untuk masyarakat cicurug, lido dan sekitarnya
bravooooooo…
pepet heru
Januari 5, 2008 pada 7:45 am
tgs kewirausahaan gw ngangkat ttg bioskop mini..kbtlan lembaga dikampus gw dapat dana gede bwt ngembangin kewirausahaan mahasiswa……2M lho..”katanya c gt”…. kan g seluruh mahasiswa kja dikantoran, y g??
ttg sistem pemasaran, mnajemenny atau tempat dan yang lainnya sih dah oK,, tapi gw kebentur ma masalah legalitas, lisensi usaha bioskop mini ini… ntar bioskop mini gw malah kna sanksi hukum,,, ditutup… trus gw gulung tikar,,, g sedikit yang harus dipertaruhin disini…
bayangin aj stasiun Tv mo muter film gt,, psti mrk bayar kan… brarti sama donk ma gt, bioskop mini,,
mohon bantuannya,,, n satu lagi gmn c carany daftarin usaha kita ini????
mohon bantuannya lagi????
edo
Januari 10, 2008 pada 4:34 am
kayak nya seru ya kalau ada bioskop mini tapi gak apa2 ya ngadain bioskop mini di lembaga kampus? kalau boleh tanya gimana sich awalnya bisa punya ide buat biokop ini? trus dananya besar gak?
Yani
September 26, 2008 pada 6:11 am
Mr Jhon..
mao nanya, ruko Lido itu daerah mana ya ??
trus taunya kalo mereka uda paten dr mana?
btw… saya juga mau dong kalo ada info2 mengenai bioskop mini ini, sepertinya menarik.
biarpun ga direalisasikan, kl sekedar nambah knowledge jg oke ni hehehe
trims all
angel
Desember 28, 2008 pada 2:02 pm
ohya. bagi yg punya info2 mengenai legalitas dan prosedur utk bisnis ini, bs tolong info ke email sy ke :
xtramail@yahoo.com
thx before ya
angel
Desember 28, 2008 pada 2:03 pm
Lido itu ada di jln antara sukabumi ciawi namanya daerah lido
jhon
Januari 1, 2009 pada 10:26 am
kalo mo liat boleh neh ke friendster.com/photos/63942565/1/25214885
jhon
Januari 1, 2009 pada 10:30 am
sorry ada kurang angka
friendster.com/photos/63942565/1/252148835
jhon
Januari 1, 2009 pada 10:33 am
sebelum g search di google, kepintas pengen buka Bioskop Mini..btw saya juga binggung msalah legalitasnya??kalo beli film original mungkin bisa ditanyangkan ke umum gak yah???room gak perlu besar-besar(pak John)..kalo konsep g seh privasi,ruangan yang gak membosankan etc..bagi yang mau sharing ke sugengheryanto@yahoo.co.id..
genx
Januari 10, 2009 pada 11:54 am
pak menurut sy kayaknya dari sisi legalitas rada was was juga, cuman yang jadi pertanyaan, kenapa rental PS2 bisa aman? kan dvd ps2 diindonesia setau saya jarang sekali yang asli. kalaupun ada yang asli apa ada yang mau beli? sama kaya dvd film harga yang asli kan nggak ada yang 10rb an.
danibilabibah
Februari 12, 2009 pada 8:53 am
wah sama tuh kayak edo…kampus Q juga dapet dana kewirausahaan bwt mahasiswa. nah kebetulan aq ma tmn2 mw ngajuaihn ide bikin bisnis bioskop mini juga.yaa syapa tw proposalnya disetujui n dapet dananya…tapi aq masih bingung ma total dana, perlengkapan2 yang dibutuhkan, lisensi dan sistem yang dipake untuk bisnis ini…btw bagi yang punya ide tentang bisnis ini, kita sharing yuk…email ke
waywayz@yahoo.co.id
wiewie
Februari 27, 2009 pada 5:23 am
gan.. boleh tau g rencana anggaran biaya buat bikin bioskop mini..??? sama sih KY yg lain saya juga punya rencana bwat bikin biosop mini gtu sama temen2. N’ pd akhirnya mentok lg dimasalah legalitasnya. saya sangat berterimakasih atas infonya, saya tunggu.. :)
vq_fathy@yahoo.co.id
vq sanjaya
Maret 30, 2009 pada 1:26 am
boleh tau yang lebih mendalam g soal menjalankan bisnis nioskop mini???
kyk manajemennya gitu.
modal awal yang dibutuhin brapa dan sebagainya.
lagi butuh informasi nech….
nyitznya
April 2, 2009 pada 6:24 am
Yth. Rekan-Rekan Blogger
Kebetulan saya punya pengalaman dalam mengelola bioskop mini yang letaknya di kota Solo.
Bagi rekan-rekan yang ingin berbagi pengalaman, silahkan kirim email ke saya, atau kunjungi website Solo Movie di http://www. solomovie.web.id
Semoga bermanfaat….
Solo Movie
April 4, 2009 pada 4:25 pm
Yth bapak pengelola Solo Movie’
saya tertarik ide bioskopmini,bisa tolong diberikan info mengenai,modal serta perijinannya dikota Solo,kalau dengan Solo Movie apakah bisa bekerja sama untuk buat bioskop mini di Solo dan diluar Solo,terima kasih atas bantuan dan infonya,
djoko suseno,
Solo
djoko suseno
September 21, 2011 pada 3:31 am
Bisa bekerjasama dengan kami dapat menghubungi di 089 668 73 8000
E-cinema Semarang
E-cinema
Agustus 4, 2012 pada 6:17 pm
minta saran tentang dana dan perizinannya
made
April 19, 2009 pada 7:31 am
wah. menarik banget nih. saya juga lagi cari tentang legalitasnya. kalau ada yang udah ketemu, boleh bagi-bagi pengetahuannya kah? in need of help banget nih, buat tugas, antara hidup dan mati. hehe. nah kalau ada yang berhasil nemu, kabar2i ke christinadesy.sngh@yahoo.com yah. thanks :)
christinatalia
September 15, 2009 pada 2:45 am
waahh…ternyata byk jg y yg kepikiran dgn bisnis ini..
share donk yg ud mulai, saya jg berminat :D
oiyah, yg tau prosedur dan legalitasnya bs hub saya di c_piethela@yahoo.com thx..
fithra
September 30, 2009 pada 4:32 pm
bole jg tu bagi2 pengetahuana,,
uda search kmna2 tp kq g nemu2 yak,,
mw tw ttg proposal n smua yg bkaitan m bisnis bioskop mini ne,,
urgent ne,,
cz wat bikin tgs,,
nohom bantuana,,
lgs email: remember_me_yupz@yahoo.com
matur nuhun,,
kotobuki
Oktober 1, 2009 pada 11:58 am
Good Job & Thank You Share This….
Thiwa
November 19, 2009 pada 1:26 am
udah bertaon2 kebayang pengen buka bisnis ini,,sejak sma di jogja,,ngrasain nonton di movie box,,jadi kepengen punya bisnis ginian di kotaku,,maklum masih jarang bioskop di sini.
share donk masalah legalitas dan konsep2 bikin bisnis bioskop mini ini ke larashati_aja@yahoo.co.id
yhx b4 =)
Laras
November 24, 2009 pada 2:07 pm
wah, sepertinya bisnis ini banyak peminatnya. Saya juga sangat ingin tahu mengenai anggaran dan masalah legalitasnya. Tolong share ke linns_smily@yahoo.co.id ya.. Sekedar ingin tahu untuk tambah pengetahuan dan untuk presentasi kuliah. Thanks banget yaa…
Susan
Desember 1, 2009 pada 7:17 am
pa mo tanya soal dana keseluruhan untuk modal awal bangun bisnis ini berapa ya karena ditempat saya belum ada neh
ade arya putra
Januari 19, 2010 pada 7:57 am
Bisa bekerjasama dengan kami dapat menghubungi di 089 668 73 8000
I-cinema Semarang
I-cinema
Agustus 4, 2012 pada 6:21 pm
udah pernah pada ke Indies di Tebet? Dia punya koleksi film2 festival dan ada mini bioskop 2 room. Film nya bagus2 dan tempat sangat nyaman. Buat bro2 yg mo kerjasama ama yg punya mgkn bs penjajakan juga, karena bbrp wkt ownernya berpikir utk ngembangin cabangnya.
Posisinya di jln tebet raya no 82 kl gak salah. Masuk dr pertigaan Mitsubishi saharjo, kira2 1km sebelah kanan ada plangnya.
Yoghi
Januari 30, 2010 pada 6:30 am
Kpikiran pngn nyoba ni usha,bgi donk info cnth proposal ama dana yg d bthkan,tlg k empiregankzone@gmail.com
Thanx
Re'
April 28, 2010 pada 2:34 am
wah saya juga kepengen nich buka bioskop mini, saya lokasi Tarakan kal-tim msh haus hiburan, nav karoke aja buka disini hampir tiap hari penuh pengunjung kalo ada yang info mohon donk ke email saya wye_photography@yahoo.com
wendy
Mei 28, 2010 pada 12:12 am
wah,,,,,….
kykNy sE bklan sEru Jg y kLo mNdriKan usha nE coZ slain Bnyk pnGGemarNy Dah gT k’UnTunganNy Jg mnJanJikan Tuk T4 yG man bLm ada Bioskop miniNy…
Mey YuniSari
Juni 22, 2010 pada 1:23 pm
Anjar….
jadi udah dapat resume nya lom mengenai legalitas bioskop mini ini???
carii kalo sempet… trus kabarin yaaaa…..
heuehueheuehuee
eri
Agustus 4, 2010 pada 4:56 pm
jangan bangga dulu, bagaimana dgn ‘rights,’ ‘royalty’ dll. yg adalah hak dari sang sineas, produser, dll itu? bagaimana dgn izin penayangan utk publiknya mengingat DVD sebagai source adalah untuk pemutaran private alias utk yg membeli DVD itu saja… thx
agus
Mei 2, 2012 pada 3:05 am