Bagaimana cara memilih diantara banyak pilihan?
September 7, 2007 — priandoyoProblem freshgrad yang lain adalah seputar memilih. Banyak email yang masuk menanyakan bagaimana bila harus memilih diantara banyak pilihan. Jawabannya pendeknya sebenarnya sangat sederhana: Dewasalah -kelak menikah pun akan seperti itu lho. Sedangkan jawaban panjangnya adalah:
1. Analisa industri secara umum
2. Konsultasi dengan orang yang sudah bekerja di industri itu
3. Konsultasi dengan orang yang tidak mau bekerja di industri tersebut.
Berikut contoh email-email freshgrad yang bimbang. Ada yang mau sharing?
Mas Anjar, Aku baru lulus kuliah bulan Maret 2007 kemarin, background Telco. Sebagai fresh graduate, setelah 1 bulan lulus, aku bekerja di sebuah Vendor ternama. Nah sekarang ini saya mendapat panggilan lagi dari Garuda Indonesia untuk posisi Engineer (Perhubungan) dan PPS-IT BRI (Perbankan).Nah sebagai anak kemarin sore yg belum tahu apa-apa, gimana nih mas Anjar?
1. Mendingan aku fokus yang mana? Telco, Perhubungan, atau Perbankan?
2. Kira2 hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan untuk mengambil keputusan?
3. Bagaimana kira2 nasib saya ke-depannya jika saya tetap di Telco, pindah ke Perhubungan, atau pindah ke Perbankan?
Leo di Semarang
Dear Mas Anjar,sebelumnya kenalkan saya Ricky dari Bandung. Posisi sekarang outsourcing salah satu operator sesepuh. Saat ini saya sedang dalam proses untuk aproval (minggu depan) di dua company yaitu Huawei vs Smart Telecom. its complicated decision. Menurut mas Anjar prospek kedepannya buat saya gimana antara di Smart (OMC engineer - permanent) dengan Huawei (IN Engineer - kontrak 1 tahun, review 3 bulan pertama). Mengenai salary berhubung masih fresh graduate(lulus maret 2007) jadi standar. Opini saya : kalo di Huawei (IN) mungkin lebih banyak tantangan dari pada yang di Smart (OMC)
Ricky di Bandung
Ada komentar?













September 9, 2007 pukul 1:58 am
Memilih itu mudah, menjadi agak atau bahkan sangat sulit ketika pilihan yang ditawarkan menjanjikan semua.. hmm..
September 9, 2007 pukul 5:43 pm
@Leo
Mending tetap di kerjaan skr
@Ricky
Huwaei is better
September 10, 2007 pukul 7:33 am
kalo cari pengalaman mendingan di vendor
betul??
:D
Kalo cari kerjaan lebih enak mendingan di operator..
Bener gak sih :p
Menurutku sih gitu walaupun masih liat2 juga posisi kerjaan jadi apa hehe
Piss
September 11, 2007 pukul 6:26 am
ya kembalikan ke kemantapan hati.
kali ini sixth sense yang mengambil peran dominan..
klo qt muslim..solat istikharoh adalah jawabnya. perna waktu itu.. antara mo ngambil PTN dari SPMB apa STAN ato ST3.. ya alhamdulilah di tiap kesehariannya qt dimudahkan sesuai yg qt istikharohkan sebagi pilihan terbaiknya?!
Good Luck
Oktober 6, 2007 pukul 11:17 pm
Perkenalkan nama saya NieaR.
mo nanya nich mas priandoyo,
saya bekerja di perusahaan migas di Indonesia sudah sekitar 8 bulan. Yang menjadi masalah walaupun perusahaan tersebut perusahaan asing kita gak bakal mungkin bisa ditempatkan di overseas dan lagi semua well perusahaan tempatku bekerja ada di luar Jawa (sepi puoll). Di satu sisi ada perusahaan international di aussie yang saya masuki (lumayanlah udah nyampe tahap medical check) dengan International Graduate Program-nya memberikan salary sekitar $6000 aussie dipotong pajak 49% (itu kata temenku yang sudah masuk disana).
masalahnya perusahaan tersebut merupakan perusahaan tambang non Migas dan setelah 2 taon di Aussie kita bakal ditempatkan kembali di Indonesia dan itupun bakal di Hutan (sudah masuk tahap infrastructure n bakal operasi 1,5 tahun lagi) dan salarynya bakal turun daripada tempat kerjaku yang sekarang.
Mana yang harus saya pilih..!!??
tetep di perusahaan oil n gas sekarang dengan salary tersebut ..??
atw pindah ke perusahaan lain overseas (karna 2 tahun pengalaman cukup berharga) yang bakal ditempatin kembali di Indo dengan gaji yang bakal lebih kecil terus jadi kutu loncat tux bekerja di perusahaan tambang overseas..!!??
mohon bantuannya
Oktober 6, 2007 pukul 11:17 pm
Perkenalkan nama saya NieaR.
mo nanya nich mas priandoyo,
saya bekerja di perusahaan migas di Indonesia sudah sekitar 8 bulan. Yang menjadi masalah walaupun perusahaan tersebut perusahaan asing kita gak bakal mungkin bisa ditempatkan di overseas dan lagi semua well perusahaan tempatku bekerja ada di luar Jawa (sepi puoll). Di satu sisi ada perusahaan international di aussie yang saya masuki (lumayanlah udah nyampe tahap medical check) dengan International Graduate Program-nya memberikan salary sekitar $6000 aussie dipotong pajak 49% (itu kata temenku yang sudah masuk disana).
masalahnya perusahaan tersebut merupakan perusahaan tambang non Migas dan setelah 2 taon di Aussie kita bakal ditempatkan kembali di Indonesia dan itupun bakal di Hutan (sudah masuk tahap infrastructure n bakal operasi 1,5 tahun lagi) dan salarynya bakal turun daripada tempat kerjaku yang sekarang.
Mana yang harus saya pilih..!!??
tetep di perusahaan oil n gas sekarang dengan salary tersebut ..??
atw pindah ke perusahaan lain overseas (karna 2 tahun pengalaman cukup berharga) yang bakal ditempatin kembali di Indo di hutan (males puoll di hutan sebenernya) dengan gaji yang bakal lebih kecil terus jadi kutu loncat tux bekerja di perusahaan tambang overseas..!!??
mohon bantuannya
Oktober 30, 2007 pukul 6:42 am
dear mas anjar, nama saya angga.Saya sedikit bingung neh mas. saya sedang sibuk cari 2 kerja, dan kebetulan saya lulusan S2. 3 hari yang lalu saya menolak tawaran sebuah perusahaan finance dengan gaji 3.5juta.
Tawaran ini saya tolak karna saya sudah sampai tahap paling akhir tes sebagai commerce staff di telco. karna saya merasa di telco prospeknya cerah ma hehehe : ) kira2 untuk commerce staff di telco salary cap nya brapa ya mas. saya juga sedang menunggu pengumuman bri as PPS yang gak keluar2.
apakah saya sudah membuat keputusan yang tepat? trima kasih atas jawabannya mas.
nb: penalty di perusahaan finance selama training mencapai 50juta mas, gila, gede bgt.makanya gak saya ambil.karna dalam 1 bulan ini hasil telkomsel sudah saya ketahui.
Februari 6, 2008 pukul 9:07 pm
@Leo
telco industrinya bagus loh n lebih banyak tantangannya apa lagi kerja di vendor…pesawat terbang jg ok kok, tp kalo perbankan dengan background telco hmmm kayanya ngga deh soalnya background lo ama core bisnis perbankan tuh jauh banget…
saran g tetep di vendor karena industrinya bagus dan lagi hot, trus lo dah mulai gali pengalaman jd sayang lo tinggalin untuk idustri lain yg ga jelas buat lo, dan biasanya klo pengalaman di vendor telco n track kerja lo bagus, taruhan deh setahun aja disitu perusahaan2 telco besar dah pada ngincar lo…
@ricky
huawei kayanya better deh apalagi buat orang tehnik n bisnisnya dah gede ampir semua per telco besar make alat2 huawei…klo smart hmmm g rada ragu yah ama group2 “ray gold”…sering denger kabar ga klo kerja ma reward ga sebanding di group itu…soalnya temen g pernah ngerasain n g jg pernah interview di situ buat lowongan MT di bank mereka…jadinya malah g interview mereka…ternyata MT mereka tuh ga seperti MT di tempat2 lain…cmn seperti ajang merekrut para fresh2graduate yg kemudian diikat kontrak plus ijazah ditahan dengan gaji rendah banget(dng alasan “kan km lg kita training”) dan training n kerjanya nothing spesial kaya MT2 lainnya…setelah 1 tahun MT lo bakal kerja level backoffice or teller biasa..ih mending ngelamar langsung aja ga perlu lewat MT2an..
lah kok jd curhat yah??!!!=)
Februari 22, 2008 pukul 12:02 pm
mau tanya nih. kalau ada perusahaan ingin menyimpan ijasah asli kita apakah aman?
serem kan kalo ilang. soalnya ada kasus temen saya ilang -_-’
Februari 23, 2008 pukul 12:05 am
[...] Platts 2006Chris pada Survey Gaji pekerja teknologi informasi 2008, lebih validChris pada Bagaimana cara memilih diantara banyak pilihan?kopral pada Struktur pajak penghasilan di Indonesiakopral pada Struktur pajak penghasilan [...]