Bursa kerja dan prediksi penerimaan kerja di 2008
Awal tahun ini, dibulan Januari saja sudah ada tiga bursa kerja yang berlangsung. Mulai dari AISEC Career Days di UI, pameran pekerjaan Jobsdb hingga yang diselenggarakan oleh Depnaker -bursa kerja segala ada yang peminatnya hingga ratusan ribu perharinya. Itu yang sifatnya massal, yang lebih individual seperti Chevron, Conoco, Exxon Malaysia pun mulai memajang penerimaan kerjanya untuk awal tahun 2008 ini.
Terlepas dari krisis tempe dan krisis-krisis ‘gak jelas’ lainnya disegala sektor (finansial, politik, ekonomi) baik di regional ataupun global. Sebenarnya ritme penerimaan kerja di awal tahun 2008 ini cukup menunjukkan tanda-tanda positif. Ya dong, sebagai pencari kerja kita harus selalu berpikiran optimis dengan peluang kerja kedepan. Siapa lagi yang bisa mendorong kita maju kalau bukan kita sendiri.
Dalam hitung-hitungan ekonomi memang banyak teori mengenai hubungan antara pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. Hitungan 1% pertumbuhan untuk 400.000 tenaga kerja memang betul, tapi itu adalah pandangan secara makro. Secara mikro teori ini tidak selamanya berlaku. Saya lebih melihat bahwa dengan adanya teknologi, kita cukup terbantukan dalam mengirim aplikasi pekerjaan, dengan adanya corporate action, reduksi, merger dan sejenisnya maka peluang untuk bekerja akan semakin besar.
Belum lagi dengan networking yang lebih bagus, saya rasa tahun ini setiap orang mengenal orang lain lebih banyak dan lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Kecanggihan sms, milis dan berbagai media alternatif lainnya memungkinkan setiap dari kita untuk mendapatkan eksposure yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Otomatis peluang akan lebih besar.
Kesimpulannya, awal tahun ini sudah menunjukkan tanda-tanda positif, peluang kedepan masih sangat terbuka lebar. Tetap semangat dan teruslah optimis. Selamat berburu pekerjaan.


Mas Anjar kira2 email dari milis tetangga ini ada benarnya nggak yaa…..
kiriman seorang teman….
—– Original Message —–
Ass. wr. wb.
Suatu pembanding tentang Cost Recovery dari QATAR. Semoga bermanfaat.
Wass. wr. wb.
TAM
Boses..
Yang termaktub dalam UU Migas mengenai BPMIGAS memang ideal sekali.
Tetapi tetap saja ketika kata keadilan untuk bangsa sendiri sering kali
menjadi pertanyaan. Betapa tidak.
Disini ditempat kerja kami sekarang juga ada badan regulasi semacam itu
namanya EPSA (Exploration & Production Sharing Agreement). Keadilan dan
menguntungkan untuk negara Qatar adalah ukurannya.
Contoh nyata :
1- Salary Qataris (warga aseli Qatar) yang bekerja baik di QP, Rasgas
atau Qatargas bisa dua – tiga kali lipatdari Gaji Expats nya. Tidak
peduli dia expats dari mana American, Aussie, British atau Eropa
lainnya. Kok bisa ya? Mereka menempatkan warga sendiri sbg prioritas.
Tidak hanya salary, tunjangan sosialnya juga sedemikian tinggi.
2- EPSA nya (BPMIGAS nya mereka) dengan tegas bisa memberi tekanan
kepada para perusahaan2 multinational yg punya sharing agreement dg dia
untuk sepenuhnya membantu negara mengembangkan dan membangun negerinya.
Mau bukti beberapa waktu lalu (2-3 bulan lalu) Conocophillips Doha
memberi sumbangan ke salah satu Universitas disini sebesar 2.5 juta QR
(6,25 Milyar rupiah). Dalam waktu yg tidak lama setelah itu
Conocophillips kembali memberi sumbangan ke salah satu sekolah
international (Primary & Secondary) hampir sebesar 500 ribu QR. Kemarin
Conocophillips Doha memberi sumbangan lagi untuk Sailing Club sebesar
1.7 Juta QR. Ingat hanya untuk mengembangkan OR berlayar!! Yang saya
tahu di Indonesia Conocophillips memang punya departement sendiri COMDEV (community development) tapi tolong diketahui semua proyeknya adalah proyek basa-basi sekitar membangun gedung sekolah yang mau roboh, tempat ibadah atau jalanan kampung yg sudah rusak berat di daerah sekitar operasi. Paling banter nih…..proyek air bersih dan beasiswa untuk SD Inpres!! Kenapa? Apakah COMDEV nggak jalan di KPS-KPS di Indonesia?
Sudah berapa lama Conocophillips beroperasi di Indonesia. Berapa juta
dollar-kah yang telah disumbangkan untuk ITB? ntuk UI? untuk UGM? atau
yang lainnya? Saya suka bertanya dulu ama orang2 COMDEV terhadap
proyek2nya yang sepertinya basa-basi. Mata saya terbuka sekarang bahwa
kita memang masih terlalu menganggap BULE sebagai nomor satu.
3- Tentang posisi-posisi yang terlalu mengada-ada. Mau tahu? Di
Indonesia untuk proyek yang agak besar (diatas 500 juta USD) selalu
ditempatkan dibawah Project Manager ada manager-manager yang sepertinya mengada-ada. Kenapa? Expats mereka supaya bisa bekerja di Indonesia dg nyaman memang harus mempunyai posisi tertentu. Patut dihargai usaha-usaha yang dilakukan BPMIGAS untuk menghambat, tetapi mereka lebih pintar. Ditempatkanlah Structural manager, Facility Manager,
Installation Manager, QA/QC Manager, Contract Manager, Operation/Start- up Manager dll. Mereka ditempatkan pada posisi2 itu. Dg Posisi Manager maka mereka bisa pada posisi itu lebih nyaman, lebih lama, tentunya dg salary yang yahuud. Kita, cukuplah pada level engineer, sr engineer. Dan level-level manajer-manajer kecil itu sudah seharusnya di isi oleh bangs sendiri !!!
4- Transfer Knowledge tidak sepenuhnya jalan di Indonesia!! di Qatar,
setiap expats harus benar-benar mentraining Qatari junior samapi mereka
benar2 bisa apa yg harus dia bisa sebagaimana expatsnya. Sayangnya,
Qatari sedikit malas sehingga proses ini tidak sepenuhnya jalan. Tetapi
setidaknya mereka punya program Qatarisasi yang benar2 terencana. Klo
memang Qatari hrs sudah waktunya naik pangkat, tidak peduli expats
darimana dia harus geser untuk diberikan ke Qatari!! di Indonesia?
engineer2 kita pintar dan tahu kerja bukan karena transfer knowleddge
dari para bule, tetapi memang kita benar2 rajin belajar, bekerja yang
kadang2 tidak seimbang antar gaji dg kerjaan. Lihat gaji expats di KPS
indonesia? Coba buka budgetnya setiap bulan setidaknya 35,000 – 50,000
USD untuk setiap expats kita keluarkan dengan posisi dan pekerjaan yang
kira-kira sama dengan engineer kita. Sementara gaji engineer kita di
budget average 2,500 – 3,000 USD.
5- Model KPS seperti di Indonesia tidak mengajarkan perusahaan-perusaha an KPS Asing itu berhemat. Bagaimana tidak?! Semua biaya yang dikeluarkan bisa menjadi ongkos yang diganti (cost recovery). Dalam hemat mereka, kenapa harus irit? toh nanti akan diganti semua ama Negara RI!! kasarnya begitu. Baru setelah lunas bagi hasil 18-15 jalan.
6- Dalam negosiasi dg BPMIGAS pada awal-awalnya selalu kelihatan BPMIGAS tangguh sekali (Level-level sr engineer sesamanya). Tetapi setelah
memasuki tahap-tahap akhir, apalagi kalau yang hadir dari KPS sudah
setingkat VP atau President atau GM nya kenapa BPMIGAS selalu akhirnya
setuju ya? Wah saya ndak tahu ini….sepertinya kita ini selalu ngikut
aja.
7- etc
8- etc
Menyadari memang gak enak menjadi bangsa pengemis! Jadi gak punya harga diri, selalu nunduk-nunduk aja ama bangsa lain. Padahal menurut hemat saya dalam negosiasi untuk sumber daya alam, SEHARUSNYA yang punya negara yang paling kuat bargainnya!!
Salam..
Susilo
Doha
sutomo_asngadi
Januari 25, 2008 at 2:27 am
gw ngerasa dah ancur bgt nih, gw kuliah komputer tapi gw gaptek gt.gw nyesel bgt nih.gw jadi putus asa pingin mati ajah.gw dah 24 skrg.gak ada kerjaan.adakah yang bisa memberi pencerahan. tolong ya.please…
ryan
Januari 25, 2008 at 1:36 pm
Mas Ryan
Smgat ya, jangan menyerah,
selalu ikhtiar di iringin dengan doa
yakin bisa, hmm dunia IT luas kog,
dan job availability nya tinggi,
smga dapet yang terbaik aja, lebih baik berusaha
dari pada mengerutu, dan menyesali diri,
salam
bambang
Januari 25, 2008 at 1:59 pm
ehmm , kalo lowongan yang lain punya informasinya ngga mas
silahkan bersilaturahmi di blog saya
makasih
http://realylife.wordpress.com/2008/01/25/inner-handsome/
realylife
Januari 26, 2008 at 7:46 am
Ryan dont give up! gw lulusan D3 IT thn 95 high expect apply ke Oil Company tapi di-reject muluw :( dgn skill bhs Inggris gw yg mayan (mayan ancur maksutnyah kekekeke) gw ngajar private Bahasa Inggris, sambil apply ke bbrp perusahaan. Nyasar di Air/Sea Freight Company ampe sekarang kebetulan perusahaan gw PMA which is salarynya as per my expectation. Even kaga ngurusin IT but I do love enjoy my career :)
Ella
Januari 30, 2008 at 10:48 am
makanya jangan suka “MBABU” ama bule-bule licik !!
bangun sendiri dong BUMN kita biar mampu bicara di forum internasional..
kemana lulusan ITB, UI, UGM???? sebagai “otak” bangsa ini?
kalo terus menerus mencari kesenangan sesaat MBABU ke perusahaan asing, selamanya kita akan jadi BANGSA KULI !!!
hah!
engineer elektro
Januari 31, 2008 at 11:03 am
to mas sutomo,
itu memang mau ga mau mas. karna Indonesia udah teken kontrak waktu jaman dulu, kalo proyek SDA harus begitu prosedurnya, pake expart, asing yg ngebor dll… kenapa ? karna Utang. kita banyak utang dan ga bisa bayar jadi bayarnya pake itu (jaminannya)….trus memang kita mau (ga mau) dibayar murah. karna susah cari kerja, trus kita dikirim ke qatar juga karna lebih murah dari qataris kan ? andalan kita satu satunya adalh sdm murah meriah. perusahaan nasional banyakan jadi broker. outsourching merajalela malakin pekerja. yg nyiksa kita yg kita sendiri, bukan bangsa lain…yg prenah kerja sama expart mesti ngakuin siapa yg lebih licik asing atau lokal..??
Andi
Februari 5, 2008 at 10:32 am
VACANCY
Need shortly 10 candidates for position as Engineer BTS / CBSC.
http://id.jobsdb.com/ID/EN/Job.asp?R=JDBID020894282&36838
rudi
Februari 11, 2008 at 4:41 am
mas anjar…mohon bantuannya..
saya seorang mahasiswa di salah satu universitas swaata di jakarta jurusan teknik industri,saya pesimis dapat pekerjaan yang bagus denagan gaji baik juga karena latar belakan pendidikan saya dari unversitas swasta karena selama ini yang saya dengar perusahan ngeliat orang dari perguruan tinggi negeri!!padal saya yakin saya punya kemampuan……..mohon tanggapannya..
sakur
Februari 11, 2008 at 5:20 am
saya lulusan manajemen infomatika th 2007, susah bangget ya cari pekerjaan yang sesuai dengan background pendidikan saya, tolong dunx mas anjar yang baek hati kasih pencerahan atau ga info – info loker yang sesuai. bingung bangget neeh…
d2nk
Februari 20, 2008 at 5:20 am
halo mas prie, aq mo tanya nih, kerja di haldin-natural rasanya gimana yah? mungkin buat fren yang lain bisa sharing nih…
tks
mbah google
Februari 24, 2008 at 9:19 am
pak , saya lulusan SMA IPS, saya kesusahan dalam mencari lowongan pekerjaan , mohon bantuannya jika ada lowongan pekerjaan.
DIDI. W
Maret 31, 2008 at 6:17 am
pak saya lulusan STM jurusan permesinan, tolong informasinya , jika ada lowongan pekerjaan. di tunggu loh inforamasinnya
usep trisitiyan
Maret 31, 2008 at 6:22 am
saya lulusan instrumentasi elektronika 2007 UI.
sewaktu FDT 2007 agustus kemarin saya di terima tetapi saya cancel dikarenakan sulit resign dari pekerjaan saya waktu itu.
mohon petunjuk kembali ( lowongan baru ), di tunggu informasinya pak.Email saya saja langsung.
Ronald Mario
April 6, 2008 at 1:42 am
saya lulusan Teknik Informatika thn 2007. skrg saya udh kerja sih, tp ga berhubungan sm background saya sih. skrg lg nyari2 kerjaan jg. saya mau kerja jd programmer, tp pengennya sebelumnya ditraining sm perusahaan dulu. mohon bantuannya, perusahaan IT apa aj yg ksh training dulu sebelum jd programmer? soalnya kemampuan saya terbatas ni. skrg msh terus mengasah kemampuan dengan baca2 buku. tolong y, mas inform ke saya perusahaan apa aj yg ksh training. terima kasih sebelumnya.
seli
April 11, 2008 at 6:26 am
Nice and usefull post, thanks, this is one for my bookmarks!
Captain Clean Boat
Desember 6, 2008 at 9:13 pm