Anjar Priandoyo

Resiko Outsourcing IT

with 14 comments

Di buku-buku manajemen disebutkan bahwa IT tidak hanya berfungsi sebagai departmen pelayanan saja yang mendukung proses produksi tapi harus berfungsi sebagai ‘business enabler’ sinergis dengan strategi bisnisnya. Prakteknya konsep dibuku-buku seperti masih jarang sekali diterapkan di perusahaan, yang terjadi adalah IT tidak lebih dari fungsi pencatatan elektronik.

Dari sisi bisnis sebenarnya tidak ada masalah, apapun model pengelolaan IT yang digunakan, mau outsource, kerjain sendiri, partial outsource yang penting pekerjaan beres. Tidak ada orang yang teriak. Namun dari sisi audit ataupun IT governance, outsource IT ini bisa jadi masalah besar. Mengingat dari 2 kemungkinan outsource:
1. Semua prosesnya rapih
2. Semua prosesnya berantakan
Prakteknya sebagian besar hasilnya adalah berantakan :D

About these ads

Written by priandoyo

Januari 11, 2007 at 2:32 am

Ditulis dalam Technology

14 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Ya, karena yang dikerjain banyak, waktu pendek, banyak maunya, bayarannya minim atau kerja bakti :D

    Arief Fajar Nursyamsu

    Januari 11, 2007 at 8:15 am

  2. menurut pengalaman saya sih, malahan lebih tertib administrasi. masing-masing
    departmen yaitu IT & Communication lebih terfokus kepada bidangnya masing2.

    Biho

    Januari 18, 2007 at 2:28 am

  3. tertib administrasinya dengan standard siapa pak?
    beda-beda lho mendefinisikan ‘tertib’ itu

    priandoyo

    Januari 18, 2007 at 8:41 am

  4. halo…Jar…
    masih inget gw ngga… AI

    yah gitu deh outsource…

    nasibnya… khan kita sesama ex – outsource….
    he he he…
    .

    Jusuf

    Januari 25, 2007 at 4:57 am

  5. standard client…

    Biho

    Januari 25, 2007 at 7:22 am

  6. biho: yup, kalau dari sisi client memang harusnya lebih rapih. Kalu engga, kan ntar bisa ngamuk clientnya dah cape-cape bayar, dan memang kasustik sekali sih ada yang bener2 rapih dan ada yang malah berantakan.

    jusuf: wahahahaha, pakabar nih, dah lama banget ga ketemu. sekarang dah pindah juga ya

    priandoyo

    Januari 25, 2007 at 8:51 am

  7. hai..
    aq mahasiswa manajemen yang mo ngambil judul tugas akhir tentang pengelolaan tenaga outsourcing di suatu perusahaan, saat ini sih lg riset d PLN Gambir,,
    yang mo aq tanyain sm mas anjar, tolong jelaskan secara detail kelemahan menjadi tenaga outsource jika dilihat dari sudut pandang mas anjar sebagai tenaga ex -outsource, tolong dibantu yach,balesannya dikirim ke email aq..
    thx before ^_^

    metha

    Maret 19, 2008 at 1:11 pm

  8. 2 kali pengalaman saya mengaudit IT outsourcing, hasilnya lebih oke dari pengguna :
    1. SSI, outsourcing ATMnya BNI, kerjanya rapi dan tertib, jauh di atas ekspektasi audit. Walaupun SSI juga termasuk anak perusahaan BNI, tetapi terdapat perbedaan budaya kerja yang signifikan dibanding divisi ATMnya sendiri.
    2. UOBS, dari namanya saja udah bikin gentar. Dengan data center system fully automatic, tidak banyak yang dapat dipertanyakan.

    erix

    Juli 6, 2008 at 4:37 am

  9. Outsourcing boleh lah, mereka telah memberikan yang terbaik tentunya patut mendapatkan yang terbaik juga.
    sama-sama saling menguntungkan dan menghargai.

    Kalau ada perusahaan yang neko2 dalam nge’Gaji..
    “Perusahaan tak berpancasila” nama’nya

    Amran Hidayat

    Agustus 12, 2008 at 7:21 pm

  10. jika ingin menggunakan IT Outsourcing sebaiknya dipilih dengan hati-hati

    yasmin

    Juli 8, 2010 at 9:13 am

  11. Apakah kualitas vendor yang menangani IT outrsourcing dipertimbangkan. Kalo cuma ngaku-ngaku ahli IT sih bejibun, namun kualitas ??????

    Didik Mardiyanto

    Juli 14, 2010 at 2:45 am

  12. Kualitas vendor harus diperhitungkan dalam menerapkan IT oursourcing.

    cahya berlian

    Juli 31, 2010 at 1:13 pm

  13. Identifikasi proses bisnis yang baik dan keterlibatan stakeholder berkontribusi besar dalam keberhasilan pengembangan SI/IT di perusahaan

    Aryawiguna

    Juli 31, 2010 at 4:49 pm

  14. Masa sih mayoritas berantakan :) ?
    Mungkin karena pas lagi nego sama pihak outsource nya ditawar terus kali ya, jadi dananya kurang buat finishing project :) .

    M Fahri Howel

    Juli 31, 2010 at 7:43 pm


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 493 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: