Standar gaji di Malaysia, Engineer

Perkenalkan nama saya Willy 36 tahun bidang kerja Instrument Engineer 12 tahun. Pengalaman nggak pindah-pindah. Saya dapat offer RM13000 gross dari EPCI di KL Malaysia. Family Status, Asuransi kesehatan kontrak 1 tahun renewable. Setelah dikurang pajak yang saya terima sekitar RM10500 deh

Minta sarannya nih urgent , apakah diambil atau tidak? pekerjaan saat ini sedikit dibawah angka itu tapi kondisi/benefit yang lainnya kurang OK, kecuali bahwa statusnya Permanent Staff.

Pertanyaannya:
1. Apakah saya dibayar normal atau underpaid? please advisenya
2. Sebenarnya saya udah deal informal / belum sign kontrak. Apakah etis kalau saya minta tambah lagi meskipun sebelumnya saya sudah bilang ok di email?

Komentar:
Ada yang punya saran? yang sekarang di Malaysia mungkin. Kalau etis tidak etis, saya kira sah-sah aja untuk minta tambah. Tapi, mungkin ada yang punya pendapat lain.

Ditulis dalam Expatriat, Standar Gaji.

46 Tanggapan ke “Standar gaji di Malaysia, Engineer”

  1. chamb Berkata:

    Bang Willy, sekarang anda kerja dimana ? kalau di Indonesia dan statusnya permanent staff, dengan tawaran gaji yang tidak terlalu berbeda, menurut saya lebih baik anda pertahankan pekerjaan anda.

    Jika yang anda cari adalah kualitas hidup, memang KL menjanjikan kehidupan yang lebih baik. Kota yang indah, nyaman, tidak semacet jakarta, dan makanan juga hampir sama dengan Indonesia.

    Hanya yang perlu dicermati adalah perlakuan rasis yang akan anda terima disana. Tapi jika pintar menyiasatinya, mungkin tidak ada masalah.

  2. Willy Berkata:

    Saya kerja di Indonesia, tapi sedang di construction site Luar negeri , kalau balik ke Indonesia gajinya kira-kira sama dengan RM5000nett saja.
    Rasis yang bagaimana yang mungkin terjadi di KL? Toh kita serumpun dengan mereka apalagi saya dari Sumatera sama-sama bangsa melayu gitu lhoh.

  3. chamb Berkata:

    ya itulah masalahnya. meskipun sama-sama melayu tidak menjamin mereka tidak akan rasis, jika memang bawaannya begitu.

    di malaysia kan ada kaum china dan india yang malah lebih berhasil di karir, keuangan dan bisnis di banding orang melayu sendiri. nah, misalkan anda bisa menjalin komunikasi dengan orang melayu, hal itu tidak menjamin kaum china dan india memperlakukan anda dengan hormat.

    menurut pengalaman saya malah paling susah itu bergaul dengan orang melayu, karena mereka merasa inferior dibanding dua kaum tadi, jadinya mereka malas bergaul dengan orang melayu asal indonesia karena dianggap lebih rendah dari mereka.

    malah jika anda seorang high achievement person, lebih baik anda bergaul dengan orang china dan india. memang awalnya susah, tetapi jika anda berhasil, jauh lebih menyenangkan bergaul dengan mereka.

    oh ya, lebih baik menggunakan bahasa inggris bila bicara dengan orang melayu disana. di KL orang melayu malu berbahasa melayu di tempat pekerjaan dan universitas. pengalaman saya mencoba berakrab-akrab berbahasa melayu dengan mereka malah dijauhi dan diajak berbahasa inggris.

  4. Willy Berkata:

    Thank advise-nya mas, saya sih tidak mau ikutan menjadi rasis, wah sayang banget yaa orang sana modelnya kayak gitu. Kalau saya sih orang Indonesia dan nggak malu lah pakai bahasa Indonesia.
    Kalau mengenai income gimana nih, cukup sebagai alasan untuk loncat nggak? mengingat saat ini dalam hal pekerjaan saya sih OK-OK saja selain sedikit masalah karena jauh dari keluarga (single status di Construction Site).

  5. chamb Berkata:

    sebagai perbandingan saja, dosen muda berijazah doktor start dengan salary sekitar RM 4000 - 7000. biaya hidup tanpa sewa apartment (saya gk tau harganya, karena waktu disana disediakan apartment) untuk single palingan hanya RM 700.

  6. papibonbin Berkata:

    Mas Willy, kalau boleh tahu apa nama company yang memberi Mas Willy offer segitu? Bukan apa2, tapi menurut saya angka yang dioffer ke mas itu kecil sekali. RM 10,500 kira2 IDR 27,500K kan? Untuk ukuran pengalaman mas yang sudah 12 tahun (saya yakin level mas sekarang sudah Senior Engineer atau bahkan mungkin Consulting/Lead Engineer). Sekedar referensi, ex-rekan kerja saya sekantor (Senior Project Control Engineer, angkatan 90 jadi kira2 seumuran mas) yang pindah ke Ranhill-Worley Parsons (RWP) KL awal tahun ini mendapat RM 20,000 nett di RWP. Saya ada satu teman lagi yang baru sebulan pindah ke Technip KL (Technip Geo Production), anak Structure Engineer mendapat RM 12,500 nett disana, sedangkan dia baru berumur 29 tahun & mengantongi pengalaman 5 tahun saja. Kedua teman tersebut memperoleh family status & fasilitas kesehatan yang kurang lebih sama dengan mas, status juga 1 year renewable contract. Jadi kalau dengan tawaran RM 10,500 di KL saya rasa gak worthed & banyak lowongan kerja di engineering company maupun EPCI company di Jakarta yang berani membayar mas dengan angka segitu seperti KBR, Amec Berca, Saipem, etc.

  7. Willy Berkata:

    Thank you mas papibonbin bbrp teman saya yang lain juga ngomong begitu, saya akan coba nego lagi sesuai saran / perbandingan dari anda, kalau kagak berhasil juga kagak apa-apa.
    Nama company belum bisa saya disclose sekarang mas, nanti aja kalau emang sudah CLOSE negonya. Atau kalau boleh japri nggak apa-apa sih ini email saya:willy.rayhan@gmail.com

  8. papibonbin Berkata:

    Sama2, Mas Willy. Glad that I can help. E-mail saya papibonbin@yahoo.com.

  9. abang Berkata:

    Dik Willy..
    Sebetulnya ada pilihan bilamana tertarik. Kalau sekarang berkarir di perusahaan service provider untuk perusahaan
    minyak di malaysia memang seperti itu remunerasinya. Tetapi kalau di operatornya sendiri spt murphy oil, talisman, hess atau petronas carigali, anda akan mendapatkan antara 1.5 sampai 2 x kali dari yang ditawarkan.

  10. Willy Berkata:

    Thank you Bang atas sarannya!, kalau re-offernya mendekati comparasinya mas papibonbin, saya ambil dah, kalau nggak nggak jadi saja, sambil terus keep searching.
    Kalau ada info buat di operator Oil, saya dikhabari yaa Bang? (kalau abang nggak keberatan posting ke email saya: willy.rayhan@gmail.com)

  11. karirzone Berkata:

    wah, dari RM 5000 ke RM 10,500 dah lumayan tuh daripada daripada di indo.

    but kalo bisa sih nego lagi kalo misal angka ga bisa, yah benefitnya.. (seperti kemungkinan bawa keluarga after 1 thn) or ada ga kemungkinan untuk permanent status di company..

  12. Asep Berlian Berkata:

    Ahh saya sih ngga deh kerja di Malay…nanti dikeroyok lagi sama polisi Malaysia…takyuuttt

  13. @rdcikalmart Berkata:

    mas willy, setahun lalu saya exp.4th saya minta RM15rb, si EPCI bilang itu kegedean, yang lucu temen minta RM7rb dia tetep bilang kegedean juga :P…biasa lah..itu kan trickinya mereka..hehe..
    betul itu kalau cuman segitu ngapain cape2 jauh ke malaysia mas willy, kalau saya sih enteng saja bilang “cik, saya tuh pernah dapat segituan diindonesia, saat saya exp.baru 2th, ngapain saya susah2 kemalaysia”…oke selamat berjuang mas willy.
    salam,

  14. Denmas Berkata:

    Mas Willy,
    Benar apa kata rekan2 disini offering segitu sih kecil untuk ukuran pengalaman 12 tahun bidangnya instrument lagi (termasuk ilmu langka yg sangat sulit dicari katanya). Saya yakin dengan pengalaman segitu tidak susah bagi seorang instrument engineer mencari ‘hanya’ RM 10rb di Indonesia, percaya deh mas khan sekarang bayak lowongan di Indonesia baik di oil company semacam Chevron, Total, Conocophilips, Hess, BP, EMP, dll atau engineering company semacam Worleyparson, KBR, Technip, Saipem, McDermott, etc. Anyway memang kesempatan datang sekali seumur hidup tetapi juga banyak penyesalan datang dikemudian hari jika tidak bijak menyikapinya..

  15. Yassir Berkata:

    Mas Willy,
    Kalo company-nya local MY kayaknya memang standardnya segitu, tapi kalo MNC EPC harusnya lebih.
    Mas Willy, komponen gaji biasanya ada juga yang namanya outstation allowance (seperti saya juga dapat), yang besarnya lumayan, hampir 30% dari base-sal, ditanyakan saja Mas.
    Beda dengan teman2, saya ngga ngerasa orang melayu rasis kok. Kami, engineers Indonesia, berteman baik dan sering bercakap2. Jadi ya please, jangan hantam kromo semua melayu (saya objektif aja nih) malaysia seperti itu. Yang berpendidikan (apalagi di kantor) mereka sudah paham kok bahwa engineers itu sederajat.
    Satu lagi - ini pendapat saya pribadi - sepertinya kita harus belajar bersyukur ya bahwa gaji itu untuk keperluan kita sendiri. Jadi kitalah yang paling tau seberapa besar/kurangnya. Jangan dibandingkan terus dengan gaji orang lain, ngga akan selesai Mas! Singkatnya: jangan pikirin besar gaji/rejeki orang, pikirin saja gaji kita sendiri :-), iya ngga??
    Gaji itu rejeki, kita cuman usaha aja biar keberkahan dari gaji itu sebanyak mungkin! (percuma gaji besar kalo serupiah-pun ngga berkah)…

  16. Mr.Humble Berkata:

    Hello Mas Willy,

    maaf sebelumnya saya kurang tahu untuk bidang mas,tetapi untuk bidang telekomunikasi sktr 7000 U$ - 9000 U$,cm kami biasanya kontraktor (bukan permanen) dan apartemen,mobil harus sewa sendiri

  17. papibonbin Berkata:

    U$ mata uang apa yah? :-)

  18. kardul Berkata:

    US$ mas…

  19. papibonbin Berkata:

    Oooo…. :-)

  20. @rdcikalmart Berkata:

    …papibonbin mancing nih ye….hehehe…:-)

  21. papibonbin Berkata:

    He..he… mancing apa nich?

  22. Ini_Aku Berkata:

    mas anjar, boleh gak dibuat forum baru, tentang berkarir keluar negeri, misalnya ke malaysia. biar yag punta info bisa berbagi, cerita dan pengalaman. serta yang berkeinginan berkarir diluar negeri dapat info.

    ini sekalian menunjukkan jati diri dan harga diri bangsa kita, jangan bangsa kita di sangkanya cuman bisa ngirim burh kasar keluar negeri, tapi juga yang berpengalaman dan memiliki tingkat kompetensi yang tidak kalah dengan bangsa lainnya, terutama engineer nya.

    masa India saja, yang filmnya cuman bisa nyanyi dangdut saja, para engineer telco dan IT nya sangat dihargai, tunjukin donk kalo kita juga bisa, dan tidak jago kandang saja, tks

  23. Alex Iskandar Berkata:

    mudah2an belum telat

    Kebetulan di grup kita lagi cari E/I engineer
    Mas Willy, coba kirim cv nya ke saya , siapa tahu cocok dengan yang dicari oleh manajemen di perusahaan kita
    kalau masalah gaji mungkin bisa sama dengan yang di over di malaysia

    salam
    Alex
    axlpce@gmail.com

  24. Ahmed Berkata:

    Nah tuh khan ……
    Ada yg kasih offer di Jakarta sama dengan Malaysia.

    Selain Malaysia, coba cari gawe di Mid-East, seperti Dubai, Bahrain, Qatar, Oman, Saudi, …. disana sedang giat2nya membajak professional dari Malaysia & Indonesia.

    Jadi kenapa kita datang ke Malaysia yg notabene gaji kecil, sedangkan orang2 di Malaysia sendiri pada hengkang ke Mid-East utk mendapatkan offer yg lebih menarik.

    Dg experience seperti anda di Mid-East anda bisa dapatkan rang US$ 8-15 ribu. Tergantung status kontrak ato permanent dan benefit2 lainnya.

  25. mo_cab Berkata:

    maaf…1 ringgit brp rupiah ya….(stupid mode-on)

  26. kampungmelayu Berkata:

    1 rm sekitar 2600-an.

    buat mas ahmed, kayaknya jangan digeneralisir deh kalo di malaysia itu semuanya kecil… nanti diprotes lho.. banyak lho yang lebih milih kesini padahal diterima juga di mid-east, UK, etc…

    buat mas alex, siapa bilang kalo engineer India lebih dihargai? kalo di tempat kami, alhamdullillah, rate indonesia itu diatas rata2 yang lain kok (bahkan dibanding filipina, india, etc)…

    buat mas Ini_Aku, di malaysia, professional engineer asal indonesia banyak banget kok disini. dan mereka (termasuk saya), insya allah, betah kok disini…

  27. voordoc Berkata:

    weleh-weleh.

    Orang Malaysia sendiri banyak yang kerja di Saudi kok. Kalau memang di negaranya di bayar bagus, ngapain mereka kerja di Saudi

  28. kampungmelayu Berkata:

    maaf mas, ditempat saya ini orang malaysia malah dibayar lebih rendah dari orang indonesia. kenapa mereka dibayar bagus di saudi, ya mungkin karena di saudi gaji mereka bisa sama dengan orang indonesia.

    sekali lagi, case-by-case ya. saya cuma bilang ‘jangan digeneralisir’. kalau satu orang dibayar 1 juta di satu negara, belum tentu semua orang dinegara tsb juga dibayar 1 juta. makanya setiap argumen saya tulis ‘ditempat kami’. di tempat lain, ya entah…

    saya kira debat gaji gak ada habisnya, disebabkan banyak sekali generalisasi yang gak perlu.

    salam.

  29. Caca Berkata:

    Kalau peluang untuk cewek gimana ya, level manajer 5 tahunan, ngerjain compliance of quality assurance di manufacturing plus bisnis process reengineering (termasuk implementasi ERP - pernah jadi PMnya). Latar belakang S1 mesin produksi. Suami 1 Si sipil anak 1 6 tahun (he–he— bisa laku berapa di malaysia). Ramah untuk pekerja cewek gak ya. Trus urusan sekolah SD gimana….enak untuk anak…cerewet buanget tapi perlu dijawab lho…please…..

  30. binchoutan Berkata:

    hooo ada rencana pindah ke negara tetangga “Malingsia” yaa ada baiknya visit first http://www.malingsia.com
    he he he… just kidding!!

  31. chantique Berkata:

    Hi.. salam kenal.. cuma mau tau aja kira2 peminat engineer kerja di malaysia banyak gak ya?

  32. sawangan Berkata:

    Mas Kampung Melayu,

    Org Malaysia yg kerja di Saudi itu kelas profesional.misal di telco. Kenapa ke Saudi di bayar USD tanpa pajak. Di Malaysia di bayar RM + Pajak

  33. Andrian Berkata:

    Perkenalkan nama saya Andrian, saat ini saya bekerja sebagai IT support di perusahaan PMA di Jakarta dengan status permanen. Salary yang saya terima saat ini sekitar 4jt-an (gaji+transport) plus overtime sesuai peraturan Menakertrans. Belum lama ini Saya mendapatkan tawaran pekerjaan di Malaysia sebagai Technical Support Specialist dari sebuah perusahaan jasa IT Outsorce Singapore/Malaysia untuk di tempatkan di salah satu client mereka di Penang Malaysia, dengan gaji yang ditawarkan MYR 2500 (USD 750) tapi statusnya contract 1 year, Saat ini saya sedang bimbang mana yang harus saya pilih. Mohon pencerahannya. Terima kasih.

  34. voordoc Berkata:

    Yang penting survey dulu biaya hidup…Dgn gaji segitu bisa ngak hidup layak di Malaysia dan saving. Kalau engak mending kerja di Jakarta saja.

    Kecuali anda mau cari pengalaman kerja di LN sebagai batu lompatan ke Negara lain

  35. Joni Berkata:

    Saya lulusan S1 Teknik Electro dan S2 Teknik Kontrol (PTN di Jakarta), mau tanya, pengalaman 10 tahun sebagai electrical & Instrument engineer, berapa gaji yg harus saya minta? dan cocoknya di industri apa?

  36. Tony Berkata:

    Pa Willy saya bebetulan mendapat tawaran juga ke Malaysia, Contract Duration : 6 bln, untuk kerja di perusahaan EPCI sebagai, Site Supervisi, dengan pengalaman 13 thn ( utk ratenya RM 11,500 Lump Sum tax free per month ) Accommodation and Tiket ditanggung. Kalo saya pikir tidak ada salahnya kita mencoba untuk gambaran/pengalaman dikemudian hari.

  37. Berapa standar gaji IT di Malaysia? « Anjar Priandoyo Berkata:

    [...] juga: Standar gaji di Malaysia, Instrumen Engineer . Posted in Expatriat, Standar [...]

  38. aan Berkata:

    Salam kenal semuanya..
    Saya mau cerita ne.
    Ini saya dah lulus S1 Teknik Mesin Univ negri dr tahun lalu.
    Sampe sekarang belum jg mendapatkan kerja (dg banyak alasan).
    Sekarang mulai menyesal kalo diliat k belakang..

    Yang mau saya tanyakan
    - apakah saya masi punya kesempatan untuk dilirik oleh perusahaan dg kondisi saya yg pengangguran selama 1 th ini?
    - ortu saya memaksa saya kuliah S2 sejak awal saya lulus ampe sekarang. kalopun kuliah S2 bidang apa yg hrs saya ambil agar bisa jd benefit buat saya mencari kerja stlh lulus? kuliah S2 MM ato S2 teknik mesin? Kalo pengennya se masuk d perusahaan kontraktor EPIC gtu. :D

    Demikian,mohon bantuannya..
    Terima kasih..

  39. Yos@ABI Berkata:

    to aan :
    untuk S2, lebih baik kerja dulu, baru ketahuan mau ambil S2 bidang apa. saya melihat banyak orang yang ambil S2 langsung setelah S1, karena latah dengan sikap lulusan yang kerja di PNS pada jaman OrBa dulu. semakin ke S2, semakin dihargai karir nya (padahal pengalaman lebih penting ketimbang jenjang pendidikan, walau sebagai dasar perlu untuk diraih.)
    Saran saya, tetap saja melamar, ke status fresh graduate atau fresh engineer. Jika ingin mencoba EPCI, silakan coba Tripatra Engineers & Constructors. Ini kantor full-knowledge untuk masalah Oil & Gas, terutama yang berbau lepas pantai. Tapi jangan “lihat” gaji dan treatment perusahaan ya…. Yang penting pasang sikap sabar, kira-2 2-3 tahun, kemudian silakan berpikir apakah berikutnya terus di sana atau hengkang ke EPC atau O&G Kumpeni lainnya. Apalagi aan adalah lulusan PTN, yg notabene masih dipandang lah oleh banyak perusahaan. Sebab, banyak yg terburu-buru hengkang dari sana, padahal kemampuan belum cukup. sehingga akhirnya terseok-2 juga, ketika dengan rasa percaya diri yang besar, melamar dan diterima di perusahaan berikutnya yang lebih bagus (dan asing pula.)
    Saya cukup berterima kasih kepada perusahaan-2 yang tidak mau menerima saya (setelah melalui tahap interview) karena ketidaksiapan saya dalam kemampuan dan pengalaman. Sehingga saya baru bisa pindah dari sana setelah 3 tahun bersabar dalam kondisi tidak dianggap (mungkin karena saya cuma lulusan PTS pinggir kali…hehehe)

  40. dhamayanti Berkata:

    Mas, kalo standar gaji GIS Engineer untuk perusahaan Mining
    Fresh graduate sekitar berapa?
    Project luar jawa sih Kaltim gitu
    Thanxs alot

  41. Reza Berkata:

    Wah, kebeneran nih ada yang bahas Oil & Gas. Numpang minta saran….saya dapet tawaran dari O&G Construction Company di Saudi Arabia,utk posisi Project Control Coordinator. Sebelumnya saya dari Perusahaan BUMN-Industri Manufaktur, megang posisi Project Management Officer selama 4 Taun. Si Company Saudi nawarin Basic-nya USD 1500+Kendaraan+Housing utk single (mereka ngga ngijinkan bawa keluarga). Kira2 worth it ngga, ya segitu? Terus, selaen Basic, biasanya dapet tambahan apa lagi ya?

  42. Wahyu Reza Prahara Berkata:

    Reza: bisa dipertimbangkan kontrak berapa tahun dan kira-kira kelanjutannya di sana gimana. untuk perusahaan sejenis d qatar (setau saya) salarynya juga segitu, sekitar $1000-$1750 atau sekitar 5000-7000 riyal. tapi kelebihannya untuk yg keluarga diizinkan bawa keluarga. dan yang ngeplan untuk pulang sebulan sekali disediakan tiket pulang di samping rumah, transportasi (ditanggung, biasanya jemputan), asuransi, dsb

  43. Reza Berkata:

    Thank you reply-nya, mas Wahyu.
    Mereka ngasih probation period-nya 3 bulan , cuti tahunan dikasih 21 hari en dibayar sebulan gaji. Tapi selama setaun pertama ngga boleh mudik dulu. Baru taun kedua setiap 6 bulan dikasih jatah tiket PP.
    Saya sih ngejar pengalaman O&G + prospek kedepannya juga….semoga perusahaan2 besar O&G asing mau nerima karyawan ex-Arab? Hehehe…

  44. AinkUjangAli Berkata:

    Mau nanya neh akang akang yang udah ke malaysia mungkin ada yang tau standar gaji buat designer graphics di malaysia berapa ya ?
    klo ada yang tau mohon di reply ya
    thnks
    sukses semua ya

  45. cobain Berkata:

    Mas mau tanya nih, saya kerja di fabrikasi oil and gas special pressure vessel sebagai Project Engineer, baru kerja 1 tahun sihh di sini. jurusan saya waktu itu tekhnik industri, waduh udah 1 tahun kagak ngerti-ngerti juga nih ilmu presssure vessel. apa perlu saya kursus dimana ya????
    trus gaji saya yang saya dapati gak gede-gede amat 3 juta doang, tapi kerja under pressure banget, memang sih umur saya masih muda gitu ,mungkin paling muda di kantor baru 25 tahun gitu tapi megang jabatan project engineer.belum juga punya pengalaman banyak udah dikasih masalaha yang belum perah di alami sebelumnnya, rasanya udah gak sanggup lagi nih mau pindah..mohon sarannya yahhh….

  46. Tex Berkata:

    Sabar Pak, semua orang melalui hal tersebut. Kebanyakan belajar by doing dan baca-baca buku tentang pressure vessel.

    Gaji besar normalnya baru melejit pada pengalaman 5 tahun ke atas. Silahkan lihat lowongan2 oil & gas company pasti yang di cari 5 th atau 10 tahun pengalaman.

    (emang sih untuk oil and gas bagian fabrikator gajinya masih kecil2, dibandingkan masuk ke EPC apalagi ke Usernya macam Total dll.)
    Jabatan udah cocok tuh. Maju terus pantang mundur!

Tinggalkan Balasan