Seputar problem tempat tinggal (KPR) di Batam
Agustus 31, 2007 — priandoyoSebetulnya saya mau memasukkan thread ini di bicararumah, sebagaimana thread tentang rumah KPR dan sejenisnya disana. Tapi, setelah saya pelajari lagi, topik ini bisa diangkat lebih luas untuk anak-anak yang bekerja di Batam pada umumnya.
Ceritanya juga mirip pengalaman seorang teman yang sudah bekerja di Batam hingga 3 tahun kemudian memutuskan pindah ke Jakarta. Ga ada masalah, karena belum telanjur beli rumah disana. Tapi bagi yang sudah telanjur mungkin urusannya bisa panjang.
Batamers mungkin ada pendapat? seputar housing strategi disana. Atau selamanya mau jadi orang Batam? atau ada pendapat lain?
Berikut email detail dari Mba Lia, sebagai tambahan referensi.
Salam kenal..
Saya mau tanya dan minta pendapatnya nih. Sebelum menikah, suami saya diminta meneruskan cicilan rumah yang dibeli kakaknya yang dulu kerja di Batam (suami saya dulu kerja di Bintan). Awalnya suami tidak mau, tapi karena ortunya meminta, mau tidak mau dia ikut.
Kakaknya baru membayar dp sebelum akhirnya balik ke Jawa. Sampai sekarang suami sudah nyicil kurleb 5 tahun dengan masa sisa cicilan 5 tahun KPR BTN. Total uang yang sudah dikeluarkan sekitar 70 juta termasuk renovasi. Kami ada rencana menjual atau over kredit rumah tersebut karena uangnya ingin kami pakai sebagai dp KPR di Jakarta sini. Tapi sudah beberapa kali diiklankan, rumah tersebut belum laku juga (properti di Batam kan memang sedang lesu ya :(
Kami jadi agak stres karena saat ini kami belum ada cukup uang untuk DP rumah di jakarta mengingat kebutuhan yang cukup banyak ditambah harus ngontrak rumah plus kami tetap harus bayar cicilan rumah tersebut.
Ada saran nggak mas sebaiknya langkah apa yang harus kami lakukan..
Saat ini kami sudah menyisihkan uang untuk cicilan rumah, tapi tetap saja tidak sebanyak jika uang rumah bisa cair dan dipakai dp.
Mba Lia via email













September 3, 2007 pukul 4:44 am
rumahnya tipe brapa, di daerah mana dan mo dilepas brapa? kebetulan saya sedang nyari rumah..
Desember 21, 2007 pukul 3:02 am
Mba iamedel …
Saya kebetulan juga mau jual rumah di Batam.
Lokasinya sangat strategis di Perum Taman MEditerania Batam Centra. Hanya 5mnt dr Ferry Terminal dan Pusat pemerintahan di Batam Centre.
Call 0813 377 81971 if interested….thanks
Desember 30, 2007 pukul 4:03 pm
mba lia, properti di batam tidak lesu, hanya banyak pemain properti, produk and demand tidak seimbang, lebih banyak produk. Para ekspatriat lebih suka tinggal di apartment, harga rumah di batam terjangkau tapi sulit dicairkan kembali dalam bentuk uang, sudah terlalu banyak orang yang mengiklankan rumahnya untuk di jual seperti di koran lokal Batam Pos. Solusinya untuk mendapatkan uang, yaa.. harus berani bernegosiasi menurunkan harga jual.
Januari 28, 2008 pukul 6:09 pm
oh yah. rumahnya mua jual berapa??dan brada di daerah mana.dan tye braapa??ebetulan ada rencana tuk bli rumah di btm.bri infonya yah .thanks