Anjar Priandoyo

Pahlawan kesiangan

with 5 comments

Mas, aku ga bisa nunggu
orang tuaku juga ga bisa menunggu
Sekarang atau tidak sama sekali

Jon, temen-temen ga bisa nunggu
kita harus berangkat sekarang

Ayo Jon!, kita ga bisa nunggu kamu siap
kita ga bisa menunggu kamu punya atau jadi apalah
Sekarang Jon, sekarang

Jon, pikir lagi Jon
tapi kumohon jangan kelamaan

Written by priandoyo

Juni 26, 2007 pada 1:28 am

Ditulis dalam Tips Mencari Jodoh

5 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Rini, mas masih menikmati jalan sendirian
    Orang tuaku masih butuh jatah bulanan
    Tunggu atau cari yang lain

    Rini, teman-teman malah mengajakku jalan-jalan
    Ke Bangkok atau Batam dan Bintan
    Kami akan berangkat sekarang

    Duh Rini, tunggu sampai kami pulang
    Masa lajang memang menyenangkan

    Rini, pikir lagi Rin!
    Apa kamu dah ada cadangan?

    ======================
    Peace Bro!

    ihedge

    Juni 26, 2007 at 1:50 am

  2. wah, perlu ditarbiyah nih ! :) dimulai dengan kajian kajian tentang nikah dan diracuni dengan buku buku ust. Fauzil Adhim, seri “Pinanglah Aku Dengan Hamdallah”.

    Inilah bedanya kuliah di luar negeri dengan kuliah di jogjeskarto. :) karena materi tarbiyah ttg menikah ini kalau di luar negeri kebanyakan hanya beredar di orang arab atau orang mesir yg beda komunitas, akibatnya gak terinduksi sama sekali. kecuali di universitasnya ada ppi yg pengajiannya dikooptasi sama aliran ikhwanul muslimin/tarbiyah/pks ini.

    ayo bro, segera menikah. selanjutnya tanggung sendiri, huehehehe :)

    jujurnya, dari jaman dulu urusan manusia berkutat melulu sekitar, lahir, menikah dan mati. kapan varian role play macam melestarikan alam dan mencintai makhluk hidup lain [termasuk E.T dan penghuni mars] dan lain lain yg ideal itu jadi bagian dari pergumulan batin manusia ? :p

    mosok diisi varian perang emlulu. dah kebanyakan termasuk perang yg diinisiasi oleh para nabi. mboseni jadinya :)

    papabonbon

    Juni 26, 2007 at 2:15 am

  3. huehehehe… itu reply di atas cuman iseng doank bro, biar sejalan sama yang ditulis Anjar. Nulisnya aja pake senyum2 sendiri. :D. Belum tentu mengungkapkan yg terjadi sama saya.

    Di kampus sih dulu ada sekelompok teman2 yang selalu mengajak pengajian dsb. Tapi yaa… dasar orangnya gini sih. :P

    ihedge

    Juni 26, 2007 at 2:32 am

  4. Benar komentarnya papabonbon, lingkungan tempat kuliah sangat mempengaruhi kita dalam mengambil keputusan.

    Saat ada acara reuni 3 angkatan (satu tingkat diatas dan satu tingkat dibawahku), ternyata umur anaknya mirip2 aja. Walaupun ada yang menikah duluan (maksudnya begitu lulus langsung nikah), ternyata punya anaknya yang menunggu kerjanya settle…jadi akhirnya hampir sama dengan yang menikah belakangan (apalagi pake kontrak 2 tahun tak boleh menikah).

    edratna

    Juni 26, 2007 at 4:29 am

  5. Tiga baris pertama, lalu
    ….
    ….
    ….
    saya mengalami dejavu

    Fadli

    Juni 26, 2007 at 2:46 pm


Tinggalkan Balasan