Anjar Priandoyo

Sekali lagi tentang investment banking di Indonesia

dengan satu komentar

Mas Pri, kan gak sedikit tuh untuk perusahaan yg bergerak di bidang investment management, investment banking, M&A, atau accounting firm sekalipun, di mana partner, associate or analysts-nya lulusan teknik bahkan PhD Physics or Mathematics dari uni top. Gimana umumnya firm memandang hal ini? Kalau pendapat Mas Pri gimana?
Suryo, MBA Finance and Banking di Seoul

Komentar:
Saya tidak menguasai bidang satu ini, ditempatnya Om Bahar (Phoenix) mungkin bisa cerita lebih banyak. Mungkin MBA-MBA overseas bisa sharing pengalaman, target perusahaan di Indonesia seperti apakah yang dijadikan sasaran? Tentang Phd teknik, mungkin ada yang bisa sharing juga pengalamannya?

Baca juga: Investment banking di Indonesia

About these ads

Ditulis oleh priandoyo

September 21, 2007 pada 4:19 am

Ditulis dalam Pekerjaan

Satu Tanggapan

Berlangganan komentar dengan RSS.

  1. Kalau sudah PhD, mending jadi pengajar di universitas aja. Kalau mau PhD gratis, di US banyak universitas menawarkan hal tersebut. Syaratnya, mau ngajar di universitas yang bersangkutan. Kalau mau balik ke tanah air, PhD dengan biaya sendiri gak balik modal. Bottom line: ‘jangan menambah ilmu karena tidak yakin bisa mendapatkan pekerjaan dimanapun Anda berada’ Cheers…

    lele MBA

    September 21, 2007 pada 9:39 am


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 434 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: