Mau dicari kemana lagi?
Juli 3, 2007 — priandoyoBiasanya setiap pindah kantor baru -saya bisa setiap 2 minggu sekali pindah kantor kalau musim sibuk audit- selain dispenser air minum, yang auditor cari adalah cewek cantik dikantor tersebut. Tapi gak mesti auditor pastinya, temen-temen yang kerjaannya mobile, mulai dari vendor sampe konsultan HR pastinya punya kelebihan untuk bisa lebih banyak lirik kanan kiri. Pengalaman saya sih, lebih banyak teman yang punya jodoh dari kerjaan mobile ini daripada teman yang kerjanya ga mobile.
Contoh, teman saya kerja di semacam hospital product supplier, kerjaannya muter-muter dari RSPI sampe RSPP. Akhirnya istrinya dari perawat disalah satu rumah sakit. Ga jauh-jauh dari itu. Masih terkait dengan rumah sakit, teman saya yang lain istrinya ternyata bekerja dalam ruangan yang bersebrangan dengan ruang si teman. Tetep ga jauh-jauh.
Nah kalau secara empiris, pengalaman di lapangan menunjukkan bahwa jodoh itu ga jauh-jauh dari lingkungan kita. Dan secara teoritis, calon jodoh itu kebanyakan fans kita, maka sebenarnya metode seleksi bisa dilaksanakan lebih mudah.
Saya ga perlu ngajarin kan gimana proses PDKT-nya, setiap orang punya gaya sendiri dan setiap orang pun punya sense tersendiri mengenai PDKT yang dilakukan orang lain pada kita. Jadi? lirik sedikitlah, ga usah jauh-jauh.
Got get ‘em tiger!













Juli 4, 2007 pukul 4:22 am
Menarik. Tapi di lingkungan saya, rata-rata suami/istrinya berasal dari latar belakang yang malah bisa dibilang bertolak belakang. Ada yang pengusaha, istrinya dosen. Ada yang dokter, istrinya entertainer. Toh sampai sekarang “cocok-cocok” saja.
Afterall, yang dibutuhkan dalam sebuah hubungan kan pada dasarnya adalah saling pengertian.
Juli 4, 2007 pukul 11:59 am
Hehehehe… Senyum lagi. Hidup ini adalah soal sosiabilitas. Jodoh soal itu juga. Anda bisa saja mengidolakan seorang public figure, tapi itu butuh dua tiga langkah lebih banyak dari sekedar main catur gaya klasik… Fans anda pun begitu, jika anda tokoh publik dan dia jauh dari lingkungan anda…
Propabilitasnya memang lebih tinggi bagi org yg lebih dekat meski itu bukan hukum alamnya…. Lagi pula jodoh hanyalah terminal. hitung juga bahwa sebelumnya, org yg pacaran atau akrab dengan lain jenis sebenarnya berada pada level yang sama. Jenisnya saja yg beda….
Juli 4, 2007 pukul 12:02 pm
strategi anak domba ah….
Juli 4, 2007 pukul 4:16 pm
Uhm, anak ilkom kok pasangannya situ2 aja ya?
~wondering..
Juli 5, 2007 pukul 2:56 am
tu namanya kurang kreatip…. hehehe.. kurang gaul, maklum ngublek2 komputer terus tiap hari, jadi ya ketemunya ma situ2 aja :D