Cuti
Mei 1, 2008 — priandoyoHari ini saya mengambil cuti, maka terhitung kamis hingga minggu ini saya dirumah. Cukup panjang, karena kebetulan Bu Dhe yang biasa membantu kami merawat Azkia harus pulang ke Malang karena ada keperluan penting. Jadinya, hanya saya dan dinda serta Mba Jum yang ada dirumah. Dan praktis ini adalah pengalaman pertama saya mengawasi Azkia dari jam ke jam secara terus menerus.
Pengalaman mengawasi terus menerus ini ternyata sangat berbeda dibandingkan hanya mendengarkan ‘laporan’ dari Dinda atau dari Bu Dhe. Mulanya karena seharian dikantor, pulang ke rumah saya hanya menanyakan permasalahan tentang Azkia dan jawabannya “oh ga rewel kok, atau oh agak rewel tapi gpp”. Tapi ternyata setelah menjalaninya sendiri, rasa-rasanya badan capek betul.
Menjadi orang tua mungkin berat, tapi menjadi ibu pastinya jauh lebih berat lagi. Love you nda.













Mei 2, 2008 at 3:47 am
assalamuallaikum pertamax….
ibu memang kasih sayangnya sepanjang masa mas…
Mei 2, 2008 at 10:22 am
Wah
Enak ya dah punya istri dan momongan
kapan aku nyusul ya
hehe
salam
bambang
Mei 2, 2008 at 10:20 pm
Hai kawan …
Selamat yah sudah punya momongan …
Smoga menjadi anak yang sukses lebih dari Bapake ..
salam dari Holland,
Mei 3, 2008 at 4:26 am
Anak sukses dan solehlah satu-satunya hiburan atas semua lelah latihnya mama. Salam
Mei 3, 2008 at 7:52 am
wah libuiran ya mas…
Mei 3, 2008 at 10:32 am
katanya nih…keluarga dalah tempat yang paling nyaman di dunia ini.
selamat ya mas…
Mei 3, 2008 at 11:16 pm
Menjadi Bapak juga berat, Njar. Apalagi bapak rumah tangga…. :)
Mei 7, 2008 at 11:18 am
kalo diliat dari tulisannya, kayaknya kapok nech cuti.. hehehe..
Salam kenal bro..