Tips #4 suami siaga: Bila istri harus jatuh sakit
April 4, 2008 — priandoyoSebenarnya dan secara statistik, daya tahan Dinda jauh lebih baik dari pada saya. Saya hampir rutin 3-4 bulan sekali harus izin ’sakit’, atau harus menelan obat antibiotik. Tapi, semasa kehamilan kemarin kondisi tubuh Dinda seringkali tidak sebaik biasanya. Beberapa kali demam tinggi ataupun batuk cukup membuat kami kelabakan mengatasinya.
Sedikit tips, bila istri hamil tiba-tiba sakit agak berat
1. Cari obat untuk anak-anak
Obat untuk anak-anak atau generik, merupakan referensi utama kami saat si ibu hamil sakit. Waktu Dinda batuk dan tidak kunjung sembuh, ditambah lagi waktu itu tidak memungkinkan untuk ke dokter, maka alternatif obat generik bebas alkohol di apotik terdekat merupakan salah satu yang terbaik. Atau bisa juga menggunakan obat batuk untuk anak-anak yang kadarnya lebih rendah.
2. Cari informasi terbaik.
Seringkali, bila kasusnya seperti Dinda, sebelum hamil sehat-sehat saja, tapi kemudian setelah hamil sering sakit. Gejala yang muncul seperti demam tinggi ataupun batuk berkepanjangan adalah mekanisme tubuh biasa.
Contoh, hingga hari ini Dinda masih demam, sudah hampir 3-4 hari ini bila di total. Tadi malam bahkan hingga 40.13′C. Panik, telepon sana-sini. Dan rekomendasi obat-obatan pun segera turun. Tapi setelah orang kesekian yang ditanya, jawabannya adalah wajar, karena saat-saat awal menyusui kemungkinan besar si ibu demam.
3. Yakinlah bahwa sakit itu salah satu metode untuk lebih mendekatkan satu sama lain.
Proses kehamilan selama 9 bulan bukanlah proses yang singkat. Pengalaman dari teman-teman, hampir dipastikan ada saja kejadian atau penyakit yang mendera si pasangan. Dalam banyak cerita, pengalaman tentang mengobati penyakit ini bisa jadi tidak sekedar bagaimana obat dan rumah sakit. Tapi lebih kepada cerita antara dua orang yang ingin menunjukkan cintanya masing-masing dengan perhatian.
Mungkin ada cerita lain?













April 4, 2008 pukul 8:12 am
Huah, saya belajar neh dari sini…
belum punya istri seh Mas, tapi pengen secepatnya punya.
April 5, 2008 pukul 1:37 am
mas anjar memang suami SIAGA (siap antar jaga) :D
April 12, 2008 pukul 2:27 am
Mas ANjar Memang Suami yang baik heheheh
Setia dan perhatian kepada ,
Istrinya , heheheh
April 12, 2008 pukul 2:30 am
Mas Anjar Memang Pria yang baik hati , hehehhe
Stia dan perhatian ma istri , ehheheh