Bagaimana cara memilih alat kontrasepsi keluarga berencana (KB)
Ceritanya selepas magrib tadi mampir ke rumah sakit menjenguk seorang sahabat yang baru saja melahirkan anak keduanya. Selisih antara anak pertama dan anak keduanya lebih dari 2.5 tahun. Menurut saya sih normal-normal saja, saya dan kakak saya hanya selisih 1 tahun 2 bulan dan rasa-rasanya sih baik-baik saja tuh. Kalau bicara planning sih, waktu yang ideal mungkin 4 tahun lagi untuk Azkia punya adik.
Ternyata, setelah ngobrol-ngobrol, si sahabat pun punya planning yang hampir sama sebenarnya. Juga 4 tahunan untuk punya anak keduanya. Hanya saja karena ‘kekurang-efektifan’ alat kontrasepsi yang dipilih akhirnya bablas juga. Si sahabat memilih alat kontrasepsi suntik, yang katanya ada sedikit ‘masalah’ saat transisi dari periode tiga bulanan menjadi satu bulanan, maka terjadilah.
Mungkin ada yang punya tips seputar alat kontrasepsi ini? sebenarnya waktu awal-awal menikah, kami juga mengandalkan alat kontrasepsi berjenis kondom. Pertimbangannya banyak, mulai dari belum mapan, belum ada rumah. Tapi lama-lama males juga. Rasa-rasanya sih banyak juga pasangan yang prinsipnya sama seperti itu.
Ada cerita lain? pengalaman dan tips pribadi mungkin?


Pake IUD aja, katanya relatif lebih bebas efek samping dan efektif bener deh.
ndutyke
September 12, 2008 at 4:41 pm
Anda dapat mencoba berka dengan cara yang lebih sehat yaitu kb alami aceh lihat di wordpress
rizlul wahidi
Desember 16, 2009 at 1:03 am
Ini penting buat ibu ibu yang membaca pesan saya ini bahwa Keluhan berKB itu tidak dialami oleh sebagian perempuan aceh. ada yang alami dari kami sebagai generasi keempat yang meneruskan cara ini.Aman,nyaman,tanpa keluhan tidak tergantung waktu atau sistem kalender semua anda yang menentukan praktis tanpa bantuan orang lain. Pastikan anda salah satu wanita yang bebas dari beban dalam berkb, hidup bahagia bersama suami dan sehat lahir batin. penawaran ini terbatas jangan disia-siakan WordPress/kb tradisional aceh
rizlul wahidi
Desember 16, 2009 at 1:21 am
apaan tuh IUD?
riyantoro
September 13, 2008 at 4:29 am
Kejadiannya sama seperti saya, anak pertama dan kedua beda 2.5 tahun.. tapi saya tidak pake KB waktu itu.
IUD juga ada efek sampingnya..
semua yang tidak alami pasti ada efek sampingnya…
Ahromi Irawan
September 13, 2008 at 4:52 am
IUD = Inialat Untk Dakhamil
hehehe……
asal
septangerang
September 13, 2008 at 6:46 am
Sebenarnya yang paling efektif ya kondom (untuk pria) atau tampon (untuk wanita, tapi yang ini tidak terlalu populer di Indonesia). Efek sampingnya hanya biaya yang relatif lebih tinggi daripada alat yang lain. Saya pernah hitung-hitungan dulu *iseng banget*
Sayangnya, alat kontrasepsi sekarang masih gender banget. Lebih pro pria dan berefek ke wanita. Misalnya, IUD/spiral : pendarahan. Suntik : hormon, jadi mempengaruhi siklus haid dan asi. Pil : gemuk, flek hitam pada wajah.
Padahal ilmu medis udah semaju sekarang loh. Kenapa ga ada teknik yang menangani pria-nya sih?! Paling vasektomi, tapi kan ga boleh menurut ajaran agama *protes euy! hehe*
sanggita
September 15, 2008 at 2:15 am
setuju banget ma pendapat mb sanggita!
Risti
Desember 11, 2009 at 2:20 am
Ayo bagi ibu ibu yang selama ini punya berbagai keluhan dalam berKB masih ada kok solusi terbaik untuk anda tetap sehat. anda dapat lihat di WordPress/KB tradisional aceh. Tidak ada masalah yang tidak ada jalan keluar. penawaran ini terbatas jangan disia-siakan dan kami adalah generasi keempat yang meneruskan bahkan perempuan malaysia dan korea telah menggunakan cara alami ini karena mereka sadar untuk memilih cara yang lebih sehat
rizlul wahidi
Desember 16, 2009 at 1:11 am
mba sanggita apa kondom lebih efektif bagaimana kalau bocor
eko wahyudi
Desember 21, 2009 at 4:00 am
Mas Anjar and Mbak Nung..saran saya pake IUD aja, itu yang paling aman menurut saya, dibanding dengan kontrasepsi lainnya yang sifatnya hormonal: suntik, susuk, pil yang kalo gak cocok bisa mempengaruhi body, ada yang mensnya jadi gak teratur, ada yang bikin flek, ada yang bikin gemuk…etc deh, kalo IUD, sekali pasang bisa sampe 8 taun…dan insya Allah aman2 saja..cuma syaratnya harus rajin kontrol ke dokter kandungan sesuai dengan jadwalnya, karena kalo gak rajin nih..bisa kayak saya juga..akhirnya kebobolan anak ke-2..tapi alhamdulillah its oke2 aja.
Selamat ber-KB ya…btw, kenapa harus nunda sampe azkia 4 taun? hehehe…kasian tuh nanti gak punya temen lagi….
ren
September 15, 2008 at 2:44 am
amangnya setiap berapa lama kontrol IUD ?
eko wahyudi
Desember 23, 2009 at 10:51 pm
Senasib :) dan kondom itu juga lumayan efektif dalam melenyapkan mood yang sudah muncul, “euh, kok susah dibuka”, “oops jatuh kemana tadi”, dst — ha ha
Setelah lama survey, akhirnya sampai sekarang istri saya memilih IUD.
Pada saat ini anak kami ada empat (alhamdulillah), jadi kami ingin fokus ke mendidik & membesarkan mereka dulu. Kalau nanti hasilnya sudah kelihatan bagus, mungkin nanti bisa dipertimbangkan untuk “berusaha” lagi.
Target saya sih bisa membuat Sufehmi FC (football club) :D tapi saban saya bilang begitu, istri saya langsung menjerit, ha ha ha.
sufehmi
September 15, 2008 at 12:36 pm
Saya dulu pake spiral (IUD), begitu 3 bulan setelah melahirkan.
Alasannya: kalau pil takut lupa minum (lha wong pil vitamin aja sering lupa), suntik juga takut lupa mengingat kapan wantunya mesti suntik lagi (paling males urusan ke dokter)…apalagi kondom (hanya sekali pake, dan alergi, gatal seluruh tubuh).
Dengan IUD, hanya kontrol 6 bulan sekali, kalau telat tidak apa-apa…..yang sering jadi masalah, jika kita merasa pusing, sakit perut dikaitkan dengan pemakaian IUD, lha nggak pake juga sering pusing (migren), atau sakit perut (minimal sebulan sekali)….
Paling aman….diskusikan dengan dokter kandungan, karena setiap pemakaian, tergantung kebiasaan kita masing-masing (seperti contoh saya di atas). Saya pakai spiral dari awal tahun 1983 sampai dengan umur 50 tahun, hanya dibuka saat mau hamil anak kedua.
edratna
September 15, 2008 at 9:30 pm
Dulu sebel banget sama alat kontrasepsi yang – menurut saya – merugikan kaum perempuan.
Akhirnya, waktu nikah memakai teknik kolaborasi sistem kalender-coitus interuptus-kondom untuk menunda kehamilan. Tapi malah 2x hamil di luar rencana, hehe. Lagian, teknik itu juga ga enakeun buat suami ya.
Setelah membandingkan risiko setiap alat kontrasepsi, Insyaallah saya juga mau pake IUD aja setelah melahirkan anak kedua bulan depan. *menyerah juga*
sanggita
September 16, 2008 at 1:21 am
aneh ya… susah punya anak pusing, kebobolan pusing juga… dasar manusia…. hehe :P
nungqee
September 16, 2008 at 3:34 am
nggak pake alat kontrasepsi aja belom jadi-jadi Njar.. :(
Nina
September 16, 2008 at 8:40 am
istri saya dari dulu menggunakan KB pil, dari yang gratisan sampai yang paling mahal (ini sesuai petunjuk dokter). yang perlu diperhatikan jika menggunakan KB dengan hormonal yaitu, jika timbul efek samping seperti badan tambah gemuk, timbul flek hitam, pusing dll. dapat dipastikan bahwa pil tersebut tidak cocok dengan kondisi tubuh anda. Bagi wanita yang mempunyai kecenderungan mioma (tumor jinak kata dokter) maka lebih baik menggunakan pil KB, dimana selain untuk mencegah kehamilan juga digunakan untuk terapi terhadap timbulnya mioma tersebut.
Giusty
September 17, 2008 at 3:58 am
kalo saya sih pake iud..biar aman buat saya yang masih muda (26 taon) yg belom mapan n anak pertama masih hyperaktif ga bisa ditinggal….tapi kadang saya ngerasa rahim saya sering pegal2, palagi kalo bis ngangkat berat atao gendong2 anak dalam waktu yang cukup lama..kayanya rahim mau copot dech…palagi ga boleh kan diurut kalo pake iud…tapi buat yang belom mau nambah anak yaahh IUD lah solusinya kalo menurut saya yaah
cutemom cantik
September 20, 2008 at 9:48 am
tanya dong,
kalau pasang IUD sakit gak sih? Pasangnya waktu kapan ya? Ada yang bilang sebelum haid selesai… sebenernya gimana sih?
Agak trauma post-delivery niy…
sasha
Oktober 13, 2008 at 4:09 am
pilihan alkon memang beragam, dan tidak ada alkon yang benar2 bagus atau benar2 jelek. semuanya tergantung tujuan, tergantung kondisi yang akan menggunakan alkon. semua alkon ada angka kegagalannya, bahkan sterilisasi sekalipun. namanya juga buatan manusia. diberi titipan atau tidak adalah hak mutlak Allah SWT bukan?
berusaha memang harus. dan perlu dilihat kepentingannya, misalkan rencana punya anak 2 tahun lagi,tapi masih menyusui dan tidak ingiin yang sistemik artinya diedarkan keseluruh tubuh ya pilih lah IUD. tapi memang ada efeknya juga seperti mensnya tambah banyak, ada sakit saat haid, awal2 pemasangan juga pegal daerah rahim karena tubuh berusaha menolak alat tsb. tapi efek berbeda dengan komplikasi sehingga tdk berbahaya.
jika ingin yang hormonal seperti pil atau suntik perlu diperhatikan kondisi ibu, misal yang sudah pernah ada tumor atau sedang ada tumor, atau adanya tekanan darah tinggi, sebaiknya tidak menggunakan metoda hormonal. saat ini sedang diteliti hubungan antara estrogen (hormon yang ada dalam pil kombinasi atau suntik kombinasi)dengan kejadian tumor. tapi masih dalam penelitian. angka kejadiannya memang kecil, dan sebenarnya hormonal disarankan tidak boleh terlalu lama. kalobisa dalam 2 tahun ganti dulu dengan yang non hormonal.metoda yang baru juga suntik 2 bulanan, keluhan2nya sedikit berkurang dibanding yang suntik 3 bulanan.
santi
Desember 4, 2008 at 2:15 am
oh ya pasang IUD gak begitu sakit seperti melahirkan koq mbak. so, don’t worry. kl jaman dahulu memang saat haid katanya biar ga sakit, evidence basednya ga begitu beda juga, malah kl sedang haid resiko infeksi lebih banyak krn tubuh kan sedang meluruhkan dinding rahim.pasangnya lebih baik setelah haid, saat anda yakin bahwa sedang tidak hamil. misal 1 hari setelah haid selesai.
santi
Desember 4, 2008 at 2:19 am
aq bingung suntik yang 1 bulanan udah 3 bulan kok masih belum datang bulan ya?padahal sebelumnya ndak gitu normal2 aja
fifi
Desember 20, 2008 at 8:44 am
bukannya memang suntik KB memang cara kerjanya demikian mbak fifi? dia menghambat produksi telur, sehingga kita nggak akan menstruasi
nungqee
Desember 23, 2008 at 1:59 am
Aku tuh plg takut ‘periksa dalam’ jadi IUD sudah ku coret dari daftar KB. Pengen ‘diiket’ takut pengen punya adik lagi. Akhirnya suami yang ku beri pilihan. Vasektomi, kondom atau ha..ha… sekalian aja ‘nganggur’. Dia pilih kondom…. dan alhamdulillah sampai saat ini tidak ada masalah baik financial maupun kenikmatan
epi
Desember 26, 2008 at 2:22 am
Saya sudah punya 2 anak,dan alhamdulillah cowok cewek,tapi sampai sekarang saya belum ikut KB. Pinginnya sih mau pake IUD,tapi takut karena saya bermasalah dengan sakit keputihan. Enaknya gimana ya?
nunung
April 3, 2009 at 7:42 am
aku habis anak ke 2 kemaren pakai spiral dan kontrol rutin, tapi ternyata juga dikasih titipan lagi ama allah. dan posisi spiral ternyata tidak memungkinkan diambil saat aku ke dokter udah positif hamil 7 minggu.
dokter kasih option diambil 20% selamat 80% keguguran, tapi kalau spiral ngga diambil tetep ada option 25% keguguran. aku pilih spiral ngga diambil. kebetulan waktu itu ak udah terlanjur daftar haji ONH PLUS ang udah ikut manasik dan biro haji ku bisa ngusahaain paspor jika ak emang mantap berangkat. saat berangkat haji usia kehamilanku 5 bulan lebih n dokter obginku ngijinin daan kebetulan dia juga ikut bareng rombonganku jadi ak tenang.
alhamdulillah selam di tanah suci tidak ada keluhan apapun malah pantatku yang tiap kehamilan udah agak besar terasa pegal2 malah sembuh.
tapi setelah 1 bulan di tanah air, air ketubanku rembes dan sempet bedrest di RS 2 mingguan. habis itu 2 minggu kemudian terpaksa bayiku de secar karena ketuban sudah sangat minim. alhamdulillah lahir dengan berat 2.47 kg dan sempurna.
ternyata setelah secar doter bilang bocornya ketuban karena tertusuk spiral.
ini bisa jadi pertimbangan temen2. saat ini ak malah belum memutuskan menggunakan alat kontrasepsi apapun. rencana mau KB alami n suamiku memakai kondom.
arisah
April 6, 2009 at 11:39 am
waduh tinggal cobloss aja kog repot2
rian
Mei 4, 2009 at 6:37 am
lagi binggung juga nihpilih alkon.obi baru 2 bulan tapiwis ga tahan pengen ya..ya..ya sementara ni pake kondom,tapi aku merasa kurang nikmat,enaknya pake apa ya coz aku paling takut berurusan dengan dokter
mama rina
Mei 20, 2009 at 4:02 am
sebenarnya masa subur itu kpn sih
aku sdh 9 thn pakai KB suntik yg 1 bln…memang badan jd gemuk tp seimbang terus kok krn di imbangi dengan olahraga
yg aku mau tanyain..mens aku jd terhambat..anehnya kl dah mau dekat2 mens tp gak berhubungan
mensnya gak keluar…aneh ya…tp kl aku berhubungan..mens nya keluar lumayan…kok bs bgt?
pinginnyaaku ga KB tp tkt kebobolan..krn anaku dah 2…
ida
Juni 10, 2009 at 4:38 am
coba konsultasi kedokter
eko wahyudi
Desember 21, 2009 at 3:47 am
betul nggak sih kl pake pil kb absen 1 hari aja bisa hamil? lalu apa harus diminum sesuai jamnya/pake 24 jam?
thia
Oktober 4, 2009 at 5:28 pm
setahu saya si begitu kalau habis minum pil KB jangan berhubungan dulu
eko wahyudi
Desember 21, 2009 at 3:49 am
selama hampir 2 tahun ini saya menggunakan KB suntik namun yang buat saya merasa tidak nyaman di mana saya mengalami pendarahan dalam sebulan bisa samapai berminggu minggu.jadi bagai mana caranya untuk menghentikan pendarahan itu?
sania
Oktober 5, 2009 at 9:43 am
Usia anakku hmpir 8bln.. Wkt usia dy 2bln aku ikut KB suntik yg 1bln, bulan berikutny aku ‘dapet’ hampir 1bln lamany.. Nah, 4bln trkhr ini aku blm ‘dapet’ lg, (parno deh soalny aku gk KB lg..) tpi stlh aku tes hsilny negatif.. Normal gk ya klo kyk gtu??
Ibu muda
Oktober 28, 2009 at 4:36 pm
Oiia, tambahanny.. Badan aku juga qk makin kurus, pdhlah pola makanku seimbang apa ad pengaruhny ya dri kejadian it?? Trus, sebaikny ak pke KB ap ya supaya bdanku berisi tpi tidak gemuk!!
Ibu muda
Oktober 28, 2009 at 4:41 pm
mw tanya.. saya 23 thn mw menikah dalam wktu dkt ini, tapi berencana untuk menunda kehamilan, bagusnya pk alkon pa ya??minta saran dari yg udh pngalaman. alkon yang aman bwt saya. thx
Selvy
November 8, 2009 at 10:28 am
KB alami aja… pake sistem kalender. cz setahuku kalo pake KB bukan alami (suntik dll) bikin rahim kering so bisa susah punya anak. semoga bisa jadi masukan.
Risti
Desember 11, 2009 at 2:32 am
slmt pg……….dok ni dwi mau tanya..dwi dulu pake kb sunti 1 bulan ngk cocok…begitu jugasuntik 3 bulan……..jdi sekarg dwi pake kb pil…..nah secana mau kb susuk atau imlant apa cocok do…? mau tanya dulu
DWI
November 9, 2009 at 4:22 am
lah kok…suami ne mb nungQ jadi dokter??? hahahah…
Risti
Desember 11, 2009 at 2:29 am
Dok mau nanya, dulu ak udh pernah kb suntik 3 bln sekali itu tiap hari mens trus hbs kb, trus skrg ak ganti pasang susuk kb3 taon, tp sampe skrg udh hampir 1 taon kok gak mens ya? Tlg bu’ minta penjelasannya dan harus gmn? Sebelumnya makacih….
Cah gunung
November 13, 2009 at 11:41 am
Saya udah 2 bulan pasca melahirkan anak pertama nyoba KB IUD eh setelah pasang spiral ko malah keluar darah ternyata ada erosi alias luka di mulut rahim terpaksa dilepas lagi spiral nya, nyesel juga neh jadi bongkar pasang
vy
Desember 3, 2009 at 6:18 am
aku skrg pake IUD tapi malah lama banget keluar darahnya ni udah hari ke 13 dr saat pasang. malah darah tambah banyak. kenapa ya??? besok ni rencana baru mo kontrol.
Risti
Desember 11, 2009 at 2:33 am
Ada solusi terbaik untuk wanita dalam berkb yaitu kb alami aceh yang telah digunakan sejak 1940 aman,nyaman,tanpa keluhan melindungi wanita dan tidak perlu lagi menghitung waktu keseburan, kapanpun anda ingin berhubungan. memang selama ini hanya diketahui dari mulut ke mulut segera kunjungi kami di KB alami aceh atau konsultasi hubungi Rizlul HP 081348758895 24 jam karena kami peduli anda Masalah anda kami pastikan tuntas
RIZLUL WAHIDI
Desember 13, 2009 at 2:14 am
KB alami aceh, apa si mas KB ini.?
eko wahyudi
Desember 23, 2009 at 11:01 pm
KB aceh alami adalah suatu cara menutup mulut rahim menggunakan bahan2 alami untuk waktu 1-2 hari dan diganti dengan yang baru. Bila tidak ingin berhubungan tidak perlu digunakan.
Rizlul Wahidi
Desember 26, 2009 at 2:12 am
Ada solusi terbaik untuk wanita dalam berkb yaitu kb alami aceh yang telah digunakan sejak 1940 aman,nyaman,tanpa keluhan melindungi wanita dan tidak perlu lagi menghitung waktu keseburan, kapanpun anda ingin berhubungan. memang selama ini hanya diketahui dari mulut ke mulut segera kunjungi kami di KB alami aceh atau konsultasi hubungi Rizlul HP 081348758895 24 jam karena kami peduli anda Masalah anda kami pastikan tuntas.
RIZLUL WAHIDI
Desember 13, 2009 at 2:15 am
bagaimana si memilih KB yang baik
eko wahyudi
Desember 21, 2009 at 3:45 am