Ramai - ramai ke Qatar Telecom
Juni 28, 2007 — priandoyoCeritanya kemarin sowan ke kantor teman di Mega Kuningan, ternyata fenomena bedol desa tidak hanya terjadi di audit firm saja, tapi juga di operator. Salah satu tujuan favorit peserta bedol desa ini ternyata: Qatar Telecom (Qtel). Proses rekruitasi favorit adalah direct dengan perusahaannya, bukan lewat agency.
“Jadi gini Jar, trendnya sekarang lari ke timur tengah semua. Ente tau, ga si Qtel ini beli 25% sahamnya STT Singapore lho. Terus kemaren Saudi Telecom juga dah beli si Natrindo. Jadi sekarang kita gerilya ke sono dulu, tar balik lagi ke sini.
Baca juga: Bagaimana dengan kesempatan NTT DoCoMo













Juni 28, 2007 pukul 9:09 am
yup ada temenku yang dari XL juga yang sudah di qtel. Disediain apartement dan pamer mobil sedan mewah. wuiih sedap..
Hati-hati tuch XL, nanti kosong loh itu kantor ditinggalin engineer-nya yang pada bedol desa ke Qatar..
nah kesempatan bagus untuk apply XL..Hayoh..
Kapanyach ke Qatar..tiap hari gw nongkrongin gambar spanduk laba-laba item Rp 10/detik..
Juni 28, 2007 pukul 11:39 am
Setujuuu…. mari ramaikan timur tengah… Qatar, Abu Dhabi, Dubai, etc. Ngapain coba kerja foreign company tp base di Indonesia? Ya nggak? Rugi2 amat soalnya gaji plg mentok 20-30jt utk posisi supervisor keatas (10 years++ exp). Nah disono temen2 gw pd dpt USD 7,500-9,000 cm dengan bekal 5 years exp… Gak Oil&Gas gak Telco sama aja…
Juni 28, 2007 pukul 1:30 pm
Aku disini kerja di vendor dapat gaji 30 juta/month, perlu ikutan ke timteng ga’ ya…please advice
Juni 28, 2007 pukul 11:18 pm
Ikut aja, siapa tau bisa dpt > USD 10,000/month disana. It’s worth trying, brooo.. Jangan lupa minta yang family status kalo dah berkeluarga.
Juni 29, 2007 pukul 1:14 am
Wah jamaah mas Panjul yang mau ngikut ke TimTeng makin banyak nih, boleh kasih gambaran engga mas antara UEA (Abu Dhabi), Qatar, Saudi dkk dkk untuk negara timteng paling prospek dimana ya kalau buat engineer? dubai?
*ga paham nih peta persaingan disana
Juni 29, 2007 pukul 1:33 am
Njar, kalo soal prospek (menurut gw pribadi lho ya) sih Dubai. Karena Dubai merupakan kota bisnisnya, kayak New York gitu lah. Sebenernya sih Dubai cuma 2 jam jalan darat dr Abu Dhabi :-). Temen2 gw sejauh ini belum banyak kasih info akurat soal prospek, tapi yang paling banyak sih kerja di Abu Dhabi, sisanya baru Dubai & Qatar.
Juni 29, 2007 pukul 1:37 am
AUE itu salah satu kota bisnisnya adalah dubai mas .. :p
second destination yah qatar
abis itu dubai
kalau saudi mah, nemoer buncit, abis pada chauvisis dan selama sepuluh tahun programnya menggalakkan orang lokal untuk semua posisi, persis kayak kecenderungan seperti di bali sekarang, yg berusaha menggeser para asongan orang jawa :) [semua pendatang disebut jawa, kecuali para ndoro Bule] :) rasist mode on.
Juni 29, 2007 pukul 2:15 am
astagfirullah, anda itu sombong sekali. pada mikirin duit aja lo pade. kaya cewe matre aje, mau perut pada buncit??????
btw ada lowongan gak. gua juga mau ikut
Juni 29, 2007 pukul 2:34 am
FYI untuk orang IT memang rata-rata di timteng masih dikuasai ama orang asal negara “Bajaj pulsar” alias indihe…”aca-aca”.
Dan denger2 seh orang arab sono sering “dugem” juga. So islam emang tidak identik dengan Arab..
Btw kalau mau ke timteng baca dulu aja novel ayat-ayat cinta-nya habiburahman.. setidaknya mersakan cuaca timur tengah kayak gemana.. dari novel itu bisa kita rasakan.
Salam
Juni 29, 2007 pukul 3:47 am
Selamat jalan dan selamat berkarya di negeri orang. Inget, janga buat sambungan tali dari kain untuk turun dari menara atau gedung bertingkat….. :)
Juni 29, 2007 pukul 3:58 am
panjul dan kawan2… sebenernya ada yg punya pengalaman gak sih kerja di sana? jangan asal njeplak aja dapet segini lah..segitulah… keadaan negara disana seperti ini lah.. seperti itulah.. heran.. bisanya kok cuma jadi provokatoooooor aja….
dasar panjul…
Juni 29, 2007 pukul 4:12 am
please inform donk…. email address untuk apply di Qatar Telecom donk..? gw pingin ikut nich
Juni 29, 2007 pukul 6:05 am
ada yang udah masuk sana belum ? ada emailnya ?
kali aja bisa koresponden……..
Juni 29, 2007 pukul 7:07 am
kalau di vendor di sales&marketing bisa ada chance gak masuk ke operator.. jadi apa biasanya..?tq
Juni 29, 2007 pukul 7:23 am
@papabon2:
UAE (bukan AUE) : United Arab Emirates, capital citynya : Abu Dhabi, kota bisnisnya : Dubai. Saudi Arabia, capital citynya : Riyadh. Qatar, capital citynya : Doha. Ngoten, KangMas… Lha terus, kesalahan kulo niku nopo nggih?? :-)
@duta:
Mau percaya atau tidak, itu hak anda. Kalau soal pengalaman, memang itu semua bukan share dari pengalaman pribadi saya karena saya sendiri belum ada keinginan bekerja di Middle East. Semua adalah share dari teman2 saya yang kebetulan satu “alumni” perusahaan lokal yang bergerak di bidang konstruksi & konsultansi oil & gas yang berkantor di dekat Citos, Jaksel tahun 2001. Kami semua sudah tidak bekerja di perusahaan tersebut dan sudah malang melintang di beberapa company lain sampai akhirnya beberapa teman saya sejak akhir tahun 2004 bedol desa dari company masing2 ke Middle East. Dari kesemua teman2 saya yang hengkang ke Middle East memang paling banyak ke Abu Dhabi. Dan dari semua yang bekerja di Abu Dhabi tersebut paling banyak ke Technip. Sisanya bekerja di McDermott Dubai, etc. Hanya satu yang saya tahu bekerja di RasGas Qatar. Buat para pembaca setia blognya Anjar yang kebetulan punya teman yang bekerja di Technip Abu Dhabi bisa dicek sendiri. Untuk soal Telco Companies, saya sendiri tidak punya teman yang bekerja di company2 tersebut. Kesamaan rate yang saya sebut di posting saya sebelumnya adalah berasal dari cerita2 teman2 saya yang bekerja di Middle East juga. FYI, keakraban orang2 Indonesia yang bekerja di Middle East cukup erat walaupun mereka tadinya tidak saling kenal dan tidak bekerja di perusahaan yang sama, sehingga mereka sering melakukan gathering dan punya komunitas sendiri. Tq.
Juni 29, 2007 pukul 8:41 am
sebentar lagi XL kosong expertise neh ..
hayu pada apply … tanya kenapa???
Juni 29, 2007 pukul 9:07 am
pada betah ngga kerja di negara arab ? percuma duitnya banyak tp short term. alias contract 3 th abis itu pusing cari kerjaan…
apalagi kalau tidak betah, krn culture dll.. Mohon di share agar balance perspektifnya (dan seblum saya resign.. heheheh)
Juni 29, 2007 pukul 9:21 am
ini ngomongin duit?????
Juni 29, 2007 pukul 11:22 am
What else?? ;-)
Juni 29, 2007 pukul 12:29 pm
aku njaluk email nya arep ngirim lamaran rek..
Juni 29, 2007 pukul 12:39 pm
E-mail opo? QTel? Nek kuwi aku gak ngerti, tekon Anjar wae. Kan deknen sing awal posting sakwise ngobrol2 mbek kancane sing ditinggal kanca2ne bedol deso ning QTel… :-) Nek Oil & Gas jajal wae mlebu ning web2′e Technip, RasGas, Gasco, QatarGas, etc.
Juni 30, 2007 pukul 9:22 am
Sekedar share…bagi yang mau pergi ke middle east , eg qatar, coba cari2 tau cost living disana berapa. jangan sampe pendapatan ternyata pas buat hidup tanpa bisa menabung. kan target utama ke sana pulang2 bawa pundi2 uang yg banyak bukan?
Untuk ke qatar ini, kalo bisa langsung dari perusahaan yang rekrut jangan sampe lwat head hunter lokal, e.g Gunamandiri, yang memang ada channel untuk kepengurusan ke sana. Karena kalo lewat agen ini , bayarannya terlalu murah untuk ukuran bekerja disana apalagi khan kita dianggap expat disana.
regards
Juni 30, 2007 pukul 2:45 pm
Walahh rek…uwonge dhewe do pinter-pinter ya mung mlayu neng negoro liyo, ….yo piye maneh… njar gak usah mbuka posts “pemimpin seperti apa yang bla bla bla..” lahh, ga ono gunane dibahas….. sing mbahas yo wong-2 kuwi…. “quo vadis eindonesia”….. ya ora njar…?
Juli 2, 2007 pukul 9:59 am
Informasinya, di qtel kisaran nya memang sekitar USD7000 itu untuk IT/engineer pengalaman 4-5 tahun. plus tunjangan mobil, flat/apartemen, TV cable/telp, kesehatan,dll
Juli 3, 2007 pukul 12:45 am
coba2 masuk webnya qtel,koq bilangnya lowongan hanya buat qatar citizen?
btw udh pd gabung TelkomExpert? - Media informasi dan komunikasi pakar IT dan Telekomunikasi http://www.telkomexpert.com
Juli 3, 2007 pukul 10:10 am
Pada ngomongin duit2 kerjaan2….kalo ada alamat or email lowongan kerjaan di posting donk alamatnya..jangan obral gaji gede aja..!!! bagi2 juga dunk alamat2 low ker d operator or vendor2 telco… mmmm
Juli 3, 2007 pukul 2:16 pm
Setahu saya emang Qatar sedang berusaha ngembangin telco-nya. beberapa waktu yang lalu, kerjasama antara telkom dan pihak Qatar mulai dibuka. tapi ngak tahu sampai mana sekarang.
at least mereka lebih (sebagian) lebih suka egineer dari Indo dari pada dari India. so peluang u/ ‘mencangkul’ disana lumayan besar. ada lowongan SAP di Iran ada yg mau coba aplya? tapi Iran bukan Qatar lho :D
Juli 23, 2007 pukul 10:38 am
buat sharing aja…
bbrp thn lalu saya pernah kerja buat big multicountry operator middle east dgn pendapatan sktr U$7000 sebulan..paket termasuk tiket pp tiap 6 bulan sekali termasuk anak & istri (terbangnya pake bisnis klas — ngerasain di 2nd floor, upper decknya boeng..hehehhe)..akomodasi dibayarin….kesehatan,pendididikan keluarga jg ditanggung…
bulan lau ada tawaran di dubai buat vendor..sktr 10k U$…di dubai..cuma ditanggung tiket kita sendiri..sealinnya mbayar dewe
Juli 25, 2007 pukul 5:35 am
Bagi yg senang dugem, Dubai/Abu Dhabi memang tempatnya. Kotanya metropolitan kaya’ Hongkong/New York. Tetapi juga macetnya lumayan parah.
Untuk yg senang tinggal di kota kecil, Doha (Qatar) cukup lumayan. Negara ini sedang membangun infrastruktur. Cuma sewa rumah sangat mahal.
Kalo yg pengen dekat Mekah, Saudi tempatnya. Cuma aturan di sana sangat ketat.
Alternatif lain adalah Kuwait. Cuma dekat Iraq. Emang berani?
Juli 25, 2007 pukul 5:38 am
Tengkiu mas Syarif sudah sharing, wah ini nih baru info yang akurat tentang Qatar :)
Juli 27, 2007 pukul 2:21 am
wah…bisa minta info lebih spesifik engga gimana proses bedol desanya? apa semua pada apply online?klo bisa Inonesia connectionnya dimaenin dong..ga peduli dulunya kita saingan di Indonesia hehehe…
Bosen neh jadi staff dengan gaji “standar” walopun di perusahaan telco (leader market:p), ..
Jadi om priandoyo, ada info spesifiknya enggak? liwat japri juga boleh bos…
eh temennya Rio Puja Laksana item yg dr Cirebon bukan?hehehehe….
Juli 30, 2007 pukul 2:41 am
gue juga mau ikutan neh bulan depan…see you there…
Juli 30, 2007 pukul 11:43 am
Ngak semua skills IT di bayar bagus di Timteng karena banyak supply murah dari India dan Philipina. Kalau Telcom kayaknya memang lagi booming di Timteng. Konon teman-teman di Riyadh ada yg punya gaji 14000 USD sebagai freelancer.
Gaji di sini tergantung pasport secara general. kalau punya pasport western di jamin pasti dapat gaji bagus
Juli 30, 2007 pukul 1:15 pm
@kakayanu,
bener jg lho..
gimana kalo kita mainkan indonesia brotherhood nya..
biar tambah rame di sana..
jd kita gak kalah sama engineer2 dr india ato philipina..
Agustus 1, 2007 pukul 7:16 am
Fenomena mencoba peruntungan ke luar negeri sebenarnya bukan suatu hal yang aneh dan sudah terjadi sejak dulu. Diawali dari teman-teman dari Migas kemudian disusul dengan teman-teman Telco dan IT. Middle East tujuan yang paling banyak dicari karena berbagai alasan seperti pembuatan visa dan working/resisdent permit relatif lebih mudah jika dibandingkan negara Eropa dan AS dan biasanya akan diuruskan oleh agen/company yang akan merekrut. Selain itu disana banyak yang menerapkan system free tax, coba bandingkan jika kita bekerja di indonesia atau di eropa, makin besar penghasilan kita makin besar pula pajak yang dipotong dari penghasilan kita. Iya kalo pajak itu bakal diperuntukkan untuk rakyat tapi kalo untuk dimakan para birokrat dan konco2nya alangkah tragisnya :(
Ada pula seorang teman yang beralasan akan lebih mudah untuk beribadah haji/umroh karena dekat dengan kota suci mekkah jika kita bekerja di middle east.
Posisi pekerjaan yang ditawarkan bisa berbentuk permanen dan kontrak. Semua punya nilai plus dan minusnya, jika kontrak maka nilai salary yang ditawarkan jauh lebih bagus namun dengan beberapa allowance yang tidak diberikan seperti posisi permanen (ex: kesehatan, asuransi, rumah, mobil, pendidikan untuk anak dll). Sedangkan untuk posisi permanen nilai salary yang ditawarkan jauh lebih kecil tetapi dengan menambahkan allowance tersebut diatas.
Standar salary antar karyawan juga berbeda dilihat dari kewarganegaraan karyawan tersebut, orang2 asia ada di posisi bawah sedangkan para bule dan konco2nya ada diposisi paling atas. Tapi masih beruntung karena tenaga kerja profesional dari indonesia masih lebih dihargai daripada engineer dari india, pakistan, filipino.
Untuk informasi lowongan bisa dilihat dari beberapa website yang khusus menyediakan informasi tentang lowongan sekitaran middle east (bayt, monstergulf dll) atau bisa dengan mendaftar di beberapa agency yang nantinya akan mencarikan posisi yang tepat untuk kita. Beberapa rekan dari indonesia ada juga membuat milis untuk menyalurkan informasi tentang lowongan disana (ex:gogulfindonesia@googlegroups.com)
Agustus 1, 2007 pukul 8:02 am
[...] mariska on Mengapa saya ke Jakartax-pekerjatambang on Gaji tambang non migasaan on Ramai - ramai ke Qatar Telecom…k’baca on Studi Kasus: Indonesia Comnets…indo nggugat on Mengapa saya ke JakartaHanichi Kudou [...]
Agustus 1, 2007 pukul 8:54 am
ah gak mo ah …gw mending di indonesia aj , biar gaji keil yg penitng deket mama
Agustus 6, 2007 pukul 12:10 pm
@patop
deket selingkuhan jg ya hehe..
Agustus 7, 2007 pukul 1:41 am
Mo ikutan donk?Please saya butuh info lowongan kerja oil and gas di timteng (biasanya langsung ataw lewat perusahaan perantara ya?)
Agustus 7, 2007 pukul 4:33 pm
Coba cari di http://www.bayt.com untuk lowongan di Timteng.
Agustus 7, 2007 pukul 11:39 pm
butuhnya cuman engineer semua neh ?
Agustus 8, 2007 pukul 4:18 am
Klo Fres grad kira2 bisa aplly disana ga yah?
Agustus 8, 2007 pukul 4:28 am
Biasanya kalo lagi off pada pulang ke jakarta nggak?Kayaknya gw lebih enak kalo bisa cerita2 langsung.Yah… kali aja gw bisa ikutan juga gawe di sono…
Agustus 8, 2007 pukul 8:14 am
Toloooong pingin ikutan kerja ke Qatar Telecom, saya umur 45 th, pensiundini dari pt telkom, pendidikan D3 teknik telekomunikasi,
mohon informasi ke e-mail saya : ags3yana@telkom.net
Agustus 8, 2007 pukul 1:08 pm
Eh, ikutan ke dubai donk…. ak ipoels dr jgja skrng d malaysia (d semikonduktor). Dubai ada gak ya????? Tp ak skrng jd Asst.Engineer he he bukan engineer (assistant-nya doank) maklum baru lulus kuliah.
Ada info ke dubai ? email ke ak donk… ipoels_83@yahoo.com
Agustus 15, 2007 pukul 5:33 am
Kayaknya infonya menarik nih. Tapi untuk fresh graduate bisa gak sih ke TimTeng? Ane pengen ngelamar ke sana, tolong dong kasih tau link-nya supaya bisa ke sana. Thanks
Agustus 19, 2007 pukul 9:33 am
wah…
keren euy…
kk’2 mohon infonya.. :D
saya masih nyubi di telco industry..
mohon petunjuknyah…
Agustus 20, 2007 pukul 2:17 pm
Teman2,
Sekedar meluruskan email dari Sdr. Hendro dibawah, bahwa tidak benar kalo lewat PT.Gunamandiri bayaran kita akan lebih murah. Karena, PT.GM sendiri tidak menetukan besar kecilnya gaji, mereka hanya agent yg mengurus proses interview n keberangkatan kita. Tidak sepeserpun menarik uang dari kita, atau memotog gaji kita. PT.GM ini sudah dibayar oleh Compnay di Qatar sekitar 2000 USD per kepala, tergantung posisi nya. Dan perlu dingat bahwa PT.GM sudah lebih dari 10 th mengurus keberangkatan karyawan2 indonesia ke Qatar, mulai dari QP,RasGAS, QAFCO,QAPCO,QASCO, dll.
Mudah-mudahan berkenan,
Samidi - QAFCO, mesaieed.
Hendro Berkata:
Untuk ke qatar ini, kalo bisa langsung dari perusahaan yang rekrut jangan sampe lwat head hunter lokal, e.g Gunamandiri, yang memang ada channel untuk kepengurusan ke sana. Karena kalo lewat agen ini , bayarannya terlalu murah untuk ukuran bekerja disana apalagi khan kita dianggap expat disana.
Agustus 28, 2007 pukul 9:46 am
@ Agoes
pak coba kontak ke pak Heru Basuki aja, lah khan Telkom ama QTEL lg ada kerja sama HR tuh
Agustus 31, 2007 pukul 10:52 am
Iya saya stuju, GM memang tidak mengambil sekoin pun uang dari kita, bayaran tergantung offeer dari company dan nego kita masing2.
Agustus 31, 2007 pukul 11:26 am
@Telco Staff
kerja di japati yah?
pak Heru Basuki itu yg di lt. 8 bukan yah?
September 29, 2007 pukul 3:45 pm
Assalamualaikum
Mas-mas ada informasi lowongan pekerjaan di UEA untuk D3 teknik elektro?saya fress gruated
bagi info nya donk..
Jazakumullahu khairan katsira kirim jawaban ke ibnusalam84@yahoo.co.id
Oktober 3, 2007 pukul 5:23 am
email HRD Qatar QTEL apa yah…. kok dari sebelumnya blom ada yg kasih tau sih…cuman berita gaji..keadaan dsana aja…
bagi2 atuh alamat emailnya ..?
Oktober 18, 2007 pukul 2:39 pm
enak - sih enak mas..tapi jangan pikirin enak nya doang..pikirin pahitnya juga…make sure badan2 lo pade sehat wal afiat dulu..semuanya dicek disono..dari ujung kaki mpe ujung rambut diperiksa..dan sangat2 ketat..jangan bilang saudi doang yang jelek..disitu juga jelek..punya masalah kesehatn dikit…datang ke dua kali meskipun dah sembuh boro2 diizinin…stempel merah dipasport mo diapain..mending klo cuma stempel merah doang..rekaman biji mata lo pade mo dikemanain…itu cuma sedikit contoh kecilnya…dan meskipun UEA pusatnya..jangan salah..masssssssssssssih banyak yang bahasa inggrisnya bego…mo ngomong susah…tar lo dibilang majnun terus. jangan bilang disana tidak diskriminasi..lo coba aja ngerasain diskri nya…think twice bro…….sebagus2 negara orang lebih bagus negara kita lah…lo punya duit banyak mo dibawa kemana??? mo bangun negara orang???tar klo lo dah peot..mang mereka masih mau make lo..ujung2nya lo pade pasti balik kenegara lo kan???mang ada persedian tanah 1 x 2 meter buat nguburin lo dinegara orang…boro boro…..
ngina negara sendiri….napa sih pada ngerobek baju sendiri….
heran gw…….
but..that yours bro…keep going…go head
Oktober 27, 2007 pukul 3:05 pm
Perkenalkan saya Rahmad prayogi mahasiswa STIE Perbanas Surabaya Pernah mengikuti training & sertifikasi SAP Fundamental, dan berikutnya Financial… Good skill in networking sampe pernah kena SP gara2 mbobol jarkom kampus ^_^ peace!!! kalo ada info lowongan di TimTeng boleh dong Email saya ke prayogie@gmail.com pingin tiap tahun bisa ke Mekkah.. AMIN
Desember 1, 2007 pukul 8:58 am
wah mengacu ke email Ugik:
Informasinya, di qtel kisaran nya memang sekitar USD7000 itu untuk IT/engineer pengalaman 4-5 tahun. plus tunjangan mobil, flat/apartemen, TV cable/telp, kesehatan,dll
Nggak bener itu, cek lagi dah, 1 USD = 3.65 QAR, USD 7000 = QAR 25,550……..wong engineer di perusahaan minyak aja yang levelnya udah senior engineer kisaran gajinya QAR 10000 - 150000
Di QTel kalo nggak salah udah ada 8 orang engineer Indonesia…..
Desember 5, 2007 pukul 5:09 am
Mas-Mas,
Kalau info kerjaan mirip Senior Engineer, MIS, System Administrator (IT). tolong info ke email saya : alifauzi2003@yahoo.com kayaknya boleh juga nih kerja di Qatar sekalian deket kalau naik haji. Saya ada pengalaman di Indonesia 5 Tahun sebagai IT System Engineer/MIS atau
Salam kenal buat semuanya yah.
alifauzi2003@yahoo.com
YM : alifauzi2003
Januari 12, 2008 pukul 4:06 am
Saya juga tertarik ke Timteng, kira-kira gaji yang bagus di mana ? trus kalo dah berkeluarga bisa kan ?? syarat harus bisa bicara bhs.Inggris ya..
Januari 28, 2008 pukul 4:46 am
wah boleh dunk kerja di Timteng..
ada low-ker buat RND BSS gak, klo ada boleh dunk email aku iduy_02@yahoo.com
thnks
Maret 24, 2008 pukul 5:53 am
mau tny dg..
biaya hidup kerja di qatar gmn yah..
klu cewe2 indonesia bnyk jg gk cari kerja disana..
kira2 pengalaman 2 thn salary berapa yah disana,,
pd umumnya perusahaan kasih fasilitas apa aza..
bg2 dunk…
pgn jg ksana…
thanks….
Maret 27, 2008 pukul 2:01 pm
gue kemaren ditawarin sama tasnee untuk gabung ame company-nye… dengan penawaran 6000 real. + 50% tunjangan dari basic. tapi ngga boleh bawa anak bini selama dua taon. sedangkan sekarang gaji gue rata-rata 5 jutaan / bulan + dapat rumah dinas yang udah jadi milik pribadi… please gue harus milih nyang mana? kalo ada penawaran yang lebih oke please info ke gue !
Mei 15, 2008 pukul 12:43 am
Ada yang punya temen kerja di qtel gak ? boleh dong sharing emailnya……ada yang mau di tanyain…kebetulan mereka mau intview saya by phone
Mei 26, 2008 pukul 12:57 pm
aku pengen kerja di qatar. tapi aku g punya pengalaman di bidang migas trus aku cmn punya pengalaman di bidang marketing/sales & mengajar bhs inggris. ada nggak yang bisa kasih info ke aku. emailku prin9_koenin9@yahoo.com. thx ya atas infonya.
Juni 9, 2008 pukul 6:09 am
Please Infonya donk ..tentang kerjaan di Qtel..
ada nggak yang bisa kasih infonya ke aku..Emailku aby_dehya@yahoo.co.id Tks
Juni 10, 2008 pukul 2:17 am
[...] Qatar Telecom bakal membeli saham STT di Indosat, lucu juga, rasanya baru setahun kemarin anak-anak beramai-ramai pindah ke Qatar Telecom. Eh ternyata sekarang Qatar Telecom mau beli Indosat. Dan konon STT Singapore dapet untuk lebih [...]
Juni 10, 2008 pukul 6:11 am
Ya elahhh yang diomongin gaji melulu…. merasa gak cukup??!!
Juni 13, 2008 pukul 3:07 am
oiii ikutan donk,ada lwgn ga bakl gw
Juni 24, 2008 pukul 3:50 am
mumpung ada hujan emas di negeri orang, dari pada hujan batu di negeri sendiri…..tar kalo ujan batu dah reda, balik lagi deh.., jgn lupa kunjungi tuh ka’bah..:D
Juni 29, 2008 pukul 4:23 pm
Mas-mas & Bapak-bapak sudah pernah mencoba buka websitenya????silahkan dibuka monggoh, buat yang fresh dan expert adaa posisinya masing-masing http://www.qtel.com.qa (SELAMAT MENCOBA, hehehe termasuk saya…)
tapi harus telaten bukainya, target cari kata-kata “CAREER”