Anjar Priandoyo

Gaji fresh graduate itu baiknya berapa

with 161 comments

Sebenarnya saya sudah memberikan cukup banyak guidance, dengan patokan pada:
1. Education background: Negoisasi gaji untuk D3
2. Industry analysis: Telco vs oil vs banking mana yang terbaik
3. Company analysis: Berapa gaji engineer itu
Pada saat seseorang berpindah kerja, namun karena banyak pertanyaaan pribadi mengenai hal ini saya sedikit sharing mengenai gaji terutama bagi para fresh graduate.

Secara umum saran saya buat fresh graduate, adalah sudah ada standar pada umumnya gaji itu berada. Semisal per 2007 ini di Jakarta standar fulltime S1 tanpa pengalaman, harusnya dimulai di mulai di angka 1.5 juta/month, dengan mengasumsi dari nilai Upah Minimum Provinsi, 900 ribu/bulan. Walaupun beberapa tergantung standar mulai dari 1-9 juta rupiah.

Ambil atau tidak?
Yang seringkali jadi permasalah para freshgrad saat menjamah Jakarta, apalagi untuk yang pertamakalinya adalah mengenai nilai gaji yang diberikan. Kebingungan ini bisa karena dua hal:
1. Memang mengetahui standar 1.5 jt terlalu rendah. Muncul keyakinan biosa mendapatkan pekerjaan lain dengan gaji lebih tinggi.
2. Bingung karena mencari kerja susah. Muncul ketakutan ‘menolak rezeki’ yang akibatnya mencari pekerjaan lain menjadi susah.

Bahkan buat mahasiswa Jakarta pun muncul kebingungan lainya dengan asumsi:
3. Yah lumayan lah, daripada kuliah mbayar. Yang akhirnya beberapa gaji dibawah standar itu pun diambil juga.

Pekerjaan dalam 9 bulan pertama?
Objective freshgrad idealnya dalam 9 bulan pertama adalah sudah mendapatkan pekerjaan, apapun bentuknya. Karena bila sang graduate terlalu berlama-lama pilih-pilih hingga 1-2 tahun. Image yang muncul saat wawancara menjadi sangat buruk. Pengalaman beberap teman saya mengalami banyak hambatan mengenai hal ini.

Putuskan karir anda dalam 2 tahun pertama?
Banyak graduate menemui masa depan yang suram dalam 1-2 pekerjaan pertamanya. Auditor -yang bernasib buruk misalnya, ditempatkan didaerah konflik dengan senior2 yang tidak konstruktif- tentunya akan mendapatkan hambatan untuk berkembang.

Kalau masih lompat dalam 2 tahun pertama?
Umumnya masa kerja kurang dari 2 atau 3 tahun seringkali dianggap freshgrad. Misal bila anda melamar di major oil/telco. Kalau harus begini ada baiknya memasukkan pertumbuhan 10% per tahun dari pengalaman anda. Misalkan standar gaji oil/telco tersebut untuk freshgrad 2 juta, maka ada baiknya anda menawar 2.5 juta -untuk menawar 2.5 juta, anda harus memulai nego di 3 juta.

Any question?
*Tulisan baru ada ide kalau ada yang nanya

About these ads

Written by priandoyo

April 13, 2007 at 11:26 am

Ditulis dalam Standar Gaji

161 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Benar Mas Anjar, untuk fresh graduate memang semestinya jangan terlalu idealis di saat-saat baru lulus…mengingat kesempatan kerja yang terbatas dan ketatnya persaingan..idealnya jangan lewat dari 1 tahun masa menganggur setelah lulus. Kerja di perusahaan kecil dahulu tidak apa-apa, baru nanti menapak dengan pindah ke perusahaan yang lebih besar.
    Pengalaman saya, setelah lulus saya 2 tahun kerja di manufacture…tapi karena merasa tidak cocok, akhirnya saya pindah ke bidang telekomunikasi yang sesuai dengan pendidikan saya. Memang sedikit membuang waktu, karena harus belajar dari nol lagi…tapi impaslah dengan kompensasi yang saya dapat…^_^

    ipasha96

    April 13, 2007 at 12:26 pm

  2. lam knal Mas Anjar,

    pasal2 UU yg mana aja siy yg ngatur sistem penggajian di Jakarta? Saya awam & pingin tau niy. Abisnya dari bbrp org2 yg saya kenal (yg rata2 menjabat sbg HR manager di prusahaannya) bilang bahwa gaji 1,5 jt itu trlalu kcil untk standar S1 freshGrad. Mreka bilang min.2,2….brdasarkan pasal apa gitu (lupa) & asumsi bahwa pola pikir S1 lebih terstrutur drpd Diploma.
    Walopun bwat saya pribadi (yg freshGrad S1), gaji 1,5 gak masalah.

    ….(eh ngga jg ding, sy slalu masang min. 1,8 tiap di-intrviw,he2..)

    Olie

    April 16, 2007 at 1:59 am

  3. Kayaknya ga ada pasal yang ngatur detail tiap graduate (S1, D3) gitu. Adanya juga UMR (minumum gaji) aja yang sensitif -urusan ILO, serikat buruh lah-. Kalau yang dibilang HR manager secara kepantasan mungkin memang benar. Tapi prakteknya banyak juga kok yang sekitaran 1 juta itu.

    priandoyo

    April 16, 2007 at 3:28 am

  4. Di indonesia untuk kelas S1 fresh grad itu emang pola gajinya morat marit. Yang rebutan kerjaan banyak yang skill abis banyak. Yang mau digaji murah juga banyak. Ini nih yang bikin pasaran S1 turun.

    Untuk para desainer (produk, grafis, interior) Coba cek di http://www.coroflot.com disitu ada standar internasional gaji untuk 10 negara yang ngegaji desainer paling tinggi didunia (fresh grad). Negara Spanyol ada diurutan ke-10, gaji desainer disana sebesar USD 23.394. Urutan pertama negara Hongkong yang ngegaji desainer sebesar USD 93.607.

    Sekarang coba bandingkan negara Indonesia yang ngegaji desainer sebesar rata-rata 750rb-2,5 jt sebulan. Kurang lebih cuma sepuluh persennya dari gaji desainer di Spanyol.

    Klo menurut saya sih sebenernya masalah berapa gaji yang akan kita dapet itu relatif sesuai dengan kemampuan dan ambisi kita. Kita (freshgrad) mau gaji 4,5 jt sebulan ya bisa-bisa aja. Perkuat portofolio kita, yakini bahwa kita bernilai sejumlah itu, trus hunting kantor yang bisa fasilitasi kita dengan jumlah gaji segitu.

    Yang menentukan nilai kita itu kita sendiri lho.
    Bukan dari HRD perusahaan.
    Klo kita menganggap nilai kita 4,5jt perbulan dan HRD hanya menjanjikan 1,5jt perbulan, kemungkinannya cuma 2.
    Kemungkinan pertama HRD lah yang nggak tau nilai kita. Segera cancel dan hunting lowongan lain.
    Kemungkinan kedua kita nggak tau diri dan nggak tau nilai kita. Skill pas-pasan tapi mau gaji gede.
    So.. Kelaut aja man nggak usah nambahin orang-orang yang pada makan gaji buta!!!

    julianoroverius

    April 16, 2007 at 9:33 am

  5. emang tuh… sejak krismon, banyak perusahaan rekrut karyawan yg mau dibayar murah…
    akibatnya yg kualitas nya bagus pun gak bisa “pasang harga” tinggi, mau gak mau mesti menyesuaikan diri…

    gmn dgn lulusan S2 mas??

    orido

    April 17, 2007 at 1:43 am

  6. Menurut saya mas Orido, kerja pegawai itu cuma untuk lulusan S1. Klo orang udah sekelas S2 sebaiknya menghargai tingkat profesionalisme dan pendidikannya. Jadi jangan ikut-ikutan nyari kerja. Melainkan bikin aja lapangan kerja sendiri.
    Hilangkan image bahwa S2 itu cuma untuk naik pangkat atau jabatan yang serba terjamin.

    Master lho mas, master.. titel dilevel itu menyimpan tanggung jawab yang lebih besar masa mau disamaain ama level sarjana yang kelimpungan nyari kerja?

    Klo itu yang terjadi, yaaahh.. mau dibilang apa?
    Ada yang bilang proffesor aja nganggur. Lah ini gimana ceritanya? Artiinya jiwa enterpreuneurship alias jiwa kewirausahaan di negara kita sangat rendah. Itu yang bikin Indonesia tetep kacau dan duduk berlama-lama dikubangan dengan buku-buku literaturnya.

    Semuanya serba nunggu, nunggu dapet kerjaan bagus, nunggu dapet gaji gede, nunggu dapet tunjangan, dll, dll. Yang semakin mempermalas dan mempermalas berlipat-lipat sifat kemalasan yang ada.

    Jiwa kita semakin terpupuk dengan semangat enak kalo semuanya terjamin. Jaminan dari orang tua, jaminan dari saudara, jaminan dari pemerintah, dll, dll…

    Yang saya bingung sekaligus salut, jiwa wirausaha itu kok malah tumbuh pada orang-orang yang “tidak” mendapat dan mengenyam pendidikan tinggi formil seperti kita kalangan S1 misalnya. Tapi malah tumbuh dikalangan profesional otodidak yang mengandalkan rule of thumbs, seperti tukang baso, tukang dagang sayur, tukang usaha warung kelontong, tukang pecel ayam, dll. Salut untuk mereka!!!

    Biar pendidikan gk tinggi, tapi mentalnya mental pengusaha. Mental mandiri!!! Masa yang pada master kalah???
    Hehehe..

    Tanya kenapa???

    julianoroverius

    April 17, 2007 at 2:55 am

    • bener bgt perkataan loe.. justru para pengusaha hebat kyk bob sadino,ciputra,budi sampoerna dulunya cuman wiraswasta kelontongan ga jelas tp sekarang semuanya masuk 20 org terkaya diindonesia padahal bukan sarjana!!

      bangga gw jg

      Maret 18, 2010 at 12:24 pm

  7. kalo ditempat kerja saya, mau S2 ato S3 gak ngaruh ke salary, karena disitu memang gak ada posisi untuk S2 keatas… jadi kalo mau kerja disitu ya digaji standar S1 + experiences..

    kalo sekarang banyak orang yang karena gagal bersaing di linkungan level S1, terus melanjutkan S2 dengan harapan bisa meningkatkan daya saing… saya rasa kurang tepat, jika tetap mencari kerja di lingkungan S1, karena disana yang dihargai adalah profesionalitas dan pengalaman.

    kalo udah S2 keatas, seharusnya masuk di lingkungan riset dan pengembangan.. tapi kalo di indonesia mungkin yang ada jadi dosen…

    weathertop

    April 17, 2007 at 3:58 am

  8. temen saya baru lulus bisa dapat gaji 6 juta di lippo plus bonus, cuman gara2 dia pinter ngomong

    bebensiganteng

    April 17, 2007 at 4:26 am

  9. Salam kenal Mas Anjar,
    Saya ini salah satu tipe manusia yang nggak penah PD dengan kemampuan diri sendiri.
    Mas bisa kasih info, kira-kira seorang dengan latar pendidikan S2 (gelar MM) dengan pengalaman kerja 10 tahun seharusnya sudah bergaji berapa idelanya ya??

    Angga

    April 17, 2007 at 10:32 am

  10. Salam kenal mas.. potongan tulisan yang ini:

    “untuk menawar 2.5 juta, anda harus memulai nego di 3 juta.”

    jadi semacam pencerahan buat saya. Makasih!

    hafiz

    April 17, 2007 at 1:27 pm

  11. mas, jangankan yang freshgraduate, yang udah bangkotan ajja kadang masih bingung kalo ditanya, “gaji elu sesuai standat gak?” ….
    anyway…TQ buat pencerahan dari mas.

    duniamascha

    April 18, 2007 at 12:28 am

    • kenyataannya tidak cukup buat kebutuhan sebulan…

      jabon

      Agustus 14, 2010 at 8:09 am

  12. Mas Anjar, saya tunggu juga ulasan tentang penggajian PNS dibandingkan dengan sektor swasta.

    doeytea

    April 18, 2007 at 12:32 am

  13. BTW kalo masalah ijazah kadang ngaruh kadang nggak, saya dua kali masuk Perusahaan sebagai
    ‘IT juga pernah HRD/GA dan kesemuanya gak pake ijazah D3 soalnya kuliah gak lulus2 :) gajinya gak kecil-kecil amat malahan temenku yang dah pake ijazah D3 gak jauh beda
    ‘bisa di bilang lebih kecil :), lagi beruntung kali ya tapi yang terpenting emang skill kita di imbangin dengan
    ‘ijazah kita jadi kita bisa nawar dengan berani, soalnya pernah kejadian (baca di internet) lulusan S!
    ‘dengan IPK hampir mendekati 4.00 bekerja di suatu perusahaan langsung di terima sebagai designer web gaktahunya pas suruh bekerja ,pake html aja gak mahir ya udah langsung di keluarin.gmana kalo gitu?memalukan bukan.
    ‘jadi defacto and dejure harus di imbangi baru kita bisa dapet gaji yang kita inginkan kalo menurut saya standart itu tergantung dari kebutuhan perusahaan dan skill kita, kalo skill kita OK dan mereka bener2 butuhin saya yakin gaji yang tinggi pun bisa kita dapet.
    wassalam

    dwi Yanto

    April 19, 2007 at 3:21 am

  14. Mas anjar, saya tertarik dengan pernyataan mas dulu,
    “kalo freshgrad lebih baik pertama bekerja di core bussines dulu” (bidang akuntasi bekerja di KAP)

    ini hampir sama dengan keadaan saya dulu sehabis lulus, saya bekerja di Logistic provider disalah satu FMCG multi national untuk Dairy products. walaupun tidak sesuai dengan background saya yang dari IT tapi saya belajar banyak tentang Logistic, warehouse management and distribution, Transportation, Sales order serta sedikit sistem ERP (SAP)

    nah untuk itu saya ingin mas anjar membahas macam2 core bussiness masing2 bidang, seperti :
    1. IT
    2. Banking
    3. OIL
    4. TELCO
    5. FMCG Company any product
    DLL
    sehingga ini bisa jadi bahan referensi untuk para freshgrad ato calon freshgrad.

    terima kasih sebelumnya

    PS : untuk tambahan skr saya sedang jobless, sedang berjuang untuk berkarir di bidang Telco atau banking *salah satu korban yg gak jelas dari recruitmen ST, hehehhe

    sukses sejahtera untuk kita semua

    chatoer

    April 19, 2007 at 3:29 am

  15. Mas…. artikel ini bikin saya jadi minder….
    Thx.

    junarto

    April 19, 2007 at 3:31 am

  16. Anjar, gimana dengan gaji PNS? Sekarang untuk lulusan S1 yg berpangkat IIIa seperti saya digaji hanya 1,2 juta berikut tunjangan (gaji pokok 1 juta). Angka itu tak cukup untuk hidup di Jakarta. Padahal PNS (pegawai pemda dan departemen, polisi, jaksa, dan tentara) punya “kekuasaan”. Pegawai pemda, departemen dan nondepartemen pegang pelayanan publik, polisi dan jaksa pegang kasus , tentara punya kekuasaan politik dan senjata. Gaji yang diterima PNS tak sebanding dengan “kekuasaan” yang dimiliki. Makanya tak heran kalo korupsi susah diberantas, karena pada mulanya adalah gaji yang tak cukup untuk memenuhi kebutuhan primer, dan itu berlangsung bertahun-tahun, sistemik dan, karena itu, membudaya

    asep1974

    April 19, 2007 at 3:45 am

  17. Mas Junarto: Jelas ga perlu minder mas, ini kan statistik saja, angka-angka diatas kertas. Kebahagiaan kan tidak diukur dari slip gaji yang kita terima setiap bulan.

    Tapi pun secara material, angka 1.5 juta itu juga relatif, dilihat dari biaya hidup, beban, tekanan dll dkk. Bisa jadi gaji yang terlihat lebih kecil malah sebenarnya total benefitnya lebih baik

    Belum lagi kalau kita bicara hal yang lebih konseptual ya, seperti bagaimana mengelola uangnya atau yang paling penting bagaimana biar rezekinya barokah (berkesinambungan) tidak hanya buat dirinya tapi juga buat keluarganya dan orang lain.

    Hidup kan tidak linear, gaji besar bukan berarti hidup lebih baik. Hidup itu dinamis, karena rezeki sudah ada yang mengatur. Ga akan lari kemanalah itu uang dikejar :)

    priandoyo

    April 19, 2007 at 7:48 am

  18. Mas Asep, wah kalau pembahasan gaji PNS mungkin ceritanya bisa panjang dan memang pasti nyerempet-nyerempet ke masalah korupsi dan teman-temannya.

    Tapi kalau bicara normatif, saya dulu kerja di pabrik, yang saya lihat banyak juga kok buruh pabrik dengan pendapatan UMR 900ribu-an yang sukses mengelola keluarganya, rumahnya nyaman di bekasi dengan keluarga yang rukun juga. Dengan asumsi yang sama tentunya banyak PNS yang bisa sukses juga dengan standar 1.040.000 versi Peraturan Presiden no 1 tahun 2006.

    priandoyo

    April 19, 2007 at 8:01 am

    • Aku kerja di telco gaji 1,4 (keseluruhan) untuk ganti RAM kompie aja harus nabung selama 3 bulan baru bisa beli yang baru, itu pun hampir setiap hari hanya makan ikan asin.

      ji

      Mei 23, 2010 at 12:57 pm

  19. Gw koordinator unit di TV swasta, sudah kerja 3 tahun di sini tapi gaji cuman 2,2 jt (dah termasuk lain2 tuh). Lulusan S1 perguruan tinggi swasta, IPK 3,4. Gimana tuh Mas Anjar, sarannya dong??

    Rien

    April 19, 2007 at 8:12 am

    • pasti ditrans tv yah.. makanya gajinya kecil hahaha

      bangga gw jg

      Maret 18, 2010 at 12:28 pm

      • trans 7 gimana bos ?

        aing

        Agustus 9, 2010 at 5:29 pm

  20. heheeh :D saya juga binun klo d tanyain gajitapi sukur deh sekarang dapet gaji 1,5 juta meski lulusan sma hehehhe :d

    caressa

    April 19, 2007 at 2:43 pm

  21. Gw punya temen di kampus. Yang sampai sekarang belum lulus padahal angkatan 96, pendapatannya sekarang udah pasive income sebesar 50-60 juta perbulan. Bisnis kayu yang dimulai dari 0 tanpa dukungan orang tua!!!
    Artinya dia memulai bisnis itu dari basic pendidikan SMA!!

    Sampai sekarang dosen pun yang ngajar jadi segan walaupun dia gk lulus lulus.

    Disisi lain, saya juga punya teman yang menjalani kuliah hanya 3,5 tahun dan ber IPK 3,9!!! hanya satu nilai mata kuliahnya B karena dia gk ikut UAS alasan sakit!!!

    Sekarang kerja di salah satu perusahaan advertising di Bandung dengan gaji 750.000,00

    Tanya kenapa!!

    Good intellectual tidak menjamin good income.
    Good experience = good income
    but,
    good income bukan berarti good life..

    julianoroverius

    April 20, 2007 at 9:28 am

    • wah klo ipk segitu tp gajinya kayak buruh ada 2 kemungkinan kuliahnya di uninus bdg ato ijazahnya palsu

      bangga gw jg

      Maret 18, 2010 at 12:30 pm

      • wah jangan sebut institusi,…he…he…
        cuma emang bener,….almamater ngaruh banget pas rekrut,… temen saya aja yg IPK nya 2,9 bs lolos di saipem ngalahin yg 3,5,…cuma klo menurut saya kerja itu udah diatur,…manusia hanya ikhtiar,tiap org sudah ada rejekinya,….dan 1 hal IPK gede ga jaminan,tp sejauh ini temen2 sy yg IPK nya diatas 3,5 emang dpetnya yg wah2 KPC,exxon,total dll,….

        opick tea

        Maret 25, 2010 at 4:17 am

    • bener… kenalan gw aja cuman lulusan SMA sekarang udah punya mobil sendiri, rumah sendiri, toko sama warnet, penghasilan sebulan kira2 25 juta.

      ji

      Mei 23, 2010 at 1:03 pm

      • yahh…rejeki…sudah sari sononya,

        aing

        Agustus 9, 2010 at 5:31 pm

  22. Salam kenal mas Anjar.,…
    Btw ttg gaji, boleh ga share??
    Aku skrg kerja di distributor outomotif sebagai customer care,… (PIC wilayah ttt di sumatra). skrg dpt total gaji setahun (dengan bonus insentif dll)sekitar 45 juta – 47 juta. kalo dirata-2 sekitar 3,95 juta sebulan, dengan masa kerja 2 tahun (jalan),.. apakah itu sudah standar? mohon share nya. trus rencananya aku pgn memilih kota besar (jkt,sby,yk semarang dll utk karir kedepanku) kira2 dng pengalaman sekitar 2 tahun di PIC customer care,.. aku bisa nego gaji berapa ya mas?? thx b4.

    eeng

    April 22, 2007 at 4:22 am

  23. Gaji yang ideal buat fresh graduate sekarang ini adalah 1,5 – 2 juta. Itu pun sudah sangat mepet sekali dengan pola hidup diJakarta yang serba mahal, apalagi bila kita masih hidup sendiri, ditambah ongkos kendaraan yang juga mahal.

    Rata – rata fresh graduate lulusan angkatan 2000 keatas sebagian besar teman saya digaji mulai angka 2 juta keatas namun itu kembali lagi dari company (bukan besar / kecilnya perusahaan). namun sebagian juga masih digaji diangka 2 juta kebawah.

    Sebagai perbandingan saja teman saya. Yang seumuran saya, 21 tahun dr SGU University Indonesia, sedang magang di Swiss dengan gaji perbulan sekitar 3.000 franc (24 juta), dengan living cost sekitar 800 franc. itu pun hanya menjadi support sales dan magang.

    lain halnya dengan teman saya lulusan s1 dari salah satu university top di sydney, bekerja di sebuah bank multinasional di gaji diangka 4,5 juta.

    Saya sendiri baru lulus Januari kemarin dari sebuah universitas di daerah kebon jeruk dan bekerja di sebuah perusahaan IT, dengan gaji standar dibawah 2 juta.

    Dari 3 cerita diatas dapat digambarkan bahwa untuk gaji fresh graduate tuh, sebenarnya bisa saja langsung menembus angka diluar standar. namun itu kembali ke rejekinya masing – masing dan pribadi nya masing – masing tidak ada yang bisa dijadikan patokan.

    Namun buat teman – teman semua, apalagi yang fresh graduate. Menurut saran saya, berapa pun gaji yang diterima dan pekerjaan yang diterima untuk masa – masa awal sebaiknya diterima aja. Yang penting kita ada pegangan dulu, sebelum melangkah ke perusahaan yang kita idamkan. dan semua itu harus kita mulai dari bawah, kecuali kalo kita kawinin anak Dirut salah satu perusahaan hehehehe (kidding).

    So, standarnya sih 1,5 – 2 juta. cuman jangan pernah berkecil hati dan gengsi. semua orang itu ada rejekinya masing – masing. dan bersyukurlah dengan apa yang kita dapat sekarang.

    Intinya, jangan pernah gengsi dengan gaji yang kita terima dan jenis pekerjaanya (yang halal saja yah maksudnya). Karena semua itu sudah ada yang ngatur dan ada waktunya.

    selamat berjuang teman – teman.
    - Regards : Johanes Baptista Budi Bakti -

    Johanes Baptista

    April 24, 2007 at 11:44 am

    • pesen aza buat temen2 yg fresh graduate.. walaupun belum ada pengalaman jgn sembarang nerima pekerjaan.. apalagi banyak perusahaan palsu.yg asli dan keliatannya eksekutif jg ada kyk trans tv.. kerjanya keliatan bergaya sprti artis padahal gajinya kecil trus kerja rodi temen gw banyak yg kabur tuh dari trans..

      rio ferdi

      Maret 18, 2010 at 12:35 pm

  24. Halah , baru mao cari2 S2 buat menambah value diri ketemu ginian…. bagus jg buat nambah wawasan hehehe…

    Tapi klo S2nya sambil kerja gimana yah? sayah pas lulus lgsg kerja di satu perusahan retail (belum benar2 lulus sih, wisuda ajah belum hehehe) . Sudah mikir mao ambil S2 sambil kerja biar cepet gitu naeknya

    Abis itu baru mikir entepreneur karena kayaknya klo dagang / usaha baru bisa ngebut tuh karir, saya jg lulusan kampus di daerah kayak Bapak Johanes bidang IT hehe

    menurut sayah klo dikerjaan pengalaman, tuh penting , apalah arti izasah klo pendidikan di indo yg serba instant, makanya banyak s1 yg ga bisa kerja di lapangan, karena menurut sayah disini kebanyakan teknik cekokan bukan step by step, itu seh teori saya aja sih, tapi apa mao dikata harus ikut arus …

    Jnr

    Juni 17, 2007 at 2:25 pm

  25. tiap orang udah ada jalan rezekinya masing2, ada yang lancar, ada yang terjal, ada pula yang miskin di dunia seumur hidupnya. Ingat, dunia tidak kekal.
    julianoriverius, jaga ya mulutmu, bisanya cuap2 doang, lu anak koruptor ya? sampe tau byk org makan gaji buta, ya elU,…!!!

    goga

    Juli 7, 2007 at 6:27 am

  26. JOHANES BAPTISTA, salut bwt lu

    goga

    Juli 7, 2007 at 6:30 am

  27. eeng, just have afaith that u deserve for that

    goga

    Juli 7, 2007 at 6:31 am

  28. julianoriverius, kampus lu ga bonafit ya? kalo di kampus gw (ITB), angktn 96 dah di drop out kalo blum lulus. lo emg blagu

    goga

    Juli 7, 2007 at 6:33 am

    • wah2 sabar toh mas koq jadi berantem gt, klo pendapat gw juliaoriverius ada benernya jg.. 20 orang terkaya diindonesia semuanya dimulai dari 0,dan rata2 bukan kuliah di perguruan ternama.mereka modal kerja keras.. jd kita berpikir positiv thingking lah.

      rio ferdi

      Maret 18, 2010 at 1:07 pm

      • iya tuh, jangan berantem dong, utamakan positive thinking…!

        jabon

        Agustus 14, 2010 at 8:10 am

  29. chatoer, banking bukan karier yang tepat utk ST. ST itu bisa segala bidang, dan dulunya waktu sma anak2 IPA, yang pinter2, makanya bank suka ngerekrut anak ST, karena pinter, daripada oramg IPS yang 99% nya kecebur di dunia IPS gara2 ga bisa masuk IPA.

    goga

    Juli 7, 2007 at 6:36 am

    • percuma pinter tp ga punya skill dan kemampuan sosialisasi, klo pinter tp ga bisa gaul mah jadi kacung di perusahaan manapun..

      rio ferdi

      Maret 18, 2010 at 1:10 pm

  30. Jnr, kalo mau S2, gw saranin di univ yg bagus. kalo lu masuk univ ece’2 macem mustop, paramad, taruma, atma…dll. mending ga usah. alangkah baik UI, ITB, UGM, atau di abroad (yg berkualitas)

    goga

    Juli 7, 2007 at 6:38 am

    • dari comment2 yg diatas kayaknya nih orang bangga lulusan ITB, emang sekarang kerja, jabatan ama perusahaannya apa toh mas?? percuma loe kuliah di ITB tp commentnya mengkritik org laen.. jgn2 loe stress yah kuliah di ITB tp belum kerja alias nganggur!?

      rio ferdi

      Maret 18, 2010 at 1:14 pm

  31. Mas anjar gimana kalo gajinya orang orang NGO, dibahas dong… ada kenalan cuman S1 experienced 9th ditawarin (bukan nglamar) kontrak 5bl montly dikasih 25jt rencananya sih sistemnya mo fifty-fifty dengan tempat dia kerja 12.5jt buat dia separuhnya buat tempat dia kerja (nanti abis kontrak balik lagi ke kantor lama) …..sedangkan di tempat dia kerja ada S3-UK, dosen Uni terkenal Non experienced tapi ndak kepilih……

    andi

    Juli 28, 2007 at 5:10 am

  32. [...] Mas Anjar gimana kalo gajinya orang orang NGO, dibahas dong, ada kenalan cuman S1 experienced 9th ditawarin (bukan nglamar) kontrak 5bl montly dikasih 25jt rencananya sih sistemnya mo fifty-fifty dengan tempat dia kerja 12.5jt buat dia separuhnya buat tempat dia kerja (nanti abis kontrak balik lagi ke kantor lama). Sedangkan di tempat dia kerja ada S3-UK, dosen Uni terkenal Non experienced tapi ndak kepilih Mas Jono di thread gaji fresh graduate [...]

  33. Wah.. susah cari kerjaan sekarang banyak saingan..

    Ali

    Juli 30, 2007 at 8:58 am

  34. Aq punya teman (teman sepermainan, ra dink!). Dia kaka angkatan gitu lulusan UNPAR tahun 97an. Terus katanya gara2 koneksi bisa dapet kerja dari EU untuk Aceh Monitoring Program. Denger2 sich gajinya (baru fresh grad) 20juta/bulan tapi cuman selama beberapa bulan sampe project itu selesai. Terus katanya lagi ni kalo kerja ama MNC (Multinational Corporation) kaya BP, Freeport gitu, Fresh grads dapet gaji minimal 5-7 jt (denger2). Tapi kalo dilihat dari kaliber2 perusahaan gitu, masuknya aja uda susa banget pasti! Hehehe…

    O ya argumen yang mengatakan bahwa S2 sebaiknya masuk research itu ada benarnya ada salahnya. Karena S2 sebenarnya bisa kok enhance our portfolio. Kalau mau kerja di UN (PBB) minimum requirementnya S2 dan kalau mau transfer ke UN Headquarter di NYC S2 itu standar loh…

    Hube

    Oktober 9, 2007 at 8:33 am

  35. mas, saya FG dan baru ktrima di perkebunan dgn gaji 2,6…untuk masa training di jakarta, itu termasuk besar ato kecil utk ukuran perkebunan sawit…trus klo nanti ditempatkan di luar jawa, apa gaji menyesuaikan juga (meskipun masih training)?
    biasanya stlh permanen, gaji sekitar brp ya mas utk FG?
    terima kasih banget..

    bino

    Oktober 24, 2007 at 7:28 pm

    • besar bro , di riau s1 1,3 jt

      aing

      Agustus 9, 2010 at 5:37 pm

  36. assalamualikum wr wb
    wah info yang bagus nih….kebetulan saya mau ngelanjutin S2 di mba itb, saya baru lulus S1 bulan september 2007 ini.
    kalo saya sih strateginya tetep ngelanjutin S2…mumpung ortu msh kuat ngebiayain… tp disamping kuliah S2, sambil ngasah skill misalnya skill bahasa mandarin.
    kalo ngeliat cerita tmn2 kayanya utk freshgraduate S2 gajinya cuma beda dikit sama S1.
    jd nanti pas lulus S2 gw jualannya bukan gelar S2nya, tapi dari skill mandarin yg gw punya.
    di tempat gw di karawang, kl bisa bhs mandarin penghasilan lo bisa 500 rb sehari. bayangin kalo 22 hari kerja berapa tuh gaji lo?
    ato kalo lo bisa translate teks bisnis mandarin 1 lembarnya Rp 80 rb. lumayan khan.
    Mas anjar minta komentarnya donk, gimana dng strategi saya ini. ato temen-temen yg laen mungkin.
    thanks

    subhan

    November 12, 2007 at 8:49 am

  37. To :goga,
    gw juga anak itb, lebih tepatnya alumni ITB, tapi nggak pernah bilang kalo kampus lain ece2, jd plis ya, jaga dong tulisan2nya, jgn diskreditkan kampus lain. Gw jd ragu2, apa bener lu anak ITB? jurusan apa? angkatan berapa? NIM Lu berapa? Kayaknya dulu di ITB gw diajarin sopan santun dalam menyampaikan pendapat, terutama di depan publik. Tapi kayaknya lu engga ya??

    mama-jesse

    November 12, 2007 at 4:49 pm

    • setuju bgt!! si goga ini kayaknya stress berat kuliah diITB tp begitu lulus nganggur..

      rio ferdi

      Maret 18, 2010 at 1:18 pm

      • mungkin maksudnya ITB yang dimaksud goga adalah Institute Tambal Ban :-)

        samijo

        Maret 24, 2010 at 2:27 am

  38. Nanggepin artikel Hube: Penerimaan pegawai PBB ada dua macam Local staff (G staff, gaji dengan mata uang lokal) & Profesional Staff (P staff, Gaji USD ikut kantor pusat New York ditambah dengan penyesuaian mrt negara penempatan)
    *)Buat G level syarat biasanya cuma lulus SMA plus ketrampilan yg dibutuhkan. Local staff diutamakan dari warga negara ditempat kantor PBB tsb berada. tapi pd kenyataannya banyak juga penduduk asing dan para Master degree holder yang daftar, tapi PBB tdk mensponsori visa mereka. Dieropa G staff (start from G3 -G7) dapat gaji awal yg lumayan +- 30.000 Euro p.a. taxfree.
    *) buat P level ( start from P1) dibuka buat seluruh warga negara anggota PBB. Ijasah yang dibutuhkan mulai dari S1 untuk level P3 keatas kalo ga salah harus master minimal dengan beberapa tahun pengalaman. gaji ikut standar kantor pusat New York dengan penyesuaian sesuai penempatan negaranya.

    Skretariat PBB biasanya tiap 4 tahun sekali buka tes recruitmen buat calon pegawai sekretariat (ada 7 sekretariat kalo ga salah di Vienna, Geneva, Beirut, New York, Bangkok, Rio de Janeiro, Kenya) di setiap negara anggotanya(NCE program) kalo lulus tes ini dilanjutkan tes wawancara di New York dan kalo lulus masuk Roster (daftar calon pegawai) tinggal nunggu panggilan dari skretariat PBB yang membutuhkan tenaga kita. sambil nunggu panggilan kita boleh kerja ditempat lain. biasanya yg masuk adalah fresh graduate. kalo bisa masuk lewat program ini enak karena jadi pegawai tetap, gaji lumayan gede (gambaran temen saya umur 30 th, masuk lewat jalur ini skr level P3, penempatan Eropa salary single status Euro +-84.000 p.a taxfree paling dipotong buat pensiun dan asuransi tapi dapat fasilitas sampai anak kelima dapat tunjangan sekolah 75% dari total biaya sekolah sampai S1. buka aja situs unjobs.org

    Wirobumi

    November 12, 2007 at 7:37 pm

  39. to:goga…
    wah ga tahan nanggepin…comment lu…bener kata ‘mama-jesse’ kenya seorang anak itb ga seVULGAR itu menyampaikan pendapat, kritik lu asal2an ga berdasar dan kurang elegan….
    gw sendiri bukan anak itb,tapi gw tau lah gimana kualitas orang ber-almamater itb…(beberapa keluarga gw lulusan itb,gw juga beberapa kali kerja bareng di kepanitiaan bareng anak2 itb)
    goga says:
    ‘julianoriverius, jaga ya mulutmu, bisanya cuap2 doang, lu anak koruptor ya? sampe tau byk org makan gaji buta, ya elU,…!!!
    komentar macam apa itu? anak2 itb jadi2an mungkin…ato itb ‘kelas jauh’ (univ yg ngaku2 dibawah bimbingan itb)

    andrisihebat

    November 12, 2007 at 8:26 pm

  40. Goga itu idiot…

    komandan

    November 13, 2007 at 4:52 am

  41. kalo saya tergantung apa yang saya kerjakan baru cerita gaji. =D>

    prabudiansori

    November 14, 2007 at 1:38 pm

  42. wah gaji 1.5 /bulan buat fresh graduate SI kayanya kecil apalagi segitu udah bersih. saya fresh graduate kerja di salah satu anak perusahaan garuda indonesia. tapi walopun bawa2 nama garuda indonesia gaji saya tidak sesuai standar garuda indonesia. mendingan jangan mikirin gajinya dulu lebih baik pengalaman yang dicari trus kalo cari kerjaan cari perusahaan yang ngasih tunjangannya banyak walopun gaji pokoknya kecil tapi ditotal dengan banyaknya tunjangan kan bisa jadi banyak.

    Muzaki

    November 20, 2007 at 3:54 am

  43. buat fresh graduate dgn pengalaman 0, 1.5-2 jt ambil aja dulu, selagi pekerjaannya msh nyerempet2 dgn bidang yg ditekuni selama kuliah, ambil ajah, yg penting ada kesempatan utk mengembangkan diri dan kemampuan, serta pengalaman. jgn selalu melihat keatas dan silau dgn gaji2 teman2 lain yg lbh beruntung yg gede2… tiap org ada tali merah yg harus diikuti, jd jalanin aja dulu :)

    @goga
    saran gw sbg sesama almamater, lu balik lg deh ke itb, kuliat lg yg benar…

    millrasyad

    November 20, 2007 at 4:34 am

  44. Nah sekarang coba ya, Untuk Fresh Graduate S2 Min gaji Berapa..?

    Ir_WIN

    November 29, 2007 at 10:39 am

  45. mas anjar, rumus pertambahan 10% itu terhadap THP kita yg non lembur atau yg uda termasuk lembur?
    misal: THP standar: 2,5jt, THP (include lembur) = 3,5jt
    nego gajinya gimana? 10% x 2,5 atau 10 % x 3,5 ??
    mohon jawabannya…

    denny

    Desember 10, 2007 at 10:36 am

  46. Sekedar berbagai pengalaman, ketika saya baru lulus kuliah akhir 2005, yang menjadi fokus saya saat itu yang penting mendapat pengalaman kerja terlebih dahulu (apapun itu). Saya cukup beruntung, karena pekerjaan pertama yang saya lakoni itu memang saya sukai dan masih berhubungan dengan latar belakang pendidikan saya (Teknik Industri), standard gaji awalnya pun sebenarnya menurut saya masih cukup wajar, satu bulannya saya terima bersih sekitar 2 jt / bulan, sehingga saat itu saya mulai memiliki bayangan di bidang apa saya akan berkarir (supply chain management).
    Beberapa teman lulusan satu angkatan saya banyak yang cukup jeli sehingga mereka mengarahkan pencarian kerjanya pada bidang-bidang yang memang menjadi “primadona” fresh graduate saat itu, seperti oil and gas, telco atau consumer goods terkemuka. Beberapa ada yang cukup beruntung mendapatkan pekerjaan pada industri tersebut dengan gaji awal antara 3-4 jt. Namun sayangnya sebagian besar belum beruntung mengingat persaingan memasuki perusahaan-perusahaan pada industri tersebut yang tentunya cukup sukar. Sebagian besar kawan saya yang belum berhasil menembus oil and gas serta telco ini pada akhirnya memang mendapatkan pekerjaan, walaupun kurang sesuai dengan hasratnya. Akhirnya, dalam 2 tahun mereka dapat berpindah-pindah kerja hingga 3 kali, pada posisi kerja dan industri kerja yang berbeda (tidak berhubungan) dengan tetap mencoba-coba melamar disertai harapan diterima pada oil and gas, telco atau industri terkemuka tadi. Yang ingin saya tekankan disini adalah
    1. Sebagian besar fresh graduate banyak yang memiliki ambisi menggebu-gebu mencari gaji yang tinggi, namun mereka sedikit lupa pada perencanaan karir serta minat yang mereka sebenarnya inginkan sesuai dengan bakat mereka. Pada akhirnya walaupun nantinya mereka telah bekerja hampir 2 tahun, namun pengalaman kerja tersebut akan menjadi tidak berarti dikarenakan pengalamannya itu dianggap kurang siginifikan oleh dunia kerja.
    2. Gaji masih dapat berbanding lurus dengan kinerja dan pengalaman, yang paling penting adalah kita mencintai apa yang kita kerjakan. Apabila pada titik tertentu kita merasa kurang dihargai oleh perusahaan kita saat ini, suatu saat akan ada perusahaan lain yang akan melihat.

    spartacus0610

    Januari 1, 2008 at 7:58 am

  47. Numpang comment ahh..
    Buat FG menurut saya hal pertama yg dicari adalah pengalaman. Nah dari pengalaman itu kita jadi bisa menjual kemampuan kita pada saat mencari kerja di tempat baru nantinya. Kalo pengalaman saya pribadi sih:
    6 bulan pertama setelah lulus –> Magang di NGO Hukum, Gaji cuma 500rb/bln.
    Langsung lompat ke Firma hukum Gaji 2,5jt/bln Di sini byk bonusnya.. Tapi beban kerja berat bgt. Di sini cuma 1 tahun doank trus pindah ke:
    Perusahaan PMA, jadi Legal Officer, gaji pokok lumayan: 4jt/bln. Beban kerja santaii abisss.. (dibandingin di Firma ya). Ga tau deh ini sampe kapan, soalnya baru 3 bulan di sini.

    Jadi total pengalaman saya hingga saat ini: Gaji 4jt/bln.

    Saya setuju bgt sm saran utk FG sebaiknya memulai kerja di Core Ilmunya. Krn itu mengasah kemampuan yg akhirnya kita bisa jual nantinya.

    Just my 2 cents.
    Regards.

    Kanadianto

    Januari 19, 2008 at 7:04 am

  48. gw mo nanya donk? bego ga gw klo gw resign dari salah satu KAP big four dgn gaji 2.5 juta. gw baru junior sih. gw lebih tertarik jadi business analyst. gw br lulus taon 2007 dgn ipk 3.16. ga betah gw kerja yg ga pasti jamnya.

    gw juga lgi nyari scolarship(yg full yak), bisa ga minta tolong kasih tau gw situs yg biasanya nyediain scolarship.
    hahaha, maunya banyak ya gw?

    thanks

    regards, dims

    dims

    Februari 5, 2008 at 4:00 am

  49. saya s1 fresh graduate IT. 1 bulan lulus langsung dapet kerja. di sebuah perusahaan retail healthcare yang banyak di mal2. bagian IT juga. buat2 program aplikasi maintenance program n ngurusin databasenya juga. Gaji pokok saya 1,2 juta + transport 225rb + insentif, dll (sesuai kerjaan). makan setiap hari sudah disediakan kantor. menurut mas gimana? apa itu standart atau terlalu murah?? thx ya mas..

    siska

    April 30, 2008 at 4:26 pm

  50. halo bino…
    saya kerja di perkebunan juga,
    jgn terkecoh dgn gaji 2,6jt tp masih training.
    nanti klo udah penempatan di luar jawa(kalimantan)
    biaya hdup pasti lebih tinggi drpd dijawa.
    pershaan prkebunan yang salarynya menjanjikan menurut saya PT.SMART,SAMPOERNA AGRO dan PTPN3
    sayang saya ga bisa kesitu.
    yakinkan betul klo mau terjun ke perkebunan,ada istilahnya
    KOLUSI HATI nantinya dalam dirimu.

    HAP

    Mei 1, 2008 at 4:04 am

    • siapa bilang pt. smart bagus……? gw diterima di smart penempatan kalimantan.gaji hanya 3,7 juta…..

      HU

      Juni 30, 2010 at 9:47 am

  51. TO GOGA (Gw Orang Gatahu Aturan)…

    wez..ternyata ada oknum yg mengatas namakan ITB yg blagunya minta ampyun..
    gw jd malu ada org bdg yg ky gini..
    kt sapa univ.lain selain yg yg u sebutin itu ece2??

    buat apa lulusan ITB, tapi ga bermoral??

    sadarlah bung!!!

    yg lain jgn terpengaruh comment goga..
    tetap semangat berkuliah ditempat kalian masing2..hehe
    klw kalian berprestasi,mw kuliah dimana pun,pasti dilirik sm perusahaan2 bonafid..

    udah ada contohnya kok..ehem!!

    hahahaha

    ^_^

    salam sejahtera bwt kita semua..

    abimanyu-Unjani’04

    abimanyu

    Juni 20, 2008 at 7:46 am

  52. hmm…..freshgad,
    susah nego gaji krn ngikut standard perusahaan alias dah ditentukan dari sononya, pas interview langsung disodori fasilitas yg diterima, kalo setuju terus interview kalo gak setuju ya pulang…itu pengalaman gw dulu. Setelah setuju dg gajinya dan interview itu pun belum tentu lulus…hikss susahnya nyari kerja waktu baru lulus dulu.
    Sekarang dah lebih 11 tahun kerja…..beberapa kali pindah, dan gaji juga udah bisa nego krn dah punya modal pengalaman yg cukup. Tapi itupun masih terasa kurang sehingga masih terus mencari kerja…entah sampai kapan.

    fajar

    Juni 20, 2008 at 8:26 am

  53. tul, bang fajar….
    emang musti sabar dulu waktu jadi fresh grad…
    ane aje musti jadi tukang gambar dulu, nyang kata orang itu kerjaan buat lulusan STM…
    alhamdulillah, sekarang udah bisa nego (walau baru berhasil sekali… hehehe).
    kalo ente doyan pindah, berarti udah sangat profesional sekali. udah banyak cerite buat yang umur nya lebih muda dari ente…. salut dah.
    masalah ITB, ane juga heiran dgn kelakuan beberapa alumnusnya…. kemakan juga ente-2 pade ama omongan para Lord nya….. nyang hebat di jaman mereka doang… sekarang PTN udah ga disubsidi negare, pada cari uang pemasukan sendiri (masak masuk ITB & PTN tername lainnye nyang ga pake jalur ujian nasional hrs siap 45-an jt, uang apa daon tuch? terpaksa jual sawah engkong gw tuch)… tanya aja ame toko sebelah kalo kagak percaye.

    ane mah cuma lulusan perguruan tinggi seberang kali, nyang muridnya banyak yang doyan dugem ketimbang belajar (makanye ane jadi gendeng nich). tadinya ga pede juga mo kerja kayak alumnus ITB (biar keliatan pinter tapi aslinya gendeng hehehe). tapi Allah berkehendak lain, ane harus punya anak buah nyang lulusan ITB. jadinya ane kagak bisa niru mereka dech. bahkan mereka banyak nyang sadar kalo mereka kemakan omongan Lord mereka….. (alhamdulillah kalo udah pada sadar.)

    Ustadz Gendeng

    Juni 20, 2008 at 10:17 am

  54. Gimana dengan mindset ini :

    “Bukan apa yang perusahaan bisa berikan ke kita, tetapi apa yang kita bisa berikan ke perusahaan”

    kudahitam

    Juni 20, 2008 at 1:07 pm

    • tai lu , melintir kata -kata orang , dari negara ke perusahaan .

      aing

      Agustus 9, 2010 at 5:44 pm

  55. gw gak ngelamar kerjaan, karena menurut gw,bekerja di tempat orang pasti bakal kalah posisinya. Kita bisa dipecat mendadak tanpa ada perlawanan. Makanye gw skg bikin usaha sendiri. Ditinggal tidur dah keluar uangnye, hehehehe…

    dadang

    Juni 21, 2008 at 2:09 pm

  56. bener yg dikatakan mas dadang. Klo kita jadi pegawe maka kita memperoleh penghasilan pas kita aktif bekerja. Nah klo kita dah tua, anak2 kita harus nyari kerja juga. Emang enak masuk dunia wirausaha, anak2 kita gak perlu pusing2 nyari kerjaan walaupun kita udah mati.

    sudjarwo

    Juni 21, 2008 at 2:16 pm

  57. Wah ada yang sombong lagi nech…. kayak di thread lain…..
    Memangnya kalo sudah jadi wirausahawan tukang tidur gak perlu pegawai ? Berterimakasihlah pada karyawan/pegawai yang mau membantu anda dalam menjalankan usaha anda ketika anda lagi tidur.
    Kecuali anda adalah wirausahawan yang bekerja tunggal, seperti : tukang mie ayam, tukang bakso, warung kelontong, tukang cukur. Kalo yang itu ikut2an seperti anda, yg bermimpi terus uang mengalir ketika anda tidur, bisa2 mereka ga makan seharian.
    Jangan sombong lah kawan…..

    Ustadz Gendeng

    Juni 22, 2008 at 10:50 pm

  58. kerja lah sesuai minat elo2 pade. insyaAlloh kerjanya tenang, gak melulu mikirin gaji. duit bukan segalanya (tp segalanya butuh duit yak?hehe..). pokoknya harus ada balance antara gaji dgn minat. banyak temen gw yg cuma ngincer gaji doang trus masuk ke unilever yg gajinya gede buat ukuran frshgrad tp akhirnya cabut. alasanya ‘gak cocok’ dgn kerjaan. ada yg masuk bank asing digaji gede, cuma modal excel+YM-an mulu, puas ngeliatin paha cewe tiap hari..tp akhirnya cabut jg. alasanya jenuh dan pgn kerja di engineering.

    makanya itu tadi, liat jg minatnya dimana. susah emang mau nentuin mau ”berlabuh” dimana. biasanya makan waktu 2-3 taun. makanya dlm waktu sgitu para freshgrad bnyak yg pindah2..dari AStra ke telco trus ke freeport…eh balik lagi ke Telco..dst…

    met berjuang frshgrad…intinya jgn tinggal solat & berdoa minta diberikan yg terbaik hehehe..:)

    mantanfreshgrad

    Juni 23, 2008 at 5:38 am

  59. Ucapan goga ada benarnya (sedikit), tapi cara penyampaiannya mungkin keliru. Zaman sekarang, pendidikan itu sangat mahal, sehingga kita harus memperhitungkan benar , apakah ilmu yang akan kita terima sudah sebanding dengan biaya yang akan kita keluarkan. Akan tetapi, kuliah di kampus yang gak ecek2 (seturut ucapan goga: itb, ugm, etc) pun belum tentu menjamin keberhasilan seseorang ke depan. Lagipula, seperti tulisan di sebuah buku: Sekolah saja tidak cukup(!), kita bisa belajar dari mana saja.

    Banyak orang yang kuliah di kampus yang tidak begitu mentereng akan tetapi sukses di kemudian hari. Karena – saya rasa yang lain juga setuju – kunci sukses itu ada pada diri kita sendiri. Oleh karena itu, pintar-pintarlah mengejar ilmu.

    Saya hanyalah 1 dari sekian banyak orang yang cukup beruntung, fresh graduate (sebenarnya tidak terlalu fresh juga, karena kuliah sudah sampai 10 tahun! :P Terlalu lama gaming daripada kuliah). Beruntung pengalaman troubleshooting jaringan saat gaming – plus pengalaman sebagai operator warnet, meski cuma 6 bulan – bisa memberi gaji awal 2,5m.

    Saya lihat banyak teman yang terus lamar sana-lamar sini hanya karena gaji di tempat lain lebih tinggi, padahal bidang kerja sangat berbeda dengan pendidikan di bangku kuliah (mungkin juga berbeda dengan minat). Mereka lupa, semakin banyak frekuensi kepindahan, semakin sedikit pula ilmu yang matang dipelajari. Akhirnya setelah beberapa tahun bekerja, mereka tetap saja mirip fresh-graduate. Jadi, jangan terlalu silau oleh gaji yang tinggi di tempat lain. Siapa tahu ada ilmu yang lebih berharga nilainya di tempat kita sekarang. ;)

    markisa

    Juni 23, 2008 at 2:22 pm

  60. Astaga, mohon buat semua nya ya. terutama yang bukan dari ITB, yang tadi menghina universitas lain itu kayanya bukan dari ITB. yang jelas biasanya di kampus kami di ajarkan kalau bicara yang sopan.

    Alman

    Juni 24, 2008 at 8:17 am

  61. artikelnya jadi ada masukan nih bwt gw nanti nego gaji,,,

    oiya, gw pny cerita ni,, gw punya temen, dya cuma lulusan SMA dan sekarang dya udah kerja jd PEGAWAI NEGRI ( di pemadam kebakaran, tp staffnya y ) nah, gajinya 1 bln cuma 1,5jt, tapi tnyata ada tunjangan2 lainnya. Di total2, gajinya bisa sampe 5/6 juta… emang si, awal masuknya dsuruh bayar 20an juta gtu… sekarang udah balik modal, malah udah bisa beli MOBIL sendiri (keluaran terbaru lagi ) padahal cuma PEGAWAI NEGRI yang katanya gajinya kecil, tapi menurut gw, gaji segitu lebih dari CUKUP lah,,, iya kan??????

    jadi,,,PEGAWAI NEGRI gajinya tuh gak kecil tau……
    hehehehe…..

    sasa

    Juni 24, 2008 at 11:29 am

  62. bukannya kerja itu yang diitung karyanya ???
    standar terus yang dipakek….

    kalau saya gampang kok selaku profersional pilihannya apa aja ?
    nganggur ato kerja ?
    kerja A atau kerja B
    apakah pilihannya uang, karya, prestasi, penghargaan. Itu balik ke personnya lagi2. Tapi baca postingannya serasa lebih banyak orang ngemis uangnya daripada kerja karena karyanya….
    piss….

    soal ijazah ??? walah… bikin di tukang loak aja bisa…
    gw bikinin pakek printer epson gw juga bisa…
    isi kepala sampeyan2 yang penting serta pengakuan profersional yang penting. That’s what it is count!!

    adith

    Juni 24, 2008 at 2:42 pm

  63. mbak sasa,

    keren jg tuh gaji PNS. bagus lah. asal kerjanya jgn cuma baca koran sambil tidur siang aja di kantor (?). kasian kami2 ini yg swasta tiap bulan dipajakin buat ”nggaji” PNS.

    pegawai_swasta

    Juni 25, 2008 at 12:33 am

  64. Nah baru tau khan PNS itu ber-penghasilan besar. Itu aja yang jujur, gimana yang ga jujur ??? Gaji memang kecil, tapi hasil akhir mencengangkan. Penampilan tetep sederhana, tapi “yang gak keliatan” ada di mana-mana, bahkan sampai bisa beli rumah/apartemen di luar negeri….
    Makanya gaji PNS ga usah dinaikkan terus. Nanti penghasilan nya cuma bikin iri para pedagang. Akhirnya pedagang jadi penimbun. Berikutnya para buruh lah yang kena getah nya…..

    Ustadz Gendeng

    Juni 25, 2008 at 4:03 am

  65. goga Berkata:
    Juli 7, 2007 pukul 6:38 am

    Jnr, kalo mau S2, gw saranin di univ yg bagus. kalo lu masuk univ ece’2 macem mustop, paramad, taruma, atma…dll. mending ga usah. alangkah baik UI, ITB, UGM, atau di abroad (yg berkualitas)

    ==========

    waduh…..tergantung personnya lah mo serius ato kagak. Di kantor gw S1 lulusan UI & S2 lulusan Aussie banyak yg kerjanya cuma filing-2 dokumen doang, dorong-2 troley & angkat-2 KARDUS Crown Box………:P

    arie

    Juni 25, 2008 at 6:02 am

  66. setuju dgn pak uztadz gendeng. jujur gw kasian sama PNS yg kelas teri di pemda2. tp klo ngeliat ”yg basah” asli ENEGGG gw. gw setuju gaji PNS gak usah naik terus deh, apalagi yg posisi basah. atau boleh naek tp klo ketauan ”nyatut” ya dipecat aja!! sampe 7 turunan di blacklist gak boleh masuk PNS!

    bukan cuma pedagang yg iri pak ustadz, swasta ky gw juga engGG ngeliatnya. tiap bulan gaji gw dipotongin buat ngeGaji mreka ”tidur siang & baca koran”! (gak semuanya sih, tp kebanyakan emang gitu)

    pegawai_swasta

    Juni 25, 2008 at 6:37 am

  67. Kalo saya lihat komen Goga tanggal 7 Juli 2007 sudah hampir setaun, sampe 24 Juni 2008 masih ada yang tanggapi… Gak tau deh Goga nya udah ke mana… Hari ini ada komentar dari Arie yang ngaku2 Goga… Iseng bener…

    Jojo

    Juni 25, 2008 at 12:42 pm

  68. Kalau manufacturing di surabaya
    S1 non engineer = 1.3 – 1.5 jt
    S1 engineer = 1.5 – 2.0 jt
    Pengalaman kurang dari 2 tahun biasanya ngak terlalu ngefek, mungkin beda di kisaran 100-200 ribua aja

    S1 fresh masuk di level 5 (staff)
    Senior staff di level 4
    Supervisor di level 3
    Manager di level 2
    GM ke atas di level 1
    Jenjang levelnya a-f per level

    3 bulan pertama biasanya : pengenalan perusahaan – kadang keliling ke unit-unit, sosialisasi sistem & prosedur dilanjut on the job training. Biasanya penerimaan fresh dilakukan juni – juli untuk penggantian yang pensiun / resign.

    Kemampuan bahasa ingris fresh kadang agak susah, bagi yang fresh ini mesti ditingkatkan…sekarang juga ada test DISC untuk pengelompokan karakter, untuk yang ke MT (yang di kader jadi manager) biasanya yang dicari yang high “D”…..ayo adik-adik yang fresh, semangat……lowongan bagus pasti dan selalu ada

    Caca

    Juni 26, 2008 at 1:07 am

  69. salam kenal mas..saya fresh gradueted WI ni tapi yang saya ketahui gaji standar untuk WI freshgradueted tu sekitar 3-4 jt an tp tetep di perusahaan masih ngasih gaji sekitar d bwh 3 jt jadi saya harus minta berapa?dan sekedar nanya gimana cara nya buat ngelama ke PT Chevron or British Petrolium? makasih ya mas

    Haris

    Juni 26, 2008 at 9:25 am

  70. Sekedar numpang sharing…..

    Kebetulan gw juga pernah cukup lama meng-handle recruitment process di perusahaan gw. Utk setiap vacancies yg dibuka, yg ngelamar jumlahnya rata2 seabrek-abrek , tapi yg lolos seleksi hanya sedikit, dan yg benar2 ketrima hanya bisa dihitung dgn jari.
    Dari berbagai FG tsb, gw lihat banyak kemiripan. Bukannya utk menjatuhkan, tapi ini sharing aja spy yg laen bisa menarik hikmahnye.

    Beberapa hal yg menarik :
    1. Terlalu sering pindah kerja
    Ini bisa mengindikasikan beberapa hal : orangnya kagak betah utk meniti karir di suatu tempat (pengennya naik scr instant), mungkin dia punya personality problem (mis: gak cocok dgn rekan/atasan, gak bisa adaptasi, kurang team-work, dll), kurang selektif memilih job (akibatnya yg dipilih salah melulu, jadi ujung2nya keluar lagi), gak fokus, gak loyal, dll.
    Jangan jadi kutu loncat , segala kesempatan langsung diembat aja. Apalagi jika bidangnya berbeda2. Ini akan sangat jelek di job-history, karena dpt dipastikan ilmu/experience nya dalam tiap bidang kerjaan tsb juga akan dangkal.

    2. Ekspektasi terlalu tinggi
    Bagai pungguk merindukan bulan. Sesuaikan harapan dgn kemampuan diri sendiri dan kemampuan perusahaan yg ingin dimasuki. Be realistic. Jika masih ijo , tdk bisa berharap terlalu banyak. Di sisi lain, kalo ngelamar ke company yg small atau medium , jangan minta yg ketinggian. Bisa langsung dicoret dari daftar ama recruiternya.
    Setiap perusahaan yg baik umumnya sudah punya range tersendiri utk setiap posisi dan level of experience. Jika kita belum punya nilai jual yg benar2 “exceptional” , sebaiknya
    bersikap lebih membumi dulu.

    3. Fokus pd skill & knowledge & performance
    Benar kata teman2 yg sebelumnya. Kalo baru lulus , sebaiknya cari pengalaman aja dulu yg relevan. Cari sebanyak2nya ilmu & pengetahuan praktis seputar core business yg digeluti. Pahami business processnya, regulasinya, best-practicess-nya. Kenali semua major stakeholders, vendors, customers, dll. Kalo udah expert , ntar baru bisa pasang harga. Usahakan selalu bisa men-deliver “the best results” dalam semua assignment yg diberikan. Jadilah karyawan unggulan , best employee. Kalo performance-nya yahud , responsibility akan meningkat dan gaji + tunjangan + fasilitas akan datang dgn sendirinya.
    Malah , suatu saat nanti berbagai head-hunter yg akan datang utk “meminang”.

    4. Planning & execution
    Segala sesuatu perlu planning & execution yg matang, jangan ngawur, asal sradak-sruduk aja.
    Pilih bidang yg akan digeluti , sebisa mungkin yg sesuai dgn ilmu yg didapat di sekolah , jadi belajarnya dulu gak sia2. Syukur2 jika bidang tsb juga sejalan dgn minat & hobby , malah bisa lebih enjoy lagi kerjanya.
    Habis itu , susun action plannya , apa aja yg harus dilakukan utk implementasinya. Pelajari sebanyak mungkin hal2 seputar bidang yg diincar, teknik ngelamar kerjaan, personal development, dll. Kalo lagi nganggur , sering2 ke toko buku, banyak yg bisa dibaca gratis mengenai hal2 tsb.
    Latih diri, perluas networking, lengkapi diri dgn berbagai value added skills/knowledges, dll.
    Seleksi bidang kerja dan perusahaan2 yg kira2 relevan, jangan asal kirim lamaran (bisa ngabisin waktu & duit aja). Bisa daftar ke Jobstreets, JobsDBs, atau Recruitment companies, ini sangat signifikan dalam memperluas exposures.

    5. Pastikan jualannya “berisi”
    Jago “menjual kemampuan diri” akan sangat membantu utk membuat recruiternya impressed. Namun sekarang teknik2 analisis yg dipake di recruitment juga sudah canggih (kayak DISC, FGD, Psychometrics, dll). Plus ada masa probation (3 or 6 bulan). Jadi kalaupun bisa masuk & dapat gaji/posisi yg lumayan, ujung2 nya tetap performance kita yg akan menentukan masa depan selanjutnya. Jika jualannya “kosong” alias kagak bisa kerja & performance-nya pas2-an , ujung2nya karirnya bakal stuck juga (masih untung kalo gak di-terminate).

    6. Doa
    Semuanya terjadi seijin Tuhan. Minta petunjuk dan hikmat, agar jalan yg kita tempuh gak keliru (maksudnye, spy gak ngabisin umur di kerjaan yg gak sesuai dgn potensi, minat, kemampuan, dan harapan). Jika sesuai dgn kehendakNya, gak ada yg gak mungkin. Habis itu : Be faithful, dan berusaha sebaik2nya.

    Oke itu aja dulu , gw udah ngantuk nih, mo istirahat dulu.
    Mudah2an sharing ini bermafaat bagi rekan2 FG.

    Cheers……

    Ex-FreshGrad

    Juni 26, 2008 at 2:51 pm

    • dari kata2nya keliatan lulusan psikologi banget experiencenya jg keliatan dari hr recruitment.. good motivation

      rio ferdi

      Maret 18, 2010 at 1:29 pm

  71. Mo nimbrung dikit..sebenernya dalam bekerja kita jangan terlalu fokus pada gaji kita, tetapi pada knowledge & skill yang kita miliki.
    Kalo skill kita mumpuni, percaya deh..bukan kita yang cari kerja di perusahaan2, tapi perusahaan yang cari kita..dan juga yang paling penting adalah attitude kita.
    Teruslah belajar dan perdalam ilmu & skill..jangan buang2 waktu hanya untuk membandingkan nilai gaji, karena rejeki sudah ada yang ngatur..dan juga jangan bersifat pasif, kalau ada kesempatan, cepat2 kita raih.

    Buat bung arie, saya stuju bahwa semua tergantung personnya..

    Teruslah Berjuang dan Berkarya..

    khoir

    Juni 27, 2008 at 2:57 am

  72. Lulusan Baru alias fresh graduate pasti masih muda. Mereka orang idealis yang baru saja merayakan sukacita kelulusan. Mereka terkadang masih hanyut dalam tawa gembira mahasiswa tanpa beban.
    Perlu disadari bahwa belajar adalah aktivitas sepanjang hidup manusia. Para lulusan akademi tentu sudah menyelesaikan tugas belajarnya. Tetapi belajar adalah berkelanjutan, maka pasti ada biaya belajar berkelanjutan. Ketika mamasuki dunia kerja dengan gaji kecil, harus disadari bahwa sebagian gaji telah dipangkas untuk biaya belajar bekerja. Ada yang menolak karena gaji kecil. Tetapi dengan itu dia menolak peluang untuk belajar. Dan dengan demikian dia membuang waktu untuk belajar.
    Terbaik adalah memilih pekerjaan sesuai dengan bidang setudi, betapapun kecil gajinya. Karena dengan demikian dia terus melanjutkan tugas belajarnya.
    Tidak semua orang bisa memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan bidang setudinya. Dan ini sebuah kenyataan bahwa sebahagian terbesar orang bekerja di luar bidang setudinya. Kelebihan seorang ditentukan oleh berapa besar nilai tambah diri yang diciptakan selama dia bekerja. Berdasarkan nilai tambahnya seorang dihargai lebih daripada yang biasa-biasa saja. Bekerjalah dengan sebaik-baiknya karena pasti ada yang dipelajari dan manfaat dipetik daripadanya. Kelak orang akan tanya apa keahlian atau pekerjaan anda, dan bukan apa sekolah anda.
    Selamat berjuang untuk para lulusan baru, yang masih fresh itu. Vivere est militare. Hidup itu berjuang.

    atakeo

    Juni 27, 2008 at 6:03 am

  73. wah info yg menarik
    makasih infonya mas anjar
    semoga selalu update

    Iklan Banjarmasin

    Juni 27, 2008 at 6:19 am

  74. wah,menarik jg membaca surat2 ini.Sy mau ikut jg ngasi komen, sy lulusan teknik industri USU stambuk 96, tahun 2002 selesai meja hijau dan awal tahun 2003 diwisuda. Sebelum wisuda (ada jeda 1 bulan) sy melamar sebagai marketing kartu kredit bank HSBC,tanpa gaji,yang ada hanya komisi..jualan door to door,gak papa banyak yang nyepelein. tapi saya cuek aja krn mau cari ‘pengalaman’ dulu (pengalaman ini membuat sy salut bener sama org2 yang kerjanya door to door sampe sekarang). Stelah diwisuda sy banyak melamar ke perusahaan,3 bulan kemudian akhirnya 2 perusahaan manggil dan sy dites (Panin bank sbg ODP dan PT.Trakindo Utama). Dua2nya lulus dan setelah pertimbangan cukup berat akhirnya saya milih Trakindo. Swkt sebelumnya wwc kerja di TU, sy ditanya mau gaji berapa, sy jwb 900.000..pikiran asal bisa kerja aja. tp pas sign kontrak sy malah ditawari 1.8 jt..dlm hati sy berseru “Puji Tuhan”. Setelah 2 tahun kerja gaji terakhir sy sekitar 2,5 jt. Sy ingin pindah ke perusahaan lain krn sy pikir pasaran alat2 berat ke depannya makin susah, sy mulai lempar lamaran lagi,akhirnya sy keterima di PTPN3,fuih tesnya lumayan lama,..ada 13 kali tes. sy sdh 2,5 thn di PTPN 3 dan saat ini total penghasilan sdh hmpr 8 jt,selain itu sy sgt bersyukur krn core ilmu sy bs diapliksikan disini selain itu jg memiliki 40 anak buah.Mnrt sy untuk mencari pekerjaan memang butuh perjuangan berat, akan ttp perjuangan ini dimulai dari swkt msh sekolah, mnrt sy ip tdk perlu tinggi2, sy ip 2,96.yg penting pola pikir nyambung,wawasan ok,tahan banting (yg ini plg penting) dan mampu berorganisasi. jd mnrt sy kl qt kul di univ. tdk ‘ece2′ kyk ITB,UI tp tdk pny kualitas seperti itu (hny ngandalin almamater n nama besar) mnrt sy akan bs diimbangi oleh anak daerah. jd buat adik2 yg kul di univ. yg..katakanlah tidak terkenal gitu..gak usah takut dech..pasti bs asal berusaha dan mempersiapkan diri dan terakhir…memang pasti semuanya berasal dari berkat Tuhan semata.Semoga tulisan ini dapat diterima kita semua.

    aldo

    Juni 27, 2008 at 10:52 am

  75. Jangan terlalu mikirin gaji awal deh, pikirin prospek ke depannya. Gue mau cerita dikit, gue lulusan Univ top di Indo. Disaat temen2 gue yang lain pada masuk perusahaan ternama, gue malah mengabdikan diri di kampus dengan gaji 1.2 juta rupiah. tdak terhitung hinaan2 dari orang tua, saudara2 maupun temen2 gue.

    Tapi malah dengan menjadi abdi kampus membuat gue punya pengalaman riset dan network di luar negeri, akhirnya gue dapet beasiswa full ke luar negeri. Sekarang gue hidup cukup senang dengan gaji yang lumayan di luar negeri. Yang jelas kalau ke Indo gue bisa gamparin tuh dengan segepok dolar ke muka temen2 yang dulu menghina gue..juga cewek2 matre yang nolak dan menghina gue..

    mantan janitor

    Juni 27, 2008 at 11:55 am

  76. slm kenal…. saya mo bljr SAP nih… tq tuk infox… :-)))

    ridha

    Juli 1, 2008 at 2:40 am

  77. to goga..
    gw kasitau banyak anak itb gagal di perusahaan gara2 soft skillnya kurang..
    otak bolelah diadu.. tapi ga selamanya itu segalanya.. harus balance.. ok

    hidup alumni itb..

    blognya keren juga nih..:)

    ntn

    Juli 2, 2008 at 1:24 pm

  78. utk fg or yg lg joples,…. depkeu buka penerimaan tuh utk tha 2008,…. monggo di cuba

    juned

    Juli 3, 2008 at 2:03 am

  79. teman dekat saya dalam 7 tahun terakhir ini bekerja untuk salah satu badan UN (PBB) di Indonesia. dia menerima gaji saat ini Rp20Juta per bulan (net income tanpa potongan). dia sudah memiliki masa kerja 18 tahun. pada tahun pertama (t1) bekerja di perusahaan swasta dengan gaji Rp750ribu, kemudian sampai tahun ke sebelas (t11) di perusahaan swasta, bergaji terakhir Rp4 juta. setelah 7 tahun berkarir di UN (t18) (dengan berpindah2 di beberapa posisi) gaji dia saat ini Rp20juta. Apakah menurut rekan2 sekalian, teman dekat ini sudah wajar atau masih dibawah rate rata2?? mengingat ijazah terakhir dia adalah S2 dengan umur sekarang 45 tahun. mohon pencerahan dari rekan2 sekalian.

    susianna

    Juli 4, 2008 at 11:09 am

  80. @Susianna, S2, 18 tahun pengalaman, international institution related with UN menurut saya gaji segitu dibawah rata2. Seharusnya sekitar 30an minimal.

    adhi

    Juli 4, 2008 at 12:32 pm

  81. wah…kalo dari bidang agama /jurusan sorga bagaimana mas..+ggk bakat jadi ustd?saya lulusan dari muhammadiyah jogja, kebanyakan dari jurusan dunia semua, IT Hukum, eko dll,

    budiman

    Juli 8, 2008 at 4:15 am

  82. oh ya satu lagi mas, saya hanya punya IP 2.75,dan lama nganggur sampai 4tahun..saya dah coaba melamar kesana kemari tapi nihil

    budiman

    Juli 8, 2008 at 4:35 am

  83. yo budiman:
    cr kerja di luar jawa dehhh….yg di camp or lapangan…kemungkinan gol lbh gede…tapi ya sengsara

    gogos

    Juli 8, 2008 at 10:21 am

  84. Oh, masalah gaji toh.. gara2 gaji saya jadi pindah ke Jakarta :D
    Kalo menurut saya, fresh-graduate perlu membekali diri dengan skill tambahan, karena ilmu yg didapat di kampus, belum tentu bisa langsung diaplikasikan di kerjaan. Itulah pentingnya pengalaman kerja (magang).
    Kecuali perusahaan yg membutuhkan orang yang bisa ‘diasah’ lagi, biasanya mereka mengambil top graduate dari top university (karena untuk masuk top university, seleksinya ketat banget).

    taufan

    Juli 9, 2008 at 7:24 am

  85. waw.. hot juga nih topiknya.. ikutan ah..

    kalo opini gw pribadi, kadang2 “kita” para fresh graduate terlalu mengunderestimate diri kita sendiri.. So, pas interview akhir dan dikasih tau gaji (yang menurut gw kecil, padahal perusahaan itu udah listed dan bisa dibilang well-known lah di indonesia – pengalaman pribadi -) kita terima2 aja karena takut nganggur. tapi pada akhirnya hal tersebut pasti berimbas pada kinerja kita di perusahaan tersebut karena merasa ga well-compensated.. sampe akhirnya baru kerja 2 bulan gw cabut..

    mungkin pada awalnya kita berusaha meyakinkan diri kita kalo gaji itu nomor sekian… yang penting pengalaman…
    tapi pada akhirnya pasti kita sadar, tujuan kita kerja ga cuma cari pengalaman.. untuk jalan ke kantor aja ongkosnya berapa? belom lagi kalo kita kerja di sekitar kuningan ato sudirman yang notabenenya makan aja mahal.. bisa2 yang ada kita nombok atau minta keorang tua lagi kan? padahal tujuan kita kerja kan buat nabung untuk masa depan. tapi gimana kita mau nabung kalo untuk transport+ makan aja kita nombok? sori kalo kedengeran kapitalis banget.. tapi ya.. bisa dibilang segala sesuatu butuh uang kan? so, kalo interview kita jangan pasang gaji kerendahan.. nyesel nanti.. toh expected salary kan negotiable. jadi pasang aja tinggi2.

    ya, cuma sekedar info… bagi temen2 anak FE fresh graduate sebaiknya ngelamar di KAP.. mau gaji gede kan?
    gw pindah ke PwC gaji starternya 3.5 jt. lumayan lah.. ga tau deh KAP laen. tapi yaa itu,, rada2 kerja rodi. namanya juga KAP.

    putra

    Juli 9, 2008 at 2:18 pm

    • Setuju mas putra ,, salam akuntan

      dimas

      Oktober 5, 2013 at 8:35 am

  86. Saya fresh graduate, agak lama sih dapet kerjanya (7 bulanan), tapi ngotot cari kerjaan yang sesuai bidang akademik saya, sambil bikin usaha sendiri. Akhirnya dapet qo… keterima di UNDP, dengan gaji jauh di atas lumayan, usaha pun jalan.

    Buat para wirausahawan baru, gak usah pada belagu deh, yang cari kerja tuh bukan berarti males… Mungkin aja dia tuh memang mencari aktualisasi diri atas kemampuan dia yang sebenernya. Klo emang bakat lu di dagang ya jalani aja, gak semua orang bakatnya kaya lu… Makanya ada guru, dosen, peneliti, politisi, polisi, de el el…..

    Rullan Rinaldi

    Juli 10, 2008 at 5:45 pm

  87. dpt 20jt dibilang kecil???? menurut gw relatif besar dan kecil yang penting bisa mensyukuri apa yg didapat, krn masih banyak org yg jangankan 20jt, untuk dapat 20rb harus mengemis dijalanan/bus kota/…………..
    Yang jelas saya gak tahu caranya supaya bisa masuk badan UN krn dah sering lihat lowongan dan sering kirim lamaran tapi sampai hari ini gak dipanggil panggil, kalo emang UN ya mbok dikabari kalo gak dipanggil….jadi ada kejelasan status lamaran saya.

    kentut busuk

    Juli 11, 2008 at 7:41 am

  88. Hmm, oke juga nih pembahasannya..

    gue mau sharing aja nih,gue baru setaun kerja sih tapi menurut pengalaman gue…:

    menurut gue utk pertama2 bekerja ada prinsip yang (mudah2an) teguh gue pegang : jangan cari “aman” di awal kerjaan, dan jangan lupakan impian2 lo!

    Maksudnya :
    1. Kayaknya agak muluk2 kalo lo mengharap di awal2 kerja udah dapet tempat terbaik, “aman” utk hidup lo… Pengalaman, pengalaman, pengalaman! menurut gue itu hal terbaik dan paling realistis yang patut lo kejar. Karena apa? karena menurut gue kebanyakan dari kita pasti akan “gagap” di awal2 kerjaan, apa yang kita pelajari di bangku sekolah/kuliah pasti ada bedanya dengan dunia kerja. nilai bagus belum tentu fasih dalam bekerja. Apalagi ada yang namanya “norma2″ dalam berbisnis, kita harus berperilaku seperti layaknya seorang karyawan/pebisnis, bukan murid/mahasiswa. Jadi, ga salah juga kan kalo lo anggap awal2 bekerja tuh sebagai proses adaptasi. Pengalaman lo di awal2 bekerja juga dipengaruhi dari ekspektasi apa yang bakal lo “set” di awal2 bekerja. So, pengalaman, pengalaman, pengalaman! percaya deh, pengalaman itu mahaaalll banget…karena kegunaannya baru bakal lo rasain di akhir2
    2. Jangan pernah lupakan impian lo sebelum awal bekerja! Ingat, pekerjaan dan karir adalah hal yang berbeda. Pekerjaan lo adalah step2 dalam karir lo. Keduanya bisa bernaung di satu atap (satu tempat pekerjaan), bisa juga gak. Kalo lo merasa pekerjaan lo tidak bisa mendukung karir lo, cari yang lebih baik. Kalo udah ok, perbagus hasil kerjaan lo biar imbalan pekerjaan lo meningkat. Soalnya gue ud pernah bahas macam2 sama temen gue, sama si A-z, dari sisi 1-sejuta, kesimpulannya pasti rumput tetangga lebih hijau. Jadi jangan jadi kutu loncat yang pindah cuman gara2 omongan orang, gaji pokok, dll. Ada kerjaan dengan gaji tinggi di awal, tapi karirnya susah naik. Kerjaan dengan gaji yang kecil atau kerjaan yang bikin ga pulang2, tapi jenjang karirnya menjanjikan.Telaah apakah pekerjaan kita sekarang atau yang kita tuju mendukung karir, ambisi, impian lo. Biarpun lo pindah2 kerjaan (misalnya), lo tetap fokus sama impian lo.

    Kenapa prinsip ini gue pegang? soalnya dulu gue sebelum bekerja gue sempet berpikiran ngotot utk cari pekerjaan awal yang ok, bayaran tinggi, kerjaan enak, teman kerja enak, prestise tinggi..tapi setelah gue mengalami bekerja,,,kayaknya there is no such a thing. kalo lo mau kayak gitu ya jadi bos aja alias bikin kerjaan yang lo mau, paling nyaman buat lo. kita kan ikut orang kalo jadi karyawan, jadi ada aja hal yang ga sreg, dan kita yang harus beradaptasi. dan untuk rejeki, menurut gue itu ud diatur sama Tuhan. gue pernah ngotot cari duit banyak buat segala macem, eh malah ada aja hal2 tak terduga yang harus dibayar. pas lagi ga kepikiran apa2, eh malah ada rejeki. jadi bekerja dan berusaha lah sebaik2 nya. itu aja. nanti usaha kita juga bakal diliat sama yang Maha Kuasa.

    Terus yang terakhir, untuk para fresh graders yang lagi cari kerjaan,,inget kalo kalian butuh pekerjaan dari perusahaan, tapi perusahaan juga butuh kalian. Jangan terlalu jual murah, tapi jangan kemahalan juga, hehehe.

    Maap2 kalo ada salah kata.

    baru kerja bentar

    Juli 11, 2008 at 3:00 pm

  89. Halloow, saya seorang FG.
    Masih belum kerja sich…
    Cuma mau bilang terimakasih
    buat semua cerita, info, dan pengalaman yang dibagi.
    Very inspiring.
    Tar kalo udah kerja, pasti bakal share lagi.)
    Gud lak semuanya.

    ree

    Juli 13, 2008 at 6:45 pm

  90. [...] yang ada di benak saya, SUMPAH . Konon tidak etis mengungkit-ngungkit gaji, hahahahaha, meski ada blog populer sekali karena rajin membahas standar gaji. Buat para Spongebob-er seperti saya (baca: dosen) yang harus rela kerja tanpa dibayar, tabu [...]

  91. ada yg tau standar gaji di E&Y ato PwC gak? gw fresh grad yg mau ngelamar ke company tsb. thanks b4.

    afif

    Juli 14, 2008 at 12:55 am

  92. Accountant semacam PwC 3.5 – 5 jt untuk entry level (exp. 0-3thn)

    kentut busuk

    Juli 14, 2008 at 4:21 am

  93. thanks to mas kentut. btw itu udah THP ato masih ada tunjangan dll ya?

    afif

    Juli 15, 2008 at 12:22 am

  94. to afif
    yg gw tau range gaji segitu di PwC masih gaji pokoknya aja blom termasuk lain2..yah lumayan lah buat hidup di jakarta

    mulan jamidong

    Juli 15, 2008 at 2:59 am

  95. 3.5 juta plus plus? cukup lah..:)

    mulan jamikok

    Juli 15, 2008 at 10:51 am

  96. he he he

    pusing

    Juli 18, 2008 at 10:21 am

  97. kkkkkkkeeeeeeeeeee

    mr x

    Juli 18, 2008 at 10:24 am

  98. @afif.. gapok 5 milion itu bukan untuk entry level..
    itu buat senior.. junior mungkin aja dapet segitu,, tapi ya… plus plus plus lembur.

    Putra

    Juli 21, 2008 at 2:02 pm

  99. to putra:

    masak sih om PwC/E&Y 5jt untuk senior? soalnya temen2 gw bilang 5-6jt untuk fresh. maklum lah fresh grad terlalu banyak ngrumpi ttg gaji hehe. anyway thanks infonya.

    afif

    Juli 21, 2008 at 11:58 pm

  100. suka digede gedein….kebanyakan org kita suka malu kalo bilang gajinya kecil…..apalagi kalo ketahuan kos.
    Seharusnya ya jujur aja, emang dari kantor digaji 3jt, masa bilangnya 7jt…….lahhhh kan repot
    Seperti halnya kos di manggarai tapi ngaku rumahnya di menteng…..kan repot

    kentut busuk

    Juli 22, 2008 at 1:24 am

  101. kebanyakan orang indonesia gengsinya tinggi mas.. (saya dulu juga gitu waktu fresh grad gajinya 1jt ngakunya 2x-3x nya hehehe ) emang jadi repot sendiri

    mulan jamidong

    Juli 22, 2008 at 3:12 am

  102. Tuk Mulan:
    Sampai skrg masih banyak yg begitu, krn untuk bikin kartu kredit atau kpr atau apalah selalu minta dimodifikasi slip gajinya supaya kreditnya disetujui….
    Selain gaji juga ada yg ngaku mobil rental sbg mobil miliknya. Misal arisan keluarga atau reuni temen kuliah/sekolah….bawa mobil bagus ngakunya kerjaan dah mapan…padahal mobil rental…..dan rentalnya hasil ngutang…..
    repot repot repot

    kentut busuk

    Juli 22, 2008 at 3:35 am

  103. [...] dari googling banyak banget di temuin diskusi tentang berapa besar gaji untuk fresh [...]

    • emang asyik kalo ngomongin gaji, terutama naik gaji….

      jabon

      Agustus 14, 2010 at 8:12 am

  104. show what u can do, if u re good, u deserve a high pay, whether u expect it or not..

    sandy

    September 15, 2008 at 5:28 am

  105. Temenku kerja di KAP gaji cuman 700 ribu + uang makan 30 ribu per hari ga ada lembur lagi. Dia lulusan D3 perpajakan yach specialis Tax Planning lah…………sedih banget ga sich

    Lukman

    September 15, 2008 at 7:34 am

    • ngikut gayus dong , ampe 100 m mantep

      aing

      Agustus 9, 2010 at 5:47 pm

  106. klo di bandung berapa?

    aji indra

    Oktober 10, 2008 at 4:38 am

  107. Gaji di auditing firm macam PwC dan E&Y itu baru pokok… Berapa jam kerja buat ngaudit 1 klien ada itung2annya sendiri. Tunjangan kesehatan bagus, dapet laptop dan biasanya lepas 3 bulan langsung permanen, dan dapet bonus. Tapi kalo mau kerja di sini harus siap fisik. Soalnya kerja auditor itu berat, pulang malem atau bahkan nginep di kantor. Kl ke klien yang lokasinya di pedalaman ya terima aja. banyak auditor cewek berhenti setelah berkeluarga, ga bisa bagi waktu dan tenaga.

    IT Admin

    Oktober 10, 2008 at 5:33 am

  108. kerenan gw donk. ikut tes jarang lolos. whats wrong!! begitu lolos, dapet perusahaan konstruksi yg gak ngehargai SDM-nya. Lulusan S1 (bener2 ahli kayak gue) walopun freshgrade IPK 3,3 Lulusan Teknik Sipil cuma digaji pokok 800rb+transport300rb+uangmakan300rb=1,4jt!!!. Jenjang karir gak jelas.
    Posisi tertinggi Manager cuma dpt gaji 7jt doank. Syarat supaya bisa jd manajer, pinter2 aje ngedeketin yg punya perusahaan. he3x.
    Cuapek gwe. Keringat dah habis diperes terus. Mo kabur ikutan tes tem4 laen eh belom lolos2. Akhirnya gwe punya niat bikin usaha sendiri aja deh!!!

    dodo

    November 23, 2008 at 4:11 pm

  109. klo bicara gaji freshgrade sich tgantung dmn kita kerja..,klo prusahaan oil & gas mungkin bs 5 jt ke atas..,nah klo diperusahaan yg medioker or kecil2 gt ssich dpt 5 jt/month ja dah alhamdulillah..^_^.

    anjrit

    November 24, 2008 at 12:52 am

  110. Mau sharing nih, saya masih mahasiswa di IT Telkom(dulu namanya STT Telkom), sekarang masih TA (skripsi) sih,,tapi sekalian nyari2 pengalaman, saya kerja sebagai programmer outsource di PT.Telkom, tepatnya di Telkom Japati Bandung. digaji 2,1 jt/bulan. Yah alhamdulillah uangnya bisa untuk biaya hidup bulanan sendiri tanpa minta ortu lagi, plus ditabung2 untuk ngikutin pelatihan+sertifikasi, sekarang lagi ngambil sertifikasi SAP FICO di kampus,,mu nyari pengalaman n keahlian sebelum bener2 lulus nanti.

    Nata

    November 24, 2008 at 5:46 am

  111. @Nata

    dah bagus tuh..,bsyukur..,
    biasannya pengalaman meski msh outsource bs jd bahan pertimbangan pas lu ntr ngelamar kerja..,

    anjrit

    November 24, 2008 at 7:50 am

  112. Salam kenal mas Pri dan teman lainnya.Tau aja topik yang bikin rame blog he..he..
    Saran gue sih, seperti banyak yg diatas.
    Terima aja berapapun gaji saat kita fresh, karena kita kan lagi ngumpulkan poin pengalaman kerja. Karir itu strategi, maka yg pintar sekalipun, salah strategi, terjerembab.

    Kl mo start karir/gaji rada mendingan lamarlah ke foreign company (aka Fortune 500 companies).Tp kualifikasinya jg lumayan.IP 3 Univ yg respectful (relatif/ga mesti big 5 Univ).

    Kl di bidang IT , sertifikasi jg bisa membawa dampak ,sebab merupakan pengakuan industri.Ada yg bilang daripada ambil S2 60 juta, lebih baik ambil kursus SAP 30 juta,
    dijamin masa depan ITnya.

    Berdasarkan pengalaman saya, yg ikut job fair di kampus dan tembus di perusahaan bonafit,masa depannya relatif lebih baik(Astra,FMI,dll).Rata2 teman2 saya itu hanya bermodalkan surat keterangan lulus tp udah giat nyari kerja.Triknya : banyak latihan soal psikotes/matematik,teknik menjawab interview.Ini yg banyak diabaikan(meski dia ber-IP tinggi).

    Sambil menunggu dpt kerjaan ato kerjaan ideal di dream company, ga ada salahnya mulai wirausaha.Tp gue ada sedikit saran : Pilih bidang usaha yang anda cintai/hobby, yg tentu punya skillnya.Ini mempermudah anda melewati
    masa2 sulit bisnis (order sepi,dll) krn merupakan kegiatan yg kita sukai.Tanpa terasa krisis berlalu, beda kl kita ‘ga begitu suka’, gitu ada masalah dikit, langsung bubar-bubar..

    tresna

    Desember 1, 2008 at 7:07 am

  113. tambah sepi nich info inf terbaru

    Indonesia

    Desember 1, 2008 at 8:54 am

  114. wah mancab niy…
    lumayan buat nego nanti.. hari ini saya mau tes di LG cibitung.

    dimas fajri

    Februari 5, 2009 at 11:02 pm

  115. Sesuai judul postingan di atas, mau ngasih info gaji FG (tapi sebaiknya berapa, ini subyektif ya).
    Tahun 2006 FG di EPCI company gaji FG sekitar 2.5 jt plus minus potongan/tunjangan.
    Di sebuah pabrik pengolahan minyak kelapa sawit dikawasan Pulogadung juga sama.
    Tahun 2008, terakhir dpt info kl gaji FG di EPCI sudah sekitar 4.2 jt plus minus potongan/tunjangan. Masalahnya sekarang ini agak susah cari lowongan kerja.
    Ada beberapa gaji yg cukup besar (2-3 kali) di bbrp oil / oil service company. Namun karena ini memang di luar yg biasa, maka tidak perlu dicantumkan.
    Maaf mas anjar, saya tdk tau gaji FG di telco, jadi jgn marah ya =) kalo saya hanya menyebut yg di migas.
    Secara pribadi, sebenarnya gaji yg pantas “umumnya” di sekitar 2-3 jtan nett. Tp agak susah memang karena ada beberapa bidang kerja yg memang “terbatas”.
    Nggak usah jauh2 ke PNS, yg swasta jg banyak.
    Jadi berapaun anda dpt, menurut saya sangat patut disyukuri. Namun jk ada kendala keuangan, cobalah cari cara mengakalinya, mas anjar sudah mencoba mengangkat masalah ini di postingannya yg lain di blog ini.
    Demikian terima kasih.

    arya

    Februari 6, 2009 at 1:02 am

  116. thanks banget u/ infonya :) benar2 membuka wawasan gw yg FG.

    acha

    April 2, 2009 at 6:25 am

  117. lha klo gagal di tes kesehatan gimana ? setelah semua perjuangan yg dilakukan

    Rahman

    Juni 14, 2009 at 6:13 pm

  118. kalo gaji fresh grad S1 Psikologi dari Uni Jakarta berapa ya?
    need help a lot :D
    thanx.

    ien

    Juni 22, 2009 at 5:09 am

  119. alhamdulillah saya dulu sering membaca artikel dan forum seperti ini sebelum lulus kuliah. dan sekarang saya lulus kuliah dan alhamdulillah mendapat pekerjaan sebelum wisuda. kalau kita bicara gaji gak akan ada habisnya.. di awal saya udah dipastikan diterima kerja di slh satu produsen otomotif terbesar di indo dengan gaji kisaran 4-5jt. saya masih merasa bisa untuk bekerja di yang lebih baik dengan berkaca pada teman saya yang menurut saya skill nya biasa aja tapi gajinya bisa lebih besar, misal di minyak dengan 6-9 jutaan. dan akhirnya saya sadar, bahwa besaran gaji itu relatif.. saya pikir2 bersyukur juga bahwa masih bisa sering bertemu keluarga. masih bisa mendapat barang barang yang diinginkan dengan cepat.misal makanan dan barang lain. dan terutama masih bisa beribadah kepadaNYA. ..

    ada orang yang dengan gaji 20 juta masih merasa kurang,,,

    ada yang dengan gaji 1,5 juta aja udah merasa cukup dan bersyukur.

    ada yang bergaji 40 juta tapi hampir tidak punya waktu bermain bersama anak.

    ada yang 1 juta tapi bisa bahagia bersama keluarga…
    semua kembali pada hati orang tersebut. ketika kita bersyukur, InsyaAllah semua akan kita rasakah cukup. rezeki tidak akan kemana. namun kita tetap harus berusaha. selama kita masih mampu memenuhi kebutuhan primer kita papan sandang pangan. patut kita syukuri berapapun yang kita dapatkan.

    coba kita lihat.. ada orang bergaji 50 juta,,tapi belum umur 40 tahun dia sudah harus membayar setiap hembusan oksigen yang dibutuhkan paru parunya..kita patut bersyukur, minimal kesehatan kita tetap diberikanNya.

    toh uang yang begitu banyak tidak kita bawa mati…
    kalaupun buat anak..terkadang kekayaan yang kita miliki membuat anak kita tidak bisa mandiri…saya akan lebih bangga dengan anak saya jika dia bisa sukses dengan usahanya sendiri..atau dimulai dari nol… tanpa mengandalkan harta orang tua….

    jika ada kata yang tidak berkenan..mohon maaf yang sebesar besarnya..tiada maksud untuk menyakiti perasaaan…

    adi

    September 3, 2009 at 4:17 am

  120. wah ni blog bgs banget, bisa bertahan 2 tahun an yah ckck..
    salam kenal buat semuanya! thx 4 all the infos,stories n quotes

    saya mo tanya, kmrn saya test ksehatan untuk salah satu perusahaan rokok terbesar di indo, hasilnya sih masih nunggu 2 mingguan lagi katanya.. tp yg pasti saya sudah tau klo ada salah satu hasilnya yg menyatakan saya punya tensi tinggi.. bisa lolos ga yah klo punya tensi tinggi gitu? ada yg tau ato pny pengalaman? coz sudah susah2 test, klo gagal disni yah rasanya eman2 bgt T.T

    btw ada yg tau ga, gaji fresh grad di perusahaan2 rokok gitu? hehe..

    Thx
    XAM.

    Xam

    September 5, 2009 at 5:12 am

  121. Lam kenal buat semua… gj berapapun itu kl bg aq sih nda jadi masalah, yang penting bagaimana kita mensyukuri apa yang telah diberikan tuhan ma kita. Kt nda perlu terlalu memikirkan seberapa besar gaji yang diberikan perusahaan pada kita, namun kita harus bisa tunjukan kualitas kita pada perusahaan, tentunya akan jadi pertimbangan buat perusahaan terhadap kinerja kita. Juga pendidikan yang tinggi kadang tidak menjamin kita bakalan cepat dapat kerja, tapi dari pengalaman dan skill yang kita punya bisa jadi pegangan buat cari kerjaan, itu sih berdasarkan pengalaman dari saya, karena saya cuma tamatan D3 yang dulunya kerja di perusahaan otomotif yang di gaji hanya sebesar 750rb/bln n sekarang alhamdulillah saya sudah bekerja di perusahaan BUMN dengan gaji yang lebih daripada cukup, karena kita harus bersyukur dengan apa yang telah tuhan berikan kepada kita.

    Rose

    September 8, 2009 at 11:29 am

  122. Mas, artikel ini bener bgt, bingung mau pilih yang mana.. pgn mencari kerja dengan tawaran gaji yang lebih tinggi, tp juga ada dilema, sekarang ini susah bgt cari kerja..

    Mas, saya mau tanya donk…

    1. standar gaji S1 Fresh Graduate Sarjana Psikologi
    untuk posisi HR (Human Resource) itu berapa ya?
    krn dari beberapa perusahaan yg udah memproses saya, biasanya berkisar 2 jt kebawah (gaji pokok+transport+uang makan)..

    sedangkan kata tmn2, standar nya itu, minimal 2,5 (gaji pokok)

    2. saat negosiasi gaji, sejauh mana kita harus mencoba menego, atau mengalah?

    Jennifer

    September 18, 2009 at 3:06 am

  123. saya memang blm pnya pengalaman kerja,,karena saya br lulus bgt..heheheh…
    tapi makasih bgt ya..buka wawasan bgt….

    kristina

    November 10, 2009 at 6:58 am

  124. Thanks Pak Anjar, atas artikel di atas. Perasaan didada ini sudah mulai agak melunak sedikit…

    Tadi,seharusnya sudah dari 3 hari kemarin dan baru tadi pagi terima telepon masalah nego gaji. Ga bisa dibilang nego juga, soalnya ga bisa berdiskusi secara 4 mata dengan HRD nya. Saya seorang engineer dan masih fresh, dan sesuai kesepakatan, kalau saya akan menerima gaji sebesar 2 jt dan fasilitasnya tdd tempat tinggal dan jamsostek (yang paling penting menurut saya).

    fhs

    Desember 26, 2009 at 2:36 pm

  125. Salam mas, salam semuanya…
    Terkadang banyak diantara kita yang terlalu pusing mikirin gaji saat mendapat pekerjaan nanti. Satu hal yang harus kita sadari dan yakini bahwa, berapapun orang akan sanggup menggaji kita ketika kita bisa memberikan yang terbaik buat mereka..
    Kalau pun gaji awal kita hanya 3,4,5 atau berapa juta pun, yang terpenting adalah bagaimana gaji itu dalamm urun waktu yang sebentar bisa melonjak 10 kali lipat, dan harus yakin kalau itu mungkin …
    Banyk orang yang bingung ketika mereka ditanya, kami harus menggaji anda berapa? lalu ketika sudah menjawab, malah dia sendiri yang merasa gak cocok dengan jawabannya.
    Teman-teman semuanya, kalau memang kita merasa mempunyai skill, kenapa harus tekut untuk mengatakan : saya menerima berapapun gaji yang bapak berikan, tapi sekiranya nanti pekerjaan saya menunjukkan hasil baik, apakah bapak bisa memberikan gaji saya sebesar …( nah sebutkan angka sekeinginan kita).. gampang kan?
    Moga ini menjadi pencerah untuk kita yang masih bingung dengan jumlah gaji yang pas untuk skill kita.. salam

    Muhammad wali

    Januari 9, 2010 at 3:32 pm

  126. Yang jelas gaji khan mengikuti performa kerja :)

    most interesting facts

    Februari 4, 2010 at 11:10 pm

  127. Mau gaji dikit sabetan nya super banyak …..jendral2 , pejabat kalah semua ….Noh sana jadi kusir Andong ..Sabetin tuh kuda ..setiap hari ….Maknyus kan sabetannya …Pusing mikirin gaji gak adda habisnya ..kurang terus ….!! Hidup kuRang …!!!

    trondolo

    April 6, 2010 at 4:27 pm

  128. tapi jika kita menikmatinya pasti kita akan puas kok … yamg penting dapat uang ya

    bloger jabo

    Juli 17, 2010 at 8:26 am

  129. aku baru keterima di perusahaan amerika gajinya cuma 1,5 jt padahal dah perusahaan internasional hiks…ada saran gak

    rido

    Agustus 19, 2010 at 6:19 pm

    • yg bener ? 1.5 juta dolar kale.

      klo cuman 1.5 jt dolar, masuk ke rapp ajah om, graduate trainee, 3 jt-an sebulan.

      V-RAPP

      November 8, 2010 at 4:22 am

  130. BERAPA GAJI UNTUK STAF FINANCE DI PT. TRAKINDO UTAMA…MOHON!!! PENJELASANNYA

    orchid

    November 20, 2010 at 8:57 am

  131. Salam kenal,

    Saya ketemu blog ini ga sengaja tapi merasa beruntung karena mungkin ini salah satu ‘petunjuk’ dalam menjawab kebimbangan saya selama ini.

    Saya fresh grad dari salah satu universitas swasta terbaik di Jakarta. baru berpengalaman 3 bulan magang lalu 4 bulan kerja, gaji terakhir saya 2.200.000. Sekarang saya sedang mencari pekerjaan yang lebih baik lagi. Apakah gaji yang saya tawarkan ketinggian Mas dengan pe Mulai dari berapakah saya menawar gaji? Apalagi pengalaman kurang dari 1 tahun? Ini pun saya tuliskan di Jobs DB, jadi perusahaan2 yang saya apply juga beraneka ragam.

    Terima kasih Mas..

    LALALA

    Maret 29, 2011 at 3:30 pm

  132. Saya fresh grad dari universitas negeri terbaik di Jakarta. baru berpengalaman 3 bulan magang. alhamdulilah, sekarang sudah dapat kerja di pershn manufacturing oil and gas. gaji awal saya 11 juta plus..plus..
    Sekedar share aja. Oke.

    Lian

    April 30, 2011 at 11:14 am

  133. lulusan S1, sudah hampir 3 tahun kerja , bagian kepala kendaraan membawahi 30 anak buah, gaji 2,150 jt, tapi dapat mess, makan 3 kali, cuci baju, tunjangan prestari setiap bulan 100rb, gimana menurut anda?????

    tambahsipae

    Agustus 7, 2011 at 7:14 pm

  134. permisi abang2x.., saya fresh graduate teknik sipil D3.
    saya dpat tawaran kerja di sulawesi, proyek oil and gas gtu, nah saya di hargai Rp 1.550.000 + 900.000 (uang makan per bulan) dan rincian yg lain hnya jamsostek + medical check up gtu + over time (trnsportasi bus dan ada mess buat karyawan)
    jabatan sbgai asisten QA/QC SPV,,
    kira-kira ukuran fresh graduate memang pantas saya di hargai sedemikian untk ukuran regional sulawesi atau memang saya yg tdak tahu pasaran range gaji dsana ?? mohon pencerahan nya.. saya sbentar lgi tanda tangan kontrak 1 tahun,, secepatnya mohon di balas pesan saya ini terimakasih banyak semua

    baimCIVIL-PNJ

    November 10, 2011 at 3:48 pm

  135. Sebaiknya mencari kesempatan jangan yang karyawan kontrak…. Perusahaan kadang sewenang-wenang sama karyawan kontrak.
    Kecuali sekalian yang kontrak profesi beda, seperti jadi pilot di maskapai penerbangan atau jadi kontrak artis / aktor film / sinetron.

    Hasibuan

    April 7, 2012 at 10:36 am

  136. Saya freshgrad akuntansi USU
    Skrg alhamdulillah dpt kesempatan jd akuntan junior di PT jasa raharja medan,, gaji 3,9jt
    Skrg lagi ambil program auditor
    Salam ekonomi,,

    dimas

    Oktober 5, 2013 at 8:47 am


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 483 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: