Sekali lagi tentang investment banking di Indonesia
Mas Pri, kan gak sedikit tuh untuk perusahaan yg bergerak di bidang investment management, investment banking, M&A, atau accounting firm sekalipun, di mana partner, associate or analysts-nya lulusan teknik bahkan PhD Physics or Mathematics dari uni top. Gimana umumnya firm memandang hal ini? Kalau pendapat Mas Pri gimana?
Suryo, MBA Finance and Banking di Seoul
Komentar:
Saya tidak menguasai bidang satu ini, ditempatnya Om Bahar (Phoenix) mungkin bisa cerita lebih banyak. Mungkin MBA-MBA overseas bisa sharing pengalaman, target perusahaan di Indonesia seperti apakah yang dijadikan sasaran? Tentang Phd teknik, mungkin ada yang bisa sharing juga pengalamannya?
Baca juga: Investment banking di Indonesia
Kalau sudah PhD, mending jadi pengajar di universitas aja. Kalau mau PhD gratis, di US banyak universitas menawarkan hal tersebut. Syaratnya, mau ngajar di universitas yang bersangkutan. Kalau mau balik ke tanah air, PhD dengan biaya sendiri gak balik modal. Bottom line: ‘jangan menambah ilmu karena tidak yakin bisa mendapatkan pekerjaan dimanapun Anda berada’ Cheers…
lele MBA
September 21, 2007 pada 9:39 am