Anjar Priandoyo

Fix & Cap KPR BCA bagaimana ya?

with 34 comments

Bank BCA mengadakan promo KPR Fix & Cap per 25 Mei 2007 ini,

Fix: Suku bunga fixed 9,75 % eff. p.a. selama 3 tahun pertama. Selama 3 tahun pertama suku bunga KPR BCA tidak akan berubah.
Cap: Selama 2 tahun berikutnya suku bunga tidak akan melebihi batas atas yang sudah ditetapkan, dalam hal ini sebesar 11 % eff. p.a.

Baca juga: Promo KPR BCA bunga 9.9% 16 Februari 2007

Mas Yasha, sebenarnya sudah lama sekali menanyakan hal promo KPR BCA ini sejak pertama kali launching Mei yang lalu. Tapi baru sekarang sempat mbahasnya. Menurut saya, program promo ini tidak jauh berbeda dibandingkan promo 9.9% bulan Februari yang lalu. Kelihatannya sih ok, tapi ga tau deh belum bisa komen.

Kalau dalam kondisi normal -alias bukan promo- saya tidak memilih BCA karena:

  1. Perhitungan appraisal rumah (second) Bank BCA tidak sebagus bank lain
  2. Bank BCA tergolong ‘pemain baru’ dalam bisnis KPR, khususnya untuk segmen pasangan muda, jakarta, 200-600 juta, yang didominasi: Permata, Panin dan Niaga.

Padahal bisa jadi Bank BCA bagus karena:

  1. Bank BCA menghitung besar angsuran dari gaji kotor, sedangkan rata-rata bank lain menghitung dari gaji bersih.
  2. Dalam kasus dimana BCA bekerja sama dengan developer perumahan anda

Ada pendapat lain? nasabah setia BCA mungkin (bukan nasabah karena jutaan orang pake ATM BCA, yang hampir kalah dengan Mandiri)?

About these ads

Written by priandoyo

Juni 20, 2007 at 6:01 am

Ditulis dalam Keuangan

34 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Sebagai calon applicant KPR saya sudah menunggu-nunggu review program Fix n Cap ini di blog mas Anjar. By far, saya masih bertanya-tanya apa yang terjadi pada program seperti ini (fixed utk sekian tahun) setelah masa fixed-nya berakhir? apakah bank akan ‘dengan mudah’ menaikkan suku bunganya secara sepihak? kalo begitu, apakah lebih baik pilih bank yang sudah reputable & experienced dalam bidang KPR saja? (ini salah satu gimmick yg dijual BTN.. mereka bilang paling berpengalaman dalam hal KPR & ga akan menaikkan suku bunga dengan semena-mena karena credit portion KPR mereka adalah mayoritas..)

    Any opinion?

    zidanie

    Juni 20, 2007 at 10:46 am

  2. Permata, Panin dan Niaga.

    Urutan dari kiri yg paling oke ??

    :D

    rezayazdi

    Juni 20, 2007 at 12:39 pm

  3. Selamat pagi,

    Ikutan share ya… Bulan April lalu saya berhasil mendapatkan KPR BCA 9.9% (50 bulan fixed) untuk plafond kredit sebesar Rp. 126.000.000,-
    Penentuan ini didapat karena saya memang ingin mengurangi besarnya beban bunga yang mesti saya bayar setiap bulan. Jangka waktu KPR ini adalah 8 tahun. Tapi menurut rencana saya (Kalo Tuhan berkehendak, :) ) maka saya ingin melunasi KPR tersebut pada awal tahun ke-5.
    Sebab cicilan KPR saya pada bulan ke-51 dst akan ditentukan bunga floating oleh BCA. Dan ini sudah ketentuan. Sejauh ini saya memilih BCA karena ada beberapa kemudahan yang menurut saya lebih dibandingkan dengan bank lain. Padahal, sewaktu ingin mengajukan KPR, saya sudah memutuskan KPR Mandiri.

    Tapi karena satu dan dua hal, KPR Mandiri lebih mengecewakan menurut pendapat saya, akhirnya pilihan saya jatuh pada KPR BCA.

    Semua persyaratan dari BCA dipenuhi oleh saya sbb:
    1. Menjadi nasabah BCA sudah minimal 50 bulan.
    2. Surat pengangkatan karyawan (saya minta ke HRD/Bos).
    Ini juga sudah tercantum pendapatan per bulan saya.
    3. Cicilan KPR minimal 30% dari gaji total.
    4. Fotokopi rek.tabungan 3 bulan terakhir.
    5. Sertifikat tanah dan pembayaran PBB sudah dipecah per kavling dan statusnya oke.

    Yang ini tidak wajib:
    *) Adanya kerjasama developer dengan BCA.

    Begitu juga promosi baru yaitu Fix & Caps KPR BCA, sejauh ini menurut saya sih oke-oke aja dengan adanya jaminan kepastian bunga dari Bank sesuai dengan syarat dan ketentuan promosi tersebut.

    Jadi saran saya adalah pilihlah KPR yang memberikan kepastian bunga (akan menentukan cicilan kita selanjutnya) ketimbang memilih bunga lebih rendah tetapi cuman fixed pada tahun pertama daripada membayar bunga yang tidak menentu ini.

    Terima kasih dan selamat memilih KPR yang efektif dan efisien.

    Salam

    Firman

    Juni 28, 2007 at 2:56 am

    • terimakasih bangeeeeeeeeeeeeeeeeeet infonya mbantuuuuuuu bngt

      titing suryani

      Maret 21, 2012 at 7:37 am

  4. Mau curhat nich Mas Anjar, kemarin ini saya apply kpr bca tapi ditolak karena status kepegawaian kurang jelas padahal saya sudah bekerja hampir 4 th di ktr yg skrg dan total masa kerja lbh 10 thn sedih banget deh pdhl di ktr saya memang tidak ada yg namanya kontrak permanen. Apa mungkin masih bisa dinegosiasi lagi atau harus apply ke bank lagi tapi jadi trauma

    Lina

    Juni 29, 2007 at 8:11 am

  5. Wah itu AO-nya bodoh namanya, coba nego lagi, coba juga kontak AO atau managernya langsung. Tenang aja Mba Lina, jangan nyerah dulu. Saya dulu juga di Permata, di BNI kalau Dinda gak pake acara gebrak gebrak meja proses KPR bakal ga beres-beres.

    priandoyo

    Juni 29, 2007 at 9:33 am

  6. Kata teman saya emang di BCA rada ribet ng kayak bank lain pdhl segala persyaratan udah saya penuhi angsuran juga cuman 1/3 gaji bersih apa mentang2 banyak aplikasi yang masuk ya jadi kesannya hanya nasabah yang butuh. Makasih ya dukungannya.

    Lina

    Juni 29, 2007 at 9:38 am

  7. Kemandiri aja. AOnya proaktif buanget. Surat diambil ke kantor trus selang 2 hari yang appraisal udah datang buat foto-foto —- tapi gak tau kelanjutnnya soalnya emang lagi proses…..moga aja di acc full…bantuin doa ya….

    Caca

    September 1, 2007 at 12:37 am

  8. [...] Fix & Cap KPR BCA bagaimana ya? Review program KPR BCA 9.9% fixed 50 bulan Strategi menswap pembiayaan rumah tumbuh (via KPR BCA) Posted in KPR BCA. [...]

  9. menurut saya kpr di bca tidak menguntungkan, sebab terdapat biaya-biaya yang harus dibayar sperti biaya provisi dan administrsi yang cukup besar, meskipun dalam hal suku bunga tergolong bersaing dengan bank-bank lain.
    pembiayaan yang ditanggung oleh bca juga hanya 70%, yang artinya untuk setiap pembelian rumah kita harus menanggung uang muka min 30%.
    Lain halnya dengan Bank UOB Buana, dengan suku bunga 8.99%, kita dibebaskan dengan biaya administrasi dan untuk biaya provisi hanya dikenai 0.5%, kalau di BCA biaya provisi 1%. Pembiayaan dari UOB Buana bisa mencapai 80% dari harga pembelian maupun renovasi rumah.
    Dan juga pengajuan KPR di BCA cuma bisa untuk pembelian rumah, sedangkan di UOB Buana bisa untuk pembelian maupun renovasi rumah.
    Jadi menurut saya KPR di UOB Buana lebih menguntungkan daripada bank-bank lain. Saya bisa mengatakan hal ini karena begitu banyak kemudahan dan keuntungan yang saya dapatkan ketika menjadi nasabah bank uOB Buana. Prosesnya pun tidak bertele-tele dan waktunya sangat cepat. Sedangkan di BCA untuk dapat mengajukan KPR harus menjadi nasbah terlebih dahulu minimal 50 bulan.
    So…jangan salah pilih.

    melly

    September 26, 2007 at 12:42 pm

  10. Saya ingin memiliki Rumah KPR via Bank Syariah Mandiri gimana caranya mas?

    daeng limpo

    September 28, 2007 at 10:00 am

  11. Mo ikut nimbrung nech , saya juga pernah ajukan KPR ke BCA dan di setujui , cuma akhirnya saya batalkan. Awalnya sih mau mengurangi beban bunga di Lippo yang lebih besar dr bank lain,tapi setelah dihitung-hitung bedanya ga jauh .dan kita harus bayar provisi 1%, administrasi dan biaya-biaya lain yang di charge oleh BCA hingga total kurang lebih sama.sudah itu rumah kita dinilai terlalu rendah dari harga pasaran.namun sekarang lambat laun Lippo sudah mulai menurunkan suku bunga berjalan nya menjadi 13%, btw carilah bank yang berani memberikan bunga rendah dan biaya-biaya lain yg lebih murah dibandingkan bank lain disamping itu jangan lupa faktor accountantbilitas dari banknya.

    archie

    November 15, 2007 at 3:46 am

  12. salamat siang…
    saya ardy… karyawan kontrak di perusahan suasta, pengen nyari kpr di bali, tapi ga tau prosedur dan bank yang mana paling bagus bwt ngajuin kpr itu..
    bagi yang berpengalaman share donk pengetahuannya ke saya.
    dan bagai mana cara membandingkan antara dari bank satu dengan bank yang lainnya, agar tidak kecolongan

    thanks ardy

    ardy

    November 17, 2007 at 3:45 am

  13. gmn kalo plafond kredit yg di ajukan cuma 40jt… kira2 kpr mana yg minimal kredit yg di ajukan < 50 jt? mohon saran nya… trms, bund’s

    bundianto

    November 26, 2007 at 9:44 am

  14. sy mau tanya, saya berniat membeli ruko tp masih dalam tahap pembangunan. sy ingin mengajukan kpr, apakah bisa?
    berhubung pemlik properti ingin segera dibayar, sy cm takut keduluan orang lain. kalau bisa apakah pembiayaan diberikan per termin? jika iya, bgm komposisinya?
    saya mohon bantuannya.
    thanks.

    ary

    Desember 8, 2007 at 8:44 am

  15. fyi.. promo fix and cap bca diperpanjang sampai akhir maret 2008.

    So far sih ya.. menurut saya.. mm.. yang paling bagus sih kpr bca.. bukannya gimana.. 5 tahun yang fix 9.75% dan 2 tahun max 11% itu yang bikin hati tenang.. , karena hasil pengalaman teman yang ambil di bank Lxxxx dan Nxxxx ternyata digetok pada tahun ke 2 nya.. Sedangkan BCA kan commit ngasih bunganya fix.. jadi ya lebih tenang lah.. ya asal jangan ambil lama2 aja ya.. cukup 5 tahun – 8 tahun aja lah.. :)

    Mengenai pertanyaan bung Ary, membeli ruko dalam tahap pembangunan? mestinya bisa ya.. tapi ya dari nilai tanah (biasa sih 70% dari hasil appraisal nilai tanah) dikasihnya.. Sampai nantinya setelah tutup atap, maka baru di tambahin lagi (top-up istilah bank nya)…

    Semoga membantu..

    Phenk

    Januari 16, 2008 at 12:40 pm

  16. saya mau nanya neh..
    maklum ga pernah kpr,ga ngerti…
    saya berencana mengambil kpr bca yg fix and cap..
    nah, rumah yg saya ambil ini adalah rumah second.
    yang mau saya tanyain apa itu appraisal?
    kenapa org2 ga mau kalo harga appraisalnya rendah?
    bukannya kalo rendah, harga rumah juga rendah?
    mohon bantuannya

    thx

    yan

    Januari 22, 2008 at 3:38 am

  17. @yan
    appraisal itu proses penaksiran perkiraan harga rumah oleh bank.

    kenapa orang gak mau rumahnya di appraisal oleh bank rendah? salah satunya adalah karena hasil appraisal digunakan bank untuk memutuskan nilai plafon yang boleh diambil; biasanya pake persentase. sesuai pengalaman saya di bni, maksimum plafon kredit bni = 90% dari nilai appraisal; jadi kalau harga rumah dari penjual rp 200jt, kemudian diappraisal bank harga rumah rp 150jt, berarti maksimum kredit yg boleh diambil rp 135jt. kalau anda punya kelebihan uang 65jt (200jt-135jt) untuk menambah DP untuk membayar selisih harga rumah dan kredit dari banknya sih nggak masalah; tapi kalau enggak?

    note: harga rumah pun biasanya belum termasuk biaya lain2 (notaris, pajak pembeli, biaya balik nama, biaya provisi, dll dll)
    yang harus kita bayar saat akad kredit.

    jadi jangan sampai lupa untuk menambah biaya2 tersebut dalam harga rumah, untuk menentukan kisaran dp yang kita bisa bayarkan.

    pernah ngajuin kpr

    Januari 22, 2008 at 5:25 am

  18. Mesti ati – ati buanget soal biaya, gak ngangka mahal juga
    – Pajak pembeli dan penjual (penjualnya minta bersih)]
    – Biaya bank dan asuransi
    – Notaris
    – Renowasi awal
    Saya beli rumah 310 jt dapat bca 220 jt
    DP 90jt + Pajak 2x 30 jt + Notaris 6 + bank asuransi 7 jt+ Bersih bersih awal 3 jt : Gak nyangka mesti sedia uang didepan hampir 45% dari harga rumah…..capek deh…..

    Caca

    Januari 22, 2008 at 6:02 am

  19. makasih info appraisal..
    gila…biaya embel2nya mahal banget…
    kok ada pajak pembeli dan penjual ya?
    apa itu?

    yan

    Februari 6, 2008 at 5:35 am

  20. Mohon masukannya donk..
    Kalo punya duit 70 juta, mending dipakai buat pelunasan KPR atau dibayar separuh aja..sisanya di simpan?
    Bunga di BII saat pengikatan 18 persen, sekarang turun jadi 14 % saja..hiks masih gede juga. Udah berjalan thn ke 2.masih sisa 8 thun lagi…

    pita

    Maret 3, 2008 at 7:56 am

  21. Wah ribet jg KPR …. ngekos ajah dech :D
    Btw… kemarin nanya2 ke graha raya biaya admisnistrasi bisa sampe 27 jt (SHM, notaris, dsb), apa bener tugh?

    wewed

    April 28, 2008 at 7:23 am

  22. Saya sedang mencari bank untuk KPR, yang DPnya ringan, bunganya tidak terlalu memberatkan sehingga cicilan tidak terlalu berat. Saya baru coba tanya-tanya di bank Bumiputera dengan pertimbangan bahwa DPnya bisa 0% dan bunganya 13% dan cicilan bisa hingga 25 tahun (walaupun saya tidak akan mengambil selama itu). Tetapi ada biaya-biaya yang menurut saya sangat besar yaitu biaya notaris sebesar 6% dari jumlah pinjaman dan pajak rumah sebesar 30% dari NJOP. Belum ditambah biaya administrasi, appraisal, provisi dan Asuransi (Jiwa & Kebakaran). Apakah biaya notaris & pajak rumah sebesar itu termasuk normal? Mungkin ada yang punya list biaya notaris & pajak rumah di bank-bank kita yang bisa di-share ke kita?

    Mia

    Mei 15, 2008 at 1:50 pm

  23. Mohon saran :
    Saya ingin mengajukan KPR, cuman masih ragu apakah data administrasi saya bisa lolos atau ngga.
    1. Status karyawan saya masih 8 bulan kerja. Total kerja sih sudah 4 tahun.
    2. Kantor pusat ada di malaysia, yang di Jakarta adalah kantor biasa yang hanya digunakan untuk developing (pekerjaan saya programmer), dengan pegawai untuk saat ini cuma 3 orang.
    3. Kalau dihitung penghasilan perBulan sudah memenuhi standar minimal 1/3 dari cicilan/bulan
    Apa kira2 data seperti diatas bisa mengajukan KPR ?

    Dul

    Juni 2, 2008 at 8:18 am

  24. bapak / mas priandono

    besok saya akan menyerahkan data u/ pengajuan kpr.
    bank yang saya pilih (setelah mandiri dgn bunga 12,75/1th) adalah uob buana,
    dengan bunga 10,88/3th.
    saya mau tau kekurangan dan kelebihan buana.
    apa benar uang yg akan kita keluarkan (selain DP & temen2nya) sebegitu banyak seperti caca?

    minta info ya, apa yg terbaik u/ kpr

    tq

    rach

    Juni 11, 2008 at 8:57 am

  25. tolong kirim ke e-mail sy di p_rach@yahoo.com

    tq lagi

    rach

    Juni 11, 2008 at 8:59 am

  26. Oiya… FYI sy tdk punya tab. bca
    tp sy ga mau bank yg rumit, muahal biayanya, kecil bunganya (jangka pndk / pnjng), bgs pelayanannya, dll.

    rach

    Juni 11, 2008 at 9:07 am

  27. Hmm.. sekarang disaat bunga naik gila-gilaan….. untung saya ambil KPR Fix and Cap BCA.. fix 9,75% selama 3 tahun.. dan cap 11% :)

    pHenK

    November 11, 2008 at 9:13 am

  28. tul mas pHenk…
    g jg merasa beruntung karena uda ngambil KPR di BCA setahun kmaren, krn fix & cap nya jd ga perlu kuatir.
    semoga krisis moneter ini udah berakhir sblm masa fix & cap nya berakhir hehe..(g ambil KPR 20tahun soalnya!)
    btw bagi pengalaman dikit….
    g beli rmh KPR cm dikasi 45% dr harga rmh (dari fixed income/gaji gw cm bs diitung sgitu/yg ditransfer ke rek BCA gw,pdhl masi ada bagian dr gaji yg dikasi cash en penghasilan tambahan dluar gaji), brati DP saya kena 55% (wuahh berat bangettttt),trus masi kluar buat biaya admin,notaris,en PAJAK JUAL BELI! itu aja udah 20jtan sndiri klo ga salah.
    jd buat yg baru mau ngajuin KPR, pelajari dengan seksama brp DP (dan total pembayaran awalnya,trmsk pajak,notaris,biaya ini itu),jgn cm liat angka DP nya aja, krn banyak banget “dan lain2″nya tuh.
    trus siap2 jg biaya renov2 kecil yg diperlukan.
    g pny di appraise sama dgn harga jualnya, dan NJOP rmh gw itu hampir sama dgn harga jualnya jg,mknya ga tlalu ribet.

    wndhrd

    November 24, 2008 at 3:17 am

  29. Salam Mas Anjar..
    numpang tanya,
    saya nasabah kpr BII,masa flat dgn fixed rate nya 1th sebesar 9.7% dan abis di bulan oktober.bulan november ini saya dapet pemberitahuan kalo fixed ratenya 14% dan bulan desember ada lagi statement dari bii kalo fixed rate jd 17%. kalau begitu fixed rate untuk kpr tdk per tahun tapi per bulan sebeb saya pikir selama tahun kedua saya dapat fixed rate per tahun dengan mengikuti suku bunga pada saat itu . mohon komentarnya?trmakash sblmnya

    ripper

    November 26, 2008 at 12:10 pm

  30. Salam Mas Anjar..
    numpang tanya,
    saya nasabah kpr BII,masa flat dgn fixed rate nya 1th sebesar 9.7% dan abis di bulan oktober.bulan november ini saya dapet pemberitahuan kalo fixed ratenya 14% dan bulan desember ada lagi statement dari bii kalo fixed rate jd 17%. kalau begitu fixed rate untuk kpr tdk per tahun tapi per bulan sebeb saya pikir selama tahun kedua saya dapat fixed rate per tahun dengan mengikuti suku bunga pada saat itu . apakah Fixed rate (suku bunga) terjadi selama masa promosi saja setelah itu ngikutin update suku bunga tiap bulannya? Apakah kpr BCA bisa jadi solusi jika saya mau pindah dari kpr BII? mohon pencerahannya..trimakasih

    ripper

    November 26, 2008 at 12:16 pm

  31. Saya mau nanya kepada Bapak yang terhormat …krn saya mau membeli rumah dalam waktu dekat…
    1. Apakah appraisal rumah bisa meleset….mis. saya udah punya DP 30 % dari harga rumah untuk bank yang mensyaratkan , tetapi setelah diappraisal ternyata bank hanya mau 50%..
    2. Apakah kalah penjual mau terima bersih artinya mereka tidak menanggung pajak dari hasil jual beli tadi…
    3. Apakah diluar pajak, biaya untuk mengurus yang lain2 (sept: bea balik nama,asuransi,dll) bisa sampai 20 jutaan untuk harga rumah 120 juta…
    4. Apakah rumah dgn harga jual 200 juta terlalu mahal dengan LT 96 m2 dan luas bangunan 54 m2, dan bangunan masih asli BTN…
    5. apakah saya bisa memperkecil DP dengan memperbesar cicilan..

    terima kasih atas penjelasannya
    pak sofin sinaga
    tangerang

    A.Sofin Sinaga/br Nababan

    Januari 16, 2009 at 7:56 am

  32. Salam,
    Mohon saran :
    1.Sy baru pindah perusahaan dibidang.pekerjaan yg sama tp ada probation 6 bulan. Apakah sy nunggu slesai probation br mengajukan?
    2.Asuransi jiwa sy dah ada apa tetap ambil juga? Klo sy knapa knapa ahli waris sy dibebanin sebesar itu atau dilunasi pihak asuransi?
    3.Hrga jual 450 sy mau ambil kpr 200 aja. Klo sy knapa napa apakah property itu dinilai semua milik bank?
    4 simulasi kredit online yg dibuat bca mengambarkan Fix and Capnya ga ya?
    Mohon pencerahannya,

    Thans BGT

    Ian

    Ian

    Februari 20, 2011 at 3:20 am

  33. apakah kpr bca jangka waktu pinjaman bisa dirubah? saya ambil 120 bulan / 10th ambil 250jt sekarang baru saya angsur 18 bulan semisal saya mengajukan jadi 15 th / 180 pinjaman jadi 500jt, asumsi pencairan 500jt dipotong perlunasan yg 250jt yaitu: 500jt – 231jt (perlunasan pinjaman 250jt), jd maksud saya saya tinggal terima 269jt tapi hitungannya 500jt diambil 15th ? (nilai agunan saya 800jt)

    wahyu

    Januari 16, 2014 at 9:39 am


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 494 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: