Kenapa pria menikah ini masih bimbang?

Mas mau konsultasi, aku sekarang kerja di suatu konsultan di finance industri sebagai IT sys admin sudah bekerja selama dua tahun dengan take home pay (2007) sekitar 6 juta. Kerjaan dan keadaanku persis seperti artikel blog di bawah ini. Aku kerja di industry ini sebagai IT memang ke depannya agak sulit berkembang (terutama dari sisi knowledge). Nah sekarang aku ada tawaran pindah dari sebuah vendor IT (sytem integrator) tapi gajinya gak sebesar di tempatku sekarang. Take homepay-nya bedanya sekitar 1 jutaan lebih rendah (take homepay 5 jutaan).

Tapi aku rasa ke depannya aku bisa lebih berkembang di vendor ini karena pastinya aku akan banyak belajar untuk handle produk kelas dunia (IBM, Cisco, dsb). Mumpung umur masih di bawah 30 tahun. Gimana ya mas kira-kira menyikapinya mohon petunjuk. Apakah aku tetep legowo jalanin di perushsaan yang sekarang atau aku loncat ke vendor yang satu ini. Aku harus mutusin 1-2 hari ke depan keputusannya. Pastinya kalau aku pindah ke vendor ini kerjaanku pasti lebih under pressure dan challenging.

btw aku juga sudah menikah dengan 1 anak..istriku sih agak berat melepaskanku pindah. tapi aku istikhoroh aja
Mas Jono via email

Komentar:
Dear Mas Jono, terimakasih emailnya, rasanya saya lebih sepakat dengan pendapat istri mas Jono, boleh tahu istrinya sekarang bekerja atau tidak? menurut saya, kalau kita sudah menikah, keputusan-keputusan penting seperti ini ada baiknya didiskusikan dengan pasangan kita, karena yang paling merasakan dampak keputusan kita adalah mereka. Apalagi Masnya sudah punya anak -duh saya ngiri nih-.

Terkait dengan kebimbangan Mas Jono, yang saya lihat:
1. Gaji yang lebih kecil dan pressure yang lebih besar, ini saya rasanya langsung tidak sreg ya. Sayang-sayang.
2. Kesempatan belajar yang lebih besar? kok saya juga tidak yakin ya.

Saya sepakat dengan ide untuk istikhoroh, moga-moga Mas Jono diberi pilihan yang terbaik. Pindah seperti ini kan gambling to mas, benar-benar beresiko tinggi.

Saran saya pribadi:
2 tahun itu belum lama, (saya lihat total prof. experience mas sekitar 4-5 tahun), kalau hari ini memang ada tawaran pindah, artinya mas jono masih potensial dimarket, tahan aja dulu, lihat 1-2 tahun kedepan, semoga ada peluang yang lebih baik nantinya.

Salam buat anak istri ya mas.
*kalau sudah punya anak istri, rezekinya dobel2 lho mas, lagian sampeyan ga berjuang sendirian dan untuk diri sendiri kan.

Baca juga: Pengalaman 2 tahun seharusnya digaji berapa

Ditulis dalam Dunia Kerja, Experienced.

20 Tanggapan ke “Kenapa pria menikah ini masih bimbang?”

  1. PNS Berkata:

    Mestinya anda malu dengan orang miskin apalagi sama gue yang PNS ini. Terima saja berapa gaji yang bakal diperoleh. Yang penting anda masih bisa beli bakso. Gitu aja koq repot seh!!! :P

  2. hebiryu Berkata:

    saya pikir kopral jono udah tau jawabannya.
    jawabannya adalah tidak.

  3. Hans Berkata:

    Track record mas Jono sangat bagus. So, menurut saya prioritas keluarga lebih diutamakan. Jadi dengan gaji segitu lebih dari cukup bagi saya dalam kehidupan berkeluarga. Klo vendor pastinya banyak tantangan, knowledge teknologi lebih up to date.

    Baiknya mas Jono stay di prshaan konsultan finance 1-2.5 tahun kedepan. Alokasi waktu tuk keluarga jg perlu dipertimbangkan mengingat prshaan vendor IT jam kerja kadang tidak terbatas tergantung kebutuhan clients.

    Sharing dengan Allah itu lebih baik, agar Allah memantapkan hati mas Jono dalam memutuskan hal ini :)

  4. Dony Berkata:

    My personal opinion:
    menurut saya mas, bila anda memang merasa sudah tidak nyaman disana, merasa tidak berkembang, secara alamiah ini sudah warning dari diri anda untuk segera melakukan perubahan.

    Dan menurut saya lebih baik jangan ditunda. Anda harus segera melakukan perubahan. Bila anda saja yang berubah, itu belum cukup dan harus ada perubahan dari lingkungan anda juga maka saran saya jangan ditunda lagi.

    Karena pekerjaan anda sekarang, yang anda merasa tidak produktif, anda tidak berkembang, akan benar-benar menggerogoti anda sendiri. Anda akan benar-benar tidak berkembang dan tidak produktif. Semakin lama anda tunda, anda akan semakin sulit untuk pindah, anda akan semakin tergantung.
    Bukankah lebih baik anda menghadapi challenge dan pressure di pekerjaan baru itu sekarang, ketika anak anda masih satu, ketika anda masih 30 something daripada anda harus menghadapinya ketika anak anda sudah tiga dan anda sudah 40 something??..Bukankah lebih baik anda keluar dengan kesadaran diri untuk berkembang lebih baik daripada anda nantinya akan terpaksa harus keluar dan dengan terpaksa harus menjalani challenge di pekerjaan baru itu?!…
    karena anda tidak akan bisa mengharapkan hasil berbeda dari cara-cara sama yang sudah terbukti tidak efektif.

    Ini hanya personal opinion aj lho mas, monggo aj buat pertimbangan. Selamat berjuang. Saya yakin keputusan apapun akan membawa kebaikan buat mas dan keluarga.

  5. SMK 1 HKBP SEMINARIUM SIPOHOLON Berkata:

    Pria bimbang menikah, itu hanya sedikit presentasenya!
    thank

  6. papabonbon Berkata:

    aku setuju sama doni. tapi carilah yg gajinya lebih baik dari yg sekarang. karena akan menimbulkan pertanyaan dimaa depan apa sebabnya anda pindah ke tempat yg lebih kecil gajinya. anda pun akan mempersalahkan diri sendiri, jika mengalami masalah di tempat baru, anda akan trace back ke belakang alasan anda berada di tempat baru. apa yg worthed dari tempat baru, jika misalnya anda mengidealkan belajar banyakbaru, namun di saat itu justru merasa stuck.

    state of mind dari kesuksesan adalah ketika anda memposisikan nilai diri anda di tempat yg benar, dan anda bekerja tanpa halangan untuk mengejar impian anda. jangan pernah meninggalkan jejak negatif, apapun itu, jika anda bisa.

  7. nababan Berkata:

    yang bimbang menikah itu kebanyak orang kota, klo orang kampung nggak ah!

  8. PNS Berkata:

    Ntar kebuu jadi batu pualam dan kakek2 baru nyaho Luh!!!

  9. papabonbon Berkata:

    kayaknya 2 diatas itu, belum baca udah pada komentar yah, abis pada kurang nyambung ..kikiki :)

    topiknya kan orang udah mapan, punya anak, kerjaan enak, tapi mau pindah kerja mikir seribu kali, akhirnya gak pindah pindah .. :)

  10. Dony Berkata:

    Yup, seperti kata papabonbon.
    Memang idealnya gajinya lebih besar ato minimal sama agar tidak ada beban materiil dan moril bila nanti mengalami masalah. Namun bila gaji itu hanya berbeda sedikit mungkin masih bisa dipertimbangkan…dan tentu saja gaji itu masih berada dalam harga pasar dalam industri sejenis.
    Dalam satu tahun mungkin akan sudah bisa menyamai..plus ilmu yang dapat melebihi…
    jadi worth it lah…

  11. adam Berkata:

    kesempatan berkembang? kesempatan nambah ilmu? tantangan dan presure yg lebih? masa sich….???

    setahuku kalau presure dan tantangan lebih = jam kerja tak menentu, kerjanya berdasarkan target. lha terus kapan belajarnya …:-)).

    kalaupun nambah ilmu itu pun karena tuntutan vendor karena update ilmu sehingga harus di training kan (luar/dalam negeri).

    menurut saya, dg selisih gaji 1 jt dan waktu kerja di tempat lama yg tdk terlalu ‘kenceng’ (dibanding vendor) mending ditabung buat kursus2 yg spesifik/ambil sertifikasi internasional/khusus. toh sama aja. Konsultan pun juga dituntut selalu update ilmu….:-p.

    tapi, istikharoh tetep perlu….kita gak tau mau jadi apa kita nanti.

    :-)

  12. Abu Ahmar Berkata:

    baru mampir negh..
    kalo aku ndiri lum kerja segh. maklum masih anak kuliahan. tahu juga gmn tadi isa nyasar di sini.

    kalo aku boleh usul segh mending kek komennya si adam. mending dengan selisih gaji yang segitu, mas bisa ambil kursus yang specifik. Mengingat juga masalah kerja under presuare tadi. Tapi kalo tipikal mas orang yang suka tantangan… mending ambil aja, soale masih muda :D

  13. herryvirgo Berkata:

    ya lebih baik jngan meninggalkan pekerjaan anda yang memeng sudah nyata2 sudah keliatan hasilnya dari pada nanti pindah lom tentu bsa kayak kemaren

  14. Redland Berkata:

    Yang saya alami agak mirip juga meskipun beda :)
    Saat ini saya bekerja di persh IT dengan gaji 2.5 juta di kota bandung. Berharap mendapatkan gaji yang lebih besar saya mencoba apply ke persh. IT sejenis di JKT, dan diterima dengan tawaran gaji 5 jt. Yang bikin bingung, ketika bilang ke boss saya mulanya beliau ngasih izin, namun belakangan dia menawarkan menaikkan gaji saya hingga 4 jt, di bandung pula…Dengan alasan saya memang masih dibutuhkan dan hubungan saya dengan boss/prsh/rekan kerja sangat baik sekali.
    Sekarang malah bingung mau ambil yang baru atau tetap bertahan di tempat yang lama ya, kalau pindah ke tempat baru harapannya menambah pengalaman dan rencananya sih gak lama2 juga pengen nyari prsh yang bisa memberi lebih banyak lagi :)
    Any suggestion brothers/sisters?

  15. Redland Berkata:

    Sori ketinggalan info tambahan, saat ini saya baru menikah belum setahun, belum dikaruniai anak, dan istri tidak/belum bekerja.

  16. Jono Berkata:

    Terima kasih semua. Keputusannya akan saya ambil senin ini. Btw niat saya ingin pindah agar supaya saya bisa luncat lagi ke company yang lebih gede. Jadi perusahaan ini cuman batu loncatan aja coz udah ada beberpa temen yang pernah kerja di company ini stelah 1 tahun pada ditarik/dibajak, ada yang ke telkomsel, xL, datacraft, dll. Hmmm masih pikir2 neh. Tapi mau sowan dulu ke ortu. Btw saya sih punya feeling jika aku menyatkaan resign ke si bos, pasti dia berat melepaskan ku karena gw udah saking dan benar2 dipercaya sampai dia pernah tugasin gw masnag jaringan di rumahnya. Dan bisa2 nanya gajimu di sono berapa, ntar gw samain aja. Halahh… Wah jadi dilematis. Gemana neh mas anjar and papabonbon.

  17. wir Berkata:

    O mas Jono itu kelihatannya mau mundur satu langkah agar dapat loncat beberapa langkah ke depan. Gitu.

    Logis juga sih. Semua langkah itu memang ada resikonya. Pokoknya kalau yakin dan Tuhan berkenan. Ya, siapa tahu. :D

    Tapi yang penting harus bisa memberi penjelasan ke istri sehingga siap mengatur ulang belanja hariannya.

    Semoga sukses deh.

  18. kadlina Berkata:

    wah.. untuk bagian Finance Acct di pabrik/manufaktur berapa nih standardnya untuk lever start up - manajer..? belum dibahas.. Biasanya sih yang saya alamin sebagai orang accounting di pabrik otomotif, jauh lebih kecil dibanding produksi/enginer. Karena biasanya untuk skala pabrik menengah ke bawah, para direksinya berpikiran, bahwa finance accounting tidak menghasilkan uang, hanya bekerja tulis menulis, dan menghambat produksi dengan sistem controlnya. dan hanya sebgai supporting Departement. Jadi kesimpulannnya bagaiamana ini..? apakah memang penghargaan untuk bagian FA di manufaktur hanya segitu..? tidak terlalu diperhatikan..? apakah harus terus bekerja di KAP saja atau perusahaan jasa or trading untuk orang2 FA.. (ada yang menanggapi..?

  19. morisca Berkata:

    Hasil istikharah nya gimana mas Jono ?
    Sudah diberi kemantapan kah atas keputusan yang diambil ?

  20. lussac2000 Berkata:

    kalo mau pindah mendingan cari yg duitnya lebih banyak hehehe maklum saya ibu eRTe alias menteri keuangan keluarga ! suami saya juga usia baru 30thn jabaran manager NOC di ISP di Jimbaran Bali..kerja udah 4thn an ..kita mo moving ke tempat baru nih dengan salary 2x lipatnya dari yg sekarang..hmmm asyik nih..!!

Tinggalkan Balasan