Aburizal Bakrie, terkaya di Indonesia versi Forbes Asia
Desember 14, 2007 — priandoyo1. Aburizal Bakrie dan keluarga : 5,4 miliar dolar AS
2. Sukanto Tanoto (perusahaan April dan Asian Agri): 4,7 miliar AS
3. R Budi Hartono: 3,14 miliar dolar AS
4. Michael Hartono: 3,08 miliar dolar AS (Budi Hartono dan Michael Hartono, dua saudara kandung yang memiliki saham di perusahaan rokok Djarum dan BCA)
5. Eka Tjipta Widjaja dan keluarga (Sinar Mas Group): 2,8 miliar dolar AS
6. Putera Sampoerna dan keluarga (Sampoerna Strategic): 2,2 miliar dolar AS
7. Martua Sitorus (Wilmar International): 2,1 miliar dolar AS
8. Rachman Halim dan keluarga (Gudang Garam): 1,6 miliar dolar AS
9. Peter Sondakh (Rajawali Group): 1,45 miliar dolar AS
10.Eddy William Katuari dan keluarga (Wings Group): 1,39 miliar dolar AS
11. Anthoni Salim & keluarga (1,3 miliar dollar AS)
12. Mochtar Riady & keluarga (950 juta dollar AS)
13. Murdaya Poo (900 juta dollar AS)
14. Arifin Panigoro & keluarga (880 juta dollar AS)
15. Hary Tanoesoedibjo (815 juta dollar AS)
16. Trihatma Haliman (790 juta dollar AS)
17. Sjamsul Nursalim & keluarga (550 juta dollar AS)
18. Chairul Tanjung (450 juta dollar AS)
19. Paulus Tumewu (440 juta dollar AS)
20. Prajogo Pangestu (420 juta dollar AS)
21. Soegiharto Sosrodjojo & keluarga (335 juta dollar AS)
22. Sutanto Djuhar & keluarga (350 juta dollar AS)
23. Hadi Surya 345 juta dollar AS)
24. Aksa Mahmud (340 juta dollar AS)
25. Harjo Sutanto & keluarga (315 juta dollar AS)
26. Soegiarto Adikoesoemo & keluarga (310juta dollar AS)
27. Husein Djojonegoro & keluarga (305juta dollar AS)
28. Kartini Muljadi (260 juta dollar AS)
29. Edwin Soeryadjaya (250 juta dollar AS)
30. Jusuf Kalla (230 juta dollar AS)
31. Tan Kian (225 juta dollar AS)
32. Ciputra (205 juta dollar AS)
33. Bambang Trihatmodjo (200 juta dollar AS)
34. George & Sjakon Tahija (195 juta dollar AS)
35. Kris Wiluan (185 juta dollar AS)
36. Eka Tjandranegara & keluarga (170 juta dollar AS)
37. Alim Markus & keluarga (140 juta dollar AS)
38. Husein Sutjiadi (135 juta dollar AS)
39. Jakob Oetama (130 juta dollar AS)
40. Boenjamin Setiawan (120 juta dollar AS)
source: Kompas, Republika, Koran Tempo,













Desember 14, 2007 pukul 6:59 am
Waduh ada satu nama yang belum di tulis tuh njar…
terserah deh di urutan ke berapa…..
Desember 14, 2007 pukul 7:12 am
Wah melihat jumlah kekayaan yang tertampang dr taksiran forbes ini Luar Biasa memang, tapi yang melarat dibawah garis juga Luar Biasa banyaknya…
Desember 14, 2007 pukul 9:20 am
wah hebat,
semoga mereka bisa turut memajukan indonesia….
Desember 14, 2007 pukul 11:00 am
selamat, semoga menjadi harta yang bermanfaat.
Desember 14, 2007 pukul 12:15 pm
No. 1 penghisap darah rakyat di Lapindo. Selamat! Mudah2an pengorbanan kami di Porong dapat menambah makmur bapak sekeluarga.
No. 2 penggelapan pajak dan diduga turut menyumbang deforestasi. Selamat juga! Mudah-mudahan dapat meningkatkan ekspor asap ke negeri tetangga.
Desember 14, 2007 pukul 1:36 pm
kekayaannya sudah dizakati belum yak?banyak rakyat yng mmbutuhkan tuh ….
Desember 14, 2007 pukul 3:15 pm
apakah semua kekayaan itu bener2 hasil keringatnya….atau ada kemiringan di dalamnya
Desember 14, 2007 pukul 3:56 pm
Kenaikan kekayaan Bakrie itu kan sebenarnya disumbang oleh Bumi Resources. Apalagi permintaan untuk barang tambang tahun ini sedang tinggi-tingginya.
Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah konon katanya ada perpindahan kepemilikan (transfer pricing) Lapindo sehingga tampak seolah-olah usaha Bakrie tidak rugi.
Yang perlu disoroti sekarang adalah apakah ini akan pengaruh baik untuk Sidoarjo?
You bet. :)
Desember 14, 2007 pukul 5:35 pm
selamat utk mereka semua. Semoga saya bisa seperti mereka. mohon doanya.
Desember 14, 2007 pukul 8:33 pm
Kalau dipikir-pikir daftar diatas sebenarnya bermanfaat untuk apa ya? Kenapa tidak ada daftar nama pemberi uang terbanyak untuk masyarakat banyak? Tentunya bukan hasil dari korupsi dong ya.
Desember 14, 2007 pukul 8:40 pm
Suatu saat pasti nama gua ada di sana.
Jadi kalian ingat2 nama gua dari sekarang ya… :D
Desember 14, 2007 pukul 9:57 pm
Kalo orang kaya nomer satu, pasti namanya tercantum jelas, dan orangnya juga jelas ada…..
Tapi kalo orang miskin nomer satu, kenapa yaa kok gak ada…?
komentar isengDesember 14, 2007 pukul 10:37 pm
Mestinya bikin daftar orang yang kekayaannya benar-benar berkah :mrgreen:
Desember 15, 2007 pukul 1:01 am
Masa cuma Bambang, kalo ada ‘Soeharto dan keluarga’ kayaknya masih bisa ngelewatin Bakrie deh..:-D
Desember 15, 2007 pukul 1:04 am
Saya lagi membayangkan lamanya mereka menunggu untuk mempertanggungjawabkan hartanya di akhirat nanti…
Desember 15, 2007 pukul 1:28 am
aburizal bakrie … 5.4 milyar dolar.. kok di kasus lapindo dia tidak bertanggung jawab.. perusahaan malah dijual untuk melindungi aset yang lain..
hartono brothers.. menyedihkan, pasangan terkaya malah dari sektor haram, rokok *fatwa MUI, rokok haram*
paling parah, no.33. harta mu hasil KKN…
Desember 15, 2007 pukul 1:40 am
http://wonggendeng.wordpress.com/2007/12/14/bakrie-tambah-kaya-wapres-bangga-lapindo-ceria/
Desember 15, 2007 pukul 4:02 am
Semoga hartanya Pak Ical buat kebaikan dan kemaslakatan umat.Amien
Desember 15, 2007 pukul 4:05 am
Mindel :
Waduh ada satu nama yang belum di tulis tuh njar…
terserah deh di urutan ke berapa…..
Aku juga daftar ………………..
Desember 15, 2007 pukul 6:25 am
gw yg terbawah dari semua orang di indo kali ya… huehue
Desember 15, 2007 pukul 6:49 am
komentarnya kok banyak yg su’udzon yaaa….
siapa tahu mereka yg namanya ada di top list ini juga ada di top list antrian masuk surga….
heheeeheeee
Desember 15, 2007 pukul 10:48 am
Loo wakil presiden kita kok berada di bawah Abu Rizal Bakri ???
Desember 15, 2007 pukul 10:56 am
Susah amat jadi orang kaya, dikritik mulu :D
Desember 15, 2007 pukul 11:43 am
Semoga yang kaya-kaya tadi bukan dari korupsi. Amin
Desember 15, 2007 pukul 11:54 am
Hidup miskin!!!
Desember 15, 2007 pukul 12:59 pm
Yang kaya makin kaya…yang miskin makin miskin…(kata bang Haji)
Desember 15, 2007 pukul 2:25 pm
kriteria yang dipakai apa ya?
Desember 16, 2007 pukul 2:32 am
@hohohihe
ah. iya juga. terima kasih sudah diingatkan…
Desember 16, 2007 pukul 5:31 am
Kelezatan memiliki harta ialah pada saat menginfakkannya, bukan pada saat menyimpan dan menimbunnya.
Desember 16, 2007 pukul 9:09 am
huweeew…
semoga beliau beliau yang disana senantiasa tidak lupa untuk menyalurkan sebagian hartanya untuk saudara saudaranya yang membutuhkan…
Desember 16, 2007 pukul 1:41 pm
semoga makin banyak yang seperti ini
Desember 16, 2007 pukul 2:27 pm
no 40. Rahmad prayogi the next successful young entrepreneur
Desember 16, 2007 pukul 2:27 pm
wah..sementara kekayaan mereka berlimpah-limpah banyak saudara kita yang untuk makan sehari sekali aja susah …ironis sekali…..
Desember 16, 2007 pukul 3:57 pm
Waduh… bahkan meskipun seluruh kekayaan dari 40 orang terkaya di Indonesia itu digabungkan, rupanya masih hanya bisa membayar sekitar 1/3 dari utang luar negeri Indonesia. :|
Desember 16, 2007 pukul 5:34 pm
allah maha besar
Desember 16, 2007 pukul 7:00 pm
Aburizal Bakrie dan keluarga : 5,4 miliar dolar AS
Pantes aja minta buka koneksi ke telkom……biar tambah kaya selagi ada pengaruh dan posisi ya……
Desember 17, 2007 pukul 3:37 am
[...] Desember, 2007 · No Comments Mengapa tidak?? .. tapi jalan menuju kesana banyak caranya. Ada yang mengikuti takdir seperti aliran sungai yang meliuk2 menuruni kontur bumi dari puncak [...]
Desember 17, 2007 pukul 5:38 am
Orang-orang hebat yang bisa memanfaatkan rahmat dari Allah secara maksimal…
Entah berapa banyak kebaikan yang telah mereka tebarkan dengan memberi pekerjaan ke sekian ribu orang karyawan mereka…
Semoga mereka makin sukses sehingga dapat mensukseskan orang lain melalui tangan-tangan mereka yang ditunjuk oleh Allah dengan benar.
Rahmat Allah tidak pernah salah tempat dan salah tujuan. Allah memberi keistimewaan kepada mereka…semoga segala kebaikan mereka dapat menjadi teladan untuk kita semua….amien….
Desember 17, 2007 pukul 8:54 am
Terima kasih kepada teman-teman yang sudah mensupport saya….Lapindo ?? Emang gue pikirin….
Desember 17, 2007 pukul 9:06 am
Tommy Winata kok ga masuk ya?
Desember 17, 2007 pukul 9:11 am
@atas
Tommy Winata yang “kaya” aja ga masuk, apalagi yang masuk di list :D
One good thing adalah semuanya pengusaha.. dan memberikan lapangan kerja ke puluhan bahkan ratusan ribu orang di Indonesia.
Siapa mau menyusul? ;)
Desember 17, 2007 pukul 10:13 am
cukup heran… dan memang mereka orang hebat, dan pasti berdedikasi tinggi
Desember 17, 2007 pukul 12:52 pm
kayaknya perlu nih beli rumah di sekitaran lapindo brantas. abis itu tinggal neken si bakri ini huehehehe :D
Desember 18, 2007 pukul 12:42 am
Wah…wah…ternyata Indonesia itu banyak orang kaya toh ???
Moga2 mereka nggak lupa sama orang2 yang masih kekurangan !!!
Best Regard,
Bintang
http://elindasari.wordpress.com
Desember 18, 2007 pukul 1:40 am
Iseng2 aja bikin analisa matematis dengan sampel yang paling kaya i.e. Aburizal Bakrie.
Kekayaan Ical kira2 50 trilyun, itu berarti :
1. Jika jadi karyawan biasa dengan entry salary 3 juta dan asumsi kenaikan gaji 15 % setahun, maka untuk mencapai jumlah itu kita harus bekerja kira-kira 101 tahun, tapi dengan catatan gaji bulanan sama sekali tidak boleh dipakai…
2.Jika ditukarkan dengan pecahan uang 100rb yang panjangnya kira2 15 cm, lalu pecahan ini disambung-sambung maka panjangnya adalah 75000 km, yang berarti nyaris 6 kali diameter bumi (dia bumi kira-kira 12760km)..
3. Jika disimpan di Bank saja dengan asumsi bunga 0.5 % saja per bulan, maka setiap kali ayam berkokok di pagi hari, kekayaan Ical sudah bertambah sekitar 8.3 M…Setiap hari dia bisa kasih makan kira-kira 166.666 orang jika diasumsikan biaya makan per hari Rp.50000 per orang…
Kesimpulannya… RRRRUUUAARRRR BIASA…. dan betapa banyak yang bisa dia lakukan menolong sebangsanya dengan kekayaan sebesar itu…
Desember 18, 2007 pukul 4:09 pm
halal nggak tu hartanya didapet yaa..??
jangan-jangan….nih…jangan-jangan ya…!
Jangan-jangan sini tak bisikin &^54(@#…”:}[+\=~~~&8*(()). Ngerti? sama aku juga nggak!
Desember 18, 2007 pukul 4:31 pm
mudah- mudahan meraka yang kaya juga menginfakkan harta nya untuk jalan ke surga,dan hartanya menjadi berkah kerana masih banyak di sekeliling mereka yang amat sangat di bahwah batas kemiskinan ….!!
Desember 19, 2007 pukul 3:50 pm
Di antara nama-nama itu, adakah yang jadi engineer, ahli IT, akuntan, atau (worse) PNS? Tidak ada bukan? Jadi, kenapa di blog ini orang masih saja meributkan “berapa gaji yang pantas untuk profesi X”, bukannya membahas “bagaimana caranya membuat bisnis sehebat Mr. A”?
anjar: sudah dibahas kok, silahkan dilihat di tag entrepreneurship/
Desember 21, 2007 pukul 7:17 am
Masih meributkan tentang aku? Dasar iri, pemalas. Makanya, sekolah yang benar dong, biar gampang nyari duit n nipu orang
Desember 22, 2007 pukul 1:13 am
Duite mlayu ningendi kabeh? kok investasine gak akeh ning Indonesia
Kalau Mereka Gabungin Kapitalnya untuk Buat Reaktor Nuklir, baru mereka lebih terkenal lagi, Dunia dan terutama Washingthon akan labih pay attention ke mereka.
Desember 22, 2007 pukul 12:53 pm
Forbes, Media Miskin Data
Peran media kadang, bisa menyulap hal yang tidak mungkin menjadi mungkin. Dan yang mungkin menjadi tidak mungkin. Sebagai wadah yang membuat opini dimasyarakat dan dapat mengubah alur pikir dan mengkondisikan situasi sesuai keinginan media kerap sering disalahgunakan. Orang-orang yang memiliki kantong yang tebal tentu memahami betul peran penting media, demi kepentingan mereka.
Baru-baru majalah Forbes Asia, melansir berita tentang daftar orang terkaya di Indonesia, yang menempatkan Aburizal Bakrie diurutan pertama, dan Jussuf Kalla diurutan ke 30. Adapun diantara mereka berdua merupakan pengusaha tulen, dan bukan pejabat publik atau politisi. Nama pengusaha lama seperti Sukanto Tanoto bos RGM, Putra Sampoerna, Eka Tjipta Widjaja, Sjamsul Nursalim dll.
Saya tertawa mendengar pemberitaan itu, jelas pemberitaan itu punya maksud dan skenario tertentu. Kok, bisa-bisa majalah tersebut tidak memasukan nama mantan Presiden Soeharto dalam daftar orang terkaya? Semua orang di Indonesia juga tahu siapa orang secara kasat mata paling terkaya di Indonesia. Bahkan bukan hanya level Indonesia, bahkan Soeharto dimungkin menjadi orang yang terkaya di Dunia. Betapa tidak, lebih dari 30 tahun ia berkuasa di negeri ini. Siapa pemimpin dunia yang dapat berkuasa didunia selama itu?
Kita tahu, seberapa kaya Ical dan JK , saat Soeharto berkuasa. Ical pun mendapat kekayaannya berkat kedekatannya dengan keluarga dan kroni Soeharto. Bisa dibilang, kalau Soeharto itu “Majikan” Ical. Masa bawahan lebih kaya daripada majikan? Kalau dikatakan Ical kaya, tentunya masih pada level para kroni Soeharto, untuk ukuran terkaya di Indonesia. Tidak mungkin dapat melewati kekayaan yang dimiliki oleh Soeharto, kecuali ia mampu dan berani “Merampas Habis” seluruh kekayaan Soeharto dan keluargannya.
Selama Soeharto berkuasa, tentulah amat banyak kekayaan yang dia ambil dari negeri tercinta. Alam berserta isinya dikawasan wilayah RI, telah ada stempel “Soeharto”. Keluarga dan para kroni-kroni sampai saat ini masih menjadi “Operator” mesin bisnis Soeharto. Yang dapat dipastikan seluruh usaha yang dimiliki merupakan mesin pencetak uang. Bila dirinci, berapa banyak perusahaan yang dimiliki Soeharto, dan berapa pula kekayaan yang dimiliki Soeharto? Tentu “Kalkulatorpun” akan bingung menjumlahkannya.
Pendapat saya bukannya mengada-ngada, data terkait Soeharto telah banyak sekali dan dari berbagai sumber hidup pun meyakinkan atas pendapat saya tersebut. Selama 30 tahun saya mencermati akan hal itu.
Jadi menurut saya, pemberitaan majalah Forbes, yang tidak memasukan nama Soeharto sebagai orang terkaya di Indonesia, membuktikan bahwa Forbes Asia merupakan media yang miskin akan data. Atau memang ada skenario Forbes untuk menyelamatkan Soeharto, dengan pengalihan isu orang terkaya di Indonesia ini? Agar Soeharto semakin aman karena tidak diperbincangkan.
Rakyat sudah tidak bodoh, mencermati segala isu dimedia, dan perkembangan politik yang ada saat ini. Kita tahu, skenario Soeharto yang sampai detik ini tidak tersentuh oleh hukum. Skenario SKP3 Soeharto, “Tim Dokter”, menjadi Hakim sesungguhnya, vonis bebas bagi Soeharto. Skenario “Tidak boleh Muncul”, yang diperankan Soeharto berjalan mulus, didukung segenap media yang ada, dibawah pengaruhnya. Semakin membuat publik lupa akan kejahatan yang ia lakukan.
Desember 24, 2007 pukul 6:01 am
Terima Kasih Bapak Soekarno yang mengirim Bapak saya sekolah tinggi hingga S3 sehingga bisa menyekolahkan saya
Terima Kasih Bapak Soeharto yang membuat saya bisa bersekolah dan memulai bekerja dengan tenang dan damai bahkan merasakan indahnya pembangunan kota Batam
Terima Kasih Bapak Habibie yang tidak melepas Irian Barat yang telah diperjuangkan oleh Bapak saya untuk menjadi bagian dari Indonesia.
Terima Kasih Gus Dur yang membuat Indonesia lebih ceriah dengan persatuan keagamaannya
Terima Kasih Ibu Mega yang membangkitkan semangat wanita untuk bisa sukses seperti Ibu.
Terima kasih Bapak Sby yang membuat kita kembali bangga punya presiden yang pinter dan gagah.
Celakalah orang yang hanya bisa memaki orang lain.
Berbahagialah orang yang selalu mensyukuri nikmat dan mengambil pelajaran tanpa perlu mengumpat dan menjadi budak setan yang memecah belah.
Iri hati membakar kebaikan seperti api membakar kayu bakar.
Desember 24, 2007 pukul 9:23 am
wah, jangan percay donk…masih ada yg tertawa diluar sana melihat itu…”suharto” hanya tertawa membaca beritanya, lha uangnya saja yang gak kelihatan masih ada di bank swiss yang konon tidak bisa cair kecuali dibuka oleh keluarganya sendiri…ha8x
Desember 25, 2007 pukul 6:30 am
Iseng sy jumlahin total kekayaan 40 org tsb sekitar 40.1 billion USD; sementara data per 2006 total hutang INDONESIA 125 billion USD (turun dari 150 billion USD pasca krisis ekonomi dan dosa BLBI yg juga akibat ulah para pengusaha hitam yg berhutang). Sekarang APBN 2008 jadi minus/defisit krn salah satunya menganggarkan membayar 150 Trilyun Rp (bayar pokok 50T dan bunga 100T rp). Siapa yg membiayai APBN 2008 dan megangsur HUTANG ini adalah sebagian besar anda dan rakyat INDONESIA lewat penarikan pajak (75% dari Total Income Indonesia y.i. 581 trilyun pajak dari 761 trilyun rp income). APBN defisit membuat sektor pendidikan dan kesehatan utk bangun SDM jadi dibiayai seadanya.
seandainya 40 org ini mau jadi pahlawan spt para pejuang republik dulu (ditambah yg masih mangkir/dicari di LN) maka bukan tdk mungkin hutang indonesia habis dan mungkin bisa bangun republik lebih baik. Pendapatan Minyak cuma 150 trilyun rp/thn terkikis krn urusan hutang dan defisit RAPBN dari thn kr thn.
Merdeka !!!! (fisik dan jeratan hutang)
Desember 27, 2007 pukul 11:30 am
[...] Kangen? Mustahil! Pinjam duit? Mungkin, tapi tetap kemungkinan yang tipis mengingat anda tokh bukan Aburizal Bakrie. Jadi tetap salah! Mengantar undangan kawin? Mungkin, tapi tidak perlu berbasa-basi ria seperti [...]
Desember 27, 2007 pukul 3:57 pm
lah..kan kekayaan tsb ditaksir dari aset2 yg mereka miliki. termasuk sbg share holder.Yg nilainya bisa fluktuatif. bisa aja dia skr rangking 10 besar tp taun depan anjlok krn firm valuenya jatoh.hehe.. jadi bukannya berarti dikantongnya ada duit sekian milyar dollar. Tp persepsi masyarakat dan dunia bisnis maupun finansial lah yg bikin dia paling kaya.. imho
Desember 30, 2007 pukul 4:25 pm
mbaaa…mbak sri ! Ada kerjaan nich..nge”audit”
Desember 31, 2007 pukul 3:16 am
kalau bakri orangkaya masa ngak bisa bayar ganti rugi lumpur lapindo. kasihan orang2 sidoarjo yang jadi korban, masa depannya makin ngak jelas.
Januari 1, 2008 pukul 4:34 pm
Jangan iri ah, mereka kan kaya karena memeras keringat (keringat siapapun :) )
Januari 2, 2008 pukul 10:30 am
akuw stuju comment
>>caca,,
ngapain ribut si,, harta-harta mereka kok,, yang kerja mereka,, yang nikmati mereka,, kalopun caranya salah,, ya biar mereka yang mempertanggungjawabkan..
yang iri dan ribut ngejelek-jelekin mereka dapet apa? DOSA.
*kabur dari pada ditimpukin*
Januari 5, 2008 pukul 9:47 am
sekali2 bikin daftar orang paling miskin donkk……
klo bisa baru hebat tuhhh majalah
Januari 8, 2008 pukul 7:27 am
anjrit loe
Januari 25, 2008 pukul 4:39 pm
hihihi…
hidup memang aneh.
tapi kita harus maklum, karena kita semua hidup dalam negeri makian. maka jangan heran dengan semua ini.
negeri kita adalah negeri makian.
yang sabar tergilas, yang ga sabar apalagi.
by…manusia negeri makian
Januari 25, 2008 pukul 5:31 pm
ya semua itu tergantung kita menyikapinya kok !
kalau kita sikapi positif ya lebih menguntungkan…
contoh piliha sikap positif :
- Ya pak bakri bisa jadi tantangan buat kita bagaimna kita juga bisa se”berhasil” beliau tetapi tentunya tetap memegang teguh nilai-nilai baik kita…. kalau ada yang buruk dari pak bakri ya jangan dicontoh buruknya, tapi jadi pelajaran moral buat kita….
Februari 14, 2008 pukul 4:14 pm
org indon ni kalo kaya, kaya bgt. tp kalo miskin, miskin bgt! gak adil! pemerintah kaya hasil korupsi..mudah2han pak aburizal anti korupsi juga…sedarlah kalian anak2 indon..makin byk kalian buat dosa, makin byk bencana!
Februari 14, 2008 pukul 4:18 pm
org indon yg kaya gak pernah nolong indon yg miskin…bahkan, sombong..terlalu pentingkan diri sendiri…kekayaan gak mau dibahagi..kalo mau apply kerja harus dibayar uang..hasilnya? makin banyak penganggur! di negara sia yg lain seperti singapore, malaysia, thailand n brunei..gratis tuh jika mau apply kerja! gak harus bayar uang! n gaji juga lumayan banyak! bila yah korupsi di indonesia bisa dihapuskan? makin byk korupsi, yg kaya akan terus kaya n yg miskin akan terus miskin. aku udah boring jadi rakyat indonesia! padahal negara indonesia kaya dgn sumber alam! tapi pemerintahnya lebih pentingkan kekayaan secara individual n bukannya global!
Februari 14, 2008 pukul 4:20 pm
kenapa indonesia gak sering putus2 ditimpa bencana?
Maret 12, 2008 pukul 11:51 am
saya benar2 terkesan saat saya membaca ESQ dimana diceritakan bagaimana Aburizal Bakrie meniti karir dengan menyeimbangkan material dan spiritualnya. moga2 bisa dicontoh oleh semua pengusaha2 laen dan mudah2 saya bisa mencontoh keteladanya dalam berbisnis.
Maret 28, 2008 pukul 7:17 am
Aburizal Bakrie adalah salah satu idola saya…
ya maklum klo ntar tiba2 gw jd org no 1 terkaya versi majalah bikinan gw sendiri, hehehe…
April 9, 2008 pukul 4:05 am
ABURIZAL BAKRIE bpk idola saya
tetapi jangan lupa pa bakrie zakat untuk anak-anak yatim piyatu yang membutuhkan..masih banyak orang-orang di indonesia ini yang susah..dan butuh pertolongan bapak..
April 11, 2008 pukul 2:19 am
To : Pak Aburizal Bakrie.
Pak, saya pengen banget nech bisa jadi salah satu karyawan di Bakrie & Brother Group. Please ya pak….
Mei 9, 2008 pukul 9:33 am
Standar gaji bandung untuk supervisor operasi FMcg berapa ye?
Mei 19, 2008 pukul 4:18 am
Pak ical.. bagi duitnya dong…
Mei 28, 2008 pukul 2:38 pm
GITU AJA KOK REPOT…DASAR SIRIK
Mei 29, 2008 pukul 2:36 am
ah persetan!!
banyakan juga duit gw..
gw sih gak mau nyombong,,,
Mei 29, 2008 pukul 2:43 am
anjing lo bangsat.. kaya aje blagu
kontol lo ngentot!!!
mampus aje lo!!!
Sorry ye, gw ngomong kasar…
jadi sbenernya gw lagi butuh duit.. istri gw ga booleh pulang dr RS. tai !!! anak gw masi di inkubator.
wa’alaikum salam
Mei 29, 2008 pukul 5:30 am
kalo udah ngomong kasar N jorok , jgn pake walaikum salam lagi. munafik tau, rusakin nama islam aja..! mudah mudahan istri lu gak pulang pulang, biar bisa dapat cewek baru lagi……. itu baru kembali ke lap topppppp
Juni 25, 2008 pukul 9:13 am
Ah baru segitu aja …..
Aku aja yang setiap kota punya kekayaan enggak aku
pamerin, elo pada tau gak… itu alun2 disetiap kota emang milik siapa???
itu milik gue yang perusahaan nye namanya PT. Alun-alun Group… he he he
Juni 25, 2008 pukul 10:20 am
wah….. yang menarik buat saya adalah kelihaian group Djarum memecah kekayaannya… jadi kalo hartono & keluarga ? tetep paling kaya sak endonesiah ya ???
semoga kekayaan mereka bentuk asset riil.. biar kita yang kere2 ini ikut kecipratan dari kegiatan usaha nya…
Amien…
Juni 27, 2008 pukul 3:54 am
[...] dalam waktu dua tahun om bakrie melesat jadi urutan pertama, versi majalah forbes lagi [...]
Juli 3, 2008 pukul 6:10 am
18. Chairul Tanjung (450 juta dollar AS)
pengusaha juga?