Tips interview dari orang HRD
Cukup mudah menemukan tips interview dari sudut pandang applicant. Sebaliknya cukup sulit menemukan tips yang datang dari orang HRD yang memang day to day dalam bidang tersebut. Sedikit tips mengenai hal tersebut bisa dilihat di:
Tips menghadapi interview kerja-nya Nina, antara lain
- Kuasai profile perusahaan
- Pelajari job desk
- Pelajari skill dan knowledge
- Beri kesan yang baik
- Be yourself
Selamat interview


Berlaku hal yang sama juga Ga mas, Kalo buat wawancara am Manager dan user?
soalnya..kadang informasi yang mau digali seperti apa, sama peng-interview yang bikin kita kurang Pe-De?! hehee…
Re-Post dong mas, buat detail tips interviewnya…Thx
.
BR
read-rid
November 19, 2007 at 3:07 am
Satu hal yang harus diperhitungkan adalah mungkin pihak yang memewawancarai kita hanya punya waktu terbatas dan kadang kala grogi juga.
Jadi, be your self, optimis, kuasai CV kita dan lebih bagus lagi kalo memahami buku Steve R Covey (7 habits).
Good luck.
QM
November 19, 2007 at 5:43 am
Setuju, yang penting confidence.. dan bo’ongnya dikit aja jangan banyak2 ntar malah jadi bumerang…
alifaiq
November 19, 2007 at 5:48 am
Mas Pri…
Tolong dong kalau buat tips agak lebih detail dong…
Biar kita nggak penasaran nich….
Thank atas tips & artikelnya selama ini…
Best Regard,
Bintang
http://elindasari.wordpress.com
elindasari
November 19, 2007 at 6:55 am
Salam kenal Mas,
Kagum deh…. Ajari dong Mas.
yassaku
November 19, 2007 at 7:35 am
salam kanggo mas priandoyo
mas pri aku lagi belajar wordpress, ajari aku yo aku biasa di blogspot.
saya utak atik gak ketemu. setiap aku buka blog saya yang bagian kategori mesti semua tulisan di kategori muncul gimana caranya. berita dan lain-lain yang anda buat bagus sekali
mrpams212
November 19, 2007 at 8:59 am
sebelum berangkat interview jgn lupa mandi
siapin bahan..lalu isi perut biar ngk keroncongan
hihihihihihi
selebihnya…maju trs pantang mundur…
willmen46
willmen46
November 19, 2007 at 12:29 pm
tipsnya gampang ya
roffi
November 19, 2007 at 2:27 pm
Hmmm, kalo interview biasanya aku PD-PD aja.
Kalo memang gak keterima ya karena belum cocok aja.
Karena memang benar, orang yang dicari adalah yang cocok bukan yang paling pintar.
Pengalaman aku sendiri sebagai user yang menginterview candidate seperti itu.
Biasanya yang paling penting itu lihat motivasi candidate mau join ke perusahaan karena apa.
Karena motivasi itu yang paling penting.
abda
November 20, 2007 at 12:18 am
Ass. Wr. Wb…
Mungkin yang paling penting dari semua jurus adalah do’a.
Berangkatnya berdo’a…
Nunggu Dipanggil juga berdo’a daripada grogi…
Pulang dan selama nunggu panggilan berikutnya juga sama, berdo’a.. minta restu dan do’a dari ortu
Kelihatannya sih berdo’a itu simple, padahal hasilnya dahsyat dan ajaib…
Saat hendak meng interview seseorang, terkadang yang ditanyakan hanya kegiatan sehari-hari mereka selama tidak bekerja, dari situ pewawancara menilai seberapa besar keinginannya merubah nasibnya, bagaimana kreatifitasnya, dan bagaimana daya juangnya..
Dan yang paling sulit adalah menemukan potensi daya juang yang optimal…
entah kenapa, 5 tahun terakhir sangat sulit mencari generasi muda yang dayajuangnya membanggakan..( kadang yang wawancara juga ikut senang dan bangga loo.. kalo ada pelamar yang luar biasa uletnya…padahal adik bukan, teman bukan…)
wassalam… and good luck!
Salsa
November 20, 2007 at 1:33 am
Weih.. jadi malu ternyata udah sampe sini tipsnya.. :p. Semoga bermanfaat buat semua.. Bangga juga euy blognya di baca ama anjar..
Thanks a lot, Njar..
Nina
November 20, 2007 at 3:20 am
emm mm
Ya, meski sama-sama kurang berpengalaman, saya PD aja waktu memawancarai calon karyawan.
Mereka kan tidak tahu kalau aku juga kurang berpengalaman dalam perekrutan.
Jadi mungkin kalau ada orang yang lebih pd dari saya, akan membuat saya yang grogi sebagai yang meng-interview.
Jadi kalau interview, sadari saja. bahwa lawan bicara kita adalah orang seperti kita juga.
dahlanforum
November 20, 2007 at 3:51 am
Boleh-boleh ayo pengangguran di INdonesia semua harus coba. Biar di indonesia ga ada yang kerja keluar negeri n bangun Indonesia tercinta.
chemprenx
November 20, 2007 at 4:10 am
Kuncinya satu, bagaimana mengemukakan isi CV kita kepada employer.
Kalo ditanya, ceritakan ttg dirimu, ceritakan aja detail CV dengan lugas, lancar, dan… selalu tatap mata si penanya.
O iya, jaga first impression. Saya pernah dateng ke jobfair, rekruternya jelalatan ngeliat saya* gara2 terlalu look professional. Ngeri sendiri jadinya…
*jelalatannya gara2 pingin interview loh…
catfish
November 20, 2007 at 4:43 am
slm kenal mas..
infonya membantu,,, persiapan nglamar kerja :D
thanx
lunjap
November 20, 2007 at 4:53 am
Kang Anjar, kapan ketemuan lagi.
rgds,
Artadi
November 20, 2007 at 8:37 am
Gak jadi ke Sangatta?
Biho
November 20, 2007 at 10:01 am
salam kenal, trima kasih rujukannya mas
salam
asfiandi
November 20, 2007 at 3:27 pm
iya,yg penting PD en profesional aja kalo mau wawancara, trus kalo ngomong jgn cepet2, pikir dulu jawaban dr pertanyaan yg diajukan
senyum itu ibadah
November 22, 2007 at 3:28 am
alah, ga penting banget deh lo
ngaku aja lah
November 22, 2007 at 8:04 am
Yup, kuasai profil perusahaan, kayaknya itu yang terpenting deh.
Karena saya pernah punya pengalaman buruk dgn ini. Grogi pada saat ditanya apa yang kamu ketahui ttg perusahaan ini?? Maklum waku itu saya asal ‘nymplungin’ lamaran sebanyak2nya sampai lupa ini perusahaan apa dan bergerak di bidang apa dst.
Sebaiknya sebelum interview memang menggali lebih dalam lagi informasi ttg perusahaan ybs, baik baca2 dari koran maupun googling di internet.
Bambang
November 22, 2007 at 8:56 am
Pada saat akhir interview yang saya gali biasanya semangat dan kemauan untuk bekerjanya, untuk masalah hasil nanti pasti akan terbukti sesuai dengan semangat dan kemauan yang dilaksanakan, makanya perusahaan memberikan masa percobaan untuk melihat dan membuktikannya.
Selamat ber-Interview…
Yanto
November 22, 2007 at 10:13 am
Salam kenal………….
Untuk motivasi join di suatu perusahaan itu jawabnya yang bagus kayak gimana yach……
ntar kalo bilangnya buta nambah pengalaman…mereka mikirnya perusahaan mereka hanya sebagai batu loncatan aja….n bla…bla….bla…..bla……
el_codalo
November 22, 2007 at 10:41 am
Pengalaman saya diinterview, pertanyaan yang sering diajukan :
1. motivasi kerja
2. apa yang anda ketahui tentang perusahaan
3. kalo anda bergabung apa yg bisa anda hasilkan untuk perusahaan
4. aktifitas sehari-hari selama ini
5. Berapa gaji yang diminta dan apa yang anda lakukan dengan gaji pertama anda
6. 3 bulan pertama apa yang anda lakukan untuk perusahaan
kemudian ketika saya meninterview karyawan baru pertanyaan ini pun saya berikan kepada mereka karena ternyata pertanyaan ini mengarah pada satu tujuan, apakah anda layak atau tidak bergabung pada perusahaan yang dilamar, terakhir berpenampilan terbaik yang kita mampu seakan2 kitalah yang paling layak utk perusahaan yg kita lamar
Pendekar
November 22, 2007 at 11:37 am
Mas anjar,
tolong buatin folder diskusi tentang SISI SOSIAL KITA dimasyarakat yahh semacam PROGRAM CSR tp buat personal yang sukses seperti mas anjar. Gimana sih kehidupan kita setelah uang berkecukupan istri sholeha, anak manis manis dsb dsb… bagiamana respon kita terhadap orang- orang yang tidak mampu disekitar kita?
btw, numpang iklan mas,
Insyaallah pada tanggal 2 Desember 2008 hari Ahad di Masjid Imanuddin, Graha Bintaro jaya, Pondok Kacang barat, Pondok Aren Tangerang, akan diadakan launching Sekolah Gratis untuk TK dan SD dengan standar kurikulum nasional
Kontak person : Maskun Angkuna/73444.762
Anjar: Mas Andi, tentang social responsibility baik corporate atau personal sudah pernah dibahas. Mungkin kita masih kurang atensi ya mas. Terimakasih masukannya ya. Untuk posting bisa lihat:
Budget CSR, atau
Orang tua asuh
andi
November 23, 2007 at 2:04 am
Tip nya udah betul, tapi karena sekarang kriteria yang diperlukan sesuai kompetensi yang dibutuhkan…cari tahu kompetensi apa saja yang dibutuhkan untuk posisi tersebut, serta seberapa jauh kedalamannya (maksudnya sekedar bisa, tahu betul, sampai expert).
Be yourself…sangat betul, karena kalau bohong pasti ketahuan. Dan pewawancara cuma tersenyum aja, melanjutkan obrolan seolah-olah semua aman.
edratna
November 23, 2007 at 10:22 am
kalo aku biasanya inget yang ini:
kalo pekerjaan itu butuh kemampuan teknis khusus *programming, engineering etc*, pastikan kita menerangkan kemampuan teknis kita ke bagian hrd dg bahasa yg mudah dimengerti, ga usah pake istilah2 teknis yg mungkin orang hrd ga ngerti.
istilah2 teknis baru bisa dipake waktu masuk user interview ato technical test, karena biasanya yg ngetes itu orang yg udah pengalaman di bidangnya. disini kita jangan sok tahu, apalagi ngarang2 jawaban atau malah menentang pendapat mereka *dulu ada teman yg pas technical test malah marah2 waktu dibilang salah n ngatain yg wawancara bego :D*
poer
November 23, 2007 at 10:48 am
tolongh lebih detail lagi…….
solihin
November 24, 2007 at 2:55 pm
jadi pengen nanya nih . . sama yang suka menginterview . .
kemaren saya sempat di interview pada sebuah perusahaan farmasi . .
menurut saya interviewnya berjalan lancar lancar aja . . (kayanya sih . . )
tapi . . ga ada kelanjutan nya ya . . alias saya ga dipanggil lagi . .
jadi mikir . . .
apa yang salah ya ? apa saya salah jawab ?
padahal pertanyaannya biasa2 aja . .( sama kaya yang diatas disebutin . ) kaya . .
pertanyaannya antara lain . .
1.selama masih kuliah apa ada kendala dalam menghadapi kuliah ?
2.untuk mengatasi kendala tsb apa yang saya lakukan, berapa lama hal tsb bisa diatasi?
3.tau job desk nya seorang web administrator ? (secara saya diinterview untuk posisi web administrator)
4.pernah buat wesite? berapa lama web tersebut dibangun?
5.selama sesudah selesai kuliah apa saja yang dilakukan sehari hari ?
6. dan yang terakhir ditanyakan, apakah ada pertanyaan lain . .?
dari pertanyaan itu saya jawab . .
1.dalam menghadapi kuliah ada beberapa kendala dalam menjalaninya, antara lain perbedaan “gaya”belajar antara waktu sma dengan “gaya”belajar di kuliahan . . dan (mohon maaf sebelummya . .) saya merasa ada perbedaan/ adanya gap diantara temen2 sekelas di kuliahan dalam hal . . (maaf . .ya . ) kesukuan, hal itu saya rasakan disana kira2 1 tahunan . .
2.untuk mengatasi hal tersebut . . saya coba ikut dalam organisasi kemahasiswaan . . untuk mencoba mengetahui bagaimana “gaya”mereka semua dalam perkuliahannya . ., gaya bermain mereka seperti apa, dan lainnya . .
dan hal2 yang menjadi kendala mulai bisa diatasi selama 1 tahunan . .
3.tau jobdesknya web admin . .? (waktu menuggu di interview saya sempat mengobrol dengan orang lain yang sudah diwawancara untuk posisi web admin juga dan saya sempet tanya apasih jobdesknya web admin?)
dan waktu saya diinterview dan ditanya hal tsb . . . saya jawab . . sebetulnya saya saya belum mengetahui apa jobdesknya web admin itu, tapi saya tadi diluar sempet ngobrol dengan orang lain, dan jobdesk web admin itu . . meng-maintain content apa2 saja yang ada di web . . . (apa iya . . ya . .?)
4.pernah bikin web ? jawab saya pernah . .
untuk sebuah komunitas saya dan temen2 saya . . tapi ngga sempet di publish dan dibuat dalam jangka waktu 1 bulan . . (lama bgt ya . .) karena susah untuk mencari foto2 untuk di masukkan ke webnya ( tadinya . .)
selama selesai kuliah apa saja yang dilakukannya . ?
pernah ikut magang di suatu KAP sebagai data entry, suka juga ikut ortu (belajar gimana sih kerja . . ) di kantornya . ., suka bikinin tugas2 programming junior di kuliahan, coba2 bikin program kecil kecilan, bantuin kerjaan kakak buat program juga . . ,ngebenerin komputer2 orang yang rusak . . sama . . kursus komputer . .
pertanyaan yang terakhir . . apa ada yang ingin ditanyakan lagi . . dan jawab saya . . tidak . .
dan dia bertanya lagi . . “ah masa sih ga ada yang ditanyain lagi . ?” dan jawab saya . . sudah cukup . .
interview selesai . . . dan ga ada kelanjutannya . .
jadi pengen tanya ama yg suka meng interview . .
1. apa sih parameter/ukuran nya jika seseorang yg diinterview itu dipandang “oke” . . ?
2.apa dari jawabannya? sikap/attitude ? penampilan ? atau apa ? atau “sreg”atau tidaknya seorang yg men interview kepada calon pegawainya . .?
3.dari jawaban2 saya diatas (tanpa dilihat dari sikap, cara bertutur kata, dan penampilan saya) apakah jawabannya saya . . baik, cukup baik, kurang baik, sangat kurang baik . . atau ancur . . berantakan jawaban saya . . ?(padahal saya berkata dengan sejujur jujurnya . .)
ah . . jadi penasaran nih . .
klo boleh minta saran . . . apa jawaban yang baik untuk menjwab pertanyaan seperti yg sudah saya sebutin . .
udah ah . .
kepanjangan . .
thanks . . ya. .
skom kacrut nih . .
November 27, 2007 at 3:42 am
Koq wawancaranya jujur n polos banget yach kesannya??
Ato aku aja yang kurang jujur pas wawancara??
:p
salam
riyantoro
November 27, 2007 at 10:32 am
wah kayaknya ada yang curhat pengalamannya diinterview, buat skom kacrut nih. Kalo menurut gw sih berpikir positif aja, mungkin kandidatnya ada banyak jadi seleksinya agak lama atau mungkin kmu kurang senyum …. :) kali, mungkin terlalu serius.
Saran gw sih jgn kefokus ke itu aja, tapi coba2 kirim cv ke perusahaan lain sebanyak2nya, yah untung2an lah. Kalo gak keterima yah berarti belum jodoh.
Gw sendiri tadi siang abis interview di salah satu bank swasta di BEJ, tapi pasrah deh ama hasilnya (soalnya in english, dan gw bilang sama interviewer-nya, sorry if my english not very good couse I dont practise it a lot, dia bilang sih its OK krn ntar kalo masuk bakal di training lagi.
Dan gw terus terang bicaranya gak jujur2 amat karena kendala bahasa jadi yang terpikir itulah yang terucapkan artinya sedapet-dapetnya deh biar nyambung.
Pertanyaan nya juga standar persis kayak diatas.
Pokoknya kalo belum dapet yah berarti belum jodoh… :)
Ronny
November 27, 2007 at 10:52 am
Kalo udah 35 th upper, cari kerja apa emang semakin susah yaa…….
kog sering kirim lamaran nggak ada yang nyenggol sama sekali…
auno
November 28, 2007 at 3:43 am
@skom kacrut : mungkin….mungkin loh ya, karena nggak ada pertanyaan buat perusahaannya dianggap kurang berminat.
next time coba aja tanya, perusahaan bapak/ibu itu seperti apa culturenya, seberapa formal lingkungannya (bisa juga diobserve dari pakaian karyawan : apakah pakai jas, dasi, atau hanya lengan panjang, atau malah boleh pakai jeans setiap hari).
@auno : IMHO, kalau usia 35 ke atas, lebih baik pakai network. kalo lamar langsung susah bersaing dengan yang muda2x.
mudji
November 29, 2007 at 9:51 am
keren klo ada tips lain bagi2 ya
madex
November 29, 2007 at 4:12 pm
Buat om skom kacrut,
Pengalamanku dulu, pertanyaan setiap wawancara selalu sama dengan skom kacrut (sama juga dengan om pendekar). Tapi, saat kita sudah ngomongin project yang berhubungan dengan duit dan tenggat waktu, baru si usernya “melek” dan interest (karena biasanya user penginnya dapet orang yang nggak mentah2 amat meski fresh graduate)….
Sekali lagi, coba deh bekali dan menerapkan “7 habitsnya” (sekarang sudah jadi 8 habits, steve R Covey) dalam setiap aktifitas (apalagi dalam wawancara). Insya Allah cespleng….
Goodluck….
QM
Desember 2, 2007 at 3:07 am
auno,
Kalau sudah umur 35 thn kalau mau nyemplungin lamaran sebaiknya dari pertemanan or katabelece… kalau polos-polos saja ya lewat……….. itulah pentingnya pertemanan krn bagaimanapun kita lebih nyaman hire orang yg sudah kita kenal baik sifat, knowledge & skill-nya. Apalagi kalau kita perlu orang urgent sekali, paling malas hrs meraba-raba dulu kemampuan orang baru. CV blm menjamin bahwa itu benar
mringgis.com
Desember 3, 2007 at 1:24 am
wuih . .
ada tanggaan juga ya . . .
thanks deh . . . buat tanggapannya . . .
tapi . . .
saya disebut “om” sih . ..?
jadi malu . .
emangnya dari tulisannya keliatan yang nulis itu orang udah tua ya . . .
padahal saya itu baru lulus nih . . ( H+13 diitung dari hari wisuda) ( dan itu interview pertama saya lho . . .)
alias freshgraudate yang berumur 22 th .
22 th masa dibilang “om” sih . . .
yang kacrut itu lho . .
Desember 7, 2007 at 2:08 pm
@kacrut…
loe jujur ma lugu ga bs bedain? :-D sori bcanda…
dek kacrut cayank, dr pngalaman pribadi nie… dr yg gagal dlu dh, hbs gw evaluasi ntu (perhaps) krn gw :
1. say NO wkt dksh ksmpatan nanya… nunjukin kurang interest or bahkan wawasan qt yg “cupet” ttg prusahaan yg mw qt lamar
2. dresscode, ktahuan cln panjang dr bahan jins, kkk…
3. kurang interaktif dg pewawancara, pdhl gw nyadar jg, ni wcr bukan interogasi, jd musti 2 arah… gto…
4. mood-nya lg ga OK, jd ngaruh smp ruang wcr
5. badmouth ttg perusahaan sblmya… (sejelek apapun tu eks prusahaan…hindari ngomongin negatifnya. Bukan diumpetin/jd ga jujur, tp dicari cara yg pas bwt nyampaikannya… Jgn smp prshn yg qt lamar berkesan, qt bakal badmouth jg ttg prshn ini klo dh resign…)
Nha, ni dr hsl wcr gw yg SUKSES,
1. smua kesalahan diatas dh berhasil gw “tanggulangi”
(- aktif nanya…yg cerdas tanpa kliatan sok tau,
- pakaian yg profesional gto,
- interaktif n bisa canda sm pewawancara, jgn lupa meng-orangkan org lain…sebut nama pewawancara gto… jgn impersonal dh… bikin suasana hangat, jd pas qt pergi, pewawancara msh terngiang2 sm qt… ;-) (harapannya…)
- in de mood…jd Happy-nya kbawa smp ruang wcr…aura org lg jth cintrong gmn se…kkk :-D ,
- trs ngomongnya lbh lihay ttg alasan resign dr prusahaan yg lalu)
2. PD is a must, tp jgn ksh imbuhan ke-an…jdnya beda…
3. gali info sbanyak2nya soal prshn n jobdes (well prepared dh…) bs dr nanya2 org dlm, liat web prshn n so on…
4. kontak mata, yg hangat…bersahabat n murah senyum… tunjukkan qt pribadi yg hangat, ramah, menyenangkan…
5. sikap duduk, jgn letoy… tegak tp rileks, posisi tangan terbuka, jgn “sedakep” kesannya introvert…
6. oya, mpe lupa, pertama bgt… hbs ngucapin salam, kasih jabat tangan yg erat, PD, tp jgn mpe nyakitin… baru ijin duduk..
7. sblm pergi, blg mksh…
dah ntu dlu, mg bermanfa’at
CAYO bwt para job seeker… GutLak :-)
“Hidup adl perjuangan tanpa henti2…uuu..” BalaDEWA19
misskey
Desember 28, 2007 at 7:51 am
muakasie semuanya
jadi sedikit encerlah
hendra
Februari 28, 2008 at 1:37 pm
tolong kasih tips doooonk… saya kalo setiap di interview pasti aja ga pernah lolos, tapi kalo psikotest aatu test yanglainnya saya selalu lolos, kira-kira aoa yang membuat saya tidak lolos terus di interview? tQ
santhy
Maret 5, 2008 at 3:22 am
Dari pengalaman gw, persiapkan jawaban2 utk pertanyaan ini:
1.ceritakan ttg diri kita sendiri. Kyknya klise, tp sejauh pgngalaman gw, interviwewer pasti selalu tanya. persiapkan jawaban sepanjang 2-3 menit saja
2.Alasan kenapa keluar perusahaan sblmnya (jgn ungkapan hal2 negatif. Yang klise2 aja spt untuk pengalaman, pengembangan dll, tp bikin kalimat yg enak)
3.Gaji yang diharapkan…kdng interviewer ingin jawaban pasti dari kita selain negotiable. Sebelumnya kita harus survei dulu, ke sejawat atau cari info lain, untuk posisi yg akan kita tuju, range-nya berapa. Kalau perlu sebutin kenapa kamu minta segitu….(kebutuhan rumah tangga, dll)
4.Apa yg kamu tahu ttg perusahaan ini. (ini butuh sedikit invesigasi, cari dari website atau kenalan2 yg sudah duluan kerja di persh tsb).
5. Bikin satu atau dua pertanyaan untuk sang interviewer.
5. Baca buku-nya RON FRY “Answering the toughest interview questions”….mantab tuh!
6. JANGAN LUPA NAMA INTERVIEWER-nya, gak ada salahnya bawa buku kecil untuk mencatat hal2 kecil selama interview berlangsung.
7. TErakhir lagi, jangan sungkan untuk menanyakan kelanjutan interview berikutnya, sesaat setelah interview berakhir. Kalau di masa yang dijanjikan kamu belum dihubungi lagi, gak ada salahnya meminta informasi ke interviewer atau HRD. Nomor 6 itu penting lho, gw pernah folow up ke HRD ttg kelanjutan interview pertama, tp lupa nama yg interview, jadinya mereka jg sulit ngelacaknya apa masih di USER atau sudah ke HRD….
mo_cab
Maret 5, 2008 at 7:53 am
bikin pewawancaranya ‘klik’ dgn kita.
kaya lagunya ussy sulistyowati itu…
jd keluar dr ruang wa2ncara, kesan yg mendalam akan tercipta …(bahasanya kaya di undangan2 nikah aja hehe..
didi
Maret 5, 2008 at 1:59 pm
Pak Pri,
Ini termasuk topic yg paling dicari, trutama oleh “job-seeker”, apalagi yg datang langsung dari meja HRD. termasuk saya, lihat meta tag description di google, saya langsung pengen masuk :-).
Tapi, saya rada setuju… kayaknya tips-nya kurang detail (insightful) neh pak. Bagi yang sudah ber-professi HRD tentu clue yang disampaikan disini lebih dari cukup. Tapi bagi kita-kita yang awam (yang butuh pencerahan) sepertinya pengen minta yang lebih insightful gtu deh pak :P…
Seperti kebanyakan tips atau “do it yourself” lainnya, it is easy in folk but tend to be not easy on practice….., therefore a step by step info sangat kita butuhkan pak.
Saya menunggunya neh pak…
Thanks sebelumnya.
Putra
Putra
Maret 9, 2008 at 9:15 am
NICE TOPIK NEEH…
MENURUT SAYA, UNTUK SEKARANG KEPERLUAN PERUSAHAAN ADALAH GENERASI YANG MEMPUNYAI KREATIVITAS YANG LEBIH DIBANDINGKAN DENGAN JOB SEEKER YANG LAINNYA..
SO ANDA MESTI TAHU DIFFERENSIASI DIRI ANDA UNTUK KUALIFIKASI SUATU PEKERJAAN YANG ANDA LAMAR…
KATA ORG HRD SICHH…
suma
Maret 12, 2008 at 6:41 am
saya lagi kosong barangkali ada yang butuh tenaga interviewer didaerah, purwokerto,purbalingga,cilacap and tegal saya siap. daerah situ sudah saya kuasai
bagoesnet
Maret 21, 2008 at 9:46 am
Ngomong-ngomong, kalau mau jadi HRDnya sendiri gimana caranya?
Aku pengen nih bikin orang penasaran dan serba salah…
….He he he >.^
Savvyany
April 19, 2008 at 3:58 am
omong2 saya beberapa waktu yang lalu telah interview dengan user di salah satu perusahaan swasta…lama juga hampir 45 menit,ditanya gaji yg diinginkan,pengetahuan ttng perusahaan,dll…yang sisa untuk interview user cuma 3 orang….tapi dah 3 minggu kok belum ada kabar-kabari yaa…dulu pernah kutelp kantornya yg nerima op en ga mau sambungin ke hrd….trus temenku sms ke hrd langsung en dibilang msh nunggu kptsn en dalam wkt dkt ada pemberitahuan manaj padahal dah lwt 2 minggu, padahal dulu bilangnya 1-2 minggu aja nunggunya….trus tadi siang ku sms hrdnya…e ga dijawab juga….apa artinya benernya ga da yang lolos ya?or dlm wkt dekat mau ada keputusan?ada yang bisa kasih gambaran ga?thanks
gogos
Mei 14, 2008 at 4:34 pm
Aku waktu interview penampilanku biasa bngat loh Wktu itu (pake kemeja + jeans+spatu kulit.) .. bbrapa ada jg intrview yg gagal :) jd malu.. cerita dikit yah
-Gagal Interview:
Gagal dinterview 3 kali (3 perusahaan, 1st interview lg huhh), tp aku sadar kalo emg aku yg kurang PD, grogi, ketwa2, ada jg yg sok serius dan jawaban yg salah jg gak
jelas..haha..
Tp semuanya aku jadiin pengalaman berharga. :)
-Sukses interview dan diterima bekerja (3 kali thp interview). Nah ini interview pd perusahaan yg ke-4 (perushaan idamanku jg jd btuh persiapan lebih).
#Tes tertulis seharian penuh ratusan orng (aku olos)
# Besoknya dipanggil interview (interviwernya 2 orng cewk”HRD”). Interview di kantor.Pertanyaannya standart2 aja tp aku anggap itu pertannyaan yg sangat penting.
– ucapan selamat siang,jabat tangan, Introduction dll
– selama kuliah ngapain aja ( trus terang aja aku
gak punya pngalam organisasi, dan aku jwb jujur knp
dan knp , tp ada jg yg boong tp sdkit dan rasional :))
– knp pengen join sama prusahaan in english loh (“krn
aku pengen merubah hidupku jd lebih baik”, jwaban
jujur bngat dan singkat:)).. interviewnya 15-20 menit .
# 2 bulan kemudian dipanggil lg (interviewernya cowok , manager HRD lgsung dan enak diajak ngobrol). interview di kantor (wkt: 15-20 menit jg)
– ucapan selamat siang,jabat tangan, Introduction
– Pertanyaannya seputar keluargaku (sodara brapa, ortu
/sodra kerja dimana)
– Pertanyaan seputar kuliah juga.
– Diajak ngobrol dlm bhs inggris (aku asal jawab aja)
– Diatanya pengalaman kerja (aku cm jwb pernah KP
selama 3 bln dan jd freelancer)
– lalu dijelasin kalo Lokasi kerjaku nantinya dimana (aku
mulai optimis bakal diterima).
# 2 minggu kemudian interview lg (cowok “User”) dan akhirnya diterima. Puji Tuhan!
– Interview di Hotel, aku Datang hujan2 pake angkot
trus naek becak hehe, ketok pintu lgsung nyelonong
masuk tp ditahan. krn msh ada yg diinterview jg, jd
maluuu :) Disuruh tunggu di luar dan agak pesimis deh
krn td mrasa gak sopan.
– lalu dipanggil n Jabat tangan, Introduction
– Tiba2 interviewnya tanya “Mal ini alamatnya mana
ya?” aku jawbnya diseblah timur kota taunya di
sebelah barat hahaha… trus aku ralat lg dan sedikit
ngeles :)
– Pertanyaannya biasa aja crita2 biasa gitulah (kuliahku
dimna, jurusan apa, pengalaman kerjaku cm jd
freelancer) aku jg jawabnya biasa jujur dan santai jg
sedikit senyum.
– Trus Interviewnya ngomong kalo dr 5 kandidat, aku yg
pengalamannya paling sedikit. Serem jg dengernya tp
aku ttp santai.:)
– ditanya jg Prusahaan yg kulamar bergerak di bidang
apa (aku cm jawabnya singkat jg cm 1 kalimat)
– Aku gak Ditanya & tanya minta gaji brapa
interviewernya lgsung yg ngomg nanti dikasih gajinya
standart). Tp aku bisa mengira2 “standart” itu brapa krn
aku sdkit tau ttng prusahaan itu, pasti gajinya di atas
yg aku harapkan sbgai seorang fresh grad dan ternyata
benar.
– 1 bln kemudian tanda tgan kontrak dan mulai krja yg
diterima bertiga aja.
Saran aja buat yg pengen interview.. tetap santai, jujur, dan apa adanya. cheers
ada dehh..
Juni 9, 2008 at 8:53 am
kalo udah pengalaman 2 thn .. masih perlu psikoteskah untk masuk ke pekerjaan baru??
ada dehh..
Juni 9, 2008 at 9:03 am
kesan pertama yang harus “dijual”ke interviewer adlh performance .selanjutnya komunikatif, sikap saat wawncara, dan mampu menuangkan ide2 kreatif.pengalaman saya sebagai “orang HRD” terkadang job seeker bersikap grogi dan tidak bisa menguasai keadaaan. pdhl itu penting……dari gaya dan cara komunikasi sang interviewer bisa langsung menilai kemampuan job seeker. dan yang paling penting adlah “kreativ”…..OK…demikian tips dari saya….Good luck
any
Juni 11, 2008 at 8:52 am
ah ko ruwet dan feodal banget ya mau kerja di indonesia,
apa si bedanya celana jeans dgn katun.saya melamar dan interfiew gak pernah serese itu,utuk proses standar ya ok spt psiko test,tapi kalau udah ditanya ke masalah pribadi ya HRDnya udah g bener tuh.justru interview saya sering dalam kondisi informal,misal sambil makan siang,atau ngopi.
yang penting kita tahu betul dan menguasai pekerjaan yang kita lamar.
kalau ditanya apa yang bisa kita kasih ke perusahaan kalau di terima? ya kita jawab aja apa yang akan perusahaan kasih ke kita kalau kita diterima.
kita juga harus punya bargain, karena kita sama-sama membutuhkan.apa lagi kalau kita memang profesional.HRD juga manusia,jangan takut sama hrd,karena HRD juga pekerja.
jadi tetap semangat.jangan gentar dan selalu optimimis.
jangan lupa berdoa minta kemudahan sama yang Maha Kuasa.
Bekerja yang susah itu memang masuknya,bukan pekerjaannya.
enk's
Juni 14, 2008 at 10:04 am
ho ho kebetulan besok ada interview niy, coba ah….
sanyo
Juni 19, 2008 at 9:06 am
Dahulu kala aku bukan siapa2, CV cuma 1 halaman itupun font dibikin besar2. Sekarang CV dikompress jadi 3 halaman dengan font sekecil mungkin. Klo interview-pun yang interview ga banyak nanya masalah kerjaan, paling cuma nanya minta gaji berapa dan kapan bisa joint. Semuanya berasal dari belajar..belajar..dan belajar. Robert Kubica said “I dont have natural talent, but i always address my weaknesses”.
bimo
Juni 23, 2008 at 9:37 am
Tambahan tips dr Saya:
kuasai bahasa asing terutama inggris – gak perlu kursus yg penting latihan, personal ato dg org laen. Alhamdulillah, tanpa kursus Saya bisa “ngobrol dg cukup sengit” ama Mrs.T (HRDnya Nestle -red) hampir 1 jam krn beliau sempet nekan2 kalo Saya itu kurang cocok ma posisi tsb (keluar ruangan jd lupa jg apa yg diomongin :)… yg penting bs berkomunikasi dg baik. Kalo ma user biasanya lebih ke masalah teknis dg cth kasus yg sederhana.
pinkong
Juni 24, 2008 at 10:38 am
Tips juga buat temen2: Jangan lupa meng-upgrade diri sendiri dengan ilmu seumur hidup, sesuai dengan bidang study, pekerjaan atau ketertarikan yang sehat dan bermanfaat. Jangan khawatir usia bertambah. Kalo kita berkualitas orang sayang untuk melewatkan kita. Selamat berjuang!
Jojo
Juni 25, 2008 at 1:02 pm
Pengalaman saya interview beberapa kali yang suka “neken” itu orang Indonesia, Amerika dan Jerman. Seneng banget mereka liat kita stress dan kebingungan pas di interview.
Kalau orang Perancis dan British relatif ramah2. Overall interview di Eropa lebih comfortable karena semua biaya perjalanan dan hotel dibayari.
adhiguna
Juni 25, 2008 at 1:18 pm
mau tanya nih buat mas/mbak HRD yang mungkin hadir disini..
Kalau misalkan kita pernah disebuah perusahaan terus resign,otomatis kita masukin nama perusahaan itu ke CV. Nah biasanya pas wawancara sama perusahaan baru yg kita lamar, mereka suka cross check ga sih ke perusahaan lama kita? Biasanya sesama HRD kan saling kenal ya, terutama kalo industrinya bergerak di bidang yang sama..
Kebetulan kemarin saya keluar dr perusahaan X, sebenernya saya resign baik2 tapi untuk resign itu agak sulit sekali dan saya sampai 3 kali meminta resign tapi nggak dikasih2, hingga akhirnya bisa juga sih… Sepertinya org HRD dr perusahaan agak kurang suka sama saya.. kira2 mereka bakalan nge bad mouth saya nggak ya?
Terus satu lagi nih, biasanya kalau kita pernah dpt offering letter dr perusahaan tertentu dan kita tolak, apakah mungkin kita daftar untuk bekrja disana untuk kesempatan kedua? di black list gak sih??? ini kasusnya Fresh Graduates..
Deden
Juni 28, 2008 at 11:39 am
dear deden, tidak pernah ada cross check jika post yang dilamar tidak strategis, value gaji masih 4xUMR, tidak ada saling kenal antar HRD kalaupun ada data employee adalah confidential.
athan tansu
Juni 23, 2009 at 7:40 am
saya suka dengan artikel ini
ricardo
Juni 29, 2008 at 1:25 pm
Apa jawaban yang ampuh untuk pertanyaan berikut:
Apa kelebihan saudara dan apa kekurangan saudara?
terus terang saya bingung dg pertanyaan tsb krn saya selalu menjawab dg jawaban yg sama tapi perushaan A menerima dan perushan B menolak….mohon petunjuknya???
fajar
Juni 30, 2008 at 4:54 am
Oh ya saya mau tanya sama HRD di Indonesia, kenapa kalau di Indonesia, sehabis interview kalau ditolak tidak ada beritanya. Tidak ada basa-basi samasekali.
Pengalaman saya interview di US dan Eropa, kalaupun ditolak, mereka pasti kirim kabar, dan sangat sopan sekali ngasih taunya.
adhiguna
Juli 2, 2008 at 2:19 pm
setuju banget nih,…. toh jobseekers dateng dengan sopan dan penuh harapan, seharusnya HRD juga bertindak yg sama.
deathberry
Agustus 16, 2009 at 9:45 am
Kan orang Indonesia SOPAN, RAMAH & SANTUN… :)
katanya sih begitu…
ada deh
Juli 3, 2008 at 7:10 pm
Betul…..Indonesia emang aneh, sulit sekali memberitahukan hasil interview atau hasil psikotes atau … pokoknya seleksi masuk perusahaan (terutama non pemerintah), saya mengalami lebih 12 tahun yg lalu…..setelah di test terus disuruh menunggu….tapi akhirnya gak ada berita. 12 tahun berlalu saya coba test lagi….kembali disuruh menunggu…..dan hampir sebulan ini gak ada beritanya………
Dalam kurun waktu 12 tahun sikap HRD sama,……kesimpulan saya, HRD indonesia emang peraturannya begitu, hanya memberitahu kepada peserta yang lulus. bagi yg tidak lulus ya……..nasib dicuekin getu…..
fajar
Juli 4, 2008 at 1:01 am
kalo diinterview sama orang hrd hati2, cz terkadang penanya menanyakan jalan kluar dari permasalahan perusahaan, jd jgn banyak2 menjelaskan secara detail ketimbang saran kamu dipakai tapi lamaran kamu ditolak, huh… curang!!!
abdee
Juli 15, 2008 at 6:41 am
betul banget kata abdee……………lulus gaknya test di HRD gak jelas penilaiannya, nampaknya suka-suka org HRD mo pilih yang mana……
kentut busuk
Juli 15, 2008 at 10:28 am
yah menurut gw banyakin aja relasi coz nyari kerja dijakarta sama kaya nyari jarum di rambut brekele he3
berbuat baik sama temen or orang2 disekitar tuh penting?!!!jangan putus asa dan rajin berdoa, pengalaman gw sih dah 2 taun gw nganggur akhirnya diterima kerja sama sodara yang kasih referensi setelah mengikuti beberapa test formalitas tentunya,..he3. Hidup itu ga akan pernah berubah kalau kita gak pernah mencoba brother, gw cuma lulusan D3 di akademi swasta dengan nilai pas2an cuma ketika gw ada kesempatan ditawarin kerjaan
sebagai project admin di proyek bangun gedung niaga yang kebetulan construction Managernya masih Sodara ma gw, gw ga sia2in gw tunjukin smangat kerja gw keramahan gw kedisiplinan gw dan itu bener2 berkesan bwat mereka para orang2 kantor, pada akhirnya banyak tawaran kerja dari temen sekantor yang resign gara2 gak cocok sama manajemen kantor, disitu gw baru tau yang penting klo kita ramah sama semua orang trus gak itung2an sama pekerjaan pasti orang respect sama kita. just be honest be yourself and yang terakhir be passion itu kuncinya,…
sekarang gw kerja jadi admin HRD di pertambangan berkat referensi sodara juga dikalimantan gila gw sendiri ga pernah nyangka bakal tinggal diutan kalimantan bwat nyari duit doank, tapi semua gw jalanin coz prinsip gw mumpung masih muda dan punya kesempatan ngapain disia-siain, trus disini gw kenalan sama anak trisakti yang lagi KP gw layanin dia semua yang dia butuhin gw kasih dengan maksud emang gw mau bantu dia coz gw tau ribetnya bikin KP dulu he3, lama kelamaan gw ngobrol ternyata bokapnya punya usaha Advertising gitu dijakarta, trus dia bilang lagi butuh admin bwat ngurus kerjaan dikantor barunya so gw langsung offer kedia untuk kerja di tempatnya, dan dia pun positif nanggapinnya, intinya bro jangan pernah takut setiap ada kesempatan lo ambil kadang sesuatu yang kita impikan perlu proses yang panjang untuk mencapainya, gw sekarang dikalimantan kerja cuti 4 bulan sekali niatnya setelah 4 bulan ini selesai gw mau follow up kerjaan yang ditawarin anak 3sakti td biar gw bisa kerja dijakarta dan deket sama keluarga,… doakan saya yah?!!Bintang eldorado.
bintang
Agustus 15, 2008 at 8:38 am
gila gw kenapa ya udah diwawancara 1,2 ampe 7 tempat ga ada yang nyantol,ternyata setelah gw kroscek ada kesalahan
1. cara duduk
2. baju kita
3. eye contact
4. jawaban yang terlalu polos
5. nego gaji,gila anak baru gitu…
jangan terlalu jujur apalagi kalo kelemahan kita emg ga pantas kalo kita kerja di bagian tersebut.
maju terus,toh gw juga blum lulus kuliah coy…semangat..gw masih disuruh wawancara di 2 tempat lagi..gila…
anak istri gw suatu saat bakal nepuk pundak gw neh….semangat..hahahaha
anto
Agustus 15, 2008 at 10:08 am
Maap ni mo ikutan numpang tanya.. Seandainya kita punya pengalaman tarolah udah pernah kerja di tiga perusahaan, tapi masa kerjanya ga ada yang sampe setahun lebih, maksimal masa kerja satu tahun..nah itu kira-kira jadi bahan pertimbangan ga bwt rekan-rekan HRD kalo kita apply di perusahaan beliau? Makasih ya kalo ada yg mo jwb.
Hariy
Agustus 20, 2008 at 1:48 pm
Setelah bekerja selama beberapa waktu, malu anda mengetahui fakta tersebut, pastilah anda akan merasa kecewa. Dan solusinya adalah meminta kenaikan gaji, dan hal ini bukanlah proses yang mudah.
Untuk “memenangkan” negosisasi gaji pada saat interview, ikuti petunjuk berikut :
PERATURAN NO. 1 : Dapatkan Informasi
Sebelum wawancara, manfaatkan networking anda. Anda bisa mendapatkan informasi dari teman atau senior anda yang bekerja di perusahaan tersebut/industri serupa, terutama untuk divisi atau posisi yang sama. Sumber lain adalah internet atau tabloid yang memuat mengenai survey/informasi gaji.
PERATURAN NO. 2 : Mendengarkan
Di awal wawancara, jangan pernah langsung menyebutkan berapa gaji yang anda inginkan. Semakin lama anda “menunda”, maka semakin banyak informasi yang bisa didapatkan untuk “memenangkan” negoisasi gaji.
Langkah awal, pada saat wawacara, anda sebaiknya “mencari tahu” dari sang pewawancara, ada berapa banyak kandidat untuk posisi tersebut,
dan telah berapa lama lowongan tersebut dibuka. Jika lowongan tersebut telah dibuka dalam waktu yang lama, ada kemungkinan perusahaan kesulitan untuk mendapatkan kandidat yang memenuhi kualifikasi. Jika anda high qualified, mungkin anda bisa mendaptkan nominal yang dinginkan.
PERATURAN KE 3 : Berlatih
Anda boleh menyebutkan sejumlah angka pada saat bernegoisasi. Tetapi jangan terlalu tinggi dari standar gaji yang berlaku untuk industri/perusahaan tersebut. Jika ini terjadi, pewawancara malah menganggap anda tidak serius. Ini berarti anda kehilangan kesempatan.
Jika anda menginginkan sejumlah nominal yang tinggi untuk gaji anda, katakanlah sejumlah gaji pada top range, tunjukkah bahwa kualifikasi anda memang pantas untuk itu. Sebelum hari wawancara, anda bisa
mempersiapkan “pidato” selama 1-2 menit yang mendeskrisikan apa yang anda bisa berikan untuk perusahaan jika anda diterima bekerja di tempat tersebut. Satu hal yang harus dingat, pada saat perusahaan memberikan penawaran, anda tidak harus memberikan jawaban saat itu juga. Anda bisa minta waktu untuk mempertimbangkan semuanya dalam mengambil
keputusan. Jika tawaran perusahaan lebih rendah dari yang anda harapkan, anda bisa saja menolak.
Apalagi pada saat bersamaan, ada tawaran yang lebih menggiurkan dari perusahan lain. Namun, ada hal lain yang patut dipertimbangkan, apakah posisi yang ditawarkan nerupakan langkah strategis untuk perkembangan karir anda.
BEBERAPA SITUASI DALAM NEGOSISASI GAJI
— . Perusahaan melakukan “secreening phobe call”
Yang harus anda lakukan adalah bertanya dengan sopan mengenai kisaran gaji untuk posisi tersebut.
Jika si penelpon tidak memberikan informasi untuk hal tersebut, anda sebaiknya merespon dengan mengatakan, “Berdasarkan informasi yang saya dapatkan mengenai standar gaji untuk industri ini, mencakup gaji pokok, lembur, training, dan fasilitas yang ada, asuransi
kesehatan, biaya perjalanan, jenjang karir, bonus, komisi, dan jenis profit sharing lainnya, gaji yang saya inginkan berkisar Rp xxx,- sampai dengan Rp yyy,- (berikan kisaran yang luas). Saya bersedia datang untuk wawancara pada hari X jam Y. Apakah Bapak/ibu bersedia
mempertimbangkan ?.
Jika pewawancara mengajukan pertanyaan mengenai gaji pada saat awal wawancara, anda punya 3 pilihan :
* Berusaha menunda negoisasi dengan mengatakan, “Saya melamar untuk posisi ini karena sangat tertarik akan bidang ini dan perusahaan anda. Tetapi saya rasa saya baru bisa membahas masalah gaji dengan
anda setelah kita berdua “yakin” bahwa saya memang memenuhi kualifikasi untuk posisi ini.”
* Memberikan respon yang tidak spesifik dengan mengatakan, “Selama saya dibayar sesuai standar perusahaan anda dan tanggung jawab yang
harus saya penuhi untuk posisi ini, saya rasa tidak ada masalah.”
* “Membalikkan” pertanyaan kepada pewawancara. Jika pewawancara melontarkan pertanyaan di awal wawancara , “Jika anda diterima bekerja di sini, berapa gaji yang anda inginkan ?”. Maka anda bisa menjawab seperti ini, “Saya sangat tertarik untuk berkerja di sini, menjadi bagian dari perusahaan ini. Tetapi sebelumnya saya ingin
mengetahui, untuk kualifikasi kandidat dengan latar pendidikan dan keahlian seperti saya, berapakah standar gaji di perusahaan ini ?”.
– Negoisasi gaji di pertengahan wawancara –
* Perusahaan menawarkan gaji dalam kisaran yang sesuai/bisa anda terima. Pewawancara mengatakan, “Gaji untuk posisi ini berkisar dari Rp xxx,- sampai dengan Rp yyy,- Apakah anda bersedia menerima tawaran ini ?. Yang harus anda katakan, “Saya sangat menghargai tawaran ini.
Saya sangat tertarik untuk mengaplikasikan yang telah saya pelajari selama kuliah di perusahaan ini. Jumlah yang anda sebutkan tadi adalah yang seperti saya harapkan untuk gaji pokok, ditambah dengan beberapa aspek lainnya seperti asuransi, uang lembur, dan fasilitas
lainnya.
* Anda hanya tertarik pada top range dari gaji yang di tawarkan.Yang harus anda katakan, “Terimakasih atas tawaran anda untuk bergabung dengan perusahaan ini. Saya yakin berbagai keahlian yang saya miliki merupakan benefit bagi perusahaan ini. Berdasarkan apa yang saya ketahui mengenai standar gaji dan penawaran dari perusahaan lain, saya harus mengatakan bahwa saya hanya bisa mengatakan “ya” untuk kisaran atas dari jumlah yang Bapak/Ibu sebutkan tadi.
* Jika anda sama sekali tidak tertarik dengan gaji yang ditawarkan. Yang harus anda katakan, “Terimakasih atas tawaran Bapak/Ibu untuk bergabung dengan perusahaan ini. Saya sangat tertarik untuk mengaplikasikan yang telah saya pelajari selama kuliah di perusahaan ini.
Namun ada beberapa perusahaan lain yang juga memberikan tawaran kepada saya, untuk posisi yang sama dan gaji yang lebih tinggi. Tentu saja, uang bukan faktor penentu utama, saya juga mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti training, jenjang karir,dan sebagainya.
* Pewawancara tidak menyebutkan jumlah kisaran gaji. Yang harus anda katakan, “Dari apa yang saya ketahui, berdasarkan standar industri, gaji pokok untuk posisi ini adalah sebesar Rp xxx. Dan berdasarkan
pendidikan dan keahlian yang saya miliki, saya mengharapkan gaji pada middle range, katakanlah Rp yyy. Baagimana menurut Bapak/Ibu ?”.
* Jika pewawancara memberikan penawaran di akhir wawancara. Ini berarti pewawancara sangat tertarik untuk merekrut anda. Yang harus anda katakan, “Saya siap untuk menerima penawaran terbaik dari
perusahaan ini.” Dan jika gaji ditawarkan memang seperti apa yang anda inginkan, katakan, “Hal terpenting bagi saya adalah kesempatan untuk bergabung di perusahaan ini, dan saya yakin gaji yang ditawarkan sangat kompetitif.”
Petunjuk untuk “FRESH GRADUATES”.
- Perusahaan memilih anda karena kualifikasi yang dimiliki, bukan gaji yang anda sebutkan. Perusahaan menerima anda bekerja adalah untuk meningkatkan profit mereka.
- Dalam wawancara, anda harus meyakinkan bahwa anda mampu mengerjakan tugas/tanggung jawab untuk posisi tersebut. Jika tidak, mereka tidak akan memberikan penawaran apapun bagi anda.
- Jika anda belum memiliki pengalaman kerja, ingat akan kualitas anda yaitu pendidikan dan keahlian. Dua hal itulah yang akan membuat anda sukses di dunia kerja.
- Apa yang membuat perusahaan memutuskan menerima anda ?. 95% nya berdasarkan kepribadian, antusiasme, dan keahlian anda. 5% nya adalah karena keahlian khusus yang anda miliki.
PERATURAN NO. 4 : Jika Penawaran Resmi Telah Dibuat
Jika penawaran resmi telah dibuat, ajukan pertanyaan sebagai berikut :
- Apakah ada kesempatan promosi untuk posisi ini ?. Untuk posisi atau level apa ?.
- Kapan dan bagaimanakah penilaian kinerja pegawai untuk posisi ini ?.
- Apakah penilaian tersebut termasuk untuk review gaji ?.
- Seperti apakah peningkatan gaji yang ditawarkan untuk 3-5 tahun mendatang ?.
- PASTIKAN BAHWA PENAWARAN GAJI TELAH MENCAKUP KESELURUHAN DAN DALAM BENTUK TERTULIS.
- PASTIKAN ANDA TELAH MENGEVALUASI KESELURUHAN KOMPENSASI YANG DITAWARKAN, BUKAN HANYA GAJI.
Selain gaji, biasanya perusahaan juga memberikan kompensasi dalam bentuk :
* Asuransi kesehatan (dengan atau tanpa mencakup perawatan gigi & mata) .Walaupun perusahaan tidak meng-cover semua biaya, fasilitas ini akan membuat anda membayar lebih murah.
* Asuransi jiwa.
* Asuransi kecelakaan, terutama untuk pegawai yang sering bepergian/jenis pekerjaan dengan risiko tinggi.
* Peningkatan gaji untuk 3-5 tahun pertama. Apakah hanya peningkatan pertahun ?. Atau ada peningkatan gaji/pemberian bonus berdasarkan prestasi kinerja ?.
* Fasilitas cuti.
* Biaya pensiun (berlaku untuk perusahaan tertentu).
* Profit sharing.
* Stock option. Beberapa perusahaan menerapkan sistem pembagian saham kepada karyawan.
* Training atau pendidikan tertentu.
* Uang lembur & transportasi.
* Fasilitas kredit kendaraan/rumah.
PERATURAN NO. 5 : Hal lain yang harus diperhatikan
- Ucapkan terimakasih atas penawaran yang diberikan.
- Jangan langsung bernegoisasi pada saat pewawancara menyebutkan penawaran. Mintalah waktu untuk mempertimbangkan kompensasi secara keseluruhan, bukan hanya gaji.
- Pada saat bernegoisasi, jangan katakan, “Saya meminta .”. Yang terbaik anda harus mengatakan, “Saya mengharapkan..,”.
- Terkadang gaji yang ditawarkan mungkin lebih rendah dari yang anda inginkan. Sebelum meng-iya-kan atau menolak, pertimbangkanlah faktor lain seperti reputasi perusahaan, budaya perusahaan, suasana kerja,
macam asuransi yang ada, training dan pendidikan, dan sebagainya.
Ricky Buntoro
Agustus 26, 2008 at 7:23 am
Untuk informasi saja…
Hati-hati dengan grup sinarmas.
Teman saya mengikuti program Management Trainee di Bank Sinarmas mengalami penipuan besar2an yang sudah mencapai taraf Management HRD.
Dari pertama tidak ada surat kontrak anatara kedua belah pihak, melainkan hanya ada Surat Pernyataan pekerja sepihak yang harus menyerahkan Ijazah untuk jaminana pekerja tersebut “tidak kabur”. Di dalam janjinya ketika wawancara, HRD Bank Sinarmas menjanjikan program MT hanya berlangsung selama 2 bulan, setelah itu ada penjurusan ke marketing/audit selama 3 bulan. Tetapi seiring waktu berjalan, program tersebut berubah menjadi program MT selama 6 bulan kemudian penjurusan selam 3 bulan.
Kemudian setelah 6 bulan lamanya program MT, tidak ada penjurusan hingga 9 bulan lamanya. Sehingga nasib para trainee tersebut tidaklah jelas.
Kemudian, katanya pada saat interview penjurusan ada kenaikan Gaji saat penjurusan, tetapi pada keputusannya tidak ada kenaikan gaji.
Kemudian yang lebih parah lagi, ada pasala di dalam surat pernyataan dahulu yang menyatakan bahawa trainee sanggup mematuhi semua peraturan yang akan diberlakukan.
Sehingga ketika ada trainee yang sudah jenuh dengan “kekejaman” sinarmas dan iingin resign dikarenakan sudah terjadi penyimpangan perjanjian,munculah keteapan bahwa trainee yang akan keluar dan dikeluarkan akan dikenakan denda penalti dengan nominal yang sangata besar.
Harusnya Sinarmas berkaca diri, apabila pekerjanya aja sudah ogah2an tetapi masih ditahan2 seperti itu apakah hal ini tidak akan menjadi gunung es bagi sinarmas itu sendiri.
Saran saya, hati2 dalam setiap lowongan Sinarams.
Karena berdasarkan survey teman2 saya di kantornya…rata2 pekerja sinarmas inging keluar setelah kontrak habis,hal ini menunjukan kepuasan karyawan sangatlah buruk di Sinarmas.
michael
Agustus 31, 2008 at 2:31 pm
salam.
mw tanya ni,mas;
1)harusnya hari ini saya di interview tp karena yang akan menginterview saya blum datang,kemungkinanya datangya lama managerya nyaranin”interviewnya gim,slny datangya lama”? dan saya meng-iya kannya dan pulang. apa itu saklah slnya saya baru sadar klw td sebaiknya saya menunggu saja karna saya yang butuh kerjaanya. jdnya saya ngerasa kaw tindakan saya tadi salah,menurut mas,gim? mnt saran donk!thx before
mizpa
September 17, 2008 at 4:39 am
Salam,
aku mau tanya nih. aku kan dinterviewnya brg 1 org. kayanya HRDnya mau nge-compare aku ma yg 1 lg. jd dia milih yg terbaik gtu. aku pngen tau pendapat kalian, what should i do? actually i wanna answer in English but worry cos i have a weakness in conveying; a bit nervous lho…
Makasih.
Kaef
September 23, 2008 at 1:35 pm
thanks mas infonya…
Iklan-sukses.com
Oktober 28, 2008 at 5:21 am
Mas, kl pas di interview kok mesti deg2an gk karuan2 ya…
Takut salah jawab..
Pa lagi kl ditanya kelebihan dan kekurangan. Jawaban yang paling aman itu apa sih untuk pertanyaan itu?
Makasih…
wahyu
Oktober 31, 2008 at 5:22 am
Tips dari saya, buatlah CV sebaik-baiknya usahakan dalam Bahasa Inggris yg bagus, pakai konsultan tmn klo perlu, karena biasanya wawancara itu base on CV.
Gugun
November 5, 2008 at 12:56 am
hi….
adakah tips psikotest 8 gambar, orang ataupun pohon?
kalau ada contoh soalnya, akan sangat terimakasih kirim ke email saya di dwijo_saputro@yahoo.com
putro
November 7, 2008 at 5:58 am
hi…,
mas,sy mo nanya nih kira2 klo ditanya nih pas interview mslh knp pindah kerja ato keluar kerja dari perusahaan sebelumnya apa ya?
makasih
prias
November 9, 2008 at 1:00 pm
Sekarang cari kerja emang susah banget, sy baru lulus sidang skripsi langsung giat cari kerja ke sana kesini semua yg cocok sy masukin lamaran namun kendati demikian sy lum dpt kerjaan sampai sekarang.
Perkenalkan saya Donny Francisco Simbar
Lulusan S1 LIA Bahasa English 2008
Ijazah sy aka keluar pada 1 Desember 2008 ini.
Walau saya belum memiliki pengalaman kerja tapi siap kerja keras.
Bagi anda yg memerlukan orang untuk posisi
Custumer Care
Operator
Waiter
Maintenance and Reinstall Windows XP
Staff Kantor
call call me at 021 2399 3488
or email me at
donny.simbar@yaho.com
donny francisco simbar
November 16, 2008 at 11:52 am
boleh.. boleh.. boleh.. tipsnya,
acungin jempol d buat postingnya keren…
bagaimana untuk interview CPNS, cz udah tanya ma om google ga bisa jawab juga tuh…
barangkali disini ada orang HRD yang baik hati ngasih referensi..
mohon pencerahannya…
thanks very much..
paijo
November 26, 2008 at 4:40 pm
ada yang tak, jobdesknya pranata komputer apa si?
makasih…
painem
November 26, 2008 at 4:44 pm
Sekalian promosi ah
Nama : No Name
Pendidikan : SMU
Status : Menganggur
Keahlian :
A. Bahasa Asing
1. Bahasa inggris Aktif
2. Bahasa jepang Aktif
3. Bahasa perancis pasif
B. Komputer :
1. MS Office (Word, Excell, Power Point)
2. Menguasai MS Access dan Foxpro
3. Bisa bahasa Html, Asp, PHP dan MySql
4. Bisa mengetik angka sebanyak 420 karakter per menit
5. Menguasai ilmu akuntansi dan perpajakan (update januari 2008)
ada yang bisa kasih saran ngga?
No Name
Desember 1, 2008 at 7:59 am
Ralat nomor 5 : Update s.d januari 2008
No Name
Desember 1, 2008 at 8:06 am
Walah promosi koq no name, nanti yg berminat bingung menghubungi kemana??????
Tanya lagi (krn lom dijawab):
BAgaimana menjawab jika ditanya kekurangan dan kelebihan yg anda miliki????
soal ini selalu ditanyakan dan saya selalau menjawab dg satu jawaban tapi ada yg menerima dan ada yg menolak….jadi gak jelas mana yg benar.
Indonesia
Desember 1, 2008 at 9:01 am
Dear All,
Saya pernah interview utk exxon mobil tp utk cepu jadi MCL alias mobil cepu limited. apakah benar kalo kerja di oil gas co indon gaji dibatasi ama migas. teman2 saya utk posisi safety inspector dan qc dikasih 2500 usd / bln dg schedule 6 mgu on 2 mgu off. itu lewat agen moody atau lekom maras jkt.
Apakah memang kecil begitu gaji di exxon?
Tmn ada juga yg interview utk welding engineer tp exxon jkt cuma dikasih 3000 usd / bln tp permanen.
Lekom pernah nanya tmn brp yg diminta, dia minta 6000 usd tp ga ada kelanjutan. exxon jg begitu, ga profesional banget krn stlh test lewat telepon ga pernah ada pengumuman diterima gaknya. kl gagal ya kasih tahu krn udah bilang begitu. jd byk tmn2 yg kecewa?
Malah kata tmn yg udah masuk di MCL cepu disana ada philipin. ngapain MCL ga pake org2 kita pdhl dr segi skill dan cert org kita jg bagus.
Ada yg punya pengalaman tes dg bu anti atau antik dan mr. gordon?
oh ya satu lagi knp sih org2hrd di oil gas ind ga pernah mau reply aplikasi kita , pdhl kl apply ke oil gas co overseas pasti di jwb langsung. apa memang attitude org kita ga mau org kita maju dan berhasil.
Thx
antioutsourcingind
Desember 6, 2008 at 5:47 am
Tips interview.
Sy sering merekrut karyawan baik sbg pimpinan ataupun HRD.Saya pernah merekrut karyawan bidang penjualan,administrasi dan teknik. Asumsi sudah lulus test administratif(IPK,Universitas asal) dan tertulis.
Yang berlanjut saya pilih berkriteria berikut :
1. Hadir 1/2 jam sebelum interview.Berpakaian sesuai (pakaian menunjukkan rasa hormat kpd diri sendiri, yg pada akhirnya pada interviewer).
2. Memiliki visi hidup yg jelas, bagaimana karir yg ini masuk kedalam visi jangka panjang pelamar tersebut.
3. Mengisi waktu luang (jeda- nganggur) di CV dengan kegiatan kreatif/positif.
4. (Utk yg pengalaman) Tahu benar skillnya apa dengan bukti prestasi konkrit.(sound performance)
5. Menceritakan suatu kasus mengenai penemuan solusi pada saat kerja sebelumnya.
6. Tidak menjelek-jelekkan perusahaan dulu atau yg lagi kerja sekarang.
7. Sedikit banyak mengetahui perusahaan ini dan memiliki pengetahuan tentang jobdes lowongan tersebut.
8. Memiliki rencana kerja yg jelas, utk 3 bulan masa percobaan.
9. Tidak berbohong.(ada tekniknya utk melihat orang berbohong. Contohnya : garuk kepala, mata melihat ke kiri, dan lainnya/hrd yg tau).Yah jujur apa adanyalah.
10.Mampu berbahasa inggris minimal basic.
11. Memiliki keterampilan tertentu (dari kursus) dan terbukti.
Pelamar hendaknya memosisikan sama dgn interviewer karena pada dasarnya kita saling membutuhkan dan sama2 orang penting.Tidak over confedence ataupun
merasa inferior. Seperti mencari jodohlah.
tresna
Desember 9, 2008 at 5:31 am
assalamualaikum
salam kenal
mohon info :
1. sukses tes pauline n kreaplin beserta grafik yang baik
2. sukses psikotes
mohon di balas di alamat email :
ika_widowati@yahoo.com
ika
Desember 22, 2008 at 1:42 pm
mau nanya lagi nih
jawaban bijak seperti apa yang harus kita utarakan ke HRD ketika kita disuruh untuk menyebutkan 5 kelebihan dan kekurangan kita
mohon dibalas ya pertanyaan yg ini dan yg sebelumnya.
tb4
wassalam
ika
Desember 22, 2008 at 2:16 pm
Ok, top juga tipsnya, sederhana tapi mengena. Kalo boleh share juga memang intinya ya lima poin itu yang utama, setelah itu tambah lagi satu yang terakhir: do’a
Goodluck for everyone!
Ratih
Februari 11, 2009 at 11:05 am
ini menunjukkan betapa sulit menggali informasi dari orang HRD. Masa tips dari orang HRD begitu standard ?
aniwei, salut buat mereka yang di HRD.
musti kita akui integritas mereka untuk perusahaan memang tinggi.
kellyamareta
Maret 1, 2009 at 5:42 am
mengenai kekurangan dan kelebihan memang susah nyari jawabannya..aku pernah interview di perusahaan tambang BUMN batu bara paling besar di indo.. disuruh bikinnya 10 kekurangan 10 kelebihan..mampuslah awak.,,,haha,,
dan aku gagal pas interview HRD krn ga mreka nganggap aku bikin + – itu asal2an..No planning..katanya gituu..buseett??emang gampang apa nyari gituan ampe 10?HRD jg kalo disuruh ga bs tuh..haha..
Kill_puTra
Maret 4, 2009 at 3:16 pm
bbrp hr lg saya interview, ing pas2an, akhhh..
web ini cukup membantu, thx..
puk
Maret 8, 2009 at 4:12 pm
wah kebetulan banget baca artikel ini.. bermanfaat buat aku yg entar lagi mo meng-interview orang.
kenapa ya mencari seorang sales tu sulitnya minta ampun deh..ada info gak cara menggali potensi seseorang di bidang sales, pada saat mereka di interview?
ferre
Maret 22, 2009 at 11:12 am
hmm,
kalo tips saya interview:
- pertama : Keliatan smart (sotoy sejauh yang kita tau pasti saja tentang perusahaan itu), walaupun terbatas bilang aja kita cuma tau perusahaan tersebut dari kacamata konsumen.
- kedua : penampilan rapih, bersih, nggak bau.
-ketigax : sebutin achievement yang pernah kita capai dan training yang pernah kita lakukan .
- ke empad: kalo misal ditawarin posisi yang lebih tepat daripada yang kita lamar ke HRD nya, bilang ok aja dulu, toh belum sampai proses TTD kontrak.
sayapegawaibiasa
Maret 22, 2009 at 1:06 pm
Bener deh jawaban sulit ketika ditanya 10 (sepuluh) kelemahan, dan kekurangan. Dijawab Begini Gimana YAA??
Kalau Kelebihan : 1) Tepat waktu 2) Fast Learning 3) Teliti 4) Tidak cepat menyerah 4) Tidak cepat Stres 5) Bekerja dengan rencana 5) memiliki strategi 6) semangat kerja 7) solution oriented 8) Religius 9) bergerak cepat 10) Tidak Grogi…
Kalau Kelemahan : 1) Gak hafal Jalan Tikus 2) sering pinjem pulpen 3) sering cuci tangan 4) ngetik cuman pake 7 jari 5) Dirumah suka pake baju Bolong 6) Ngerokok 7) Suka marah2 di jalan 8) Bingung da TUH ?
Gimana Tuh orang HRD puas gak jawabannya kalau sperti itu ?
Ferry Ramos Pakpahan
Maret 26, 2009 at 4:36 pm
Kayaknya perlu ditambah mengenai hobi….lihat si tukang interviewnya kalo dia suka dugem, berarti tambah kelebihannya suka dugem….ntar janjian dech dugem bareng
Gubrak
Maret 27, 2009 at 9:57 am
Terus terang aja salahsatu tujuan interview adalah menyaring kepribadian yang ‘bermasalah’ meski pintar (lolos admin dan testulis) diantaranya : tidak ada motivasi, pembohong(LIAR- laiyer),dsb.
Dan bila pertanyaan interviewnya tepat maka akan terdeteksilah orang2 bermasalah sehingga perusahaan tidak perlu mengeluarkan cost hanya utk melihat orang bermasalah ini menjadi masalah perushaan nantinya.
Salah satu jurus orang hrd diantaranya :
1. ” Tell me about a problem you had with a supervisor”
ato pertanyaan menjebak lain seperti seperti :
2. ” What has disappointed you about a job?”
Salah ngejawab pertanyaan diatas. Terfilterlah kita.
Buat ferre :
pengalaman saya mencari orang sales: kasih dia whiteboard tulis rencana penjualan dia utk 30 hari pertama dan bagaimana ia bisa mencapainya.
Yang sy pilih biasanya yg idenya paling kreatif (strategis) tp masuk akal. Yg terpenting juga apa yg memotivasi dia bekerja (yg telah menjadi bawah sadar dia dan tercermin dari luar).
tresna
April 6, 2009 at 6:17 am
michael Says:
Agustus 31, 2008 pukul 2:31 pm
Untuk informasi saja…
Hati-hati dengan grup sinarmas.
Menambahkan dengan yang disampaikan Michael. Memang benar. Karena bukan hanya dengan banknya. Perusahaan yang digawanginya..yang bergerak di bidang Telekomunikasi juga sama. (Smart telecom, hebat hemat)
Sebagai seseorang yang terjun pernah didalamnya… saya anjurkan untuk berhati-hati berurusan dengan pihak HRDnya.
Selalu pastikan dimanapun kita bekerja, kontrak tertulis selalu ada. Kalau tidak, akan menyesal dibelakang hari.
Seperti yang dialami para tenaga kerja expart. (terutama yang dari philipina)
sebagai catatan saja :
Untuk teman-teman yang mau bergabung di dunia usaha yang masih baru seperti BANK SINAR MAS, SMART TELECOM ataupun yang lain. Harap diperhatikan, karena perusahaan masih mencari kurva belajar, yang dapat membuat “turn over” karyawan tinggi. Sehingga, kemampuan “bluffing” akan sangat penting untuk menghadapi HRD. Karena secara struktur mereka masih kacau.
Bahkan seorang kanvasser (sales) di perusahaan telekomunikasi “biru” bisa menjadi “manager” di perusahaan tsb (naik 4 level). Luar biasa…. mungkin sudah rejekinya :)
andryanto en
April 8, 2009 at 10:15 am
Di Cari :
HRD Berpengalaman (Terutama di Oil & gas industry) yang Baik Hati, Ramah Tamah, Gemar menabung dan Bercocok Tanam. Yang paling penting mau memberikan dengan suka rela (terutama untuk Fresh Graduates) : TIPS2 Detail tentang pertanyaan HRD dan Harusnya Di jawab Dengan Seperti Apa, TIPS2 supaya Bisa Lolos Seleksi Mulai dari Psikotes ampe kesehatan dan Akhirnya keterima Kerja, Peduli Dengan Nasib anak Bangsa terutama Fresh Graduates.
Benefits :
1. Banyak temen terutama kalangan Pemuda-pemudi.
2. Banyak dapat Senyuman Ikhlas dan ucapan Terima Kasih.
3. Banyak dapat Doa2 Kebaikan Dunia dan Akhirat dan Doa2 Murah Rejeki.
4. Banyak yang mau Nolong kalo Kesusahan.
5. Banyak yang mau kuburin kalo meninggal.
6. Banyak Didoain Masuk SUrga.
Buat para Jobseeker, Buatlah Para HRD Panik dan Serba Salah wat membalas dosa2 mereka wkkwkwkwkwkw……..
febri
April 9, 2009 at 2:53 pm
Hallo Mas Anjar…
sekedar sharing aja…kadang awak suka gedek/jengkel juga ma perusahaan yang ga bisa membedakan mana yang fresh graduate dan mana yang berpengalaman..
dah pengalaman juga..eh ga taunya masih suruh psikotes aja hehhee…cape dehh…
ato mang standarnya gitu apa yah? semua disamaratakan macam anak baru lulus…napa ga langsung interview user ma direktur….nyape2in ajah..
Trus satu lagi, napa perusahaan ga ngasih biaya pengganti jika ada rekutrmen by phone…dah dateng jauh2, ga dikasih maem, ga diganti ongkos balik, dah gitu nuunggu kabarnya lama amat…telpon or imel napa yah…
capek..
mas bimbim
April 10, 2009 at 6:35 pm
Memang itulah yang terjadi di negara indonesia mengenai dunia kerja ini, oleh karena itu, saran saya buat para interviewee, doakan interviewernya supaya hatinya tergerak untuk menolong saudara,bukan malah menjatuhkan, tapi dia peduli sama kita dan juga nasib anak negeri ini, ok good luck.
Hotma
April 11, 2009 at 5:48 am
Tips interview org HRD??? gampang !!!
yang penting mata anda jangan berputar-putar kesana kemari seperti orang sarap… :D
Regards
surip
April 15, 2009 at 12:29 pm
Buat apa kerja susah-susah toh memperkaya orang lain dan para bule penjajah
klik disini untuk yang hot-hot
April 15, 2009 at 12:30 pm
Berdasarkan pengalaman saya, seringkali kandidat tidak mempelajari terlebih dahulu perusahaan yang akan dia masuki. Padahal jika itu dilakukan akan memberi nilai tambah dalam proses wawancara karena interviewer akan bisa mengetahui sejauh mana seseorang tertarik untuk bekerja serta apa yang dia kuasai tentang organisasi/perusahaan yang akan dimasukinya.
Muhammad Noer
April 18, 2009 at 10:34 pm
Buat yang masih bingung cari jawaban Kelebihan dan Kekurangan kita (termasuk gw jg), bisa liat di http://www.interviewstuff.com/strengths-weaknesses.html.
disitu dikasih tahu tip dan trik nya, masalahnya (bwt Gw) tinggal menterjemahkannya aja kok..jd tambah bingung..
Any way bwt yang masih nyari kerja yang lebih baik (termasuk gw), yakin aja Tuhan itu maha pengasih, maha Kaya dan maha tahu yang terbaik buat kita..dan pasti Dia udah nyiapin pekerjaan yang baik buat kita…Amiin.
No gutz No Glory….
Eko
April 30, 2009 at 2:46 am
@Muhamad Noer,
Saya punya pengalaman wawancara, ketika ditanya apakah mengerti perusahaan ini, trus saya jawab sangat mengenal lah wong sering bareng mengerjakan proyek di satu lokasi dg scope yg beda….ketika itu kami sering pinjem pinjeman alat dan material jadi sangat mengenal perusahaan tsb. Alhasil diterima tapi dg gaji yg super minim…..padahal gw dpt bocoran standar bisa 2 kali lipat dari ditawarkan ke gw. Payah juga si HRD mentang2 gw sangat mengerti dikasih gaji yg minim….akhirnya gak gw ambil tuch job…(lah wong lebih kecil dari tempat gw kerja skrg)
Gubrak
April 30, 2009 at 9:07 am
interview HR gampang2 susah. yang penting PD, stick to your CV, cerita kerjaan ato skill yg berhubungan, siapkan pertanyaan.
Tips dari orang marketing: mengetahui sedikit banyak ttng suatu topic, cari ’something in common’, ini utk mencairkan suasana saat interview.
Untuk yg msh kul : perbanyak skill,kursus emang cape tp pasti ada aja manfaat tak terduga di kemudian hari, kl bisa ambil sertifikasi, kl mo mudah diterima industri.
Persaingan semakin ketat, tp jangan mudah menyerah.
tresna
Mei 11, 2009 at 7:24 am
Terima kasih atas tips wawancara yang diberikan , hal ini sangat membantu untuk tes interview bagi banyak orang
immanuel Ginting
Mei 19, 2009 at 9:34 am
wah, baru nemu nih aku
ADA Grosir
Juni 1, 2009 at 6:38 pm
Kayanya dari pengalaman, saya pikir HRD itu lebih senang org yang ekstrovet…asal ga keterlauan aja, sampe buka RHS perusahaan. Lebih cenderung yang disukai pas interview yg cas cis cus, pinter omong, meski belum ketauan jg kualitas kerjanya gmn :P
Wood wood
Juni 12, 2009 at 1:47 am
31 mei kmrin aq menjalani proses interview d mobil cepu ltd. U explorasi migas d blok banyu urip. Sblm tes aq smpat kenalan dgn beberapa peserta test salah satuny dr bojonegoro kami semua smpt tukar no hp agar nanti dpt th kelanjutanny n dpt tukar informasi. Kebetulan tesny d pusatkan d salah satu hotel bintang 5 d jl mayjend sungkono sby. Saat itu ada 2 tahapan tes intrvw oleh user 1.interview technical 2.interview behavior.masing2 tahap ada 2 orang yg interview 1 org indo n 1 lg org US. N alhamdulillah lancar, aq
Jg bs meyakinkan user yg orang US dgn dia bercomment stlh nerima jawabanku ”Saya setuju dgn penjelasan km” tentuny aq test dgn bhs inggris,. Tp mungkin nasib yg tdk memihak kpdaku, aq tdk lolos dgn dtgny surat pemberitahuan k aq. N aq lngsng telp k kenalan yg smpt tukar no hp sblm test. Ternyata dr beberapa kawan br td yg lolos cm 1 kawan yg dari bojonegoro.
Padahal dr keterangan dia: ngg bs bhs inggris semua d jlasjan dgn bhs indonsia , pengalaman krja jg msh minim trus lulusan SMA IPA 2007. apakah pihak MCL memang memprioritaskan orang sekitar daerah explorasi u d terima??? Kl begitu adany, menurutku sgt hebat. Memang orang sekitar sumur explorasi hrs d utamakan n d berdayakan spaya sejahtera. Good Luck :-)
Iluy
Juni 15, 2009 at 9:14 pm
Mas/mBak Iluy,
gimana kelanjutan nasib temen sampeyan yg lolos wawancara? apakah lolos medical juga?
(kalo lolos semua, seharusnya sekarang udah jadi trainee)
denger² banyak juga cewek yg lolos dengan pengalaman minim (fresh grad / 2 tahun lulus dari SMU)
Mas Fey
Oktober 22, 2009 at 6:04 pm
Terimakasih atas tips2nya.
Tp saya ada 1 pertanyaan. Apa bedanya antara :
-Interviewer HRD
-Manager HRD
-Staf Adm HRD
Tq b4
Sigit
Juni 16, 2009 at 2:00 pm
well, intinya kalo kita di panggil interview dengan user, biasanya tinggal masalah cocok2an (wawasan, cara pandang terhadap problem, sifat, dll)
jadi sebisa mungkin kita bangun suasana yang akbrab & menyenangkan saat kita di interview…
sekian
bierhof
Juni 20, 2009 at 4:06 pm
Kalo menurut sy yang penting percaya diri, persiapkan dengan matang dan berdoa kepada Allah. Mungkin jika kita ditolak ada pekerjaan yang lebih baik menanti kita.. Iklan Rumah Gratis
Iklan RUmah gratis
Juni 29, 2009 at 4:46 am
Buat yang sedang melamar kerja dan mempersiapkan interview, berikut tips dari saya sebagai praktisi di bidang HR http://www.muhammadnoer.com/2009/05/interview-wawancara/
Muhammad Noer
Juli 5, 2009 at 1:33 am
wawancara tuh biasanya ada 2, ada wawancara tentang kepribadian (HRD) sama wawancara ke arah teknis yang ada hubungannya dengan bidang kerja…
wawancara tentang kepribadian, biasanya tentang menceritakan diri anda, pengalaman2 anda, kelebihan dan kelemahan anda, anda tipe orang yang bagaimana, dan hal2 sejenisnya. Dari situ akan diketahui karakter orang tersebut bagaimana…
pendatang baru
Juli 23, 2009 at 12:23 am
Sedikit tips mengenai hal tersebut bisa dilihat di:
Tips menghadapi interview kerja-nya Nina, antara lain
1. Kuasai profile perusahaan
2. Pelajari job desk
3. Pelajari skill dan knowledge
4. Beri kesan yang baik
5. Be yourself
tips ini sangat bagus, tinggaL bagaimana kita menyikapinya. Saya sendiri aja salut neh sama yang buat tips ini. saya coba bantu juga yach…
mudah2an bermanfaat
pada point;
1. Kuasai profile perusahaan:
pada point ini rekan-rekan coba telusuri dan pelajari dimana tempat anda melamar pekerjaan, bagaimana situasi keadaan pekerjaan, dan hal2 lain nya yang menurut anda penting. KaLau perlu cari tau siapa pimpinan dalam perusahaan tersebut.
2. Pelajari job desk
pada point ini rekan-rekan harus mengerti dan coba belajar apa sech yang akan anda lakukan dalam bidang yang anda coba tekuni dalam perusahaan tersebut, sehingga itu mempermudah pola pikir anda untuk apa yang harus anda lakukan setelah bekerja di perusahaan itu.
3. Pelajari skill dan knowledge
pada point ini sudah jelas sekali bahwa skill dan pengetahuan dibidangnya itu sangat diperlukan, karna tanpa pengetahuan dibidang yang anda tekuni akan sulit bagi anda untuk mengatasi masalah yang timbul
4. Beri kesan yang baik
pada point ini rekan-rekan coba mensiasati penanpilan agar terkesan baik dan sopan. kaLo menurut saya seh ini gag terlalu penting yach..karna tampilan itu beda dengan tampilan luar, tapi berhubung manusia lebih mudah melihat tampilan luar yach apa boleh buat.
5. Be yourself
pada point inilah rekan-rekan harus menanamkannya kedalam jiwa dan lubuk hati yang paliing dalam bahwa anda itu pasti bisa melakukan nya
sekian dan terima kasih…
aku hanya manusia biasa yang tak luput dari kesalahan. Semoga alam mengajarkan ku banyak hal agar aku bisa berbagi terhadap sesama. Semoga Tuhan Yang Maha Esa membimbing ku dalam setiap langkah ku, agar aku di jauhkan dari godaan2 setan.
amin…
GBU
Seweit Hotroiman panjaitan
Juli 29, 2009 at 1:23 am
HRD ingin mengetahui apakah personality anda cocok untuk perusahaan dan pekerjaan. Disini kemampuan teknis anda tidak penting, tapi penampilan dan kemampuan meyakinkan lebih penting.
Tips interview HRD :
1. Confident dan jabat tangan interview dengan erat serta selalu tatap matanya.
2. Pelajari profil perusahaan dan motivasi anda bekerja disitu. Kesankan bahwa anda ingin long term career di perusahaan itu.
3. Bikin planning 5-10 tahun ke depan di perusahaan tersebut.
4. Pelajari kembali CV anda dan siap menjawab pertanyaan yang mungkin di tanya dari CV anda. Pertanyaan yang sering adalah, bagaimana anda menghadapi masalah A,B,C ketika anda bekerja sebagai A. Apakah anda pernah bermasalah dengan atasan anda, bagaimana mengatasinya , bagaimana dengan rekan kerja anda, apakah anda team player atau individual player?
5. Kemukakan keberhasilan anda di masa lalu dan bagaimana hal tersebut relevan ke pekerjaan yang anda lamar.
6. Bersikap ramah dan rilex. Kalau anda sudah pada level interview HRD (biasanya terakhir setelah interview teknis dan user), besar kemungkinannya anda bakal diterima. Kebanyakan interview HRD hanya bersifat formal saja.
Adhiguna
Agustus 14, 2009 at 7:38 am
knp ya, kdang” klo ngomong jujur pas interviw di anggap nilai kurang jg oleh HRD ?’bukannya klo jujur itu terbaik jg untuk perusahaan kedepannya….
ADE
Agustus 15, 2009 at 12:43 am
Jujurnya ya jangan kebangetan. Misal ditanya rencana 5 tahun ke depan apa, trus anda menjawab pingin pindah ke perusahaan yang lebih baik pak, ya pasti ditendang mas:)
Adhiguna
Agustus 17, 2009 at 11:13 am
Ada pengalaman lucu, adik saya pernah diwawancara dan “dijebak” sama HRD, gini pertanyaannya : Anda pikir perusahaan kami perusahaan yang ideal sebagai batu loncatan untuk pindah ke perusahaan yang lebih baik ?
Adik saya menjawab. Iya pak.
Ditendanglah dia.
Harusnya jawabannya apa ?
Adhiguna
Agustus 17, 2009 at 11:17 am
jawab:
tidak juga, tergasntung sejauh mana perusahaan bisa mengahargai kemampuan dan karya saya nantinya
bgmana sob/?
sy sering lolos interview, cuman kalau nego gaji orang hrd selalu kebgetan…hehehe,minim bgt padahal apa sie susahnya membantu dikit anak negeri, toh yang kita minta juga biasa masih standar, heran de..cape de…
yos
September 16, 2009 at 7:17 am
waktu kuliah belajarnya sistem SKS sich…so pas ada panggilan interview malemnya baru buka2 referensi tips interview..bwt anjar thx ya tips nya
sadlysendiri
Oktober 12, 2009 at 5:05 pm
Keliatannya semua yg diatas komennya baik dan dengan baca satu artikel ini aja bisa jd refensi utk persiapan kita mengenai interview.
Satu hal penting : be yourself, be the best of what you could possibly be, focus on your strengths.
Tresna
November 17, 2009 at 6:36 pm
makasih ne atas tips na
farizal
November 20, 2009 at 1:32 pm