Anjar Priandoyo

Rumitnya memilih cara menabung 250 ribu per bulan

with 58 comments

Buat pasangan muda dengan total penghasilan 3-10 juta / bulan yang baru mengawali hidup, seringkali cashflow kita tidak terkelola dengan baik. Mengikuti saran financial advisor model Safir Senduk pun berat rasanya, bapak Safir seringkali punya banyak teori (berapa percentage yang dialokasikan untuk tabungan, pensiun, dan investasi misalnya). Perhatikan ilustrasi dibawah.

Section 2 (tabungan dan sebangsanya), bagian paling penting sebenarnya. Adalah kemampuan kita untuk mengelola uang yang kita punya. Section satu sudah habis kita pakai, rumah pun seperti demikian. Emang ada yang mau seenaknya jual rumah. Kenangannya itu lho. Makanya rumah keluarga di Cirebon tidak akan pernah kami jual.

Sebenarnya cara yang paling gampang, dan beberapa teman menggunakan cara ini adalah memaksa section 2 dijalankan lebih dulu. Tapi belakangan ini seiring dengan agresifnya marketing bank, asuransi, reksadana produk-produknya satu sama lain semakin mirip, maka menabung akan semakin mudah dan membingungkan.

Asumsikan kita punya uang nganggur 250 ribu / bulan maka uang itu bisa kita alokasikan (kita paksakan untuk menabung, inget anak muda biar bisa nabung harus dipaksa) adalah lewat:

1. Reksadana (Trimegah, Fortis, Premier, Schroeder dkk)
Ada banyak produk investasi yang bisa ‘memaksa’, mulai dari 250 ribu. Mulai dari pendapatan tetap, pendapatan tidak tetap dsb dkk.

2. Asuransi + Investasi a.k.a Unit Link (Prudential, Allianz dkk)
Sudah sering dibahas, marketingnya luar biasa tangguh :(

3. Tabungan + Assuransi
Niaga Mapan, Mandiri Pasti. Entah regulasinya bagaimana tapi produk ini sangat mirip dengan produk link keluaran Assuransi. Ini buat orang yang lebih nyaman dengan Bank

4. Bancassurance (Asuransi yang dijual Bank)
Masih baru 2003-an ini

5. Stupid Saving (Nabung di Bank Mega dapet Handphone, nabung di Bank Eksekutif dapat Handphone, nabung di Bank Panin langsung dapet Saldo 750.00).
Buat saya pribadi ini produk yang sangat aneh, Kalau mau nabung ngapain harus dapet hadiah. Terus itung2an bungannya pun merugikan -dibanding konvensional.

Tapi perlu dicatat beberapa teman, bahkan yang berprofesi sebagai auditor keuangan, sebagai financial analis, memilih produk ini biar bisa nabung.
“Kalau engga gini, gimana bisa nabung Njar, habis terus. Nabung tuh harus dipaksa eh”

Fakta dilapangan:
1. Walau pahit, harus diakui, penetrasi produk-produk ini sangat bergantung dengan promo marketing, ketangguhan agen sangat dipertaruhkan disini. Agen yang berhasil nakut2in nasabahnya biasanya sukses.

Teman saya memilih Niaga Mapan, karena marketingnya Niaga secara pribadi menghubungi dia dan memberikan insider info bahwa harganya akan bagus.

2. Biasanya kalau sudah memilih satu produk, tidak akan tertarik dengan produk yang lain. Rekan saya yang fanatik reksadana akan membenci 4 opsi yang lain (asuransi, link, bancassurance). Atau sebaliknya yang sudah berhasil ‘diperdaya’ agen akan membenci produk yang lain.

Hahaha, any comment

About these ads

Written by priandoyo

Maret 10, 2007 at 5:05 am

Ditulis dalam uncategorized

58 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. emang bener banget bahwa di jaman sekarang (sungguh materialistis life) sangat menuntut kita untuk dipaksa menabung…..kalau ngga, akan selalu habis :)

    feha

    Maret 10, 2007 at 1:31 pm

  2. Hmm… mengapa living cost harus naik seiring dengan kenaikan gaji, apaglagi buat yang fixed cost seperti transportasi & KPR? Kalo bisa dipindah ke tabungan kan lumayan tuh…

    Aussie

    Maret 10, 2007 at 7:14 pm

  3. Kenapa kok section 1, terutama untuk KPR dan transportasi naiknya tinggi sekali? Padahal kalau udah punya KPR, bukankah angsuran sama per bulan, kecuali kalau ambilnya floating rate. Itupun nggak akan naik dua kali lipat, jika demikian nasabah dan bank akan sama-sama bangkrut. Juga transportasi, biasanya kenaikan sejalan dengan kenaikan BBM itupun tidak dua kali lipat.

    Andjar, ada yang salah dalam rencana cash flow mu? Juga untuk tabungan, reksadana dll jangan terpukau oleh promosi. Nomor satu adalah pilih Bank yang sehat, pemberian bunga tinggi dibanding Bank pesaing, bukan berarti bagus malah sebaliknya….Bank tsb kemungkinan ada masalah likuiditas, sehingga perlu dana jangka pendek. Bank yang likuiditasnya cukup, tenang2 aja…hehehe…saya malah pilihnya bunga yang aman.

    Reksadana…pelajari dulu baik-baik, kalau uangnya pas2an untungnya kecil. Semua jenis asuransi, tabungan, reksadana ada plus minusnya, pelajari dengan teliti. Asuransi? Teliti…kalau nggak hati-hati, waktu klaim dipersulit. Jadi intinya kita harus benar-benar paham…mulai aja dengan yang sederhana…dengan tabungan (dapat diambil tiap waktu, apalagi ada ATM), sebagian masuk deposito (bunga lebih tinggi dari tabungan, diambil hanya pas tanggal jatuh tempo, sehingga kita nggak mudah mengambil uang kalau tak perlu sekali), jika udah berlebih baru masuk reksadana…..Asuransi? Jika di kantor biaya pengobatan ditanggung, kenapa mesti asuransi? Kecuali asuransi untuk pensiun? Rasanya masih terlalu jauh ya…tahap demi tahap aja dulu.

    edratna

    Maret 11, 2007 at 3:31 am

  4. Aku ga setuju ah!! Berapapun gajinya, kalo udah biasa nabung gampang aja, minimal 10% ga berat kok, bisa ga bisa pasti bisa.

    Yang penting kita bisa bikin prioritas kepentingan pos-pos keuangan. Mana yang musti didahulukan, mana yang bisa ditunda.

    Aku sendiri blum tertarik investasi link2 gitu, ga jelas untungnya, aku lom bisa menalarnya.
    Aku pernah pake deposito, itu juga karena diamanahi buat sekolah lagi, jadi jenjangnya jelas, dengan begitu, apapun godaannya aku ga akan pake dana itu untuk kepentingan selain niat awal.

    Jadi Jelas, menabung itu tergantung niatnya, kalo udah niat pasti bisa, dan memang harus DISIPLIN, komitmen sama tujuan waktu awal menyusun cash flow.

    nungqee24

    Maret 12, 2007 at 1:43 am

    • ini investasi keleees….bukan tabungan peruntukannya untuk jangka waktu panjang, lucu komen anda

      budi

      April 24, 2014 at 12:52 am

  5. Aku sendiri blum tertarik investasi link2 gitu, ga jelas untungnya, aku lom bisa menalarnya.

    hihihi.. maksudnya dana ku yang sedikit ga mau aku pake begitu2an, untungnya ga jelas juga

    nungqee24

    Maret 12, 2007 at 1:44 am

  6. hmm pengalaman pribadi sih saat saya ikut Niaga Mapan, tiap bulan dipotong langsung dari rekening Niaga saya 500 ribu. Saya ambil yang jangka waktunya 3 tahun, jadi bunganya flat 9%. kalau yang jangka waktunya 1-2 tahun, bunganya floating rate.

    Secara pribadi cukup membantu sih untuk bisa menyisihkan uang untuk ditabung…karena kalau mau bikin deposito, minimal musti punya dana yang cukup dulu…cuma efeknya, ya musti pintar-pintar berhemat lah biar ada cadangan dana cash untuk keperluan tidak terduga :D

    Untuk ikut unik link..masih lihat-lihat dulu, secara untuk asuransi sudah ditanggung ma kantor..tapi tidak tertutup kemungkinan kedepannya mencari produk investasi yang lain

    ipasha96

    Maret 12, 2007 at 7:40 am

  7. Nabung…?????

    *sambil itung-itung kartu kredit yang masih ada 8 buat ditutup

    Rachmat

    Maret 13, 2007 at 2:17 am

  8. Saya pikir komitmen pribadi untuk menabung minimal sejumlah nilai tertentu secara regular setiap bulannya merupakan salah satu faktor terpenting dalam pengelolaan keuangan (di samping pelaksanaan komitmen pribadi tersebut tentunya). Sedangkan mengenai pemilihan produk keuangan dan/atau investasi adalah tergantung dari profile masing-masing.

    Bagi orang2 yang hanya mengenal perbankan, otomatis dia punya keyakinan (baca: sebenarnya pilihan) untuk ditabungkan di produk keuangan perbankan. Namun bagi orang2 yang sudah mengenal alternatif investasi lain (dari orangtua, keluarga, lingkungan, dll), tentu mereka tidaklah ragu untuk mempertimbangkan properti, saham, reksadana, dll sesuai dengan pengetahuan dan pengalaman mereka akan alternatif investasi tersebut.

    Hian

    Maret 14, 2007 at 9:25 am

  9. BTW Bung Anjar, bisa share kenapa Anda berpendapat bahwa “menabung di Bank Panin yang langsung mendapat Bunga Rp 750.000,-” adalah “Stupid Saving”??

    Saya pikir skema tabungan di Bank Panin ini adalah mirip deposito biasa yang bernilai Rp 25 juta dengan jangka waktu 3 bulan, dengan tingkat pengembalian 1% /bulan dan dibayar di muka. Jadi saat menabung Rp 25 juta, kita langsung memperoleh bunga di depan sebesar Rp 750.000,- (1% untuk 3 bulan) dan setiap bulannya kita masih memperoleh bunga tabungan biasa atas Rp 25 juta dan Rp 750.000,- tersebut. Sedangkan biaya administrasi bulanan akan dikenakan pada akhir periode 3 bulan. Otomatis dana Rp 25.750.000,- ‘dibekukan’ oleh Bank dan hanya bisa diambil setelah periode 3 bulan berakhir atau dengan nilai penalti tertentu.

    Disclaimer: Saya dan seluruh keluarga (dekat maupun jauh) tidak ada hubungan kerja apapun dengan Bank Panin

    Hian

    Maret 14, 2007 at 9:31 am

  10. Stupid saving, masalahnya Panin mengeluarkan promo ini untuk head to head dengan program Hadiah HP-nya Bank Mega, Eksekutif, Ekonomi, Commonwealth dan bank-bank sejenis yang saya lihat. Sebagai consumer pasti saya menilai bahwa program Bank Panin ini kurang lebih sama dengan program yang lain. Bedanya adalah yang satu HP yang satu uang.

    Stupid saving model Bank Mega ini sebelumnya banyak didiskusikan dimilis-milis. Sehingga image yang didapatkan dimasyarakat (atau paling tidak saya) adalah produk bank yang maksa.

    Tapi membaca analisa Pak Hian, saya pikir program Panin ini perlu dipertimbangkan. Mungkin ada pendapat lain? (*atau mungkin saya perlu mengkoreksi tulisan diatas)

    priandoyo

    Maret 15, 2007 at 1:29 am

  11. Bukannya mau menyombongkan diri, tapi sekedar berbagi pengalaman saja..

    Setelah hampir 10 tahun bekerja dan 9 tahun berumah tangga, dari mulai gaji 900rb/bln di tahun 1997 dan hampir 20x lipat di tahun 2007, saya tidak pernah kenal yang namanya nabung di tabungan konvensional (bank) ataupun unitlink (asuransi).. semuanya bohong krn perhitungan return-nya enggak bisa ngikutin yang namanya inflasi.

    Nah, yang saya lakukan adalah nabung emas.. khususnya emas batangan atau koin emas dengan kadar 24 karat. Emas cukup liquid, dan bisa mengikuti laju inflasi.

    Takut dirampok..? gampang sewa safe deposit box aja di bank yang berkualitas.. sewanya cuman 100-150rb/tahun (ukuran small).

    Baru tahun 2004-an saya mulai melirik yang namanya saham (jangka pendek), reksadana (jangka panjang), dan juga asuransi kesehatan pasca pensiun (jangka panjang).

    Jadi buat yang gajinya pas-pasan, daripada menyesal di kemudian hari, silakan dimulai dari sekarang nabung emas. Pengalaman saya sudah membuktikan demikian. Semoga bermanfaat.

    fajaradi

    Maret 16, 2007 at 10:48 am

  12. Ini baru ok, emas batangan belinya dimana? Aneka Tambang punya? disemua toko emas ada engga to. kalau asli tuh ada sertifikatnya kan, tapi mas Fajar, kalau ngelihat data teman saya, baru dari 2005-an sih, itu emas cukup fluktuatif juga tuh (naiknya ga konstan)

    priandoyo

    Maret 16, 2007 at 12:41 pm

  13. Emas batangan belinya di PT. Logam Mulia – anak perusahaan ANTAM (http://www.logammulia.com). Kalo koin emas belinya di Galeri24 – PERUM Pegadaian.

    Emas batangan maupun koin emas semuanya bersertifikat.

    Horizon invetasi emas adalah jangka panjang (lebih dari 5 tahun). Jadi kalo Mas Anjar besok punya baby, jangan buka tabungan pendidikan atau asuransi pendidikan, lebih baik belikan emas saja senilai dengan besarnya premi.

    Untuk asuransi, cukup asuransi kesehatan pasca pensiun saja spt Prospens + dari Bringinlife.. jarang ada perusahaan asuransi yang mau meng-cover kesehatan setelah kita pensiun, maunya ya pas kita masih aktif kerja.

    fajaradi

    Maret 16, 2007 at 2:08 pm

  14. Pak Anjar, saya setuju sepenuhnya dengan pendapat Anda tentang stupid saving dengan promo ‘nabung dapat gadgets (elektronik, handphone, dll)’ yang marak diselenggarakan oleh Bank Mega, Eksekutif, dll.

    Namun, untuk promo Bank Panin, saya lebih cenderung melihatnya sebagai head-to-head competing product dengan BII (IIRC, CMIIW). Bedanya, BII tidak membebankan biaya administrasi pada periode tabungan tersebut, namun dengan nominal tabungan yang lebih kecil, tapi model pemberian bunga 1% dibayar dimuka itu adalah sama.

    Promo model Bank Panin ini justru saya pikir lebih smart ketimbang promo gadgets ala Bank Mega/Eksekutif, karena rate pengembalian investasi yang lumayan (bunga 1% dibayar dimuka untuk 3 bulan sekaligus, dan bunga tabungan biasa dari tabungan pokok ditambah bunga 1% di muka tadi). Hitung-hitung ini adalah program deposito biasa berjangka 3 bulan.

    Bagaimana menurut Pak Anjar??

    Hian

    Maret 20, 2007 at 3:57 am

  15. Saya pikir, untuk emas (selain perhiasan tentunya), walaupun memang cukup liquid, dan bisa mengikuti laju inflasi, namun kita tidak bisa menikmati compounding interest (bunga berbunga), yang oleh Albert Einstein diutarakan sebagai ‘keajaiban dunia ke delapan’. Selain itu, emas juga tidak bisa digunakan sebagai jaminan kredit, dan bahkan memerlukan biaya tertentu untuk penyimpanan yang aman (misalnya Safe Deposit Box di Bank).

    Walau demikian, menabung dengan investasi berupa emas (logam mulia) adalah baik adanya, daripada tidak menabung sama sekali atau menabung namun dengan tingkat pengembalian dibawah tingkat inflasi.

    Mari terus menabung dan berinvestasi!!

    Hian

    Maret 20, 2007 at 4:07 am

  16. Kalau menurut saya pribadi sih, tidak mempermasalah media Investasinya apa, cuma yg terpenting adalah net cash flow yg masuk ke kita.Saya lebih ke focus dari faktor2 pengurang income investasi kita misalkan pajak (again !!!), biaya2 transaksi investasi,biaya materai,biaya bank ,dll (sementara baru ini dulu). Bukan2 apa sih , kadang biaya2 tersebut sangat monohok net cash hasil investasi yg masuk ke kita. Memang terlihat receh cuma kalau diakumulasi kita mending nyumbang buat orang2 yg kurang beruntung nasibnya. Kayak Deposito, itu kan kena Pph 23 saya lupa berapa tarif nya. Dan beberapa investasi lainnya pasti ada biaya baik yg teridentifikasi dan bisa dijadikan pengurang income from investment kita atau yg tidak teridentifikasi diawal. Kembali ke topik untuk nabung itu memang penting cuma kalau saldo tabungan kita masih dibawah 5jt saya sarankan mending jangan nabung dulu dibank karena kalau diitung2 income bunga kita akan defisit dikurang biaya2 bank he he he misalkan biaya ATM,administrasi dan lain2. Tapi ini hanya pendapat pribadi saya karena saya menganut prinsip konservatif yakni, cost oriented he he he. Trims

    hamdisy

    Maret 20, 2007 at 5:08 am

  17. salam nimbrung hehehe

    sedikit cerita, setelah berpikir cukup panjang, saya menabung dengan cara ikutan tabungan berjangka di suatu bank, aman, bunga fixed (10% bouw..), potongan (pajak & laen2) sangat minim, jangka waktu terserah anda (6bln-5thn), termasuk asuransi kematian, plus dapet cash/voucher

    contoh saya ikutan 1.25jt per bulan selama 3th, endingnya dpt 50jt
    yg kedua 400rb per bulan selama 2th, dpt 10jt plus sedikit

    lumayan g?

    eLL

    Maret 21, 2007 at 11:44 am

    • boleh tau g’.. nabung ny d bank apa..? pengen ikutan.. tq

      andini rara

      Oktober 11, 2012 at 12:17 pm

  18. to: fajaradi
    aku tertarik dengan tabungan berbentuk logam mulia, kebetulan aku lagi mulai ngumpulin juga mas 24 karat beli di Bank UBS swiss dengan sertifikat, tapi kalo butuh uang di jakarta dimana ya ngejualnya? dan kalo jual ada potongan segala ga…? mohon nfonya

    mba ika

    Maret 21, 2007 at 11:55 am

  19. nabung di bank2 yang ngasih HP
    stupid? mungkin iya, tapi rule ini mungkin bisa berguna bagi yang ga pernah dispilin menabung… thats all
    mungkin cuma itu produk tersebut bisa ditujukan

    kodhim

    Mei 23, 2007 at 3:50 am

  20. to Fajaradi, Tentang harga logam mulia :
    Hari ini 10 Juli ’07 emas per-gr di situs logam mulia Rp. 192rb, dan pada saat yg sama di salah satu toko di blok M 195rb .
    Apa memang selalu berbeda 3rb ?
    Bila pada saat yg sama kita menjual….dihargai berapa ya…?

    indra

    Juli 10, 2007 at 5:39 am

  21. [...] Ada yang mau sharing? baca juga: rumitnya memilih cara menabung 250ribu/bulan [...]

  22. “MOST CASH FLOW IS CREATED BY SELLING A PRODUCT OR SERVICE!”
    mau tahu caranya?
    lihat disini saja ya, mudah2an bisa menambah pilihan investasi.
    http://cikalmart.blogspot.com/2007/08/kiat-usaha-instant-cashflow.html

    wah kalau sudah baca bukunya “Instant Cashflow” Mark G.Nolan, di”aduk-aduk” dagh mindset sebelumnya tentang apa itu investasi.

    @rdcikalmart

    Agustus 22, 2007 at 7:20 am

  23. to ell, bank mana tuh yang 10% dan biaya2 nya minim ?

    jio

    September 27, 2007 at 2:59 pm

  24. dear all..
    aku lagi mikir2 mau mulai nabung di bank atau pokoke mulai nabung deh
    ada ide harus nabung dimana? aku kepikiran nabung di mega yg produk mega rencana tapi karena aku baca banyak komplain penipuan dll, jadi mikir lagi. ada milis2 yang membahas ini?

    Thanks in advance

    wandy

    Oktober 3, 2007 at 6:19 am

  25. kenapa emas murni dinyatakan 24 karat, bukan 100 atau 1000 karat?

    wiroo

    November 28, 2007 at 12:49 pm

  26. Artikel yang sangat menarik.

    Oh ya, saya juga mohon ijin untuk numpang memperkenalkan forum baru yang didedikasikan khusus membahas tentang reksadana di http://forumreksadana.com

    Semoga informasi ini dapat membantu perkembangan reksadana di tanah air.

    Terima kasih.

    Forum Reksadana

    Desember 7, 2007 at 11:56 pm

  27. menurut saya nabung di mega rencana tuh oke2 aja.biasanya dalam 1 bulan saya menghabiskan dana 500.000 untuk hal2 yang gak perlu.sekarang saya punya tujuan yang jelas yaitu menabung.stupid saving???…..no!

    ulo weling

    Desember 21, 2007 at 4:26 pm

  28. Nabung itu harus, bisa tidak bisa harus bisa, gajian nabung dulu 15%, terus baru urusan keperluan utang bayar dulu semua kpr,motor,mobil,kartu kredit, terus belanja bulanan, terus belanja harian, baru untuk life style. gitu aja kok repot, bedakan need sama want. kalau lapar yo makan aja. tidak mesti harus ke MD atau ke Piza, ya toh perlunya kan lapar makan kenyang selesai. untuk asuransi unit link semua baik yang pasti kita harus jujur sejujurnya pada saat isi Form asuransi supaya nanti saat mengajukan klaim sangat mudah, asal kita tidak menyembunyikan sesuatu penyakit atau kebohongan kepada pihak asuransi. pasti kalim gampang. klaim susuah karena kita bohong saat isi form asuransi. wasalam

    agung ch putro

    Juli 27, 2008 at 4:08 pm

  29. menabung 250 rb per bulan ? ehm…. cukup apa ngga ya untuk ke depannya ? emang yang ideal nya nabung itu berapa ya ? berapa % dari gaji kita yang idealnya untuk ditabung ? ada yang tau ?

    alv

    Juli 28, 2008 at 1:58 am

  30. bneeer tuuh mas fajar,…. mendingan nabung emas aja daah,.. bisa mulai dari 10 gram aja duluw sebulan,…. kecil kok dimensinya,.. gak makan t4 banyak,…… ikut nabung gaya jadul aja duluw,.. sebelom ikutan yg laen2 dan aneh2,….. setelah dirasa cukup di emasnya,…. barudeh coba merambah yg laen,… dan utk itungannya anjar tuh,.. kayanya gak bisa melepaskan dari gaya hidup kosmo nan metro,… yg banyak memasukkan unsur2 “gaul” didalamnya,…. masih banyak kok dari konfigurasi diatas yg bisa di utak atik, pada dasarnya mudah kok utk menabung dan berhemat itu dengan catatan kita hidup secara agak konserpatip,… dengan hidup 1 atau 2 tingkat dibawah standar hidup yg kita mampu/bisa, pasti deh otomatis dana lebihnya nambah,…… saya se 7 dengan mas fajar………. OK,…

    junet

    Juli 28, 2008 at 4:52 am

  31. Mas,
    Ini bukan ngebelain Bank Mega atau yang lain yang mas sebut stupid saving, saya sendiri nabung dan dapat HP. dan ini bukan stupid saving, karena 1. Dapat Hadiah 2. Bunga selalu dijamin lebih tinggi dari tabungan biasa. (ada yang dipatok 1% diatas bunga deposito yg pasti lbh tinggi dr bunga tabungan, ada yang 0,5% dll) 3. Dapat asuransi. Yang artinya, bila anda teken kontrak 20th, dan 3th anda meninggal, ahli waris akan tetap mendapat hasilnya pada waktu kontrak selesai seperti anda nabungin. Tabungan konvensional mana ada spt ini. Tabungan Mandiri ada juga yang sperti ini, dan benar kakak saya meninggal asuransinya tetap nabungin untuk anaknya, sesuai kontraknya.4. Jika anda pandai merencanakan untuk masa depan ananda, anda tinggal buat beberapa tabungan yang sesuai dengan waktu dibutuhkan, misal keluar SD,SMP dll. Beberapa tabungan bisa hanya di debet dari 1 rekening, yang artinya biaya administrasi hanya 1 saja. Dan saya sudah hitung2, model begini hasilnya lebih tinggi dari tabungan beasiswa, pendidikan dll. Sekarang tinggal cari yang spreadnya paling tinggi dari bunga pasar sekarang.Gitu loh,hati2 memilih kata2.

    ratna

    Juli 28, 2008 at 8:39 am

  32. waaaaah….
    nyasar kesini malah dapet berbagai ilmu yang betul2 buat saya tuh “wwwwwokkee”…..
    sukses terus mas buat blog nya…

    mandar jati

    Agustus 3, 2008 at 11:06 am

  33. katanya kalo beli emas murni kena charge 4 % betulkah ???

    bisa kasih info gak bisa dapat beli emas di mana>>, karena saya sedang tertarik mau invest emas murni

    Mazpoer

    Agustus 3, 2008 at 4:45 pm

  34. Kalo kembali ke judul tulisannya: menabung Rp 250 ribu.. mustinya yg paling pas di masukkan rekening tabungan biasa, dikumpulkan perlahan2 — baru setelah terkumpul jumlah tertentu mulai berpikir akan di kemanakan.
    Kalo saya lebih memilih reksadana karena dgn dana < 10 jt sudah bisa ikut. Asuransi, alhamdulillah sudah diberi kantor (jadi ga perlu ambil lagi, karena jarang asuransi yg bisa klaim dobel). Emas, saya agak ngeri, secara kasat mata “kelihatan banget” nilainya (takut dicuri atau dirampok). Saham/forex, harus rajin memantau perkembangannya.
    Properti, ini lumayan mas.. kenaikannya dalam waktu 1 tahun saja sudah lumayan; tapi.. kita harus pandai menilai dan punya visi ke depan tentang investasi di properti.
    Urusan menabung, idealnya menurut saya diambil sekitar 10-20% dari pendapatan kita; dan sebaiknya ditabungkan di awal. Mungkin buat sebagian orang akan terasa berat, namun seperti yg saya baca dari buku2 Safir Senduk: seandainya gaji kita skrg 3jt , terasa berat menabung.. apakah anda yakin dgn gaji 5jt baru bisa menabung? Semuanya kembali pada bagaimana kita bisa mengelola pendapatan kita, berapa pun besarnya pendapatan tsb.

    taufan

    Agustus 3, 2008 at 6:04 pm

  35. teman2 semua pilihan dalam mengelola keuangan keluarga masing2 orang berbeda-beda tapi ingat ya sesuatu yang sifatnya darurat ex penyakit kritis or losing asset adalah realitas yang ada ga jauh2 dari pribadi kita…apa yg akan kalian lakukan bila saudara dekat atau anak atau kita sendiri..tiba2 harus mengalami kedua hal diatas??? so investasi dan asuransi menurut saya paling penting!

    donny

    September 25, 2008 at 8:37 am

  36. saya lebih memilih tabungan berjangka 2 tahun,jadi tiap bln nabung 300rb,sekitar 10% dr income,nanti setelah 2 th,menerima 7.488.000,-. Kalau kita punya motivasi,niat pasti akan berhasil.Berdoa agar kita tidak mudah boros,demi masa depan kita.

    vino

    Januari 30, 2009 at 10:52 am

  37. ikut tabungan rencana mandiri aja dari bank mandiri.. bebas biaya administrasi dan bunga lebih tinggi..

    Yakobus

    Maret 14, 2009 at 7:40 am

  38. aQ mau tanya, kalau mau membuka rekening di bank mandiri, maka uang yang pertama kali di setor itu minimal berapa…..?????

    fauzi

    Oktober 1, 2009 at 10:23 pm

  39. diatas sy liat harga emas th 2007 masih 192rb
    hari ini harga dasarnya 332rb, sudah brp % kenaikannya??? cukup besar pastinya…
    investasi ini juga tidak melibatkan pihak ketiga,
    mudah..likuid..dan mudah dibeli..baik di antam maupun toko2 emas, terutama di jkt…
    apalgi dalam kondisi ekonomi yg makin ga menentu, harganya akan terus cenderung naik…
    so..tunggu apa lagi..nabung mulai skrg…
    beli 1gr, 2gr, 3gr, 5gr, 10gr, 25,50 gr
    sesuikan dgn kemampuan, dan paksakan !!!
    jgn sampai harga sudah sangat tinggi baru memulai..
    jgn juga nanti hanya bicara “coba dulu nanbung yaa…”
    semoga bisa jadi pencerahan….

    yogo

    Oktober 22, 2009 at 6:10 am

  40. saya pengen nabung juga jadinya……..

    agung

    November 10, 2009 at 1:48 pm

  41. Pada dasarnya semua pilihan investasi & cara menabung kembali ke tujuan hidup masing2 orang, namun harus hati2 dlm memilih produk investasi dan disesuaikan dgn pendapatan.Saya pernah mencoba berinvestasi di reksadana (namun sudah ditutup), Tabungan Rencana Mandiri, dan deposito.Intinya, spy menabung menjadi “pengeluaran pertama & wajib” dari pengeluaran yg lain,demi tercapainya tujuan hidup(spt naik haji,pendidikan anak,pensiun,). Sekarang saya mulai menabung logam mulia, walaupun agak menyesal kenapa tdk dari dulu, mengingat harga emas yg naik tiap tahunya. Namun lbh baik menabung logam mulia skrg daripada tdk sama sekali. FYI, refer to http://www.logammulia.com harga emas per 4 Dec 2009 Rp.371,000;/gram (baca artikel diatas thn 1997 harga emas msh 192 rb/gram dan Oct 2009 harga emas 332 rb/gram, ini berarti msh di thn 2009, emas cukup mengalami kenaikan yg berarti. Adanya kenaikan harga emas menunjukkan menabung emas juga memiliki prospek yg baik bagi yg ingin berinvestasi. dan mewujudkan tujuan hidup. Untuk penyimpanan, spy lbh aman sebainya di bank yg menyediakan layanan Safe Deposit Box.

    Selamat menabung logam mulia

    Leni

    Desember 6, 2009 at 11:57 am

  42. aku tertarik berinvestasi emas.mulai sekarang aku akan terus berinvestasi demi masa depanku.

    susan

    Desember 15, 2009 at 5:03 pm

  43. Saya kutip dari kitco, jadi kapanpun ga masalah untuk beli….

    If you’re buying Gold for the right reason… There’s no wrong time to buy it… I explained it like this… If you’re buying Gold because your neighbor down the street said he bought it and made a 20% profit in a week, then, that’s what I’m talking about… If you’re buying it as a diversification tool for your investment portfolio to provide insurance against, dollar depreciation, inflation, deflation, and uncertainty in the world, then that’s the right reason!

    yogo

    Desember 16, 2009 at 9:32 am

  44. saya menabung di Tabungan Rencana Mandiri, jadi setiap bulan gaji langsung didebet. dan hanya bisa diambil setelah jatuh tempo. jangka waktu minimal 1 tahun dan minimal setoran 100rb per bulan.

    gunawan

    Mei 15, 2010 at 4:19 am

  45. SAYA ADA RUMUS BARU!!!!

    SAVING ITU DIDAPAT BUKAN DARI

    INCOME – COSTS = SAVING <<<< SALAH BESAR!!!!

    YANG BENAR ADALAH

    INCOME – SAVING = COSTS!!!!

    TERBUKTI KELUARGA SAYA SELAMAT!!!

    KARENA SAVING SAYANG DI UNIT LINK YANG RETURNYA LEBIH TINGGI DARI INFLASI, DAN ADA PROTEKSI KESEHATAN, PASTINYA BEROBAT GRATIS!!!!

    PILIH ASURANSI YANG KEREN DUNK!
    TERBAIK DAN TERBESAR!!! BACA INVESTOR JULI 2010 (SY BISA KIRIM KOPIANNYA)

    PILIHAN SAYA JATUH PADA PRUDENTIAL LIFE ASSURANCE !!!

    REGARDS,
    citottatarkusnoto@gmail.com
    0819 666 019
    081 276 276 061
    761 766 5070

    citot tatar kusnoto

    Agustus 9, 2010 at 10:50 am

    • dan costs yg tadi, pasti cukup buat hidup kita. yg merasa cukup ya kita sendiri. trus, kl hasil investasi lebih, kita bisa spent lagi. yg penting sakit kita udah ditanggung.

      citot tatar kusnoto

      Agustus 9, 2010 at 10:53 am

  46. aku setuju INCOME-SAVING=COST

    irawan

    Oktober 20, 2010 at 2:09 pm

  47. artikel dan diskusinya sangat menarik, bagaimana kalau investasi emas kita masukkan, silakan sobats bisa baca2 artikelnya di http://www.mbemas.com atau tulis di browser anda www[dot]mbemas[dot]com

    Sholdip

    Januari 1, 2011 at 2:32 pm

    • stuju bro!
      baru sekarang aq jg belajar berkebun emas!
      asik bro!

      citato

      Februari 9, 2011 at 1:19 pm

  48. salam kenal, artikel yang bagus, menabung adalah merupakan pendisiplinan diri untuk hidup hemat, sukses untuk kamu

    info rencana keuangan

    Februari 15, 2011 at 1:43 pm

  49. Weleh… berat juga yah kalau kita ngikutin metode safir senduk juga ya…. tapi mesti dipaksa kalau ng susah ntar kedepan. Apalagi 2 tahun ini inflasi di indo lagi gila2an…

    Lawan paling gampang sih menurut ane sih invest di emas bener….

    Kebetulan ada situs bagus kalau mau beli emas ketengan tapi harga grosir, bisa diambil juga fisiknya meski beli online.

    https://antamgold.com/blog/jual-beli-emas-logam-mulia/

    wondercorn

    April 24, 2011 at 7:00 pm

  50. kita memang harus belajar mendisiplinkan diri sendiri untuk menabung, dari pertama kali kerja sampai dengan sekarang sudah berumah tangga saya biasakan menabung,

    Semakin tinggi gaji saya semakin saya prioritaskan untuk menabung hasilnya cukup menggembirakan dah punya rumah & mobil, kalo hidup gak boros & pake uang sesuai dgn kebutuhan hasil kerja keras kita bisa di nikmati ayo…mulai menabung, kalo dah punya anak ajarin dari kecil untuk menabung…good luck…

    angela

    Mei 5, 2011 at 10:06 am

  51. nih tips yang saya pake gan buat menabung di rumah, menabung dengan menggunakan 5 tingkat . .
    -TINGKAT
    1 . ratusan ribu :
    (maksutnya 100ribu,200ribu,300ribu,400ribu,500ribu,600ribu,700ribu,800ribu,900ribu,SELAMAT ANDA NAIK KE TINGKAT 2)
    2. satuan juta : (1jt ,2jt ,3jt ,4jt ,5jt ,6jt ,7jt 8jt ,9jt ,SELAMAT ANDA NAIK KE TINGKAT 3)
    3. puluhan juta : (10jt ,20jt ,30jt ,40jt ,50jt ,60jt ,DAN SETERUSNYA . . . . .)
    4.ratusan juta : ?
    5.satuan miliar : ?

    dengan cara d atas sekarang saya berhasil berada di tingkat ke 3 , kurang 2 tingkat lagi impian saya tercapai . .SEMANGAAAAT !!!

    ismail

    Agustus 3, 2011 at 12:13 pm

  52. jaman nabi dulu yang namanya uang itu emas bukan kertas dan logam seperti sekarang ini..
    coba cari dulu deh infonya tentang emas dinar, nilai kambing jaman nabi itu 1 emas dinar sampe skarang harganya sama malah lebih murah.. kalo kamu tahu bahwa mata uang kertas dan logam sekarang itu ide nya yahudi.. saya sih sarankan kalo ada uang lebih, lebiih baik dibelikan logam mulia aja.. harganya tidak terpengaruh inflasi dari jaman dulu sampai sekarang !!

    noname

    Desember 4, 2011 at 4:28 am

  53. Pengen menabung? ya mestinya kita harus punya dlu apa yang pantas untuk ditabung..

    Cara Bisnis Pulsa

    Mei 20, 2012 at 5:50 am


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 483 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: