Anjar Priandoyo

Harapan

with 21 comments

Minggu kemarin saya pergi ke Cilacap, kebetulan ada paman yang menikah dan saya berkesempatan menjadi saksinya. Cilacap ditempuh sekitar 9 jam perjalanan dengan mobil dari Jakarta. Waktu itu rutenya estafet, 5 jam ke Cirebon, disambung 4 jam ke Cilacap. Cirebon tempat orang tua saya, saya meninggalkan Dinda dan Azkia disini, kemudian bersama Bapak dan Budhe saya berangkat menuju Cilacap.

Dilihat dari sisi pertumbuhan bisnis dan letak strategis sebenarnya Cilacap bukanlah kota yang berkembang dengan pesat, paling tidak dibandingkan tetangganya Purwokerto atau Purbalingga. Satu-satunya yang menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi adalah adanya Unit Pengolah IV Pertamina Cilacap. Banyak anak muda Cilacap yang bercita-cita bekerja di Pertamina, sampai-sampai rekrutmen untuk calon pegawai Pertamina pun ikut disaring oleh Pemda setempat, terutama untuk posisi staf operasional yang bukan rekrutan dari pusat.

Selain Pertamina, keberadaan Lanal (Pangkalan TNI AL) Cilacap juga memberikan banyak harapan bagi anak muda Cilacap untuk bergabung sebagai prajurit TNI. Lanal Cilacap dipimpin oleh seorang Letnan Kolonel yang secara struktural pengaruhnya lebih besar dibandingkan Komandan Kodim ataupun Kapolres setempat.

Teringat Cilacap saya selalu teringat Cirebon, mimpi-mimpi anak muda setempat yang mungkin belum beruntung memperoleh pekerjaan di kota besar. Mimpi mimpi untuk masa depan yang lebih baik dengan bekerja dikampung halaman. Mimpi tentang bekerja sebagai karyawan Pertamina, mimpi menjadi Bintara TNI AL.

“Wah, udah kelas 3 SMA ya, badan kamu tinggi tegap, bagus. Nanti daftar TNI AL ya”
Tutur seorang kakek disebelah saya, kepada seorang anak muda yang hadir di acara pernikahan kemarin. Rasa-rasanya baru kemarin saya KKN di Sukoharjo, Solo. Anak muda yang paling dipercaya dikampung, paling kuat, pasti bercita-cita menjadi anggota TNI. Nun jauh dikampung sana, banyak suara harapan yang mungkin belum pernah terdengar.

PS: Tahukah anda kalau Cilacap merupakan peringkat kedua Korupsi terbesar di Jawatengah. Nomor satu Demak, Cilacap kemudian Kendal dan Semarang?

Written by priandoyo

Juli 2, 2008 pada 1:39 am

Ditulis dalam My Life

21 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Pertamax :-)
    Wah, Mas… saya jadi tertarik dan curious dengan penambahan ‘PS’-nya…apakah maksudnya ada korelasi antara menjadi karyawan Pertamina atau prajurit TNI dengan level korupsi di Cilacap ?
    Mohon maaf kalau saya salah menangkap…

    Erwin Baja

    Juli 2, 2008 at 2:31 am

  2. Holcim juga di Cilacap lho njar..

    arip

    Juli 2, 2008 at 10:48 am

  3. oh aslinya cirebon tho?

    wadiyo

    Juli 3, 2008 at 10:03 am

  4. cilacap.. cilacap..
    Menyesal aku 3 tahun di sana..
    Setelah 3 tahun ku tinggalkan cilacap ternyata tetap sama saja, gak ada perkembangan yang pesat, gak ada pembangunan yang berati.

    ian

    Juli 3, 2008 at 11:22 am

  5. ayo bikin blog dengan nama domain sendiri, ada yg murah di idbloghosting.com

    idbloghosting

    Juli 3, 2008 at 6:29 pm

  6. cilacap kota yang mahal. harga harga pada mahal :p hehehee

    btw, iya nih, holchim kok nggak disebut sih, hehehehe :))

    papabonbon

    Juli 5, 2008 at 6:53 am

  7. Cilacap, he he saya belum pernah ke sana. Mudahan harga minyaj di sono nggak semahal di daerah lain ya.

    hakim

    Juli 7, 2008 at 4:46 am

  8. salam kenal,bagus isinya.trims

    M. Al' Amin

    Juli 7, 2008 at 6:43 am

  9. Njar ,… kok esensinya jadi kesana ,… dilurusken deh njar,………….thx

    ikow

    Juli 7, 2008 at 10:19 am

  10. kyanya impian putra daerah beda banget ya sama cita2 kaum muda kota,… coba deh ditanya tanyaken,. … kaum muda daerah masih patriotik or what ever laah,.. sedangkan orang muda kota byasanya maunya yang instan , glamour,.. gampang dlsb laah,… dan profesi2 yang mereka pilih biasanya terkesan modern,… kosmo ,… ngota,…. aah gak taulah apa yg menyebabkan,….. sbg contoh,….. jadi paskibra udah gak ngetren deh kayanya kalo diomongin di jkt,… tapi didaerah2 masih banyak peminatnya,…. sebagai contoh,…. di jogja masih ada lomba peleton inti (tonti) utk anak sma,…. kalo di jkt , bdg dlsb yg ada juga lomba cheerleaders,… dance etc laah,…. tapi itu sekitar tahun 90 an ,… kalo sekarang apa masih seperti itu,.. atau sudah beda ?????

    ikow

    Juli 7, 2008 at 10:25 am

  11. orang cilacap juga boleh bikin blog pake nama domain sendiri. dateng aja ke idbloghosting.com untuk info lebih jelas. gak nyesel deh :D

    idbloghosting

    Juli 7, 2008 at 11:41 pm

  12. kenangan dari cilacap sih makan sotonya di depan kantor telkom siang-siang :))
    gak nyangka soto dengan sambel kacang bisa seenak itu :D

    dragz

    Juli 8, 2008 at 3:15 am

  13. njar cilacap nya dimana aku ada juga siih rumah di jalan dekat pom bensin isuzu gak jauh dari tugu bunga wijaya kusuma ,…. kalo luw jauh gak dari situ????

    ikow

    Juli 8, 2008 at 4:11 am

  14. Gimana juga itu kota kelahiran saya, 18 tahun saya hidup dan besar di sana. Tidak banyak yang saya tau tentang cilacap kecuali pantainya. Setiap hari minggu saya dan Ayah (Alm) pergi kesana, sekedar bermain air, mancing, atau menemani ayah jeprat jepret mencari objek foto.

    Trilsky

    Juli 8, 2008 at 7:34 am

  15. Mas Anjar. Saya lahir di Purbalingga. Menurut saya kotaku itu maju sangat pesat. Berbagai macam pabrik telah berdiri. Tenaga kerja terserap ke pabrik rokok, rambut palsu, boneka, bulu mata dan lain-lain. Kemarin saya baca di media cetak bahwa industri di kota ini berteriak karena pasokan listrik menghambat kerja mereka. Dari sini saya mengambil kesimpulan bahwa Bralink, begitu kota ini biasa disebut oleh anak muda, telah jauh melangkah.

    Dan cobalah datang ke kota itu pada malam minggu di alun-alun. Ramainya minta ampun…

  16. coba njar dipolling ,.. ada nggak pengaruh tv sama perkembangan wilayah2,…. juga dengan menjamurnya warnet dan murahnya biaya telepon dan juga pesawat????

    ikow

    Juli 9, 2008 at 1:02 am

  17. wiss.. udah jadi saksi orang nikah ya mas…

    Hendrawan

    Juli 10, 2008 at 4:04 am

  18. saya asli cilacap, tapi besar dipalembang dan merantau lagi jauh disini. Buat saya cilacap sendiri tidak cukup ramah untuk saya….terlalu padat mungkin

    mimie

    Juli 10, 2008 at 5:57 am

  19. mungkin memang terkanal karena minyaknya aja plus nusakambangan

    chatoer

    Juli 10, 2008 at 6:22 am

  20. harapan saya untuk saat ini. kondisi BBM jambi di normalkan seperti di daerah2 di JAWA. itu saja!!

    Pakde

    Juli 10, 2008 at 7:00 am

  21. Wach, kota kecil punya cita2 yang besar yach!!!!

    Mydesain

    Juli 11, 2008 at 1:24 pm


Tinggalkan Balasan