Pemimpin yang kuat
Juli 26, 2007 — priandoyo“Yang Jakarta butuhkan itu strong leadership (pemimpin yang kuat)”
quote Sutiyoso, gubernur Jakarta 1997-2007 saat diwawancarai MetroTV
“Jakarta itu heterogen, RI1 disini, Mentri disini, pimpinan partai disini, Biang LSM disini. Jangankan bertindak, mau siul saja bisa dikritik” Kira-kira begitu Sutiyoso memaparkan. Tapi, bukannya Indonesia juga heterogen? maka kita juga butuh pemimpin yang kuat. Kalau negara ini ingin menjadi kuat maka kita juga harus bisa kuat.
Selamat menempa diri menjadi yang terbaik













Juli 26, 2007 pukul 6:56 am
Kalo maen kuat-kuatan yang berlaku ‘hyukum rimba’ donk mas pri?
jadi kapan bakal mewujudkan citra kepemimpinan yang demokratis dan madani?!
Yang jelas..itu semua butuh proses, dan itu merupakan PR besar yang belum terselesaikan..
Juli 26, 2007 pukul 7:35 am
ada postingan blog bagus ttg debat tim kampanye calon guberbur.
enjoy! :)
Juli 26, 2007 pukul 7:37 am
Negara yg kuat adalah negara yg bisa menghargai perbedaan. :)
Juli 26, 2007 pukul 8:04 am
Saya mau sharing tentang kwalitas pemimpin yang tepat bagi Jakarta pada khususnya dan Indonesia pada umumnya…Qur’an mengatakan” Allah akan mengirim pemimpin, sesuai dengan kwalitas yang dipimpin……” Kita selalu menuntut bahwa para pemimpin itu harus berkwalitas tinggi, tapi kita rakyat Indonesia, mayoritas kwalitasnya masih sangat parah, masih suka jual suaranya dalam pilkada/pemilu. Kalau banyak kasih uangnya, dialah yang dipilih. Hasilnya pasti pemimpin yang korup juga… Apalagi sekarang era demokrasi, pemilihan langsung oleh rakyat, kemenangan berdasarkan suara terbanyak…Kalau terbanyak/mayoritas masih suka disogok/disuap, ya hasilnya tetap korup/buruk…Jadi marilah kita berusaha memperbaiki kwalitas diri sendiri, keluarga, tetangga, anak buah, RT, RW, RK terlebih dulu..otomatis suara mayoritas dan pemenangnya nanti juga berkwalitas…. Marilah kita bersabar sambil berkarya dan tidak mengeluarkan umpatan yang tidak bermanfaat….orang bijak berkata: “bicaralah yang baik-aik saja, kalau tidak bisa berbicara baik, lebih bagus kalau diam saja”…Itulah sebabnya ada pepatah “Diam itu emas”.. Maaf ya sekedar sharing…
Juli 26, 2007 pukul 8:28 am
Pemimpin yang kuat dan memiliki hati nurani.
Kuat tapi nggak memihak rakyat ya sama aja bohong.
Juli 26, 2007 pukul 9:14 am
selain itu karakternya juga harus bagus. :)
-IT-
Juli 26, 2007 pukul 12:57 pm
ngomong pemimpin sih susah..
kriteria dan kepribadian harus bagus.
di skul gw ada mata pelajaran muatan lokal LEADERSHIP alias kepemimpinan. aneh yah, skul laen gak ada. hehe.. itu mank ciri khas skul gw. rencananya mao nyetak pemimpin2.
di situ di pelajarin segala macem ttg pemimpin, gmn jadi pemimpin, de el el dah.
yg pasti, orang yang cuman mentingin dirinya sendiri bukan pemimpin!
Juli 26, 2007 pukul 1:20 pm
I like Ahmadinejad…sepertinya untuk Jaman sekarang ga ada dech Pemipin yang seperti dia, mudah-mudahan ini benar-benar kepribadian dia.. bukan kamuflase…..sekarang sich pemimpin cuma tau duit aja…
Juli 26, 2007 pukul 1:29 pm
bukan berarti cuma kuat membiayai kampanye di mana-mana kan.. :grin:
Juli 27, 2007 pukul 8:22 am
Mungkin quote Pak Sutiyoso di atas keluar karna dari pengalamannya selama jadi gubernur yg ngerjain bbrp proyek gede (’specially Transjakarta….dilanjutkan dgn lajur biru) slalu dapet kritikan sana-sini tapi doi tetep bablas aja dengan proyeknya.    ..and he seems proud of it….. proud of his strength & integrity.
Itu sih yg sy liat di bbrp interviw, termasuk wktu jadi guest star di acara Oom Farhan.
Juli 30, 2007 pukul 4:34 am
semua pemimpin sudah pasti kuat, org yg lemah sudah tersingkir jauh sebelum menjadi pemimpin (kecuali pemimpin boneka).
kalo bicara pemimpin yg kita butuhkan, menurut saya cuma satu: pemimpin yang adil.