Anjar Priandoyo

Sufiah Yusof dan Rudi Santoso Sindrom

with 22 comments

Baru-baru ini Papabonbon menulis artikel mengenai Sufiah Yusof, Si Anak Jenius yang dibiayai pemerintah Malaysia bersekolah di Oxford pada usia 13 tahun, dan sekarang 10 tahun kemudian beralih profesi menjadi pelacur, selengkapnya. Suatu perubahan karir yang luar biasa. Jadi inget kejadian yang hampir mirip pernah ditulis disini -Rudi Santoso Sindrom.

Written by priandoyo

Mei 15, 2008 pada 7:28 am

Ditulis dalam My Life

22 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. wew.. talenta dari Tuhan yang sangat disia-siakan.. hidup hanya sekali kok dibuang-buang >..<
    Kisah ini kok agak mengingatkan ama buku “God’s Callgirl”. Itu buku tentang mantan biarawati yang beralih jadi pelacur.. Hum.. hidup ini memang susah ditebak.. Seseorang bisa berubah 180 derajat dalam sekejab..

    Vi

    Mei 15, 2008 at 3:28 pm

  2. Mungkin ada yang nggak seimbang dalam gaya hidupnya dia. Imbas dari kejeniusannya?

    Andra

    Mei 16, 2008 at 1:28 am

  3. Hidup adalah pilihan…sayang pilihannya yang negatif.
    Pilihan untuk mendengar bisikan setan dibandingkan dengan bisikan nurani….moga-moga di cepat sadar sebelum disadarkan dengan menyaksikan rekaman kejadian di alam kubur……

    Caca

    Mei 16, 2008 at 5:19 am

  4. mengapa kite yang ngributin,
    wong orang-nye aje suka & menikmati,

    kata-nye zaman kebebasan,
    biarlah dia bebas menentukan pilihannya.

    jangan hanya meneriakan&meng-agung-agungkan kebebasan, tetapi masih mengganggu kebebasan orang lain.

    mestinya harus adil bro…

    Spesial belut sidoarjo

    Mei 16, 2008 at 7:21 am

  5. bisa jadi pelacurnya pejabat english tuh?

    ato dibooking ma pemaen2 liga inglish

    dobelden

    Mei 16, 2008 at 10:41 am

  6. emmm rosulullah pernah bersabda yang intinya, jika lihat seseorang adalah lihatlah sahabatnya, di ibaratkan seorang sahabat adalah penjual minyak wangi dan pandai besi, kalau kita bersahabat dengan penjual minyak wangi pasti kita akan dapat wanginya, tapi jika bersahabat dengan pandai besi suatu saat kita akan terkena api atau kalau ga pasti kita akan kotor, emmm menurut aku selama 10 tahun ini siapa sih sahabat Sufiah Yusof.. mungkin itu yang bisa merubah dari sufiah si jenius menjadi sufiah yang saat ini……, Nyambung ga ya he he he

    krida

    Mei 16, 2008 at 12:14 pm

  7. kayaknya yg masalah si bokapnya … lha bapaknya dipenjara 3 tahun karena akan memperkosa muridnya sendiri

    ibunya sufiah malah pengen setting homeschollingnya sufiah dgn cara yg menyenangkan, tapi bapaknya kayaknya lebih tertarik pendidikan keras ala john stuart mill yg legendaris itu, atau kalau yg pernah baca buku trilogy bartimaeus, dia pengen ngajar ala masa kecilnya nathanael itu …

    papabonbon

    Mei 16, 2008 at 2:01 pm

  8. Yah….namanya manusia…
    Tapi kasihan juga ya….

    Very faster traffic blog :
    http://www.tiphit.co.cc

    sahrudin

    Mei 17, 2008 at 5:40 am

  9. diambil aja hikmahnya…
    salam kenal

    syahrizal pulungan

    Mei 17, 2008 at 8:07 am

  10. KAPAN yA ada generasi Indonesia yang bisa seperti itu ?

    realylife

    Mei 17, 2008 at 9:07 am

  11. hmm… sebagai jenius math..
    kira2 apa ya yg dipikir saat ml…

    alt. 1 :
    1 jam 130 pounds
    sehari 10 jam = 1300 pounds
    sebulan kerja 20 hari = 26.000 pounds
    setahun kerja 10 bulan = 260.000 pounds
    th ke 2 naikin tarif 2 kali lipat krn sdh makin pengalaman..

    alt. 2 :
    jika panjang senjata x cm,
    kecepatan goyang y kali per detik,
    maka kecepatan tembak akan z km/jam,
    dg amunisi yg dihasilkan sejumlah a mililiter,
    sehingga dibutuhkan tembok pengaman setebal b milimeter

    hehe…
    sori ya commentnya…
    lagi males mikir yg berat

    math

    Mei 17, 2008 at 4:21 pm

  12. Dikasih berkah kok malah disia-siakan… ;)

    Didik Wicaksono

    Mei 19, 2008 at 2:58 am

  13. Hehehehe…. kalau saya lihat dr sisi yang lain. Kisah ini malah mirip dgn novelnya Dee : Supernova edisi pertama (Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh). Ketika kamu sangat

    pintar, berjiwa merdeka, bebas, dan tidak mau terikat dengan apapun juga, maka kamu tidak akan “melacurkan” otakmu buat orang lain. Maka pilihan yang dilematis adalah memilih untuk melacurkan tubuh. :)

    …ironis… :|

    @ papabonbon :

    saya malah pengen nerapin model John Stuart Mill itu. Btw, H. Agus Salim juga mendidik putra-putrinya sendiri, dan nggak disekolahkan ke sekolah umum. :)

    goldfriend

    Mei 19, 2008 at 4:42 am

  14. tapi ini yg komentar dah pada lihat foto-nya si Sufiah belum? Wau… cakep banget, badannya bagus lagi, dah kayak model..:-D

    acooljerk

    Mei 22, 2008 at 9:58 am

  15. Sindrom : Jason H, siswa paling cerdas di SMU Coral Springs Florida yang bercita-cita masuk kedokteran, tega menusuk guru fisikanya, Pologruto, dengan pisau dalam perkelahian di ruang praktik fisika? Peristiwa itu terjadi karena Pologruto memberi Jason nilai 80 pada sebuah tes, dianggap menghalang-halangi Jason meraih cita-citanya.

    Cerita tragis seperti dipaparkan Daniel Goleman dalam Kecerdasan Emosional, (Gramedia, 1999, cet ke-9, h 43-4)
    menyiratkan pesan ambigu: bagaimana
    mungkin seorang siswa yang cerdas dan terpandai di kelasnya justru berbuat sesuatu yang tak rasional?

    Jawabannya, jika kita lacak ke akar pendidikannya, mereka adalah produk pendidikan yang hanya menekankan segi kepintaran dan kecerdasan secara IQ, dengan mengabaikan segi-segi kecerdasan emosi (EQ), apalagi spiritual (SQ).

    Maka, sekolah (formal) boleh selesai. Tetapi, belajar tak pernah berhenti. Belajar adalah “proses menjadi” dan petualangan hidup. Belajar sejati adalah belajar dalam kehidupan. Memaknai kehidupan secara lebih bermakna, berarti, dan religius-spiritual.

    Aa Culun

    Mei 25, 2008 at 5:44 pm

  16. mantap aa culun analisanya. kudu belajar banyak nih … :D

    papabonbon

    September 12, 2008 at 1:59 pm

  17. Ketik di google statmathcom ada Rudi Santoso disitu, sekarang lagi cari ketenangan jadi tukang sapu sambil kuliah jaringan, dia dapat biasiswa dari pemerintah hehehe.., dulu sebelum nyapu tuh Rudi jadi agen BIN di Aceh Utara waktu darurat militer .Dia udah dapat permata hatinya and tujuan hidup walau ga penuh harta melim[ah tapi is Oke…

    Itonk

    Desember 24, 2008 at 4:18 am

  18. Rudi lagi nyapu apaan sieh??? Nyapu Sampah Republik ya!

    Wajib

    Januari 6, 2009 at 4:34 am

  19. Hidup tidak menghadiahkan sesuatupun tanpa kerja keras, Oi!
    AKU BUKAN KAPITALIZEM…

    Oi

    Januari 8, 2009 at 1:20 am

  20. Gema suara petir menyabar hamparan tanah lapang yang gersang, teringat kembali akan semua cerita dimasa itu” Bayang’mu menghantui, untuk’mu yang terlupa” Inginku terus berlari campakkan tentang semua cerita yang menghantui ungkapan isi hatiku tak menepi, terasa getir kuterima semua ini” Pujaanku tetap satu terukir dalam didadaku’ Senyummu, tentangmu… lalu cerita bagai tak pernah ada, angan terhenti dalam lamunan ini tinggallah anganku menjadi beku’ Dirimu hadir sekejap dan kau lari hingga tercipta tiada pernah menyapa’ Mana dimana ceria yang kau punya mungkinkah kaupun luka. Dari Lian cewek Misterius

    Guntur

    Januari 8, 2009 at 1:30 am

  21. Hancurrrr mina!!1

    xxx

    Januari 20, 2009 at 6:37 am

  22. Merdeka…!

    ogah

    April 7, 2009 at 7:01 am


Tinggalkan Balasan