Karet
April 21, 2008 — priandoyo“Karet (juga sawit) itu gak ada quotanya Jar,
beda sama Kopi. Kopi itu kalau sudah sampai quota tertentu harganya akan turun”
“Iya Jar, mulai mbangun nih di Prabumulih dan Baturaja.
Disini tanah masih murah. 1 hektar bisa 2-3 juta”
“Nanti ngelolanya gimana?”
“Tiap 3 hektar itu dikelola 1 keluarga. Om-ku punya 30 hektar
dirintis sejak 20 tahun lalu bekerja sebagai PNS”
“Omku sekarang secara finansial jauh lebih baik dibandingkan keluarga lain yang dokter dan insinyur”
Cerita seorang teman yang kemarin mampir kerumah. Sudah S2, bekerja di perusahaan mentereng diluar negeri, tapi ingin pulang jadi petani.
“Wah enak dong, modal kecil untung gede?”
“Ya kira-kira kalau naik motor Trail 5 jam PP lewat lumpur-lumpur itu enak”
“Dari situ aku juga belajar, bahwa membangun mental wirausaha itu tidak mudah.
dari situ juga aku tahu, yang pengen duit tuh bukan polisi atau tentara aja, tapi lurah sampai aparat desanya juga pingin”













April 21, 2008 at 5:36 am
assalamuallaikum
pertamaxxx
April 21, 2008 at 6:06 am
wassalamu’alaikum
kedua…
April 21, 2008 at 7:13 am
Belajar (learn) adalah aktifitas untuk mengisi otak kita dengan informasi-informasi baru atau menyegarkan kembali informasi yang sebelumnya pernah masuk kedalamnya.
Melakukan (do) merupakan sebuah aktifitas untuk membuat, menerapkan atau mengerjakan sesuatu. Kalo dalam konteks belajar, melakukan berarti menerapkan apa yang telah kita pelajari.
Dalam banyak kasus, ternyata belajar dan melakukan merupakan dua hal yang sangat berbeda kalo ga boleh disebut bertentangan. Sederhananya begini, ketika sebuah buku yang kita baca mengajarkan sebuah cara yang kita juga setuju dengan cara itu, yang kita lakukan hanyalah mengangguk-angguk (orang bilang tanda setuju) saja. “Never do what should we do!” Jadi proses belajar kita hanya berhenti pada aktifitas “manthuk-manthuk” saja. Padahal seharusnya ketika ide/cara itu kita lakukan, hasilnya tentu berbeda daripada sekedar setuju saja. Jadi disini yang diperlukan sebenarnya nggak cuman ilmu untuk tahu melakukan sesuatu, tetapi juga motivasi yang kuat dan nyali untuk mengeksekusinya.
April 21, 2008 at 7:14 am
wahh..alternatif investasi yg menarik kayaknya!!
cm gmn prospek 10-15 thn kedepan?kira2 brp thn BEPnya?
tmn saya baru aja invest kecil-kecilan di bengkulu, dia beli kebun dgn harga Rp 10jt/ha.kok selisih harga nya beda jauh dng cerita nya mas anjar??
ada additional info lg ga mas??
salam kenal…
anjar: harganya segitu mas, mungkin di bengkulu lokasinya lebih bagus :) salam kenal juga ya terimakasih sudah mampir
April 21, 2008 at 7:50 am
kalau sampai lurah sampai aparat desanya juga pingin”
mungkin birokrasi di indonesia saya nilai tidak memiliki mental wirausaha tapi lebih memiliki mental preman,kalau saja birokrasi indonesia yang mendominasi mental berwirausaha maka akan mendukung kemajuan ekonomi,
and langkah profesional terjun ke dunia bisnis akan membawa angin segar bagi perekonomian.karena di indonesia masih kekurangan jumlah wira usaha, kususnya wirausaha muda padahal untuk menjadi negara maju, indonesia harus lebih banyak menghasilkan wirausahawan,karena menurut survei jumlah wirausahawan di indonesia berjumlah 0.18% dari jumlah penduduk, padahal untuk menjadi negara makmur, suatu negara harus memiliki 2% wirausahawan dari jumlah penduduk, singapura saja memilik 7.2% wirausahawan dan amerika memiliki 11.5% wirausahawan pada tahun 2007
April 21, 2008 at 10:17 am
pengen seh wirausaha?? tapi modalnya bo !!!!
ada yang mau kasih gak…???
lanjut brother…
April 21, 2008 at 1:15 pm
Pengen juga wirausaha tapi premanisme emang masih menghantui yach
Mungkin merintis kecil2an aja tahun depan hehe
Emang menggiurkan koq kalo maen sawit n karet haha
Salam,
April 21, 2008 at 2:50 pm
definisi entrepreneur?
Seorang yang mengubah kotoran dan rongsokan menjadi emas. Dia memiliki daya kreasi dan inovasi. Punya pola pikir, kebiasaan, karakter, dan kecakapan dalam pencari peluang, dan berani mengambil risiko.
Ciri terakhir ini kerap sebagai penentu seseorang jadi entrepreneur atau tidak. Banyak yang takut rugi, gagal, atau kehilangan jabatan sehingga tak pernah memulai. Kecakapan atau pengetahuan lain hanya pelengkap.
Ingin Jadi Entrepreneur? Jawab Dulu 7 Pertanyaan Ini
1. pertamaxxx
Apakah Anda sangat passionate untuk jadi seorang entrepreneur?
Kalau Anda ingin berhasil dalam entrepreneurship Anda harus memiliki keinginan yang sangat besar, semangat baja dan percaya diri untuk jadi entrepreneur. Tidak bisa iseng-iseng untuk jadi entrepreneur, motivasi iseng-iseng tidak cukup kuat untuk menghadapi tantangannya. Anda harus rela dan berani bekerja dengan jam yang panjang, mencoba hal yang baru, tetap berusaha walau ditolak dan diabaikan, mau belajar dari kegagalan dan sebagainya.
Oleh Dr. HC Ir. Ciputra
Pendiri Yayasan Ciputra Entrepreneur
2-7 menyusul….
April 21, 2008 at 2:56 pm
pertanyaan
2 sampai 7 kunjungi http://www.ciputra.org
April 21, 2008 at 11:54 pm
Cerita sebenarnya tak semudah yang dikatakan temanmu…ada masa jatuh bangun juga. Dan walau sama-sama perkebunan, lokasi juga menentukan…kebun sawit didaerah Sumut kualitas lebih baik, karena hujan turun lebih merata dibanding di daerah Sumatra Selatan (hasil kunjunganku ke beberapa perkebunan sawit dan diskusi dengan CEO nya yang orang Malaysia, kebetulan lokasi yang dipimpin dia di daerah Sumsel).
Pelajarannya, jika ingin berusaha dibidang pertanian, benar-benar ada waktu untuk mengelolanya, memahami jalur distribusi, penyakit tanaman dsb nya…..memang dari berbagai jenis tanaman keras, sawit dan karet termasuk yang penyakitnya sedikit dan relatif mudah di rawat.
(Kapan-kapan ngobrol deh )
April 22, 2008 at 3:11 am
Membangun perkebunan sawit/karet butuh tahunan dari awal Membabat/membakar hutan sampai akhirnya bisa dipanen.
Jadi ya harus sabar dan siap menanggung dosa di akherat karena merusak bumi. Mana ada tanah 1 hektar 2-3 juta kalau bukan hutan.
Makanya sekarang banyak bencana alam dan kelaparan karena hutan sudah dirusak oleh manusia untuk membangun kebun karet/sawit. Petani malas tanam padi/kedelai karena lebih untung menanam karet/sawit
Just my 2 cent
April 22, 2008 at 5:12 am
Whaaaa….ka….ka…. :lol: :lol: :lol:
(ngakak guling-guling….)
April 25, 2008 at 8:25 am
Emang berkebun gak gampang juga…harus turun tangan langsung buat ngontrolnya…pengalaman bos sy dulu punya kebun sawit 200 ha…kadang2 kalo yg ngelola org lain & kurang diawasi bisa bibitnya palsu, pemupukannya gak disiplin & belum lagi banyak malingnya kalo udah panen.
Tapi tetep aja prospek bikin kebun masi OK jg …walaupun bukan di daerah kelas 1 kayak SUMUT, yg kelas 3 or 4 kyk bengkulu & SUmsel masih sangat menguntungkan.
Temen sy di Bengkulu cerita bisa dpt 1 - 1,5 juta per ha bersih dr kebun2 sawitnya.
Masi bermimpi neh…pengin punya kebun sawit jg…
April 25, 2008 at 11:04 am
Masa seh lurah sama aparat desa pingin duit lewat ‘jalur gitu’?
April 29, 2008 at 8:34 am
Setuju dengan Bu Edratna..
ada risiko khas dari masalah pertanian..
dan itu bila kita gak ngerti bisa kewalahan menanganinya..
April 29, 2008 at 8:36 am
Setuju dengan Bu Edratna..
ada risiko khas dari masalah pertanian..
dan itu bila kita gak ngerti bisa kewalahan menanganinya..
April 30, 2008 at 3:25 am
Tetap berlaku, jangan taruh semua telur di satu keranjang…
kalau 30 hektar mending di pecah jadi sawit dan karet…
kalau misal kena penyakit khan gak semua kena….
atau kalau bibit nya palsu, kahn masih ada karet nya, atau masiha da sawit nya….
April 30, 2008 at 1:59 pm
ada yang sudah sukseesss….
prakteknya ga semudah yang di bayangkan kali….
Mei 7, 2008 at 11:27 am
wirausaha itu modalnya latihan dan cari info, bisa lewat internet dll, dan bisa diasah juga.. walaupun gak booming minimal exist di jalurnya…
Mei 12, 2008 at 1:25 am
Asslmkm..lam kenal ..Kl tanam karet yg bagus program 4-2. 4ha u karet. 1ha u karet u karyawan yg kelola. 1 ha u tanaman palawija panen musiman u biaya perawatan karet 5 ha smp panen sekitar 5-8 thn. Mdl usaha= lahan=6jt, land clearing clearing=6jt. Bibit krt super (500pk/ha@Rp 6r) 5ha =15jt. By tnm @ Rp 1rb / pk= 2,5jt. By tnm palawija ( cabe,terong,dll) 5jt. Stlh itu tdk ada by tambahan smp panen krn sdh dibiayai dr hsl palawija. Slmt berusaha. Sampit-kalteng
Mei 12, 2008 at 5:01 am
Mantaf…
Sekalian aja buka topik baru cara memulai usaha perkebunan sawit n karet Mas Anjar..
Kayaknya ada beberapa yang mau berbagi dan sharing :D
Regards,
Mei 12, 2008 at 9:39 am
Bro.. U yg gak pengalaman di kebun tp mau pengen coba punya kebun..bs aja ikutan program plasma..ex: per kapling 2ha 15 jt kondisi sawit udh mulai panen. Udh ada yg kelola yaitu koperasi. Hsl dikirim via transfer..kl ada keinginan pasti ada jalan..