Anjar Priandoyo

Tarif Calo IMB (Izin Mendirikan Bangunan) Kabupaten Tangerang

with 107 comments

Kabupaten Tangerang adalah salah satu protret kabupaten kita yang ‘bermasalah’. Ambil contoh proses pembuatan IMB (Izin Mendirikan Bangunan) yang berada dalam pengawasan Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Dinas PU). Bila anda ingin membuat IMB, maka yang perlu anda lakukan adalah

1. Menelpon Dinas PU (599.3404 atau 599.3374)
Telepon dinas PU ini terpampang di Baliho seputaran kota, mengingatkan warganya untuk menaati kewajiban memiliki IMB. Dan bila anda menelpon maka anda akan menjumpai para oknum yang modus operandinya sama, ketika anda menelpon ke Dinas PU tersebut maka sang penerima telpon akan menyuruh anda untuk mencatat nomor HP-nya dan melanjutkan segala proses negoisasi secara personal

A: Selamat siang dengan dinas PU
O: Ya betul, ada keperluan apa
A: Saya mau mengurus IMB pak, untuk renovasi rumah
O: Oh itu bisa dengan saya, coba bapak catat HP saya dulu ya 0819.327.10068, bapak sudah tau persyaratannya
A: Ya, maaf saya dengan siapa ya
O: Saya Drs XXXXX XXXXX (mengucapkan Drs dengan lambat-lambat..dokterandus, seakan menekan penelponnya. Hari gene pake dokterandus please deh)

Itu masih mending, ada yang lebih parah
A: Selamat siang dengan dinas PU
O: Betul, mau urus IMB ya? dengan saya juga bisa
A: Berapa biayanya
O: permeter penambahan Sembilan puluh Delapan puluh ribu
A: Maksud bapak berapa 98.000 atau 980.000
O: (agak terbata-bata) Sembilan puluh Delapan puluh ribu
A: (MasyaAllah, oknum satu ini ternyata belum bisa mengeja angka dengan benar)
Pak saya ulangi, maksud bapak berapa (dengan nada marah membentak)
O: Ya segitu pak (kembali mengulang dengan terbata-bata, masih belajar nampaknya)
A: (kesal) maksud bapak 980.000 kan
Dodol kan, bagaimana PemKab bisa merekrut orang-orang seperti ini, yang seharusnya sekolah dasar lagi baru jadi pejabat publik.
Kesimpulan: Anda akan sangat kesal bila menelpon dinas PU, teknik ini saya kerjakan bersama istri menjumpai 4-5 orang yang menawarkan tarif bervariasi. Kemudian anda akan berpikir untuk mengunjungi kantor PU-nya di Tiga Raksa

2. Mengunjungi Dinas PU di Tigaraksa
Kota Tiga Raksa adalah contoh bukti kedodolan PemKab Tangerang. Ibukota Kabupaten Tangerang ini bisa ditempuh dalam waktu 60-an menit lewat jalan umum dan 50-an menit lewat Tol dari Kota Tangerang. Bayangkan bila lokasi itu ditempuh dari Bintaro, Ciledug dan kantong-kantong pemukiman di pinggiran Jakarta. Sangat jauh sehingga banyak warganya yang protes, sangat tidak fasilitatif. Dan yang paling parah, tidak satupun pejabat UPPT (unit pelayanan perijinan terpadu), pejabat Dinas PU yang pada hari Selasa 14 Februari 2007 berada ditempat. Semuanya mangkir pak sejak pagi, komentar salah seorang staf, merokok, tidak simpatik.

Ok, bila siang itu anda datang ke Dinas PU, maka anda akan menjumpai beberapa orang Sat.Pol PP yang akan segera mengarahkan anda untuk menuju oknum-oknum Dinas PU yang siap ‘membantu’ anda dalam pemprosesan IMB. Again, anda akan menjumpai proses yang hampir sama dengan tahapan lewat telpon seperti diatas. Sampai tiba-tiba anda yang saat itu hadir dengan pakaian formil membentak meminta kejelasan proses.

Akhirnya anda ditunjukkan dengan UPPT (unit pelayanan perijinan terpadu) tempat yang seharusnya anda tuju bila mendarat di Dinas PU. Sama sekali tidak ada antrian, dan anda bisa langsung mengantri diloket.


bla bla bla malas bercerita dialog yang terjadi

Jreng-jreng-jreng, setelah perdebatan panjang akhirnya IMB yang harus dibayarkan adalah Rp 1.435.318, lama proses 1 bulan, padahal kalau lewat ‘oknum’ bisa 2.5 – 3.5 juta!

Kesimpulan:
1. Urus IMB sendiri jangan lewat oknum, kecuali penghasilan anda > 2 juta / hari

2. Kalau anda terburu-buru butuh < 1 bulan -padahal menurut peraturan proses IMB hanya 12 hari-. Maka lebih baik anda maju lewat oknum. Tapi pilihlah oknum yang pintar, minimal dia bisa baca tulis dengan lancar. Cari petugas yang memang resmi. Semuanya bisa disuap asal biayanya cocok. Jangan terjebak petugas yang justru tangan kedua atau ketiga dari proses IMB, bisa jatuh sangat mahal.

3. Selalu cek dan ricek, minta kejelasan dari semua proses IMB. Pakaian rapih, sok tau, kritis, ngeyel, ngotot sangat dianjurkan. Buat alumni UGM, bisa ngaku adik kelasnya Djoko Kirmanto (T.Sipil UGM 60-an, Menteri Pekerjaan Umum) atau Taufik Effendi (Kagama, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara)

Akhirnya seperti layaknya kekonyolan Pemerintah lain, cara pembayaran hanyalah lewat cash. Jangan mengharapkan ada ATM di kompleks Tiga Raksa, ATM terdekat di Cikupa. Anda hanya akan menjumpai ruang pejabat yang sepi, kambing-kambing disepanjang jalan, dan jangan lupa bawa kantong plastik karena lama-lama anda akan muntah melihat kenyataan pelayanan Pemerintah Kabupaten Tangerang.


catatan

Kepala UPPT: XXXX XXXXX, sepertinya tidak pernah ada ditempat
Kepala Dinas PU: sepertinya juga tidak pernah ada ditempat
Bupati: Ismet Iskandar, mungkin tidak pernah ditempat juga

Tarif IMB lewat oknum
Drs XXXXX XXXXXX (0819.327.10068)
Rp 30.000 untuk penambahan / M2
Rp 400.000 untuk biaya gambar
Rp 350.000 untuk BAPL (Berita Acara Pemeriksaan Lapangan)

XXXXXXXXX (0813.1730.6999)
Rp 10.000 untuk penambahan /M2
Rp 1.000.000 untuk BAPL
Rp 800.000 untuk biaya proses
Rp 500.000 untuk biaya camat (bahkan untuk sekedar renovasi)
Rp 350.000 untuk biaya gambar

XXXX XX
Rp 980.000 untuk penambahan / M2
Rp 500.000 untuk BAPL
Rp 500.000 untuk biaya gambar

Tarif IMB Normal
Tidak pernah tercantum untuk publik, yang tercantum hanyalah rumus
Rp 750.000 untuk BAPL
Retribusi dihitung dengan formula, permeter sekitar 10-15rb, dihitung dari lokasi dan ukuran
Biaya murah selisih 2-3 juta dari oknum

PS: www.kabtangerang.go.id tidak bisa diakses
Tambahan foto dari Dinda,

PS: lucu ya, “apabila dalam perjalanan dijumpai adanya penjualan formulir kami tidak bertanggung jawab” hihihi, pantas Drs. H. XXXXXXXX ini tidak pernah ada ditempat

Written by priandoyo

Februari 14, 2007 pada 11:03 am

Ditulis dalam Tips Membeli Rumah

107 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. wah.. cerita yang menarik. disini sekolah no.1 perancis, mewajibkan lulusannya untuk ikatan dinas jadi pegawai negeri selama 4 tahun. coba kalo di indo kaya gitu. lulusan ugm, itb, ui diwajibkan ikatan dinas jadi pegawai negeri selama 4 tahun. pasti negara ini berubah.

    hebiryu

    Februari 14, 2007 at 12:15 pm

  2. Harusnya judulnya Auditor vs Kampret Busuk

    Aresto

    Februari 15, 2007 at 12:15 am

  3. wah, anjar lebih ganas daripada papabonbon ketika mengulang pak polin dan tilangnya :D

    sadis, bleh :)

    papabonbon

    Februari 15, 2007 at 3:21 am

  4. hampir sama seperti bangladesh…rata-rata semua rumah penduduk dibikin belum beres,,,padahal udah bisa layak pakai(ditempati)…kenapa?itu adalah akal busuk rakyatnya yg tidak mau bayar pajak….huahahahaha..
    kalo di indo mungkin aparatnya yg busuk,…(eh ngga semuanya lho… :) )tapi kalo di bangladesh…dari aparat sama rakyat ga jauh beda….yuk ngrampok uang negara…(kata mereka…)
    yah..tapi g semuanya kali yg busuk….heheheheh

    oscar

    Februari 18, 2007 at 8:58 am

  5. Walah, kasihan amat to. profil bangladesh yang hobi rusuh-rusuh juga kayaknya ga jauh beda ma Indo ya mas Oscar.

    priandoyo

    Februari 19, 2007 at 1:12 am

    • tangkap emang maling ayam luh ini negara hukum ,iwan bego
      klo tidak tau jangan sok tau bego!!

      haikal

      Juni 4, 2009 at 1:59 pm

    • priandongo yang sok jago yang merasa paling bersih anda bisa dihukum 6 taun penjara dengan undang I T ,ingat kasus baru yangada ditangerang ,untung aja yang anda jadikan kelinci percobaan bukan lulusan U G M (Universitas Gajah Molor ) yang anda banggakan padahal anda orang yang sakit dan tidak bangga gajah mada punya almamater seperti saudara ,anda seorang penyebar fitnah ,dan tukang provokasi ,yang benar benar keji seperti P K I ,dan orang jolim seperti anda pantesnya dihukum rajam ,karna anda sudah menjelekan nama baik orang ,saya yang baca juga merasa geram dengan anda anjar priandongo dongo bego,yang busuk itu sebetulnya anda

      adit tangerang

      Juni 17, 2009 at 2:13 pm

  6. mas, kalo yg mas ceritakan di atas itu untuk IMB baru ya? kalo misalnya kita mo ngupdate IMB aja gimana tuh mas (mis. update data bangunan dari 54 m2 menjadi 100m2 ) jadi kita udah kadung renovasi duluan tapi IMB / di PBB nya belum terupdate.. apakah kita harus ke tigaraksa juga atau cukup sampe kecamatan (pemda)?? tx

    sinaga

    Februari 20, 2007 at 3:09 am

  7. Itu rumah lama mas telanjur bangun, kasus diatas adalah pengalaman saya mengurus IMB tahun 1999 atas nama PT Pembangunan Jaya (Bintaro Jaya), karena dibangun developer jadi IMB-nya massal. satu IMB untuk 1 kompleks, ada sekitar 40-an rumah, (biar gampang birokrasinya kali ya). Ukurannya adalah tanah 96/49 Kemudian rumah tersebut dibangun tahun 2005 menjadi 96/109.

    Nah kalau kita ke kantor tigaraksa disana ada pilihan IMB untuk kasus terlanjur bangun. Jadi nanti kita isinya yang bagian telanjur bangun itu. Sialnya mas, itu ngurusnya harus ke kantor Tigaraksa :(

    Btw mas, pengurusan IMB ini all negoitable lho, menyebalkan memang. Kalau rumah baru penjahat pemda itu dengan mudah memeras kita dengan biaya2 siluman macam supervisi proyek, perijinan camat, dsb dkk yang ga jelas. Hati-hati mas pokoknya, sampeyan orang sumatra harusnya lebih pinter ngeyel sama petugas lho :)

    priandoyo

    Februari 20, 2007 at 7:22 am

    • emang yang namanya anjar prindongo tukang ngeyel dan tkng provokasi orang dan tukang fitnah orang apa buktinya kalo anjing priandongo alias bego jawa edan ,saya sebagai pegawai pemda tersinggung dengan hegomoni atau cerita bohong yang disebarkan anda sehingga orang menyangka bener kejadian itu mana bukti bahwa anda mengurus ke oknum yang dianggap anda penjahat yang penjahat itu eluh anjing priandongo sampean udh mencemarkan nama baik orang laen ,eluh sebagai kaum urban datang ke permata bintaro yang menurut anda tinggal ternyata alamat palsu anda tukang tipu yang pengen ngetop di dunia maya dng menjelekan nama orang yang belum tentu orang itu terbukti bersalah atau bisa jadi orang yang anda hinakan ternyata dia lbh mulia dari elu bisa jadi eluh lbh hina dari orang yg anda fitnah ,mas anjing indonesia punya sangsi hukum tentang pencemaran nama baik di web site sekarangpun kasusnya masih disidangkan di PN TANGERANG jangan sembarangan Fitnah orang kalo enggak jelas

      Pejuang tangerang asli

      prianti

      Juni 7, 2009 at 3:42 pm

      • Gw Anak betawi tangerang Asli berojol di tangerang.nenek moyang gw orang tangerang asliiiiiii,tapi gw besar di Jakarta,gw bergaul sama orang2 dari berbagai daerah.gw malu lo yg ngaku orang pemda berkata tdk baik,tidak sopan,lo takut perubahan.emang kenyataan di tangerang segala urusan pelayanan publik sangat menyakitkan yang jauh dari kebaikan.oknum pemda yg doyan pungli dari pemimpin sampai tukang sapu sdh menjadi rahasia umum.lo harusnya turut memperbaiki kesalahan2 yg terjadi di kampung lo,bukannya lo berkata tdk sopan.di bandingkan daerah2 lain tangerang paling parah.semua orang tau.

        Kucing Kurap

        Juni 30, 2009 at 5:36 pm

  8. Ternyata era reformasi belum menyentuh sampai ke tingkat kabupaten (Tangerang). Anyway, semoga usaha Mas Anjar tdk sia2. Saya kagum dg spirit utk fighting. Saya kira seperti ini yg di butuhkan oleh orang-orang metropolitan pada umumnya. Terima kasih utk sharing-nya. Semoga suatu saat di baca oleh pejabat terkait dan ada action utk perbaikan. Salam.

    Santori Malinton

    Februari 21, 2007 at 12:36 am

  9. Sebenarnya bukan spirit of fighting-nya mas, cuman memang karena kepepet :D habis moso selisihnya jauh sekali antara calo ma ngurus sendiri

    priandoyo

    Februari 21, 2007 at 1:20 am

  10. Mas, aku bawa file foto peraturan yang melarang adanya pungli di pengurusan IMB, yang ditempel di kantor pemda PU tigaraksa.
    Diupload ya mas, biar orang tau munafiknya para pejabat pemda. Nulis2 sendiri, dilanggar2 sendiri . :(

    nungqee24

    Februari 21, 2007 at 1:38 am

  11. Saya kemarin baru dapet surat peringatan dari Dinas Tata Kota Depok untuk mengurus IMB karena menambah luas bangunan. FYI, Saya baru sebulan pindah rumah di Depok. Lucunya, saya satu-satunya penghuni kompleks yg dapet surat itu; penghuni lain yg bertahun-tahun sudah tinggal di situ dan juga sudah menambah luas bangunan tidak ada yg mendapatkan surat serupa. Apes tenan, Njar…

    Penambahan luas bangunan apa memang harus pake IMB juga?

    Rudinug Ikom

    Februari 24, 2007 at 12:52 am

  12. Penambahan luas bangunan secara peraturan memang harus pake IMB. Masalahnya di Indonesia terlalu banyak oknum pemerintah yang memanfaatkannya untuk pemerasan!

    Hati-hati! jangan sampai di peras oknum pemerintah!

    priandoyo

    Februari 26, 2007 at 1:45 am

  13. Mas mau tanya,

    kebetulan saya juga mau ngurus IMB utk rumah lama di perum pondok cabe indah (>20 tahun), tapi sudah ada PBBnya, pertanyaan :
    1. untuk syarat gambar denah rumahnya seperti apa ?
    2. jika luas bangunan 80 m2 berapa biaya yg harus dikeluarkan (Total)
    3. lokasi dinas PU tiga raksa ada dimana, kalo saya berangkat dari cilandak, keluar tolnya di mana (tolong di kasih rutenya ya ?)
    4. jika ngurus sendiri apa bisa cepat ?(1-2minggu)
    5. kalo ngurus ke calo berapa kira2 biayanya dan berapa lama ?
    6. diurus pake surat kuasa nggak masalah kan ?karena masih atas nama pemilik lama

    Terima kasih banyak
    Wisnu

    wisnu

    Februari 27, 2007 at 1:47 am

  14. 1. Denah yang kita ajukan dibikin di A3, kalau ada bikinan arsitek / anak kuliahan, kalau engga ada dibikin pake visio aja dah cukup, soalnya orang PU-nya akan gambar ulang, dan disitulah kita kena charge :(

    2. penambahan 80m2 maksudnya? ya kira-kira 80rb x 20rb = 1.600.000, terus BAPL dsb dkk, ya harusnya kisaran 1-3 juta.

    3. Cilandak ke arah tol Tangerang aja, pokoknya setelah kota, ntar keluarnya sebelum Balaraja apa ya, tapi paling gampang ikutan papan petunjuk aja, disana ada petunjuk ke Kota Tiga Raksa (Pemda Kab Tanggerang), nah kalau udah keluar tol, baru nanya2 penduduk :(

    4. Ngurus sendiri, peraturannya 12 hari, tapi saya dibilang ma petugasnya 1 bulan :( dah 2 minggu belum kelar juga nih mas.

    5. Ngurus ke calo, biayanya selisih 1-2 juta :( tapi servicenya bagus, gambar denah kita diambil, hasil IMB diantar didepan pintu rumah, waktu ketemu fleksibel, mau after office hour, mau wiken, calonya available semua.

    Nah mengenai waktunya mereka bisa janji surga aja, soalnya biar bagaimanapun kepala dinas dan bupatinya sering tidak ada ditempat. Tapi kalau dengan calo paling engga mereka tahu schedule si pejabat dan kita nge-push dia gampang dibanding nge-push petugas yang ga dibayar

    6. Pake surat kuasa gpp, IMB itu mau atas nama siapapun ga masalah :), tapi inget jangan sampe masalah ini dipersulit. Kasus saya juga sama, bisa aja oknum itu manfaatin nama yang beda sehingga kita harus kena charge aneh lagi.

    Selamat membuat IMB mas Wisnu :)

    priandoyo

    Februari 27, 2007 at 3:21 am

  15. Layanan Pemerintah Selalu Buruk

    Mengapa fasilitas publik yang dikelola oleh pemerintah selalu tidak profesional. Sebagai contoh, saya telah menjadi korban birokrasi yang dipersulit di beberapa institusi pemerintahan.
    Yang pertama pengurusan ktp di kelurahan dan kecamatan setiabudi. k…

    little notes about my life

    Februari 27, 2007 at 4:39 am

  16. Kalo kesulitan, Cari aja bosnya !!!!

    Sebagai calon nasabah KPR Bank Permata, saya beberapa kali mengalami kesulitan saat menghubungi marketing KPR yang menghandle permohonan saya. Termasuk adanya IMB tambahan yang harus saya serahkan sebagai syarat2 administrasi KPR.
    Awalnya marketingnya …

    little notes about my life

    Februari 27, 2007 at 4:58 am

  17. Terima kasih mas pri,

    utk gambar denahnya yang skala berapa ?
    syaratnya apa aja ya, selain gambar denah ?
    kalo pembuatan IMB itu nantinya atas nama saya sendiri walaupun sertifikat masih atas nama pemilik lama apa bisa ya ?

    Sekali lagi terima kasih
    Wisnu

    wisnu

    Maret 1, 2007 at 1:31 am

  18. Mas Wisnu, kalau yang saya lihat kemarin ga perlu skala :( gambarnya buatan arsitek tahun 2005, dah kucel terus dibikin di A4, karena mintanya gambar di A3 ya saya perbesar ditukang foto kopi :(

    syaratnya IMB:
    1. Sertifikat tanah
    2. Fotokopi KTP pemohon / KK
    3. Tanda lunas PBB 2006 (tahun saat ini)
    4. Fotokopi IMB lama
    5. Gambar denah
    6. *dibeberapa daerah (mengisi blanko pernyataan pemohon tidak sesuai sertifikat)

    pembuatan IMB harus dengan nama sertifikat, jadi statusnya kita yang mengurus sebagai pemohon. Jadi nanti dibuatkan pakai nama pemilik lama, enaknya pake nama kita kan selaku pemohon (pembeli) tapi peraturannya harus sesuai sertifikat

    priandoyo

    Maret 2, 2007 at 1:18 am

  19. mas mau tanya lagi nih,
    daripada udah jauh2 ke sana syaratnya blm lengkap
    kalo IMB yang lama nggak ada gimana ?
    apa perlu membuat surat kehilangan dari kepolisian ?

    Terima kasih
    Wisnu

    wisnu

    Maret 5, 2007 at 2:48 am

  20. Mas Wis, untuk kasus diatas saya kurang paham nih. Tapi ada baiknya:
    1. Siapin aja pernyataan kehilangan IMB dari polsek terdekat
    2. Coba contact PU Tigaraksa, by phone aja, (sembunyikan identitas anda), coba tanya kasus kehilangan diatas bagaimana

    Memang agak ribet sih, ngurus2 dokumen2 gitu di negeri ini :( hiks

    priandoyo

    Maret 5, 2007 at 5:19 am

  21. Mas Pri,

    Mau sharing lagi nih,
    kemarin baru ngurus pembuatan salinan SPPT 2007 di KPPBB Tangerang Dua
    jauhnya mak.., antara lokasi rumah (pondok cabe) dengan KPPBB di Cikokol,
    sampai jam 13.15, urus dan nanya sana sini baru kelar jam 15.00 (emang banyak antrian) tapi saya liat banyak orang yang berseragam pemda kab. tangerang ?
    SPPT ini saya perlukan utk pengajuan KPR,
    kemudian saya coba menanyakan ke Dinas PU telp 5993404
    di terima oleh seorang perempuan, sy tanyakan mengenai pengurusan
    IMB jika sudah pernah ada datanya tapi hilang gimana ?
    menurut dia, dia akan bantu mencarikan data, tapi nanti harus dengan laporan kehilangan dari kepolisian, tapi dia lebih mengarahkan dengan membuat IMB baru dan bisa atas nama pemohon (saya)
    saya coba tanya berapa harganya jika luas tanah 80 m2 dan NJOP sekitar 88 juta, setelah itu dia suruh saya menunggu sebentar, kemudian dia bilang
    sekitar Rp.7,5 juta ???
    menurut dia itu termasuk utk rekomendasi camat, IPR (Ijin Pemanfaatan Ruang) – emang hrs ada IPR ya mas anjar ?, dan lain2,
    emang betul kata mas Anjar, no telpon tersebut sudah dikuasai oleh oknum pemeras, gimana rakyat mau membayar retribusi dengan tertib dan sukarela ya ? jika hanya untuk membayar ijin aja sampai segitu besarnya ?
    oh indonesiaku….

    wisnu

    Maret 15, 2007 at 7:40 am

  22. Errgghhh, kesel banget nih ma PU Tanggerang, kalau ada pengacara enaknya bikin class action aja nih, suruh mundur bupatinya sekalian, ngurus IMB aja ga beres.

    IPR itu teorinya hanya untuk membangun baru, kalau sudah telanjur bangun tidak perlu bikin IPR lagi.

    Mas Wisnu, perbandingannya dengan tanah saya yang 96m2 dan NJOP >100 saja totalnya 1.5juta-an, lha dia bisa bikin jadi 7.5 juta. MasyaAllah, dah keterlaluan banget nih

    Kalau masih ada waktu sih dicoba dateng aja kesana mas, perlu bentak-bentak dikit biar ditunjukkin cara yang benernya gimana

    priandoyo

    Maret 16, 2007 at 12:57 pm

    • gua juga kesel bener ama elu ,dasar orang tukang fitnah yahudi luh,dasar tukang pitnah

      adit tangerang

      Juni 17, 2009 at 2:24 pm

      • hoi hoi adit tangerang tukang sumpah serapah aja nih…ga ada bukti apapun, jgn2x lu antek2x pemda yg dpt suap dr orang2x itu! hiks..parah bgt dah lu!

        bejo

        Juni 29, 2009 at 2:58 am

  23. [...] bisa dinegoisasikan.2. Ada banyak cara negoisasi dengan oknum, cara negoisasi dengan oknum Telkom, berbeda dengan oknum IMB, oknum KTP, Passpor, Imigrasi, Beacukai, [...]

  24. Hahaha…. memang ini negeri antah berantah, sampai kiamat juga gak akan maju. Perut udah buncit yang diurusin masih perut juga, ntar meledak di dalem kubur. Percuma ada program pemerintah magang ke beberapa negara, pulang jadi budak juga, malah yang gak punya otak menjabat di pemerintahan . Gua yakin 100% mau reformasi ke mau apa ke, gak akan maju sampai kiamat juga gua jamin.

    yasir

    Juli 3, 2007 at 5:53 pm

  25. Maaf jika mungkin saya kurang sepaham dengan yang saudara Anjar Priandono sang malaikat baru dari Dinasti Ming. Saya rasa saudara belum memiliki cara lain untuk menyudutkan orang lain secara bermoral dan menggunakan etika. Apa mungkin saudara belum pernah menikmati indahnya dicaci dan disudutkan sehingga saudara menyulut api dalam sekam dengan harapan saudara mendapat pujian dan penghargaan…
    Baik kita lihat nanti apakah cara anda ini efektif sebagai cara untuk mendapatkan kepuasan..

    John Lennon

    Juli 7, 2007 at 3:28 am

  26. Mas John, sudah pernah mengurus IMB di Tangerang belum ya? sudah pernah merasakan kesalnya berada dalam situasi seperti itu belum? dan satu lagi mas, tahu engga berapa waktu yang dibutuhkan untuk perjalanan dari bintaro ke tigaraksa? 3 jam? oh ya, kurang tepat, bisa butuh 3-4 kali bolak-balik ke kantor PU, hanya menemukan tidak ada satupun pejabat yang berwenang disana dan menemukan calo yang menawarkan tarif berbeda-beda.

    Siapa yang salah?

    Salam hangat

    priandoyo

    Juli 9, 2007 at 1:32 am

  27. Ikut nimbrung Mas.
    Kalo mau disusun pasti banyak keluhan soal layanan pemerintah, dari KTP, SIM, IMB sampai yang ribet seperti BKPM, Ijin Prinsip, dll. Tapi gak seharusnya juga sedemikian heboh masak urusan sejuta duajuta IMB jadi seperti urusan hidup mati. :)
    Kebetulan mas Pri orang baek yang masih mau nelpon dan dateng, banyak juga lho mas yang maki-maki, maen pukul ato gebrak meja.
    IMB adalah Ijin Mendirikan Bangunan dan setiap tambahan bangunan (renovasi) musti ada laporan dan juga biaya. Bikin pager juga kena. Septiktank kena juga. Rumah Ibadah juga perlu. Lahan pakir di depan rumah (toko) juga kena. Carport juga. Nah, berapa sih yang benerin IMB dari satu gang rumah kita? Gak ada kan. Mas Pri, saya, dan lainnya kan mo bikin (ato benerin) IMB kan karena takut sewaktu renovasi didatengi ama orang Pemda dan dimintai duit beserta sanksinya, tul gak?! Kalo IMB udah dipikirin sebagai bagian dari rencana renovasi, tentu gak akan mepetkan ngajuinnya. :)
    Btw, jika udah ada Resi IMB (tanda terima permohonan IMB) kita udah bisa mbangun kok.
    Nb : IMB juga berhubungan dengan Kegiatan Membangun Sendiri (KMS) yang terutang PPN sesuai UU PPN sebesar 4% dari bruto. Ini yang lebih menakutkan Mas. :)

    nindityo

    Juli 16, 2007 at 2:12 am

  28. Mas Nindityo,

    Saya sepakat betul dengan sikap Mas Anjar. Persoalannya bukan sekedar takut didatengi orang Pemda saja, tapi korupnya itu lho. Kenapa sih enggak ditepati aja aturan yang dibikin sendiri. Kalau 12 hari, ya 12 hari. Kalau 30 ribu, ya 30 ribu. Kenapa harus negosiasi lagi? Mana calonya gentayangan lagi.

    Lha, kalau dengan resi IMB saja kita sudah bangun, itu kan artinya resi IMB = IMB. Di mana logikanya? Kalau nanti tidak diijinkan gimana?

    Ini mah emang betul-betul rekiblik be-be-em.

    Kamil

    Juli 29, 2007 at 5:38 am

  29. Mas Anjar

    Blok sampean perlu dibukukan aja bagus bener sihh…saya dukung untuk pemasarannya ..gratis lho…

    andi

    Agustus 9, 2007 at 6:26 am

    • itu bukan berani tapi bego ,si pri ngurus enggak ngasih uang enggak kok cuma telpon cuma asbun maen britain orang yang enggak jelas salahnya ,ini negara hukum kalo mau ditangkep yang korup besar bukan maling kacang itupun belum maling anjar nya aja menjadikan orang diatas sbg objek penderita saya juga setuju dng pelayanan publik yang baik tapi kesejahtraan pegawai kita masih dibawah standar jangan menghakimi orang sepihak dong ini cara cara P K I ,anjar kan dari cirebon Wong Orang cirebon banyak kerja ditangerang banyak pada korupsi abis kekayaan tangerang JANGAN BIKIN FITNAH SEMBARANGAN ANJAR BANGSAT SEKARANG ADA UNDANG UNDANGNYA

      PRIYANTI

      Juni 7, 2009 at 4:10 pm

      • corrupt itu ngga ngeliat besar ato kecil, salah ya salah tho Bu’e/Pa’e. wah ini cara orba juga, baru complain sudah dikatain PKI pdhal kalo ditanya balik PKI itu apa … oalah ga dong.
        Kalo ngomongin kesejahteraan tukang pulung juga masih jauh, tapi apa anda rela saat baju sama jemuran plus ember digondol diangkutnya. yah … gapapa deh buat kesejahteraannya — bull$h!t

        pardey

        Juli 2, 2009 at 11:15 am

  30. Membeberkan detail fakta bobroknya birokrasi pemda memang tantangan yang perlu keberanian luar biasa. Salut untuk bung Priandoyo dan untuk “John Lennon” binatang aneh yang tiba2 merasa terpojokkan .. dengan ancaman berbahasa rasis yang kental nuansa orde baru. Topeng anda akan terungkap dan penghakiman yang adil pasti akan menghajar arogansi anda.
    Mari bersama perjuangkan pelayanan publik yang bersih dan jujur demi kehidupan bangsa yang adil dan makmur, apa pun tantangannya.

    birokeparat

    Agustus 23, 2007 at 7:28 am

  31. kada pengalaman lagi nih…
    saya barusan tadi siang ngurus imb..
    prosedural awal adalah minta tanda tangan ke lurah setempat. nah disitu udah dapet kendala…
    si lurah ga mauw ngasi tanda tangan kalo kita ga nyumbang dana, dan saya sodorkan 200 rb,,eeee malah dia bilang masak cuman segitu..make dibanding2in lagi..si a aja 3 jt, si b 4 juta…
    saking keselnya nyampe adu mulut…from saya bawa pulang lagi…mending lewat notaris aja kalii yak..kalo ga mending ga usah pake imb…

    Steve

    Agustus 23, 2007 at 6:48 pm

  32. Mas,

    Mu tanya dong, sayakan beli rumah type bangunan sekitar 45 M tetapi IMB bangunannya luasnya 85 M untuk bangunan, tetapi kemudian developer merubah bangunan menjadi 45 an saat ini perubahan pengurusan imbnya. Saat ini aku masih pegang copy IMB bangunan yang 85 M dan saat ini akau sedang melakukan penmabhan bangunan sekitar 25 m. Apakah jika ada aparat yanmg datang lalu aku tunjukkan copy IMB 85 M itu akan ada maslah ? …

    Joey

    September 6, 2007 at 8:18 am

  33. Mas ngurur IMB …. di tanggerang memang amburadul yaa… aku coba telpon hari ini ke nomor 599.3374, dia ngkat setelah 5 kali telpon, jam 10, 10.30, 11.10, dan akhirnya jam 15.00 baru diangkat tetapi katanaya urus IMB ke nomor 5993404 dan coba telpon ke nomor tsb .. mau tahu pesannya ” Nomor yang anda panggil masih dalam perbaikan, dan aku coba cek 109 katanya belum kebayar.. weleh2 apa dana ini di tilep juga ya…

    Joey

    September 6, 2007 at 9:51 am

  34. mas anjar, kalo tangerang (ciputat) dah bisa ngurus imb di kecamatan atau belum yah? ato emang hrs ke tiga raksa itu?

    nisa

    September 10, 2007 at 11:38 am

  35. Nisa,

    Kalau CIputat itu masuk Pamulang ngak yaa? kalau iya,, bisa urus dikecamatan, soalnya saya punya teman tinggal di pondok cabe dan dia urus IMB di Kecamatan.

    Cuma mau tanya ke mas Anjar apakah legalitas hukumnya sama kuat jika IMB diterbitkan oleh kecamatan dengan yang dari di PEMDA ?

    Joey

    September 12, 2007 at 6:42 am

  36. Ikut Nimbrung,
    Mas Pri, Ikut mendukung aktivitas perbaikan birokrasi dan bangsat bangsat koruptor.

    John Lennon :
    Kalau bisa nembak john lennon sekali lagi, saya mau deh nemabk anda he he…becanda kok. tapi emang anda punya pikiran yg cukup “aneh” untuk zaman sekarang…

    Cavierra

    September 28, 2007 at 9:57 am

    • CAVIERRA YANG EXTRIM JOHN LENNON PUYA HAK BICARA INI NEGARA HUKUM DEMOKRASI ORANG BEBAS MENGEMUKAKAN PENDAPATNYA

      CAVIERRA SAYA JUGA PENGEN DEH NEMBAK ANDA JUGA HE…HE CUMA HUMOR TAPI ANDA ORANG ANEH DAN TIDAK SEHAT OTAK ANDA ORANG BELUM TENTU SALAH DIANGGAP KORUPTOR YANG DI EXSPOS ANJAR MEREKA TIDAK BERSALAH MEREKA HANYA HAYALAN SI ANJAR SUPAYA NGETOP

      PRIYANTI

      Juni 7, 2009 at 4:18 pm

  37. mas anjar, mau tanya nih..

    Luas bangunan itu dihitung dari batasan apa ya?? apa taman, carport, pintu pagar luar dihitung sebagai luas bangunan?

    terimakasih

    anjar: Mas Rachmad, setahu saya carport, taman dan pintu pagar tidak dihitung luas bangunan. Yang dimaksud bangunan adalah yang memiliki dinding dan tertutup atap. CMIIW

    rachmad

    Oktober 19, 2007 at 7:09 am

    • ANJAR ITU BENER BENER BEGO IMB CARPOT DIITUNG SEPARUH HARGA PAGAR DIHITUNG JUGA ,MAKANNYA ANJAR PRIANNNDOOOOOONGO KALO ENGGAK NGUASAI PERSOALAn jangan SOK JADI PAKAR ,DAN JANGAN MEMBOHONGI PUBLIK DENGAN INFORMASI YANG TIDAK BENER DAN TIDAK JELAS ,KALO RUMAH BARU ITU HARUS DIITUNG CARPOT,TERAS,PAGER ANDA GOBLOK ANJAR PRIANDOOOOOONGO

      PRIYANTI

      Juni 7, 2009 at 4:25 pm

  38. terimaksih mas anjar.

    saya mau tanya lagi, kalau saya mau ngebangun dengan luas bangunan 90 m2 (LT 150) itu dikenakan tarif rumah mewah apa rumah biasa. kalau mas anjar tau, boleh di share tabel biaya-nya.

    terima kasih banyak

    rachmad

    Oktober 25, 2007 at 6:00 am

  39. apakah mas anjar punya pengalaman mengurus IMB di jkt? saya pernah membaca di web pemerintah kalau per m2 hanya antara 3000-5000. http://dppb.jakarta.go.id/data/retribusi.htm

    yulisa

    Nopember 16, 2007 at 5:33 am

  40. apakah mas anjar punya pengalaman mengurus IMB di jkt? saya pernah membaca di web pemerintah kalau per m2 hanya antara 3000-5000.

    yulisa

    Nopember 16, 2007 at 5:35 am

  41. [...] Tarif Calo IMB Kab. Tangerang (40 respons). Jangan mau diperas oknum IMB (3 respons) Posted in IMB. [...]

  42. belum ngurus IMB aja udah ngeri duluan baca blog ini..

    kapan bisa beres ya negeri nyiur melambai ini…

    buat yang pake nama John Lennon, anda sama sekali gak cocok pake nama itu… udah sukur ente ga dituntut ngerusak nama baik

    mas bagus

    Desember 21, 2007 at 8:34 am

  43. [...] Baca juga: Tarif calo IMB Kabupaten Tangerang (42 respons) [...]

  44. saya penasaran …. Gubernur Banten, Bupati Banten dan YTH. Bapak SBY, Bapak JK tahu enggak ya tentang “kebobrokan” keraanjang sampah aparatur pemerintah daerah.

    oke, mereka tidak tahu (atau pura-pura tidak tahu? hari gini ngakunya enggak tahu?! kemana saja???), nah kalau begitu gimana caranya kita kasih tahu hal ini ke mereka?

    Bapak SBY ????? Andy Malarangeng???? KPK???

    Knock Knock ….. on the palace door.

    Bang Mandor

    Januari 2, 2008 at 8:42 am

  45. saya lagi ada tugas kuliah, mohon bantuannya .yakni berkas atau copian dari surat izin mendirikan bangunan. sebagai tugas kuliah trims… atas atensinya

    fadly

    Januari 2, 2008 at 7:58 pm

  46. Pak Pri..
    mohon infonya..
    kalau kita sudah terlanjur renovasi rumah dan terakhir2 orang kecamatan datang, dan minta bikin imb, apakah saya abaikan saja ? dan kira-kira berapa biayanya untuk tambahan bangunan 30 m (2 tingkat = 60 m) ? normalnya ?
    apakah kalau ngurus sendiri tidak akan di persulit ? thanks ya..

    Michael

    Januari 22, 2008 at 7:38 am

  47. [...] pelayanan publik kita? sekedar catatan kecil mengenai biaya dan proses pengurusan untuk: IMB, KTP, Telkom, PLN, SIM, Tilang dan STNK (baru kemarin belum ditulis) Posted in My [...]

  48. Salam kenal. Sekedar informasi, kemarin ada nasabahku yang mau beli rumah melalui KPR, ternyata rumah yang mau dibeli belum ada IMB-nya. Dan ketika mengurus IMB, tidak ada hambatan, cepat dan mudah, kurang dari 5 hari kerja IMBnya sudah jadi. Bagi yang ingin mengurus IMB, cobalah hubungi: Bapak Heru (021-70427399), Beliaunya sih kerjanya di Kecamatan Pamulang, mungkin bisa juga bantu mengurus di wilayah Tangerang lainnya.

    Agus

    Februari 3, 2008 at 3:44 am

  49. mas aku mo tanya, kalo gambar imb hilang…kira-kira ngurusnya ribet gak ya? tata kota khan pasti punya copynya toh?ada tips?
    makasih ya…

    anjar: kalau hilang bikin lagi aja mas, daripada minta tata kota cari kopinya. saya rasa arsip mereka kurang bagus

    itonk

    Februari 8, 2008 at 8:24 am

  50. Om2 semua,
    saya mau nanya soal bikin IMB renovasi/pembaruan, apakah tarifnya masih valid ya….saya soalnya ditawarin untuk luas 60m2 (tambahan bangunan) antara 5-6 juta….huih…mahil….btw rumah saya di Pondok Bintaro

    Nanang

    Februari 16, 2008 at 12:53 pm

  51. Saya mau tanya saya ada rumah (keluarga) di daerah depok , yang akan kami agunkan ke bank.
    tetapi membutuhkan IMB rumahnya sendiri sudah ada luas tanahnya 490M dan bangunan +-200 , kira2 berapa yang akan kami keluarkan ??

    Trims.

    Daniel

    Februari 18, 2008 at 5:55 am

  52. Woalah dari dulu bangsa ini kok terjajah terus togh, lepas dari Belanda & Jepang kok malah dijajah ma birokrasi sendiri togh…. nasib2 jadi orang Indonesia…. sial bener

    *Jadi gak bangga sama bangsa sendiri* [Mode GolPut ON]

    wewed

    Februari 27, 2008 at 8:34 am

  53. wah benar-benar ya saya sebagai warga Tangerang sangatlah prihatinsekali, coba kalau izin imb dipermudah sesuai dengan birokrasi yang ada, pastilah pemasukan pajak terus mengalir – makanya justru banyak percaloan imb yang mencekek leher banyak bangunan tanpa imb. kalau begini siapa yang disalahkan.
    Untuk itu mari kita benahi dengan penuh kesadaran baik pejabat yang terkait, juga kita semua sebagai masyarakat perlunya saling mendukung satu sama lain, tanpa mengorbankan satu sama lain.

    wassalam.

    was

    Maret 17, 2008 at 1:47 am

  54. reformasi birokrasi, harus didukung political will yg kuat dari sang pemimpin, kalau tidak semua sia-sia atau setengah hati. Seperti tertera dipapan pengumuman kepala UPPT yg benar-benar konyol

    rozy

    Maret 31, 2008 at 11:34 am

  55. Mas anjar salam kenal,
    saya mau nanya nih ,saya berencana merenovasi rumah saya dengan LT 112 LB 51 menjadi LB 100 menjadi 1 1/2 lantai, apakah itu harus mengajukan IMB baru lagi, sedangkan saat ini pembagunan rumah saya sudah berjalan tanpa ada IMB baru, dan apa sanksinya kalau ketahuan badut badut pemkot tangerang apakah bangunan saya akan dirubuhkan atau denda ditempat ( maksudnya mereka minta uang suap) mohon pencerahannya ya mas.

    Hirzi

    April 3, 2008 at 7:49 pm

  56. Yth Mas Anjar,
    Salam kenal nih…saya berencana mau bangun rumah dengan dana pinjaman dari bank. Pada saat pengajuan kredit harus disertakan jg imb. Nah pada saat mencari informasi mengenai biaya pengurusan imb, ternyata untuk wilayah jakarta selatan (kebayoran lama) diminta biaya Rp 8 jt. Ada yg bisa bantu untuk pengurusan imb dg luas tanah 90 m2 dan rencana membangun 2 tingkat dengan luas bangunan kurang lebih 120 m2?

    Aris

    April 7, 2008 at 5:21 am

  57. Mas Anjar & rekan-rekan lainnya,

    Saya mau ikutan sharing, mudah-mudahan bermanfaat.

    Dalam waktu dekat ini kami punya rencana ingin segera merenovasi rumah yang ada di atas tanah yang belum setahun kami beli di daerah Kademangan – Setu – Kab.Tangerang.
    Mengikuti saran dari notaris yang sedang menguruskan sertifikat tanahnya, kemarin siang saya berkunjung ke kantor sementara kecamatan Setu di depan komplek BATAN.
    Nah, dari ka.sie Praswil saya mendapat penjelasan bahwa untuk rumah tinggal pengurusan IMB sudah dilimpahkan ke tingkat kecamatan (tidak perlu lagi ke tingkat pemkab), dan yang dikeluarkan bukan hanya ijin prinsip tetapi sudah merupakan IMB final.
    Selanjutnya, saya disodori formulir “Perhitungan Biaya IMB) Rumah Tinggal” yang selain berisi nama dan alamat pemohon juga rincian biaya yang harus dikeluarkan sbb:

    NILAI BANGUNAN
    1. Bangunan lantai : 153 m2 x 437.500 = Rp. 66.937.500
    2. Bangunan lantai II: …. x …. x 1,09 = Rp. ….
    3. Bangunan lantai II: …. x …. x 1,12 = Rp. ….
    4. Teras : 12,5 m2 x 218.750 = Rp. 2.734.375
    5. Balkon: …. x ….. = Rp. …
    6. Pagar: 93 m x 124.000 = Rp. 11.780.000
    7. Carport: 19,5 m2 x 36.614 = Rp. 713.975
    8. Septictank: 1 x 790.500 = Rp. 790.500
    JUMLAH : Rp. 82.956.348,-

    BIAYA PENERBITAN IMB:
    1. Retribusi IMB: = Rp. 82.956.348,- x 2,5% = Rp. 2.073.909
    2. Retribusi IMB Renovasi: Rp. ….. x 75% = Rp. ….
    3. BAPL (BA Pemeriksaan Lapangan) : Rp. 500.000,-
    4. Rekomendasi Camat: Rp. 1.000.000,-
    Total Biaya yang disetor: Rp.3.573.909

    Formulir tsb ditandatangai oleh Pemohon, Juru Hitung Kecamatan dan Kasi Praswil.

    Tambahan info: tadinya saya mengajukan usulan “renovasi”, tetapi karena bangunan lama belum memiliki IMB maka dianggap membangun dari nol.

    Disamping itu, saya merasa prosesnya cukup mudah, petugas kecamatan sangat membantu.

    Yayan

    April 9, 2008 at 3:18 am

  58. oya tambahan informasi, berkas-berkas yang diminta:
    1. copy bukti kepemilikan tanah (Sertifikat/AJB)
    2. copy KTP
    3. copy KK
    3. copy SPT & pembayaran PBB terakhir
    4. gambar/desain (situasi, denah, potongan & tampak); ukuran A4 juga bisa

    Salam,
    YM

    Yayan

    April 9, 2008 at 3:32 am

  59. wah saya jadi nesel beli rumah di tangerang….!!! Developer rumah saya aja sudah “bandel banget”, ditambah aturan IMB yang “GILA” itu….!!!. Padahal saya PNS juga lho…, tapi alhamdulilah saya PNS yang jujur. Di kantor saya (Ditjen Hubla) “sangat akrab” dengan KPK :D sehingga sulit untuk nakal seperti itu….dan juga di kantor saya sudah pintar semua lho….;D.

    Pak, kalo rumah masih proses kredit bagaimana proses IMB-nya ? saya lagi proses renov rumah di bilangan serpong .tolong emai ke : myrifqa@yahoo.com donk ? thanks a lot

    Hadhy, S.Psi

    April 9, 2008 at 6:22 am

  60. alhamdulillah, jum’at sore (11/04/2008) saya mendapat kabar dari staff kecamatan bahwa IMB saya sudah selesai. berarti cuma diperlukan waktu 4 hari!!

    Trims bgt!

    Yayan

    April 14, 2008 at 7:18 am

  61. Setuju dg pemuatan masalah yang ada pada pengurusan IMB, tapi kan buka cuma itu saja, masih ada masalah di tempat lain, coba juga dituang kepermukaan agar kita dan yang lainnya tidak terjebak pada para oknum.
    Mari kita bersama perbaiki birokrasi yang korup ini dengan menayangkan prilaku mereka.
    trims atas penayangannya.

    RAHMAT

    April 30, 2008 at 6:42 am

  62. yth mas anjar dan rekan rekan
    saat ini sy sdg mendirikan 1 unit bangunan seluas 1200m2 di atas arel seluas 2500m2.permasalahan saya adalah sewaktu akan mengurus imb,sy ditawari oleh teman sy yg berstatus anak wakil walikota.setelah berkas2 dan duit sy serahkan.janji2 yg dikatakan ternyata molor smua.menurut sy,memang tidak di urus.tp karena jabatan ortu nya,sampe saat ini(pembangunan sudah berlangsung +/- 4bln dan bangunan jg sudah berdiri) tidak ada seorang pun yg datang menanyakan imb sy.yg ingin sy tanyakan adalah:
    1.dapatkah kt mengurus izin di kemudian hari?
    2.menurut teman saya,begitu pembangunan selesai maka imb tidak berguna lagi.asalkan sy mengurus sertifikat yg lain2 dgn lengkap,maka di kemudian hari tidak ada masalah lainapakah itu benar?
    thanks…
    ps:lokasi saya berada di sumatera

    joe

    April 30, 2008 at 7:06 pm

  63. Wah mas Anjar, top banget dech pembahasannya.
    Thanks atas info2nya. Buka-bukaan banget. Mantaplah, agar orang2 tidak tertipu oleh oknum2 yang tidak bertanggung jawab.

    Tapi Mas, terus terang saya pernah pake calo saat ngurus perpanjangan STNK motor di Bandung, tepatnya di kantor SAMSAT depan ITENAS. Calonya itu orang dalam dan bayarnya juga murah, hanya Rp 10K. Klo ngurus sendiri bisa sampe 1 bulan dech :(
    Kapan gw balik ke Jakarta kan ya?

    Daniel R. Simarmata

    Mei 14, 2008 at 11:39 am

  64. wah gile tuh!!
    mending klo kesana pake id card BPK, BPKP, ato KPK. pasti pada takut lakuin pungli!!
    hehehehe

    nasuha

    Mei 15, 2008 at 6:23 am

  65. Kritik itu perlu… sy pns tp tdk tersinggung dg kritikan kejelekan pns selama itu benar dan kita tdk berbuat. Jd niat kita u memperbaiki bangsa ini bs kita mulai menurut bidang dan kemampuan msg2 tentunya jg dg cara yg arif dan bertanggungjwb. Semoga blog ini bermanfaat

    Panjul

    Mei 16, 2008 at 2:47 pm

    • anda sangat bijaksana…semoga semua pns di indonesia ini bisa mencontoh anda..amiiin :)

      bejo

      Juni 29, 2009 at 3:17 am

  66. Mas Anjar & dan Mas-mas yang lainnya,

    Saya minta tolong infonya…

    Saya dalam proses mengajukan pembuatan IMB di Kp. Bulak, Tangerang (deket Rempoa), dan setelah membaca blog ini, saya jadi deg-degan nih. Rumah pertama mulai dari beli tanah dan skrg mau dibangun, hasih jerih payah menabung selama 7 tahunan.

    Tanah saya di daerah perkampungan, apakah biaya IMB juga berbeda dengan lokasi seperti itu (dibanding dengan perumahan dgn developer? Luas bangunan sktr 130m2. Dan, kalo kita punya om yang lurah, apakah bisa ada keringanan (paling tidak dalam jangka waktu pengurusan), atau tough luck!

    Trims

    Ninuk

    Juni 11, 2008 at 2:25 pm

  67. mau sharing n mohon pencerahan nih

    om saya berniat mau menjual rumahnya kepada saya
    karena saya tidak ada uang cash, maka saya berniat ajukan KPR
    tetapi rumah om saya belum ada IMB nya
    yang ingin saya tanyakan
    adakah pemutihan IMB?
    karena rumah om saya tersebut sudah dibangun sejak tahun 70an, sementara tahun segitu pengawasan maupun sosialisasi belum begitu gencar
    dulu om saya sempet buat pengantar dari kelurahan, dan itu saja sudah lebih dari cukup untuk saat itu

    masalah kedua, tadi saya ke kantor kecamatan, lihat blueprint peruntukan tanah tersebut “Spd” klo ga salah
    kata petugasnya sih untuk sekolahan, apa yang harus saya lakukan?
    masihkah IMB rumah tersebut bisa diterbitkan?

    kichi

    Juni 16, 2008 at 11:14 am

  68. halo untuk semuanya

    untuk pengurusan IMB memang susah dan mahal selalu aja kendala dengan oknum2 pemkab,apa lagi kita yg butuhnya buru2 dan gak mau repot bolak balik terpaksa deh akhirnya lewat calo2 juga.kemarin saya buat IMB untuk rumah type 54m habis 3jt.kemahalan gak yah…tapi terpaksa karna mau apply KPR…

    juned

    Juni 19, 2008 at 7:10 pm

  69. hi all
    ada yg bisa bantu utk proses pembuatan IMB utk daerah jkt barat ?
    bgmn cara2nya dan prosedurnya
    kantor nya ada di jalan apa? alamatnya
    thanks

    sandy

    Juli 6, 2008 at 2:02 pm

  70. [...] sumber info dari :http://priandoyo.wordpress.com/2007/…ten-tangerang/ [...]

    IMB « Yohan Naftali

    Agustus 4, 2008 at 1:54 pm

  71. hai salam kenal.mas bisa bantu?
    sy berencana membeli rumah, tapi belum ada IMB. kebetulan sy juga termasuk aktif dalam mencari info, tapi sayangnya sy juga gak tau bahwa yang sy temui adalah calo.after sy baca blog ini sy jadi tau.fisrt sy cari info lewat telp, namanya dia samarkan sedikit D–i S no hpnya ada di sy.katanya biaya IMB itu per 196m2 acuanya 5jt.tp pas ortu sy dtg ke dinas PU di Jl Cianjur kota bandung, tanya lagi kalo untuk 76m2 3.5jt. yang sy tanya apakah sy harus urus sendiri or ke oknum?kalo ujung2nya urus sendiri juga ketemu calo,jadi apakah kita hrus tawar? kan lumayan tuh. trus untuk buat IMB kan 1 bulan.tapi yang sy butuhkan adalah resinya saja dulu, untuk keluar resi dari sejak kita ajukan+bayr berapa hari baru keluar resi?thanx a lot.appreciated

    cucu

    Agustus 5, 2008 at 1:34 am

  72. mas anjar saya mau tanya.
    saya akan membeli rumah seluas 76m2 bangunan 2 lantai, apakah benar jika kita mengurus IMB cukup sampai kecamatan aja?

    cucu

    Agustus 6, 2008 at 11:59 am

  73. cuma iseng….. imb rumah aj tarif nya udah ga jelas ..gimana imb tower ya ….wakakakaka
    yang tau pasti ikut ketawa….

    player

    Agustus 18, 2008 at 5:37 pm

  74. Barangkali ada yang ingin berbagi sama saya, tolong saya diberikan informasi nama-nama orang dan no Tlp/HP-nya yang bisa mengurus IMB dengan cepat n murah untuk rumah kediaman saya, yang sejak didirikan pada tahun 1980 dan telah beberapa kali mengalami renovasi belum ada IMB- nya sekarang saya ingin mengurus IMB, terimakasih.

    Ginandjar

    Oktober 29, 2008 at 11:58 pm

  75. Nomor tlp saya 021-70929884

    Ginandjar

    Oktober 30, 2008 at 12:00 am

  76. Tidak sengaja ketemu blog ini ketika search di google untuk situs pemda kabupaten tangerang. Saya sudah mempunyai rumah, dibangun diatas rumah milik mertua tetap blm ada sertifikat tanah, yang ada hanya akta jual beli dan surat girik. Pada waktu membangun rumah juga tida memakai imb, karena kata mertua saya rumah di kampung tidak perlu memakai imb dan juga saya tanya pada tetangga di sekitar rumah saya rata2 tidak memakai imb. yang ingin saya tanyakan apakah sanksinya jika rumah tidak mempunya imb?

    nadifa

    Oktober 30, 2008 at 4:14 am

  77. [...] : [1] kompasCetak [2] tarif calo imb [3] Ijin tempat usaha [4] ijin insidential [5] Persyaratan pengoperasian road [...]

  78. Attn :For all concern and care Sukurlah opini-opini semua merupakan cerminan kepedulian terhadap kampung negara Kab.Tangerang tempat masing-masing tinggal.
    Tahun Kemarin Kab.Tangerang baru habis Pilkada Bupati dan yang menang adalah sama seperti yang lalu.
    Tapi mudah2an dengan makin banyaknya orang2 peduli untuk perbaikan maka Good Governance akan terjadi percepatan, memang lebih baik lagi kalo ada shock terapi ( Jebakan Oleh Kejari atau KPK sekalian ) agar pembenahan segara terjadi.
    Bentuk kepedulian seperti ini yang seharusnya dilakukan oleh kelompok-2 peduli untuk republik yg tercinta.
    Jangan berhenti untuk menyuarakan hak-hak publik terhadap pelayanan.Ingat Korpri adalah Abdi Masyarakat yang berkewajiban melayani, tidak ada lagi alasan cape melayani kalo terlalu banyak, tidak mampu melayani maka segera berhenti untuk menjadi orang yang melayani dan jadilah orang yang akan dilayani “masyarakat biasa”.
    Saya kira kita semestinya banyak peduli dengan lingkungan termasuk kinerja pemerintahan demi perubahan yang diharapkan semakin cepat.
    jangan berhenti untuk peduli “Bicara untuk perbaikan adalah bentuk kepedulian”
    Thanks for all people
    god bless our Kab.Tangerang.

    dede rohendi

    Januari 24, 2009 at 11:05 am

  79. Bapak/Ibu Yth yang peduli kepada negri Kab.Tangerang terimakasih atas opininya ini merupakan cerminan kelompok masyarakat madani salah satu saikapnya adalah peduli.
    FYI lebih mendalam lagi, mungkin bapak ibu kelompok peduli dari klass menengah atas yang bicara tidak dalam kodisi lapar serta berfikir keras untuk biaya hidup yang serba mahal yang sebagian masyarakat lainnya rasakan ( ada Di Kab.Tgr),tidak sedikit Kondisi masyarakat yang berkategori miskin yang tinggal di Pelosok Kab.Tangerang dengan kondisi kawasan yang kumuh (becek,Jalan rusak,kondisi malam gelap tidak PJU,musim hujan terjadi genangan air, jalan utama juga dalam kondisi rusak) ini kondisi external, sisi lain kondisi internalnya serba kekurangan masih berfikir untuk besok apakah masih bisa makan, kemana mencari uang buat makan.sementara mencari sumber mencari nafkah untuk makan juga susah.Mereka juga sebagian besar tidak mengetahui bagaimana menyuarakan uneg-uneg (aspirasi )atas penderitaan mereka,mereka tidak paham good governance,mekanisme pembangunan,sistem tata negara dan pemerintahan, sehinga mereka juga menjadi miskin akan iformasi.
    saya rasa tidak sedikit kondisi masyarakat seperti yang terahir yang tinggal di kab.Tangerang, dan ini memerlukan perhatian yang lebih dari Pemda dengan meng-alokasikan belanja yang lebih besar ( APBD ) untuk masyarkat spt ini, kelompok kaya yang peduli juga harus banyak membantu paling tidak dengan menyuarkan agar Pemda lebih peduli melayani thdp komunitas miskin dan kurang berdaya.
    Smoga web ini menjadi ajang terciptanya
    good governance yang lebih cepat.

    dede rohendi

    Januari 24, 2009 at 11:39 am

  80. Ikut share donk,

    Salut buat Mas Priandoyo yang lugas dan tegas. Pemimpin sudah silih berganti. Tapi tidak ada perubahan tabiat birokrat negeri ini.
    Apa yg gampang akan dipersulit yang ujung-ujungnya jadi duit. Itulah budaya birokrasi negeri ini. Tidak ada lagi cara yang lebih santun dari Mas Anjar untuk memperbaiki negeri ini, karena waktu 60 tahun sudah lebih dari cukup untuk belajar dan sadar. bukan kok malah tambah kurang ajar. Untuk yang berbagi di blog Mas Priandoyo ada pesan nih : Sebentar lagi Pemilu, pilih partai baru dan jangan pilih pemimpin yang bau.

    Ronodipuro

    Maret 24, 2009 at 4:41 am

  81. Mohon Informasi,sy berada dikawasan kecamatan ciputat timur.dan akan mengurus imb.pertanyaan saya adl :
    1.dimana saya bisa mendapatkan rincian biaya yang “Legal” untuk :
    NILAI BANGUNAN
    1. Bangunan lantai
    2. Bangunan lantai
    3. Bangunan lantai II
    4. Teras
    5. Balkon
    6. Pagar
    7. Carport
    8. Septictank:
    JUMLAH : Rp.
    BIAYA PENERBITAN IMB:
    1. Retribusi IMB:
    3. BAPL (BA Pemeriksaan Lapangan)
    4. Rekomendasi Camat
    mohon diinformasikan secepatnya….

    nenty heryanti

    Maret 30, 2009 at 10:05 am

  82. menurut saya ,anda mengekspos orang dengan gamblang itu hak anda tapi anda juga sudah melanggar hak orang lain ini negara hukum mas,dan pancasila ,orang indonesia terkenal punya sopan ,dan budi pekerti yang tinggi ,saya sudah baca artikel anda saya tidak setuju dng cara anda ,anda kan cuma telp ,cuma tanya sprt orang enggak punya kerjaan tidak mengurus apa2 pada objek penderita (korban anda ) secara tidak langsung anda sudah menjebak orang 2 itu ,dia itu bukan pejabat orang biasa gol,rendah yang dengan sadis anda beritakan permalukan ,tanpa berpikir akan merugikan orang ,saya rasa anda bukan seorang intelek yang berpendidikan tingkah anda hanya seperti petualang politik rendahan ,bandit berkedok jagoan agar semua sangka anda seorang pahlawan ,mungkin orang dipermalukan oleh anda akan membawa kepuasan batin buat anda ,saya rasa anda sakit jiwa sebab anda bahagia melihat orang sengsara,jangan merasa paling bener ,mas ,maap kalo saya tdk sepaham jangan pake jilbab tuh bini luh ,enggak pantes kalo jarang solat ,jilbat buat kedok doang .

    oche

    April 4, 2009 at 9:52 am

  83. udahlah, ga usah diperpanjang. Masalah ijin-ijin yang masih banyak oknum/calo lebih baik diselesaikan dengan cara yang lebih berpendidikanlah, malu pendidikan tinggi tidak diikuti dengan etika tinggi. Dalam struktur pemda anda masih bisa menyalurkan kekecewaan anda dalam mengurus ijin kepada unit kerja pemda yang berwenang, hal itu juga perlu buat reformasi birokrasi, karena masukan-masukan anda penting untuk mereformasi. Untuk test case, anda boleh telpon lagi ke pemda karena dalam usaha perbaikan pemda telah merombak struktur organisasi, mudah-mudahan telah berubah, dan kalaupun belum tolong masukannya melalui struktur yang benar sehingga tidak menimbulkan opini semua PNS pemkab tangerang adalah calo.

    hendri

    April 6, 2009 at 9:30 am

  84. saya urus sendiri proses membuat IMB dan IPPT, mulai dari kecamatan 150rb, trus ke kelurahan 100rb, trus ke tata kota minta ongkos bensin 600rb untuk 6orang, belum bayar retribusi nya belum ongkos yang di kantor KPPT, waduh kalau pegawai pemerintah semua begini bagaimana dengan slogan melayani masyarakat, melayani masyarakat malah kita yang melayani pejabat. sudah waktunya KPK buka cabang di Metro Lampung.

    Shanly

    April 14, 2009 at 1:59 am

  85. SALUT BUAT ANDA, MAS !!! dengan blog ini, banyak kebenaran yang bisa terungkap..biar aja calo/oknum pns-nya ngerasa dak enak hati..bila perlu sekalian kita tangkap.
    Btw, saya mohon Info rekans khususnya yg tinggal di Kab.Tangerang ini, apa masih sulit & korupkah utk ngurus IMB ini? karena setau saya, pengurusannya skarang sudah dilimpahkan ke Kecamatan..
    Trims.
    Salam kompak..

    iwankrone

    April 18, 2009 at 3:28 am

  86. ada apaan sih ini orang pada ribut?
    ga malu..

    doan

    Mei 19, 2009 at 6:15 pm

  87. Jangankan tangerang yang saat ini aja masih sepi pembangunan. Jakarta, kota metropolitan yang pusatnya pemerintahan masih banyak pelanggaran tata ruang. Coba aja baca di imediacyber.com dan wartaglobal.com

    Abu Jibril

    Mei 24, 2009 at 1:19 pm

  88. mas,

    lampirin juga donk contoh muka gimana tu ijin mendirikan bangunan itu

    byar kita yang dapet tugas scool tuh enak nyariinnya

    makacie,,,,,

    mitchie

    Juni 3, 2009 at 7:16 am

  89. BENERKAN ANJAR PRIANDOOOOONGO TIDAK MENJAWAB KARNA DIA TIDAK PUNYA BAHAN ATAU MATERI YANG JELAS TABEL AJA ENGGAK PUNYA GIMANA MAU JELASKAN DENGAN BENER ,KOK ANDA PERCAYA DENGAN ORANG YANG SOK PAKAR MISTER SOK TAU SOK JAGOAN SOK MERASA PALING BENER ,DIA HANYA PEMFITNAH ORANG PENGANGGURAN YANG KURANG KERJAAN WONG DIKOMPLEK AJA DIA TUKANG PROVOKATOR MOBIL PROYEK YANG LEWAT

    PRIYANTI

    Juni 7, 2009 at 4:35 pm

    • Ini orang ngapain sih?
      Aneh banget…

      Kalo gak punya kerjaan mbok ya nyangkul aja sana

      Yantipri

      Juli 9, 2009 at 8:50 am

  90. Koq pada sewot, kenapa sih? Aku mo ngurusin IMB jg jadi takut takut nih……..
    Salut buat mas Anjar

    CH

    Juni 22, 2009 at 5:16 pm

  91. Setuju, saya pernah mengurus IMB di kab tangerang, memang betul-betul bikin muntah baru datang da disambut sama satpol pp langsung diinterogasi ee.. malah mau dianter segala untuk nemuin orang yang akan bantu urus ijin. Heran ya pantesan kabupaten nga maju-maju malah mundur banget terbukti kantornya aja ngumpet biar lolos dari sidak kale ya.. karena ketidak jujuran tumbuh berkembang dengan subur disana. Dan lagi kantor nya ampun kotor asap rokok mengepul dan para pejabat pemerintah itu kerjaannya mondar mandir nyari obyekan dan ngumpul di lobi bergerombol sambil merokok, kasihan bangsa ini ya pemerintah digaji untuk memberi pelayanan malah berlomba nyari obyekan. Sadarlah pak…

    ade

    Juni 23, 2009 at 8:12 am

  92. haa…. kejadian dengan saya nih
    kebetulan rumah saya sedang direnov, dan karena saya tidak ada dirumah (kerja) maka petugas kelurahan hampir setiap hari mendatangi rumah saya. orang tua saya sampai takut.

    toetoet

    Juli 1, 2009 at 6:03 am

  93. puyeng2,,, padahal aku juga pengin bikin IMB. pengin jadi WN yg baik taat aturan.. tapi klo kayak gini,,

    Ya Alloh, berilah keterbukaan hati orang2 yg memakan barang haram..berilah meraka hidayah, berilah mereka rezeki yang halal.

    Apakah meraka tidak tau? memberi makan keluarga mereka dengan uang haram berarti memasukkan bibit penyakit kedalam perut keluarga mereka sendiri. Dan nanti pada hari dimana nyawa sudah berada dikerongkongan.. akan jelas apa2 yg telah mereka perbuat…!!

    SADARLAH WAHAI PEMEGANG AMANAH!!

    nunk

    Juli 2, 2009 at 2:13 pm

  94. waduuuuh….mau mengelak seperti apa????kenyataannya memang seperti ini. jangan munafik, seharusnya sadar akan kita hidup di dunia ini hanya sementara.weleh…weleh..dasar oknum. memang gak semua orang itu jahat, tapi kebanyakan begitu. sudahlah…jangan menutupi dan membela, padahal dirinya salah.
    LANJUTKAN!!!!!
    DEMI KEADILAN DAN KEBENARAN

    widia

    Juli 3, 2009 at 5:54 am

  95. Saya baru saja mulai mengurus IMB di Jakarta Timur. Kebetulan saya punya banyak waktu. Dimulai dengan mengurus advis planning. Ketika saya mau beli formulir, mereka bilang ini gratis, Bu. Alhamdulillah. Mereka juga mengatakan akan membantu. Saya memang tidak terburu-buru, tapi mereka malah bilang, minggu depan pengukuran akan segera dilakukan, karena waktunya memang tidak boleh terlalu lama. Untuk pembayaran KRK dan sebagainya, saya membayarkan langsung di loket, resmi. Hanya saja untuk mencetak (karena tempatnya jauh, maka saya memberi ongkos untuk ke tempat cetak, Rp. 50.000). Sekarang saya sudah menerima advis planningnya, sejauh ini masih mulus. Alhamdulillah cukup lancar.
    Entah nanti di P2B, untuk pengurusan IMBnya. Saya hanya bisa berdoa, mudah-mudahan lancar juga. Soalnya tadi saya sudah menunggu sampai jam 9, di ruang P2B tersebut belum ada seorang pegawai pun yang tampak. Mudah-mudahan siang nanti saya kembali sudah ada orangnya. :) mungkin jam kerja di sini memang bukan jam 8, ya?

    Retno

    Juli 6, 2009 at 2:50 am


Tinggalkan Balasan