Kalau engineer vendor mengeluh

Di NSN (ex Siemens), gaji tetep2 aja, malah kayanya cenderung turun. Karena pajak makin naik, n gaji ga dinaikin + uang lembur ditiadakan. NSN, perusahaan yang begini besar aja masih menggaji karyawannya kecil banget, jadi menurut saya teori “Dalam industri sejenis, kompetisi salary tidak akan berbeda jauh” ga benar juga.

Di NSN, bagi yang merintis karir dari fresh gred..3 tahun masih dapet gaji dibawah 5juta. Padahal berada pada level engineer yang bagus, dan tanggung jawab atas project indosat dan telkomsel.
NSN-ers, komentar di blog

Komentar:
Saya sejauh ini selalu menjunjung teori: Dalam industri sejenis, kompetisi salary tidak akan berbeda jauh. Mungkin ada pendapat lain?

Ditulis dalam Standar Gaji.

86 Tanggapan ke “Kalau engineer vendor mengeluh”

  1. NSN User Berkata:

    Iya betul Mas NSN-ers. Kebetulan sy bekerja di salah satu operator pengguna NSN, kalo dilihat dari job load-nya teman2 NSN dan risk-nya yang tinggi (kalau ada masalah yg berimpact ke service network bisa dikenai pinalti & blacklist), seharusnya salarynya lebih tinggi dari sekarang. Apalagi dengan status karyawan kontrak, seharusnya bisa dibayar tinggi dengan dollar/hours tuh, seperti di agency2 LN. Makanya banyak teman2 yang cabut ke agency LN & operator setelah dapat 1-2 tahun di NSN dan sudah dapat training yg memadai. Hitung2 menuntut ilmu di NSN kata mereka.. Btw, sepertinya pekerjaan di vendor NSN lebih enak dari sisi tanggungjawab, karena hnya meng-handle alarm pada new site saja. Kalau engineer operator harus menghandle semua alarm 24/7 pada semua site! CMIIW..

  2. vendor_telco Berkata:

    wah untung dah cabut dari vendor yg di pancoran dari 3 thn lalu,…kalau belum wah ikut buntung dong,..setahu gue dari 3 thn hingga skrg status karyawan masih kontrak dan dioutsourcekan ke DGE,.lha kalau skrg gabung jadi NSN,..gimana nasibnya yg di DGE-kan ya?tapi kalau dikompare ama yg Pondok Indah dan di Menara Mulia,kenapa nasib yg di pancoran dari dulu sampai skrg tetap gak berubah ya?Dulu ana istilah PNS (Pegawai Negeri Siemens) bagi yg di Pancoran krn komparasinya dgn yg dua di atas,.apa sekarang tetap SIEMENS (SIapkah Ente MENderita Selamanya)?

  3. Fadli Berkata:

    Ada, data untuk Ericsson?
    Koq sepertinya jadi tempat hengkang favorit yaa sekarang

  4. ipasha96 Berkata:

    Mas Fadli, wajar kalau Ericsson jadi tempat hengkang favorit saat ini…karena mereka berani ngasih salary yang jauh diatas kompetitornya (untuk level yang setara ya…).
    Saat ini saya kerja di salah satu vendor telekomunikasi Jepang yang kantornya di Summitmas, dan kebetulan salah seorang teman sekantor saya bulan ini akan pindah ke Ericsson…dan informasi dari dia, salary yang bakal dia terima di Ericsson nantinya sekitar 2 kali lipat dari gajinya saat ini di kantor saya dengan posisi level yang sama….kalau sudah seperti ini siapa yang tidak tergiur untuk pindah ^_^

  5. fier Berkata:

    Maaf nich OOT.
    Bos Anjar coba dibahas gaji orang2 yang kerja di electronic manufacturing juga dong. Biar bisa tau standarnya.

  6. opet Berkata:

    maap ni nambah info aja …. jelas mas, untuk kasus NSN teori “Dalam industri sejenis, kompetisi salary tidak akan berbeda jauh” gak berlaku !!!!!! …. untuk posisi dan pengalaman yang sama engineer di ericsson bisa dapet 2x salary engineer ericsson :p

  7. andrias ekoyuono Berkata:

    Saya sejauh ini selalu menjunjung teori: Dalam industri sejenis, kompetisi salary tidak akan berbeda jauh. Mungkin ada pendapat lain?

    Meskipun industri yang sama, namun standar salary bisa berbeda banget. Karena tiap company mempunyai pertimbangan sendiri dalam menentukan standar salary. Biasanya hal itu dipengaruhi oleh:
    1. Culture dari company (termasuk ownernya) dalam menghargai karyawan.
    2. Country of origin dari company.
    3. Scale of business dari company tersebut termasuk financial strengthnya.
    4. Kompetisi dalam memperebutkan talent di market.
    5. Supply talent yang tersedia di market.
    Pengamatanku sih 3 faktor teratas adalah faktor yang paling berpengaruh.

  8. mantan siemens Berkata:

    dulu saya juga kerja di siemens… >8 tahun…. salary dibawah 10 jt, yang menggembirakan cuma akhir tahun karena dapat VIS (uang hasil target perusahaan dan individu yg dicapai), bisa smp 6 kali gaji, dan dpt 2 kali bonus tambahan (kalo gak salah program bonus tambahan dihapus). ternyata, saya dapat tawaran di ericsson 2kali dari di siemens (itu harga terendah ericsson) dan gw gak nego… tapi juga gak gw ambil…:) karena dpt tawaran dari perusahaan lain, yang sudah lama gw incar…. Nah, teman gw yg akhirnya masuk ke ericsson untuk posisi yg sama, dan nego (gak kayak gw dulu), malah dapat 2.8 kali drpd gaji siemens…. Dulu pelarian org siemens itu kalo gak ke nokia (ini vendor yg bayarannya paling gede), kalo nggak ke ericsson. Dengan merger ini, kasihan bangetkan engineer telco buat lari…yg paling menggiurkan, tetap sih agent… Itu baru masalah gaji. Tapi kalo kesehatan (asal jgn transport ya), unlimited…okelah buat bapak RT (kyk pengalaman teman gw yg berobat untuk istrinya 50 jt, itu dicover loh, cuma nambah uang kamar aja, karena biaya kamar standard dari siemens kecil..), terus training, banyak… makanya para engineer siemens biasanya oke lah buat knowledgenya… sampai2 para engineer siemens suka dibilang lulusan siemens university (hehehehehe..abis dapat ilmu banyak, cabut ke yang bayarannya gede)…. Intinya, Gaji, transport, lunch (walo disediakan, tapi suka gak matching menunya. karena harganya cuma 6000–> masih,gak??), allowance kalo dinas luar kantor, not ok. Training, kesehatan, bolehlah… segitu aja sharingnya.

  9. priandoyo Berkata:

    Hmmm, kalau saya tetap menjunjung teori diatas Mas Andri, -nanti saya coba breakdown ya-, tentang Ericsson yang lain sendiri struktur salary-nya, mungkin perlu info orang daleman yang pernah pindah dari NSN ke Ericsson.

    Gimana, ditunggu nih bocorannya

  10. Indra S Berkata:

    All,

    Sharing aja sedikit, karena kebetulan saya sudah pernah bekerja di 2 vendor dan 14 tahun di industri telco ini. Kalau berhubungan dengan gaji, pepatah rumput tetangga selalu lebih hijau hampir selalu berlaku. Ketika kita meminta kenaikan gaji atau mencari gaji yang lebih tinggi maka pada satu saat perusahaan akan tidak mampu memenuhinya, sehingga banyak teman-teman saya yang pergi bekerja diluar negeri. Gajinya tentunya sangat menggiurkan plus kesempatan melanglang buana.
    Problemnya adalah beberapa tahun kemudian ketika mereka pulang ke Indonesia, tidak ada perusahaan yang mau offer karena salary yang sudah terlalu tinggi. Belum lagi angkatan kerja baru yang meramaikan pasar tenaga kerja membuat tingkat gaji “menurun”.
    Menurut saya, sempatkanlah waktu mereview survey salary, upgrade skill dan upgrade formal education. Dari beberapa rekan saya tahu kalau orang-orang India dan China gajinya tidak lebih baik dari orang Indonesia, sehingga kalau globalisasi pasar benar berjalan, maka kita harus siap-siap “turun gaji”…. Mudah-mudahan sih tidak !

    Salam,

    Indra S

  11. ujangBandung Berkata:

    hehehe……….weleh….weleh….:

  12. (masih jadi) Pegawai Negri Siemens Berkata:

    dduuuh.. pusink tujuh kelilink ;)

  13. DGE-r Berkata:

    Gaji juga ditentukan oleh lokasi kantor.
    Kantor di Pancoran, dekat Cikoko, jelas beda dengan kantor di Menara Mulia, dekat Semanggi. Apalagi dibang=dingkan dengan Pondok Indah.

  14. ex-siemens Berkata:

    hmmmm …. inget dulu waktu masi di siemens ….. makan gak bisa pilih pilih :( …. cuman dapet 8000 ….. bisa makan tapi gak dapet minum :( hiks ……. tranport 300-an … pake buat bis aja dari rumah ke kantor aja 3 minggu dah abis …. hiks …. sisanya nombok …. hiks ……..

    moga2 temen2 yg masi di siemens skarang pada di naekin gajinya ……. biar gak ngalamin pengalaman kaya gw ….. :p

  15. andrias ekoyuono Berkata:

    Kalo ngomong telco sih, saya kenal baik dengan beberapa pucuk pimpinan Ericcson dan Nokia dan (dulunya) Siemens. Tapi kayaknya informasinya gak bisa terlalu aku share, karena gak etis. maaf ya

  16. NSN-ers Berkata:

    Sayang ya..

    Bos2 Siemens pada Buta semua.

  17. Fadli Berkata:

    Mas Andri,
    Saya kira tergantung jenis informasinya dulu.
    Tidak semua pembeberan informasi dikenai hukum etika :)
    Hmm, Ericsson nan Jauh Dimata

  18. mantan DGE-r, become freelance. Berkata:

    pedih ternyata, udah 2 taon kerja berakhir dengan nasib menjadi freelancer….
    padahal kerjaan juga nambah terus…
    dibilang juga performa nya bagus….
    mereka bilang sangat membutuhkan tenaga gw….
    udah mao pindah divisi lain juga di jegal…

    ohhhh…..NSN. tegaaaa nya dikauuu…

    *jeritanhatiseorangengineeryangtertindas*

  19. Jono Berkata:

    Halo,
    mungkin Ericsson memang anomali, tapi gaji Nokia (sekarang NSN ex Nokia) pun bisa dibilang (hampir) setara dengan dengan Ericsson.

    Hmm, lebih tepat kalo Siemens (sekarang NSN ex Siemens) yang adalah anomali.

    Jujur saja, dengan bergabungnya Nokia dan Siemens di NSN, sudah mulai ada suasana “hangat” karena engineernya mulai bekerja bersama tapi dengan salary dan tunjangan yang bagai bumi dengan langit.

  20. ex-siemens Berkata:

    kasian uy yang masi disiemens …
    sabar ya kk kk semua …..

  21. Santori Malinton Berkata:

    Rumput tetangga selalu lebih ijo. Itu memang yg kita dengar sejak dulu. Dan saya kira benar.
    Kalo boleh sumbang saran buat teman2 yg skrg bekerja di vendor/integrator:

    + Evaluasi exposure anda ke manajemen. Blend diri anda dg baik, horiz (dg teman2 sejawat) maupun vertical (ini yg lbh penting: dg boz). Tentunya tidak bisa instant. Pastikan anda bisa improve komunikasi dg baik. Saya tahu, kita orang Indo seringkali “cengengesan”. Hal yg satu ini yg membedakan kita dg orang2 luar (baca: bule2 dkk). Jika anda bisa “kelihatan” di manajemen, niscaya bargain power anda otomatis meningkat. Tentunya ini di barengi dg output kerja yg positip. Cobalah utk mulai bbrp inisiatip kecil. Contoh, share sesuatu yg anda miliki (bisa berbentuk tutorial praktis, menyumbang artikel utk knowledge management, aktif diskusi saat meeting). Ini tentunya akn menjadi catatan buat manajemen.

    + Cobalah utk intensify kemampuan personal. Challenge diri anda, kalau perlu sampai ke ambang batas kemampuan, selagi masih muda (apalagi belon married/punya anak). Ambil/participate kerjaan/proyek di mana orang lain justru alergi (mungkin client-nya bawel, kerjaannya kompleks). Pikirkan utk ambil sertifikasi yg diakui industri. Saya paham, tidak semua perusahaan mau membiayai. Tp jika karir anda mengarah ke sana, mengapa tidak utk mencoba membiayai sendiri?

    + Jika semua sudah anda lakukan, tp tidak ada perbaikan yg signifikan, coba evaluasi lagi. Diskusi dg teman dekat anda. What went wrong? Apakah ada yg salah dg diri kita? Ataukah kita ditempat yg salah?

    + Secara umum, (jika boleh memilih) usahakan start bekerja di perusahaan yg besar dan global. Ini akn mendukung potensi diri anda. Kutu loncat? Jika anda sudah start di perusahaan global dan bisa enjoy, saya tidak sarankan. Dari pengamatan terhadap teman2 yg sudah 8-11 tahun bekerja di industri, saya lbh cenderung melihat bahwa orang yg capable, bekerja di tempat yg tepat, loyal (ndak kutu loncat), rupanya lbh mendingan at the end of the day.

    Salam.

  22. mantan siemens Berkata:

    Setuju dengan pendapat mas Santori, modal untuk bekerja dan evaluasi banget. Gw cuma mau menambahkan beberapa hal yang sebenarnya bisa qta lihat dari dunia kerja kita selain gaji adalah :
    + Bagaimana pengembangan diri qta di perusahaan? Dalam arti bila perusahaan mempunyai patokan ciri ideal untuk jenjang karir, kita bisa compete for that. Di Siemens dulu, HR yang ada hanya berurusan dengan nego gaji awal, payslip, reimbursement sama ikatan dinas. Training, dan where we are going tergantung pada supervisor qta dan tentunya diri sendiri. Pengalaman gw sih, dulu gw sering dipindah2kan dari pegang satu produk ke produk lain, yang pada in the end nya, I am not the key person… (gw anggap kesalahan gw juga sih). Walaupun pada akhirnya ketika akan cabut, sempat ditawarin sebuah challenge, tapi ya gitulah…
    + Bobot pekerjaan di Siemens umumnya lebih ringan dibanding competitor. Contohnya, teman gw dari siemens dengan posisi sebagai technical sales pindah ke ericsson, nangani detail planning smp development request ke developer (padahal kalo tech sales di siemens gak pernah nyentuh detailed planning, karena udah ada departemen sendiri..) So summary, gaji berimbang dengan bobot kerja
    + Performance Evaluation, yang idealnya diadakan setiap perusahaan. Di Siemens itu 1 tahun sekali, ada performance dialogue ataupun EFA (gw lupa singkatannya..) Umumnya EFA membahas kelebihan dan kekurangan kita plus pencapaian selama tahun lalu dan target tahun depannya sampai masalah training. Mungkin satu hal yang perlu dicatat, satu tahun terlalu panjang untuk pengukuran itu, kenapa? karena sering kali, qta melupakan pencapaian kita dalam satu tahun, dan ujung2nya kegiatan2 yg menonjol yang diadakan dekat tahun akhir evaluasilah yg akan dinilai, ujung2nya kalo kita tidak terlibat, so jangan harap kenaikan gaji akan cukup bagus. Setahu gw, di Ericsson setiap 6 bulan sekali (benar,gak??)

    Tambahan lagi :
    + Di siemens sering banget perubahan organisasi dan konsep. Dalam 8 tahun, gw udah berganti bos 5 kali masih dalam satu departemen, dan 2 kali di departemen terdahulu. Bukan karena mereka resign… tapi karena perubahan organisasi. Bagus sih, jadi qta bisa dengan mudah beradaptasi dengan siapa saja, hanya saja ketika kita bergabung dengan grup yg orgnya mayoritas dan lebih senior, qta tetap dianggap anak bawang, walopun sebenarnya bisnis produk kita yg menonjol (i.e Fixed network dan mobile network division merger). Bos baru seakan dapat angin segar untuk menyegerakan kemajuan anak andalannya (walo di bidang ini masih baru). Bagusnya, qta harus atur strategi biar tetap menonjol.
    + Adanya peningkatan level selain managerial level. Yang qta tahu managerial level itu pyramid, Siemens membuat konsep spesialist, senior spesialist untuk orang technical, dengan fasilitas yg mirip manager. Sayang, konsep itu kurang matang… dan kepotong deh ama NSN merger….

    Segitu aja… Tapi dari pengalaman itu, gw bisa ambil pelajaran ketika akan pindah ke sebuah perusahaan:
    + Konsep Pengembangan diri
    + Konsep Peningkatan level (idealnya sebuah posisi open untuk semua karyawan (yang kompeten) dan ada assesment untuk menuju itu, terlalu ideal, ya??)
    + Konsep bonus target (tetap…:)))

  23. NSN ers Berkata:

    Mas,

    Gimana cara menyikapi, klo ada engineer yang baru masuk tapi gajinya jauh lebih besar dari kita. Padahal kita yang harus men-enabling mereka.

    Ini salah satu contoh untuk kasus NSN ex Nokia vs NSN ex Siemens.

  24. Anjar priandoyo is lifeauditor Kalau gaji bawahan lebih besar « Berkata:

    [...] Posts Kalau engineer vendor mengeluhPerlukah apply ke Sinar Mas Telecom?Bagaimana (sebaiknya) pasangan muda merencanakan keuangannyaRate [...]

  25. Tomo Berkata:

    Dear All,

    mau tanya nih kalo untuk vendor Huawei gimana ya? suasananya n lain2 terus gaji gimana di sana?

    cheers

  26. Ex DGE Berkata:

    Tentang Huawei, em yang gw tahu susananya…. kesan pertaman begitu dingin. Temen gw aja ada pengalaman, receptionist-nya jutex abizz. Iya waktu itu ngomong sama orang luar, pake bahasa Mandarin. Mungkin engak nyambung atau kenapa, ringan kasih komentar ketemennya satu lagi (receptionist juga) “Orang Ini Goblok banget sih..”.

    Ya..karena ga ngerti, orang itu senyum2 aja…(dalam hati temen gw…”Jangan2 gw diomongin macam2 pake bahasa yang gw g ngerti”

    He…he..jadi cerita..

    Ada pendapat lain..kali ada yang kerja atau Ex di sana..

  27. cikoko Berkata:

    Mas Anjar dan semuanya,

    Ada yang tahu info di Alcatel-Lucent nggak?
    Kira-kira paketnya gimana?

    Sukur-sukur kalau ada orang dalam yang bagi-bagi info.

  28. Fadli Berkata:

    Huawei?
    Yang sistem kerja rodi itu yach?
    Yang engineernya pernah meninggal dunia pas lagi kerja lembur?
    Hiii, syereeemmm.
    Desas desus dari sini http://hatma.info/?p=29

  29. Jono Berkata:

    Ya, NSN belum gajian hari ini. Biasanya tanggal 23/24 sudah ada. Allowance bulan kemarin juga blum dibayar. Bonus juga telat dua bulan. Hebat sekali…

  30. NSN - DGE euy Berkata:

    Ya gw fikir kerja di siemens (skrg NSN) ga jelek2 amet,.. gw br kerja 1.5 thn jg sdah dpt basic salarary yg ckp memuaskan (> 5jt)– gw fresh graduate lo.. penghasilan taunan jg lumayan > 100 jt (ms gross si + ditambah lembur2 gitu d..).. lumayan kan? siemen jg ga pelit utk training karyawannya… yah bagi tmn2 yg ngrasa kurang berkenan dgn penghasilan disiemens, coba dibandingin d gajinya dgn tmn2 yg kerja ditempat laennya (astra, LG, samsung, pertamina, bri dll … yg gw sebutin perusahaan gede2 semua loh..)
    ya mbok disukuri lah…
    peace..

  31. NSN ers Berkata:

    to NSN - DGE euy

    Elo enak banget ya, baru 1,5 tahun udah ditraining n gaji > 5jt.
    Gw aja yg udah 3 tahun gaji

  32. wong ndeso Berkata:

    mas jono,
    sampeyan belum gajian..??
    kalo gitu sobek-sobek aja hrd nya..
    huahahaha..

  33. Panjul Berkata:

    Mas Jono,
    Sampeyan NSN cabang mana, kok tanggal 23/24 belum gajian..? Teman saya NSN cabang bandung tanggal 16 sudah masuk tuch gajinya….

  34. Panjul Berkata:

    yang saya tahu… NSN itu yang merger company-nya tapi kalau urusan gaji + benefit masih belum merger. tentang kapan merger gaji di NSN…. jawabannya cape deh….!!!

  35. Jono Berkata:

    Di Pancoran Jakarta, Mas Panjul. Saya ex Siemens. Kalo yang gajian pertengahan bulan ex Nokia ya?

  36. cikoko Berkata:

    Buat “NSN - DGE euy”:

    basic segitu masih dapat lembur?
    kayaknya kenal nih…… huehuehuheuheuhe….

  37. Panjul Berkata:

    iya betul… teman saya eks. nokia.. jadi memang benar yg merger sekarang company-nya doang… soal duit masih jalan sendiri-sendiri…..

  38. kabayantea Berkata:

    “Dalam industri sejenis, kompetisi salary tidak akan berbeda jauh”. Itung2an “take and give” antara gaji tinggi atau rendah ke perusahaan juga sama. Don’t worry lah, optimis aja lah.
    Yang penting jangan ampe pekerjaan teknis terbengkalai, gara2 banyak mikirin gaji.
    Perusahaan itu berani gaji tinggi kalo ada maunya alias butuh, pinter2 kita aja memposisikan diri agar dibutuhkan, tentunya dengan memberikan etos kerja yang baik. Kalo pake trik2an seolah-olah kerja bener padahal nggak…yach nantinya bukan gaji tinggi yang didapat, tapi diterminated..:D

  39. CDMA Man Berkata:

    Bang NSN - DGE euy…,..jangan ngeremehin yg kerja di Samsung oe..,teman gue yg kerja di sono,walaupun Vendor Asia utk Flexi & M-8,.net salary ada yg bisa lebih di atas 150jt,dan pajak company yg bayar,blm bonusya yg per 6 bln dan ada lg bonus tahunan,..dan kebanyakan permanen, blm lagi medical out patientnya yg unlimited…,tapai emang trainingnya itu bisa dbilang gak ada,so gak selalu vendor Eropa lebih baik dari Asia,gak tahu kalau Huawei dan ZTE,..denger2 jg lumayan walaupun masih di bawah Samsung

  40. ex siemens (lagi) Berkata:

    sbg ex siemens,saya jg pgn nambahin komen2 diatas

    -memang benar adanya,kl sistem manajemen siemens kurang bgs,makannya yg dipake skr caranya nokia
    -kenapa gaji di siemens rendah krn memang scope kerjanya lbh kecil dibanding vendor kompetitior
    -siemens adalah tempat terbaik buat freshgrad untk belajar (siemens universuty)..sabarlah,krn nantinya stlh kita kerja diluar jd expat,gaji & fasilitas palig eank itu ialah kontraktor siemens..menurut pengalaman saya loh…
    makannya dgn jd NSN ,skr para expat indo ketar-ketir takut adanya penurunan rate :)

    tp skeali lagi,yakinlah setiap rejeki itu sdh diatur sm sang Pencipta,nggak akan meleset..yg penting kita bekerja terbaik dan bersabar…kl dipikir2,seandainya saya dulu di Indonesia dpt gaji yg lumayan bagus (comfort zone) mungkin saya aan berpikir 100x utk kerja diluar spt skr ini

  41. NSN - DGE euy Berkata:

    to “CDMA man”.. emang temen loe dah kerja brapa lama??? ya bersukurlah temen loe itu,… bukannya ngeremehin, masalahnya temen gw seangkatan yg kerja disamsung-electric gajinya g lebih dr 3 jt (gross..)..

  42. ex DGE Berkata:

    Buat “ex Siemens (lagi)”

    Tergantung situasinya. Yang saya denger ada karyawan Siemens, yang malah sekarang kerjannya makin banyak. Maklum Siemens lagi merjer, mau pecat2 orang (ehmmm…pemecatan terselubung).

    Jadi ginilah ga ada orang baru, sedangkan kerjaan makin numpuk and plus banyak yang keluar (ya gitulah yang saya dengar..banyak tuh yang OT atau apalah yang ga dibayar atau dibayar telat. Ada juga yang gajinya malah dipotong…..Hi..hi..malah saya dengar, dulu pernah driver-nya mogok, ga ada uang bensin…:-p…parah abizzzz. Tahu deh gimana kalo mereka ada kerjaan di site, he..he… jual aja tuh kaca spion atau apalah buat bayar bensin atau tol..:-)) ).

    Malah dia bilang, harus gantin temennya yang baru keluar, padahal dia masih handel projek lain. He..he..project itu itu dia cuma sendiri, sedangkan dari ericson ada dua orang (kasihan juga tuh orang…kayaknya gaji gedean di Ericson)

  43. DGE Berkata:

    Mas ex DGE
    tahu dari mana?
    Ehmm…. Jadi pengen makan sate nih…
    Cate deh….:-p
    Eh…dapet kembalian cepe…
    cepe juga deh….
    Biar deh buat beli tape…
    tape lagi tape lagi…:-p

  44. still at pancoran Berkata:

    hmm aku heran
    dgn org NSN(ex-simen yg kerjaannya menggerutu)
    knapa masi kerja buat DGE
    knapa masi pegang project NSN (ex-siemens)
    ada banyk low di luar
    pilih salah satu, n do your best
    dont be grumbling only, take action please….

    kata pepatah, batu manikam dimanapun tetap lah batu manikam
    (ga tau kalo ternyata cmn batu kali)

  45. Tomo Berkata:

    Kalo kerjaan RNP tuh ngapain aja yah? sori soalnya gw baru fresh nih =)

  46. Panjul Berkata:

    RNP = Radio Network Planning. salah satu jobdesc. planning cell coverage include menentukan nom dari sebuah site. Juga define beberapa parameter seperti frek. neigbouring, hopping dll dari sebuah site baik new site atau reconfigure parameter existing site. RNP itu ilmu mahal krn diluaran banyak yg nyari so harganya mahal kalau sdh expert.

  47. operator .. Berkata:

    uaa… iya tuh .. vendor yang di pondok indah emang bikin rusak standar gaji aja ..:D

    prihatin juga euy ..ex siemens yang jadi NSN ..

    “Gimana cara menyikapi, klo ada engineer yang baru masuk tapi gajinya jauh lebih besar dari kita.”

    gw kira malah yang siemens bakal naek semua … “penyesuaian” ke nokia .. atau nokia nya yang turun ..:D

    eh .. btw .. kl dari operator pindah ke vendor gimana ya ??? sayang gak sih ?? secara kerjaan .. gw disini di operator kerjaannya gak berat .. gak ada teknis2nya .. takut gak dapet aja knowledgenya .. mau ke vendor .. biar lebih ada “challenge” .. :p .. kl dari income sih lumayan .. (walo masih lebih kecil dari vendor pondok indah) tapi setara dengan operator2 the big three …

  48. pemula Berkata:

    kebetulan……mau tanya nih sama mas2 sekalian yg tampaknya udah banyak pengalaman…., perusahaan telecom yang posisinya di bawah vendor istilahnya apaan ya ?? trus, saya minta nama perusahaannya dong ?? soalnya rencananya saya pengen magang di perusahaan itu sembari nyusun TA, tp gak tau nama perusahaannya apa ?? ya..target saya untuk nyari pengalaman aja……kalau bisa yang letaknya di bdg ?? ada yang bisa ngasih pencerahan infromasi gak??

    Thanks

  49. n00bz Berkata:

    dari tadi kok pada ngomong yang gede2 aja ya…
    kasih info ttg perusahaan yang lagi proses berkembang donk..
    ky’ ESIA gtu…
    btw, tadi di atas ada yang ngomong gini:
    “….yg paling menggiurkan, tetap sih agent…..”
    agent tuh maksudnya gimana??

  50. nobita Berkata:

    Sistem penggajian di telkomsel gmana si ?
    Berapa yaa gaji di TSel skr ini ?

  51. DGE Berkata:

    Ehm…makasih banyak kak “still at pancoran”. Akhir-nya terkabul juga, cuma binun milih yang mana.

    Just comment kalo batu ya batu, tapi tergantung sisi orang yang memandang (permata atau batu kali…pasti jelas beda (cara menghargai kita…:) )). He..he..ga nyambung ya.

    BtwThanks nasihatnya and keep fighting n smile

  52. Sobat Berkata:

    AKU kerja di DGE buat NSN santai banget bernafas aja digaji kerjaku cuman main games. trus gajiku yo tinggi banget kasihan yang pada hengkang harus jadi kuli buat perusahaan orang.

  53. Panjul Berkata:

    kebetulan sy kerja di pd indah……….. rasanya sistem penggajian mengacu pd market benchmark, memang betul, rasanya sulit cari gaji yg lbh bagus lagi..kecuali pindah ke LN..

  54. Gue udah 12 taon di siemens skrg nsn. Gue betah bgt krn kerjannya santai gaji lumayan, shg gue msh rmpt ngerun side biz dan ini tipikal org siemens asli kayak gue. Sbg manajer gue dpt 300 jt setaon plus semua benefit. Di side biz gue dapet 2x nya, so pend Berkata:

    http://Www.nsn.com

  55. Panjul Berkata:

    wah side biz kayak apaan tuh..? kerjaan ditelco biasanya time intensive.. kecuali so called ‘office furnitur’.. hehe

  56. nee Berkata:

    Hayoooo……..jangan mengeluh. Persaingan emang semakin keras. Just hint ya, kalau sampai teknologi WIMAX disetujui, perusahaan telco makin banyak reduce orang. Bayangkan saja 1 Jakarta hanya perlu 1 antena WIMAX, compare dengan kondisi sekarang yang perlu ratusan. Berapa orang yang akan kena lay off ?Saran saya, mumpung masih kerja, coba liat-liat peluang untuk investasi, buka mata dan telinga, jangan keasikan kerja. Dunia kerja semakin sempit, karena sistem automatisasi yang semakin canggih. Bagi yang udah kerja lebih dari 10 tahun, pasti masih inget susahnya dulu pake mesin ketik even mesin ketik elektrik, mau buat BoQ aja perlu waktu 2-3 hari/site, nahhh……sekarang BoQ untuk ratusan sites dalam 1 hari, kebayang kan perbandingannya. Apalagi jika compare BTS-Node B dengan WIMAX…
    Bagi teman-teman yang termasuk dalam 70 orang pemula yang kena lay off, ayooo….jangan bersedih masih banyak peluang kok, tidak harus selalu jadi pegawai toch……

  57. Archie Berkata:

    Buat yg 300 jt n Panjul:
    Side jobnya memang enak, krn Manager jd kalo ada Vendor yg deal (teken kontrak), dia pasti kebagian………. (berapa persen pak?) he he he ………………………………

  58. gundul pacul Berkata:

    archie: itu manager di operator..hee
    di vendor asing auditornya galak.. bisa masuk penjara urusannya hehe…

  59. komandan Berkata:

    1 Jakarta hanya perlu 1 antena Wimax ….??????
    Mimpi kali yeee…..
    Ini neh tipe orang yg Teori melulu……Terus puluhan rb antena MW yang sudah exist di network saat ini mau dikemanakan bung nee…dibuang ke laut kali yeee…..
    Teorinya seh begitu…tapi aplikasi men…..

    Dulu, hampir 75% pengamat Telekomunikasi menilai TELKOM akan kalah bersaing dengan operator GSM 2G & 3G karena kecanggihan teknologi & layanan yang bisa diberikan,,,,Tapi buktinya……????TELKOM Salah satu perusahaan yang meraih Laba Bersih tertinggi tahun ini.

    So kecanggihan teknologi itu selalu disesuaikan dengan kebutuhan system & regulasi yang berlaku di negara tersebut. Lha wong Jakarta di Indonesia….Indonesia VS Birokrasi…..

  60. priandoyo Berkata:

    Setuju bung komandan, saya juga bingung nanti tower-tower BTSnya yang sudah berserakan itu mau dikemanain ya kalau ada WiMax? lha terus prediksinya berarti gimana mas komandan?

  61. weker Berkata:

    Kntr gw di pancoran dulu, sekarang di Plasa Kuningan. Sama sih perusahaannya pindah kantor doang. Sebelum merger perusahaan ini ga transparan banget soal nentuin gaji karyawannya, yang ada makan hati aja…liat orang yang kerjanya gitu2 doang dibanding dengan kita yang tanggung jawabnya lebih gede…tapi setelah selidik punya selidik eh gajinya ternyata jomplang gedean dia. Apalagi liat expart yang ga bisa apa2….cuape deh.
    Mudah2an setelah merger ini (sistem nokia yg dipake) semua bisa lebih baik n transparan lah n lebih fair.
    Kenapa gw masih bertahan disini??yang jelas sekarang gw suka kerjaan gw, meski kalo liat gaji masih makan hati. Kerja bukan buat duit aja man, buat apa gaji gede tapi ga enjoy……..huahahahahaha munafique kedengerennya.
    Makan hati….minumnya tetep Teh Botol Sosro….Piss buat alumni Siemens…..

  62. hard_worker Berkata:

    Seperti yang dibahas, memang bayaran tempat yang satu ini agak keterlaluan rendahnya.
    Jadi memang rumusnya seperti ini
    siemens = pengabdian

    Moga-moga ada titik terang deh setelah menjadi NSN

  63. Ex-PTSI-er Berkata:

    Sistem pengajian seperti benang ruwet di negeri ini. Yang jadi masalah adalah bukan besarnya gaji yang didapat. Tapi seberapa besar bisa disimpan dan seberapa besar bisa membiaya hidup. Sptnya di negeri ini yg kecepatan inflasi melampaui kecepatan kenaikan gaji. Bekerja keluar negeri adalah pilihan (kelihatan besar) krn mata uang kita yg terdevaluasi terus. Padahal itu adalah standar jg dinegara tsb. Dan kita menghabiskan uang tsb di Indonesia. Coba habis gajian disana kita belanjakan jg dinegera tsb.. Kan sama2x saja…Intinya kesemrawutan ekonomi di negeri ini. Semua serba mahal….gaji memble
    Reg.
    Ex-PTSI-er

  64. b_lost Berkata:

    Saia sudah kehilangan ingatan euy sudah brapa lama hidup di sini (baca : S/Nsn), btw… jgn melihat selalu keatas, inget yang masi di bawah, masih bersyukur masih dapet gaji, yang di atas UMR. Coba liad sodara tua, yang tinggal di Pulomas, Cilegon, dsb, engineer dapet SG aja udah bersyukur banget, rata” mereka masih EG. Apalagi mo mengharapkan Level 8 dst.
    Buat saia sih, keinginan manusia tidak ada batasnya, setiap dapat yang diinginkan, di kemudian hari pasti pengin yang lebih. So… rumput tetangga lebih hijau, pas di udah disono, eh ada yang lebih hijau lagih. Bersyukurlah apa yang sudah ada. Masih banyak orang yang masih bersusahpayah untuk hidup sendiri, apalagi untuk membangun rumah tangga.

    Lost in Space

  65. nee Berkata:

    @anjar:
    Jangan bingung dengan banyaknya tower. Sekarang banyak sekali di daerah-daerah, pemda daerah menolak tower milik each operator, mereka menyarankan sharing tower untuk tiap operator. Kemungkinan tower yang sekarang ada tetap dipertahankan, setelah masa sewa habis (rata-rata 10-15 tahun), diharapkan sudah ada teknologi yang lebih cost optimize dengan teknologi saat ini. WIMAX hanyalah salah satu terobosan yang diciptakan melihat kondisi yang ada sekarang ini.
    Jika menengok sentral telekomunikasi 5 tahun yang lalu, ukuran sekarang sudah reduce hampir setengahnya dari 5 thn yang lalu, jadi tidak menutup kemungkinan ada kejutan-kejutan lainnya, bukan hanya sok teori ya…….tapi ini kenyataan. Ini pengalaman pribadi karena saya sudah lebih dari 10 tahun berkecimpung di dunia telekomunikasi, ketika belum booming sama sekali sampai saat ini. Ketika teknologi mobile hadir, semua orang juga terkejut. Lalu ketika teknologi SMS diluncurkan, semua meragukan ini akan jadi main revenue untuk hampir seluruh operator.

    @komandan:
    telkom dianggap memiliki laba terbesar karena ada laba dari telkomsel yang dibukukan di pembukuan mereka, jadi salah besar kalau dibilang laba telkom purely dari fixed network mereka, tetap saja karena tsel plus jaringan flexy mereka.

  66. kejebakdidge Berkata:

    kl soal gaji, pasti selalu rumput tetangga lebih hijau, tapi pasti masing2 punya kelebihannya, kyk siemens banyak trainingna(tp sekarang d bonding…), ya diitung2 aj berdasarkan kebutuhan, kl emang ngrasa ga cukup ato ga adil mari kita pindah…hehehehe

  67. ixnay Berkata:

    waaahh…
    kok baca di sini jadi serem sendiri..
    buat yang tau, syukur2 orang nsn
    emang standar di sana sekarang berapa si? terutama utk fresh grade..
    buat pegangan klo2 ada panggilan persh telco..

    fresh grade biasanya ga punya bargaining power.. hiks..

  68. Pendekar_megakuningan_pondokindah Berkata:

    Woooiiiiii para NSN’ers yang ga puas….

    Klo mau cabut ke Pondok Indah Mall, lewat gw aja yahh…..
    Japri aja okay, lumayan member get member hehehehe

  69. Jr Support Enginner Berkata:

    Halo semuanya,
    Saya ada panggilan interview dr NSN untuk posisi Jr Support Engineer. Ada yg bisa kasih gambaran tentang: Job Desc, Lingk kerja, Karir, Salary, Compensation & Benefit.
    FYI, saya lulusan ilmu komputer dan blm ada pengalaman kerja di perusahaan telco.
    Terima kasih.

  70. wong ndeso Berkata:

    katanya kalo jd expat gajinya bs nyampe 18.000 euro per bulan lho..

  71. Masih Engineer tapi Snr. Berkata:

    Udah hampir 4 tahun gue kerja di vendor cellular, status permanen, sallary standard local. Saya kasih bocoran standar gaji lokal - buat yg berminat (terutama yg punya experience dibidang ini), tahun kemaren gaji saya masih 2x juta Rp, tahun depan kalau beruntung (bukan maen judi lho) bakal naik menjadi x4 juta Rp.
    Saya proyeksikan (dg asumsi volume bisnis ada kenaikan 5%-6%), 2 tahun lagi bisa jadi 5x juta Rp.

  72. Lowongan Jr. Support Eng Berkata:

    Halo semuanya,
    Saya ada panggilan interview dr NSN untuk posisi Jr Support Engineer. Ada yg bisa kasih gambaran tentang: Job Desc, Lingk kerja, Karir, Salary, Compensation & Benefit.
    FYI, saya lulusan ilmu komputer dan blm ada pengalaman kerja di perusahaan telco.
    Terima kasih.

    Buat posting yang diatas tanggal 6 agustus kmrn, emang NSN buka lowongan lagi y??
    Mau dong info nya :) hehehhe
    Thanks a lot

  73. Jr Support Enginner Berkata:

    Kalo skrg, ga tau masih buka ato nggak. Tp waktu itu, gw ngirim surat lamarannya bulan mei, trus baru dipanggil bulan agustus. Alhamdulillah skrg masih proses, dalam tahap psikotest. Jd apakah ada yang bisa jawab pertanyaan2 saya diatas? Thx b4.

  74. JANGAN_STRESS Berkata:

    dulu jaman saya, cari kerja susah nya minta ampun..
    sekarang..mungkin tidak terlalu susah..tapi masih ada orang yg belum kebagian kerja
    jadi utk org yg sudah kerja..nikmati aja..

    kalo tak puas..keluar aja..kasi kesempatan yg belum kerja..
    gitu aja susah..
    daripada menggerutu..ya nggak..

    -eks siemens,eks nokia,eks ericsson-

  75. Spider Berkata:

    Masih enak loe kerja di Siemens.
    masih banyak orng pinter di NKRI yg ga dpt kerja…
    Jadi bersyukurlah.kalo elo mau kaya cepet ya.jualan narkoba…..
    Thx.

  76. AdziE Berkata:

    wew, gmn seh cara apply ke NSN kok gw ga pernah liat postingannya ya… tmn gw ada disana tp lewat agency, nama agencynya LEMCON nah di indonesia gmn ya cara apply ke LEMCON… pengen bgt gw jd Telco Engineer… krn ngeliat demand, dan ilmunya.

  77. mo_cab Berkata:

    adzie…buka aja http://www.lemcon.com baigian career…

    ato kalo mau outtsource lokalnya bisa ke DGE or tempindo.

    Kalu yg para NSNers ex-siemens yg masih kecewa dengan gajinya saat ini, sabar aja deh. Taun depan emg katanya bakalan ada penyesuaian dengan standar nokia. Ada ygb bilang awal taun, kalo bos gw bilang sktr juni-july. Tapi entah jg sih, lha wong dulu jadwal merjer aja mundur berbulan2.
    Lagi pula bentar lagi ada performance appraisal kan? baek2 aja kerjaannya, tunjukkan prestasi, siapa tau bos berkenan naekin gaji kita…..

  78. Daftar perusahaan outsourcing premium untuk Telco, Oil dan Bank « Anjar Priandoyo is Lifeauditor Berkata:

    [...] berbagai sumber, mas Mo_cab terimakasih untuk komentarnya. Yang ingin menambahkan atau mengklarifikasi, di Oil, [...]

  79. ruth Berkata:

    asalam
    mas bs minta tlg:)..minta contoh BOQ..trus dasar2 perhitungan BOQ tu pa aja?
    kok rumit bgt?pa hrs telponin supplier2 gt?trus sharing dong gmn caranya bkn BOQ per hari ratusan?mikir atu aja dah minta ampun:)secara bukan dari sipil dan bukan lulusan elektro.duhh gmn niy?
    tlg daku mas yah:)
    tak tunggu jawabannya di imelku:rea_ct@na.its.ac.id
    suwun
    wasalam

  80. ipasha96 Berkata:

    Mbak Ruth…ini minta contoh BoQ untuk sistem apa ? karena tiap sistem itu pasti beda BoQnya. BoQ untuk In Building sytem tentu beda dengan BoQ Radio Access System..

    Silahkan kontak saya secara pribadai, mungkin saya bisa membantu…

  81. UnsatisfiedEmployee2008 Berkata:

    hahaha, akhirnya dapet juga tempat untuk berkeluh kesah mengenai NSN.
    Saya itu baru masuk NSN sekitar 6 bulan, masuknya sih dari sisi outsource Nokia…selama 6 bulan kemarin saya enjoy dengan kerjaan karena adanya kemungkinan untuk permanen. Sekarang keluar pemberitahuan tidak ada perekrutan untuk jadi permanen. Gaji dipotong 50% sama outsource, uang makan n transport ga dikasih. Tanggung jawab besar. Jadi kalau dilihat sekarang dari sisi gaji sama sekali tidak seimbang. namanya juga junior semua kerjaan dikasih ke saya…wah kayaknya mending pindah ke subcon aja kalau gitu.. gaji juga jauh lebih besar…. bawa sih nama NSN tapi bawa duit perusahaan lokal, sedih…ga puas rasanya masuk NSN

  82. rudiana Berkata:

    boleh ikut sumbang saran ya, aku sih diluar arena ya soalnya kerjaku contractor.
    Jadi aku sih lihat pembicaraan gaji “karyawan’ itu kayak melihat 3 thn ke belakang sblm ambil kerjaan skrg yg tentunya lebih besar dibanding karyawan. Mau share aja, temen gw di NSN (yg exNokia) bilang gw katanya temen2 dia exnokia kayaknya adem2 aja tuh dgn merger. dia bilang hampir semua org exNokia itu tdk terimbas dgn merger issue, karena mrk sibuk kerja siang malam, tdk ada komplain dan skandinavian banget (adem ayem kaya Jawa banget) dan yg paling jelas mereka saling trust sesama karyawannya dan para bossnya/bule2nya termasuk orang2 yang pada rendah hati dan membaur/tidak berjarak, itu yg membuat fondasi mereka kuat ketika ada terjangan angin merger. (gaji juga memang pada tinggi sih).
    Menurut temen gw juga, mrk sih wajar dibayar tinggi, soalnya org2 yg di nokia yg direkruit sebelum merger qualifikasinya cukup tinggi/bajakan semua, kayak kopassus kalo di level tentara, jadi 1 org nokia itu dibayar 2x lebih tinggi dari rata2 market (org ericsson pun dihijack juga karena nokia saat itu lagi kinclong2nya), tentunya dibarengi kemampuan yg setara kopassus juga.
    temen gw yg pengalaman 10thn itu diembel2innya masih senior engineer, padahal dia canggih abis boo…diangkatan gw dia terbaiklah…
    makanya waktu merger pun komposisi nokia 300,siemens >4000 orang (14x nokia) tetapi revenue tiap karyawannya jatuhnya 100/50 (lebih efektif nokia). jadi dari situ aja ketahuan ROI nya berapa, wajar kalau nokia berani bayar mahal. makanya temen gw yg masuk nokia 3 thn lalu sblm merger itu menolak gw ajak kerja di LN jd kontraktor, karena setelah dijumlah akhir, enakan di nokia,fasilitas oke, gaji oke.
    saran akhirku, buat org ex siemens sebelum mencerca hrd/management NSN yg baru sebaiknya harus berfikir dulu apakah kontribusi kalian sama dengan kopassus nokia? jangan2 nokia menyesal bergabung dengan siemens. tapi mungkin yg harus diwaspadai juga adalah jangan sampai melulu ngurus minta disamakan dengan org nokia, kalo orang siemens tdk bisa seproduktif org nokia, jangan kontraproduktif malah akan meyakinkan org nokia/managemen nsn bahwa kalian pantas dibayar rendah (maaf tidak bermaksud kasar)
    salam

  83. noel Berkata:

    nanya dunk…..masuk NSN harus pake koneksi ya…..?
    trus, klo ga pake koneksi gimana ya…?

  84. nsn_wannabe Berkata:

    wah seru juga bahasannya. Btw, kalo gw perhatikan ternyata tidak ada beda yg signifikan ya antara gaji di operator dengan di vendor. Mungkin ini kesimpulan sementara dr gw :
    1. Untuk masa kerja dan kualifikasi yg sama, gaji di operator tidak beda dengan rata2x gaji di vendor ( PI+pancoran+mulia)/3 sbg contoh : Di Telkomsel, dgn masa kerja 4-6 thn, annual bisa dapat 150 jt an.
    2. Dari sisi skill dan knowledge teknis, pekerjaan di vendor lebih menantang dan lebih ke performansi hardware/platform si perangkat
    3. Dari sisi sense of business and sense of technical engineering, pekerjaan di Operator lebih menantang. Akan lebih tertuju ke performansi sistem keseluruhan dan juga solusi solusi bisnis yang bisa dikembangkan dari sistem yg ada, terutama bila kita ada di departement engineering
    4. Untuk long term career (imho nih), berkarir di operator lebih akomodatif karena pertumbuhan organisasinya relatif pesat sebanding dengan pertumbuhan core bisnisnya. Maksudnya akan banyak sub departement mjd departemen, departemen mjd divisi dan sebagainya. Sedangkan secara struktural , berkarir di vendor terasa lebih terjal karena pengembangan organisasi relatif lambat.
    5. Dari kesimpulan gw di atas ni, mohon masukannya worth it ngga ya pindah dari operator ke NSN (mid-east) as a permanent engineer ? Dari gaji jelas lbh oke di NSN mid-east, tapi dari sisi karir gimana ya ?

    Sebelumnya maaf kalau dari awalnya sok tau tapi ujung ujungnya nanya :P

  85. Seseorang Berkata:

    Dalam hal gaji dan benefit….Ini adalah COST (biaya) buat Company…..

    NSN, Ericsson, ALU, Huawei, etc selalu sensitif terhadap COST……

    Contoh di Indonesia, Semua Operator berlomba lomba menurunkan tarif……
    Akibatnya: Margin/keuntungan Operator kecil…..Walaupun pelanggan banyak….

    Efeknya: Vendor (NSN, ///, ALU, Huawei, etc) ditekan keuntungan nya dari jual barang dan service oleh Operator.
    Efeknya: Subcontractor (service atau material) ditekan harganya oleh vendor.

    Secara otomatis, untuk mempertahankan profit, perusahaan akan menekan COST karena penjualan menurun.

    Harga terpaksa dipotong dari harga sewajarnya.

    Lihat kasus ///.
    Saat merger NSN dan ALU, /// mengambil market share cellular communication dgn membikin harga se kompetitif mungkin shg NSN dan ALU gak sanggup bersaing karena banyak pengeluaran saat merger. Merger itu COST nya juga besar. Merger baru keliatan COST Savingnya setelah beberapa tahun ke depan.

    Akibatnya, /// kehilangan profit sampai 36 %. Bayangkan, perusahaan sebesar /// kehilangan profit sampai 36%.
    Akibatnya, /// me lay off (PHK) pegawainya…..

    Catatan: Price war oleh /// bukan satu satunya penyebab /// kehilangan profit.

    Perlu Ingat, perusahaan melakukan bisnis, bukan YAYASAN SOSIAL.
    Keuntungan adalah hal utama.

    Om Rudiana ada benarnya dan ada juga tidak benarnya. Tidak semua ex Siemens itu kualitasnya dibawah ex-Nokia.
    Banyak ex-Siemens yang bagus bagus performanya (kebetulan saya ex-Nokia) dan kebetulan manager di NSN yang team member saya campuran antara ex-Siemens dan ex-Nokia. Mayoritas dari ex-Siemens…

    Sekali lagi…..Ingat COST buat company….
    NSN tidak bisa dengan gampangnya menyamakan salary structure dan benefit antara ex-Siemens and ex-Nokia dgn waktu yang singkat…

    Kalo dilakukan, kolaps NSN…….Dan tidak seorang pun pemegang saham NSN menginginkan hal tersebut.

    Kalau margin NSN cuman 5%, buat apa investor menanamkan uangnya di NSN?
    NSN harus bisa menunjukkan ke dunia/pemegang saham bahwa menanamkan uang di NSN akan memberikan keuntungan buat mereka……

    Bayangkan aja Anda jika punya uang, umumnya, minimal Anda akan menabung di bank yang bonafid dan bunganya relatif besar.

    Mau nggak Anda menabung di Bank, tapi, bunganya cuman 1 % setahun. Kebanyakan orang akan berpikir 2 kali.
    Begitu juga investor….

    Di sisi lainj, Operator sekarang banyak melakukan efisiensi dan ada juga tantangan dari vendor cellular Asia:

    - Network Sharing. Operator berbagi jaringan (banyak di Europe and USA).
    - Teknologi 3G tidak meledak seperti yang diharapkan vendor-vendor.
    - Vendor Asia yang operating cost nya lebih rendah sangat aggresive.

    Akibatnya, vendor vendor berpikir keras buat bertahan dan bersaing dgn melakukan cost saving dan pada saat bersamaan berusaha keras memberikan kompensasi yang menarik buat key talent - key talent yang ada di perusahaan.

    Saran saya buat yang belum puas dgn kompensasi dari perusahaan:

    - Kerja adalah PILIHAN…… Silahkan tentukan pilihan anda.
    - Jangan harap manager Anda memberikan tuntunan terperinci terhadap karir Anda. Karir Anda adalah tanggung jawab Anda sendiri. Kalau Anda ingin berkarir, diskusikan dgn manager anda.
    - Jangan harap manager Anda memberikan tuntunan terperinci terhadap pengembangan diri Anda. Itu adalah tanggung jawab Anda. Kalau Anda ingin lebih, diskusikan dgn manager anda.
    - Tunjukkan Anda memberikan nilai lebih terhadap kelompok/team/perusahaan Anda. Jangan minta gaji senior engineer kalau anda belum menunjukkan Anda pantas digaji sebagai senior engineer.
    - Orang baru yang direkrut gajinya bisa lebih besar dari Anda. Karena, perusahaan menarik orang tersebut dari comfort zone nya di perusahaan lama. Kompensasinya…..gaji sedikit lebih…Perusahaan banyak melakukan asssesment dalam merekrut orang dan perusahaan melihat potensi orang tersebut.
    - NSN adalah perusahan besar. Dengan merger, product nya makin variatif dan kesempatan kesempatan/opportunity baru banyak bermunculan. Bisa dilihat, walaupun NSN melepas pegawainya, NSN juga banyak melakukan rekruitmen. Dan juga, banyak perpindahan pegawai dari satu departemen ke departemen lain oleh karena adanya posisi baru yang menunjang bisnis NSN.
    - Dengan atau tanpa ANDA, NSN akan tetap berjalan dan akan terus melakukan perubahan perubahan kearah yang lebih baik.
    - Beri kesempatan kepada NSN untuk menunjukkan bahwa NSN akan menjadi “One of the best places to work for” di Indonesia.
    - Kita menghabiskan waktu minimal 8 jam sehari, bisa lebih, bekerja buat perusahaan. Anda harus bisa mengambil manfaat yang sebesar besarnya bagi diri Anda sendiri. Tidak ada gunanya berkeluh kesah dan mencari cari kesalahan. Tidak ada Gunanya bagi diri Anda pribadi. Berpikirlah secara positif.
    - Besar kecilnya gaji relatif dan saya ingat sekali kata kata manager saya pada saat saya mulai bekerja. Berapapun gaji yang kita dapatkan, itu tidak akan pernah Cukup. Pilihan ada pada Anda untuk menilai apakah anda nyaman bekerja dan dapat mengambil manfaat dari pekerjaan anda.
    - Hal diatas juga belaku bagi teman-teman yang bekerja di perusahaan lain. Pilihan ada pada ANDA dan ANDA sendirilah yang bisa menentukan apakah Anda sesuai dan nyaman di tempat Anda bekerja.

    Masih banyak yang mau disampaikan, namun udah jam 1 malem, Selasa, tgl 3 juni 2008. Banyak kekurangan diatas….

    Dari tanggapan Anda, saya juga bisa belajar mengenai uneg-uneg teman teman….

  86. ipasha96 Berkata:

    Benar yang dikatakan mas NSN_wannabe, yang namanya merger perusahaan besar, dalam hal ini Nokia dan Siemens, bukanlah hal yang gampang untuk menyelesaikan prosesnya dalam waktu singkat, apalagi proses merger tersebut baru berusia 1 tahun.

    Makanya kenapa saat ini masih ada perbedaan salary maupun benefit antara ex-Nokia dengan ex-Siemens, tapi saya yakin dalam secara perlahan-lahan perbedaan ini akan diminimalkan..hanya butuh waktu untuk menyelesaikannya…

Tinggalkan Balasan