Prospek bekerja di perkebunan / perhutanan

“Pengalaman 4 tahun, gaji 12 juta, sabetan 12 juta”
Mungkin hanya terjadi di perkebunan sawit. Problemnya mungkin bagi sebagian orang untuk bergabung di industri ini adalah letak kebun sawit di daerah-daerah aluvial seperti Sumatra, Kalimantan yang aksesnya cukup jauh dari kota.

Raja-raja di industri ini: Wilmar Group, Sinar Mas, Astra Agro Lestari
Gambaran penghasilan perbulan di perkebunan kelapa sawit yang bonafit kebun biasa >200.000 hektar:

1. Buruh Harian lepas (BHL)
BHL kebun 28.000-50.000 per hari
BHL teknik dan bangunan 35.000-60.000 per hari
Fasilitas Rumah Petak semi permanen tipe 21

2. Non staff : clerk, store keeper, driver, mandor, operator : 1.5jt-4jt.
Pertahun dapat 13-20x gaji, dapat lembur
Fasilitas Rumah Permanen tipe 45 plus maintenance

2. Staff :
Assistant Kebun 2.5-5jt
Assistant Teknik/IT 5-8 juta
Assistant Accounting/finance: 4-6 juta
Assistant lain-lain : 3-5 juta
Pertahun dapat 13-20xgaji
Fasilitas Rumah tipe 100 plus furniture plus maintenance
Fasilitas Motor Lapangan, Trail, Thunder, GL Pro, suprafit (kantoran) 40% diangsur, 60% disubsidi perusahaan. tidak ada lemburan untuk staff

Assistan Kepala/Assistant Manager untuk kategori diatas 7-15juta
Pertahun dapat 13-20x gaji
Fasilitas Rumah tipe 120, mobil Mitsubishi Strada

Manager
Assistan Kepala/Assistant Manager untuk kategori diatas 12-20juta
Pertahun dapat 13-20x gaji
Fasilitas Rumah tipe 120, mobil Mitsubishi Strada

Saya Pengalaman 4 tahun, sudah kerja disini 2 tahun, masuk diposisi Assistant Manager Teknik kerja dilapangan. Gaji sekarang 12 Juta nett dapat rumah tipe 120,furniture,maintenance sama dipinjami mobil strada. Penghasilan dari ngobyek dilapangan rata-rata 90-150 juta pertahun atau 7.5jt-12.5jt perbulan
Juragan CPO, di berapa gaji engineer

Ada yang punya pengalaman bekerja di perkebunan, plus minusnya mungkin? sabetannya mungkin?

Posted in Dunia Kerja.

21 Responses to “Prospek bekerja di perkebunan / perhutanan”

  1. irfan ahmad Says:

    Rata-rata level manager atau assistant kepala di perkebunan sawit memiliki kebun pribadi. Terutama yang bekerja bagian pengembangan wilayah baru atau manager estate. Hasil bersih dari berkebun sawit bisa mencapai 700-1.5 juta juta perhektar tergantung kualitas pemeliharaan.

    Lahan untuk berkebun bisa dibeli dengan harga “hanya” 500 ribu-1 juta per hektar. bibit sawit bisa dibeli dengan harga 15 ribu perbuah. rata2 jumlah pohon perhektar adalah 140 buah. Disamping biaya pemupukan dan upkeep. Pohon sawit bisa dipanen setelah umur 3-4 tahun.

    Sabetan orang sawit selain memiliki kebun pribadi adalah dari pembebasan lahan, land clearing, konstruksi, menjual kayu hasil land clearing, dsb.

    Kalau mau sabetan yang nggak terlalu halal misalnya : malakin kontraktor, menyelundupkan sawit ke kebun tetangga, mark up harga, mark up mandays, illegal logging, menyelundupkan material perusahaan untuk kebun pribadi dsb

    Hampir semua perkebunan sawit didaerah pelosok/remote area yang jaraknya puluhan atau ratusan kilometer dari kota. Tapi fasilitas didalam emplacement biasanya lengkap mulai dari perumahan,sarana ibadah, sarana olah raga, kesehatan sampai sekolah dari SD sampai SMA.

    Perlu nyali yang cukup untuk bekerja di perkebunan sawit dengan berbagai limitation selain kondisi medan, infrastruktur, akses dsb juga komunitas masyarakat pribumi dengan keterbatasan taraf hidup dan pola pikir

  2. papabonbon Says:

    menarik tuh. petualangan kayak modelnya jaman bokap bokap kita dulu …

  3. rezayazdi Says:

    @ irfan ahmad : yg gak halal?? yaa siap2 tunggu kena stroke, jantung.. dsbnya, ditanggung, biaya pengobatannya pasti sama dengan duit gak halal yg diterima, begitu kata ustadz yg pernah saya dengar, maklum mau puasa.. huhehehehehhehe…

  4. irfan ahmad Says:

    @rezayazdi : kan sekedar berbagi info, hidupkan pilihan, mau milih yang mana terserah anda dengan segala konsekuensinya.

    masalah uang tidak halal tidak selalu mengakibatkan penderitaan didunia, naif sekali kalau ada ustadz pikirannya masih seperti itu, seperti sinetron-sinetron picisan “misteri ilahi”.

    Pelanggaran terhadap norma-norma agama lebih berat akibatnya di kehidupan berikutnya yang tidak selalu diawali penderitaan didunia (baca : dosa dan pahala tidak selalu dibalas kontan). Banyak koruptor yang hidup bahagia didunia, dan sebaliknya tidak terhitung orang alim yang hidup sengsara didunia.

    Intinya sebesar apapun masalah didunia, tidak pantas untuk disejajarkan dengan kebesaran masalah akhirat…

    Kultum jelang Ramadhan..

  5. Hans Victor Sitepu Says:

    @ irfan ahmad : Saya sangat sueteju bangetz ama Bung Irfan, masalah dosa ato kaga dosa, kagak selalu bisa dibalas dengan “kontan” di dunia. Makanya jangan terlalu sering nonton sinetron picisan (meminjam istilah bung Irfan) berbau mistik berbungkus kerohanian.

    @ Anjar : Taraf gaji yang bung cantumkan di situ adalah taraf rata-rata pasar (Average Market Rate), jadi belum bisa jadi patokan. Tapi, yang pasti, taraf gaji tersebut masih di atas taraf gaji di industri lainnya, termasuk retail, manufaktur berat, ataupun sektor jasa. Namun bila dibandingkan dengan taraf gaji di industri tambang, taraf gaji perkebunan masih berada di bawahnya. Nah, adakah diantara teman-teman sekalian yang memiliki data sejenis serupa namun spesifik untuk industri tambang.?

    Ditunggu kontribusinya..

  6. Onay Says:

    @irfan

    Banyak koruptor yang bahagia, bagaimana Anda mendefinisikan “bahagia”?

    Banyak orang alim yang sengsara, siapa yang Anda sebut sebagai “orang alim”? Parameter apa yang Anda gunakan untuk menjustifikasi bahwa mereka itu “sengsara”?

  7. loko Says:

    Ngapain larinya ke agama seee…jadi gak asik kali, gak usah muna deh…kita semua ijo kok matanya kalo liat uang…

  8. papabonbon Says:

    aneh juga yah. teman saya yg jadi akuntan di ptpn kok ngakunya gajinya cuman 2 jutaan yah. padahal di sawit. dan sudah kerja 4 tahunan di sana.

  9. zein abdullah Says:

    Akuntan ada beberapa kategori mas, ada yang kategori staff dan non staff. Di departemen saya begitu. Kebetulan saya kerja di PMA oil palm plantation di sepanjang jalan Sampit-Pangkalan Bun Kalteng.

    Kategori staff meliputi : Assistant, Assistant kepala/ Assistant manager, manager, Financial Controller. Non staff meliputi : accounting officer, yang masuk kategori junior assistant dan clerk.

    Rate yang saya tahu adalah sbb:
    //Non staff Accounting : rate 1.5-2 juta
    //Assistant Accounting di division office (ngurusi 1 estate) :3-4 juta, Assistant Accounting main office (ngurusi semua estate) : 4-5 juta.
    //Assistant manager accounting 6-10 juta
    //Manager accounting 12-20 juta
    //Financial controller (senior manager)>20juta

    Semua dapat fasilitas rumah sesuai levelnya, Level assistant dapat fasilitas sepeda motor bersubsidi 70%. Asst kepala keatas dapat mobil, biasanya ford ranger, mitsubishi estrada, atau kijang. Bonus tahunan untuk semua level sampai tukang panen dilapangan 4-10x gaji pertahun tergantung evaluasi kerja masing2

    Gaji tertinggi di oil palm plantation biasanya didapat di departemen accounting/finance, tehnik (konstruksi, mechanical), IT, mill engineering (pabrik pengolahan).

    Ironis juga ternyata pegawai bagian perkebunan sebagai core bisnisnya mendapat rate yang relatif lebih rendah

  10. sulaeman Says:

    kalo di kehutanan bgm???kok ga dibahas

  11. Jokono Says:

    Sektor perhutanan. Saya lebih suka menyebutnya “perhutanan” daripada “kehutanan” untuk mengikuti pakem peristilahan yang lebih tepat. Penyebutan “kehutanan” tidak lebih dari sekadar arogansi untuk menjadi berbeda atau keinginan untuk melepaskan diri dari bagian rumpun ilmu-ilmu pertanian. Lihat saja dari semua rumpun ilmu pertanian tidak ada yang menggunakan imbuhan “ke-an”, kecuali “kehutanan”. Rumpun ilmu pertanian (pertanian, perikanan, peternakan, dan perhutanan).
    Mengingat kondisi hutan alam Indonesia yang sudah rusak parah dan upaya rehabilitasi seperti pengembangan “perkebunan kayu” (biasa disebut hutan tanaman industri/HTI - inipun upaya membedakan diri dari dari perkebunan) membutuhkan biaya besar dan sangat infeasible di mata pengusaha, tampaknya ke depan tidak akan memberikan kompensasi sebesar sektor perkebunan atau bahkan tidak mungkin mengulang lagi masa keemasan sektor perhutanan di tahun 70 - 80 an. Sektor perhutanan akan banyak didominasi oleh pemain dari pemerintah seperti departemen, BUMN, dan pemda. Juga, lembaga-lembaga non-profit.

  12. andi Says:

    saya ingimn mendapatkan informasi berapa standar gaji untuk posisi sebagai Human resources regional di Wilmar Group? saya akan interview, mohon bantuan informasinya

    terima kasih

  13. syaiful amin Says:

    saya mau nanya sekarang saya kuliah di fakultas pertanian jurusan agronomi sebuah univ. negeri di jatim. peluang kerja apa yang paling tinggi yang bisa saya dapatkan di perkebunan sawit???berapa ya kira kira gajinya. mohon infonya. makasi

  14. angga Says:

    kalo untuk di bidang IT di wilmar kisaran gajinya berapa ya mas?

  15. Bodong Says:

    Kalau kerja di kebun kelapa sawit:

    1. Jujur lah…. sekali korupsi rusak susu sebelangan.
    2. Nabung, dananya untuk buat kebun sawit sendiri.
    3. Jangan termakan janji-janji dr bos/perusahaan, apalagi
    bosnya keling dan sipit…. kita dianggap sbg faktor
    produksi (abis manis sepah dibuang), buat komitmen yg
    jelas. Janji biasanya muluk2 saat buka lahan, setelah
    panen kita ditinggalin deh….
    4. Untuk cepat bisa nabung, setelah 3-4 tahun kerja,
    sebaiknya jadi kutu loncat (quantum leap), dijamin gaji
    cepat naik.
    5. jalin komunikasi dan hubungan yg baik dengan semua
    stakeholder, jangan musuhi teman kerja… dijamin
    sukses deh….

  16. Andria Says:

    Kenapa stanndar Gaji poisis Community Development Assistant atau CRS Assistant ga ada yang bahas? Posisi tersebut banyak juga diperlukan baik oleh perusahaan perkebunan dan juga pertambangan. Saya sangat tertarik dengan posisi tersebut. Jika ada temen-temen yang mempunyai info lowongan tolong diinformasikan ke email saya andri_pls@plasa.com.

  17. Andria Says:

    enapa stanndar Gaji poisis Community Development Assistant atau CRS Assistant ga ada yang bahas? Posisi tersebut banyak juga diperlukan baik oleh perusahaan perkebunan dan juga pertambangan. Saya sangat tertarik dengan posisi tersebut. Jika ada temen-temen yang mempunyai info lowongan tolong diinformasikan ke email saya andria_pls@plasa.com.

  18. rosyadi Says:

    saya fresh graduate teknik elektro. kira-kira posisi yang akan saya dapatkan apa ya??? asisten teknik atau asistn kebun??
    kalau ada yang kerja di AAL, bisa kasih bocoran tentang gaji freshgraduate di AAL berapa? kompensasi selama OJT apa aja?
    thanks so much

  19. ketiko Says:

    Saya ingin memberi komentar tentang pekerjaan di perkebunan kelapa sawit. Saya menilai banyak perkebunan kelapa sawit di Indonesia yang sangat tidak adil. Kesejahteraan karyawan tidak dipikirkan. Mereka berprinsip, jangan sampai karyawan kelaparan, nanti mereka demonstrasi, jangan sejahtera nanti mereka keluar dari perusahaan. Suami saya bekerja sebagai Manager Perkebunan Kelapa Sawit di Kalimantan Timur. Yaitu membuka kebun baru yang masih berupa proyek dengan segala tantangannya bahkan tidak jarang nyawa terancam karena menghadapi masyarakat yang beringas. Gaji suami saya? Di bawah 10 juta, bonus akhir tahun 4 bln gaji! Padahal biaya hidup di Kaltim sangatlah mahal. Akibatnya? Kami tinggal di rumah sempit yang disini layak menjadi rumah karyawan level bawah, anak-anak tidak mendapat pendidikan yang maksimal, dan kalau ingin membeli sesuatu harrus berpikir 1000 x atau menabung bertahun-tahun. Jadi perusahaan perkebunan yang seperti Anda sebutkan itu sayangnya hanya terdapat beberapa saja di Indonesia. Wish you luck! Ich wuensche dir alles Gute!

  20. Jarot Triwidodo Says:

    saya saat ini adalah manager PMA perkebunan kelapa sawit di Kaltim dan sudah 14 tahun kerja di Kebun, saran saya untuk kawan-kawan yang tertarik dengan kerja di kebun :
    - Jangan terlalu muluk2
    - Kerja harus jujur
    - Jangan terlalu idealis
    - harus tahan banting

  21. Bahan Bakar Nabati « Anjar Priandoyo Says:

    [...] arahnya ke Bioenergy lah” “Hmm, kurang tahu juga ya kalau Bioethanol, tapi kalau CPO lagi bagus-bagusnya kan” “Emang kapan mau operasi?” “Targetnya sih akhir [...]

Leave a Reply