Arsip untuk Februari 2009
Perlukah mengirimkan sertifikat pendukung saat lamaran pekerjaan?
“…Perlukah kita mengirimkan sertifikat pendukung seperti kursus-kursus atau sertifikat seminar saat mengirim lamaran pekerjaaan? Apakah sertifikat ini perlu dikirimkan juga pada lamaran offline berupa hardcopy?…”
Pertanyaan dari seorang teman freshgraduate
Komentar:
Menurut saya tidak perlu ya, apalagi kalau lamaran online. Informasi mengenai sertifikat/kursus-kursus cukup dituliskan dalam resume/CV, tidak perlu dilampirkan. Attachment berupa hasil scan sertifikat pendukung tentunya akan sangat berat memenuhi inbox rekrutment. Rasa-rasanya berlaku juga untuk lamaran offline. Mungkin ada pendapat lain? orang-orang HR mungkin?
Kenapa bunuh diri?
Masih muda, 24 tahun, bekerja di kawasan Sudirman. Sayang ya
berita selengkapnya
Konon, hampir disetiap kampus, perusahaan atau institusi apapun dengan beban kerja tinggi dan kompetisi yang ketat hal-hal seperti ini sangat dimungkinkan terjadi.
Oh ya, tahukah anda bahwa pistol merupakan sarana bunuh diri yang paling populer di dunia -di Indonesia mungkin lebih populer dengan gantung diri ya. Ada yang pernah punya pengalaman?
baca juga:
Suicide, Suicide Methods
EPC versus end user
“…Saya melamar di dua perusahaan, yang satu EPC company dan yang satu lagi end user (Petrochemical). Keduanya sudah sampai pada tahap final interview. Untuk salary sepertinya tidak jauh berbeda. Apa pertimbangan yg harus dipikirkan untuk memilih? Terima kasih sebelumnya….”
Field engineer dengan pengalaman kerja lebih dari enam tahun
Kriteria suami ideal
Dua dari tiga sahabat baik saya menikah dengan cara taaruf (taaruf bahasa mudahnya, kenalan, cocok langsung lamaran). Kalau mau lebih general mungkin tiga dari empat sahabat saya menikah relatif cepat (baca: tidak melalui masa pacaran berlama-lama). Saya pribadi agak menyangsikan efektivitas model seperti ini, sampai suatu hari sahabat saya main kerumah -dalam rangka hunting rumah.
“Iya Jar kalau boleh ngasih masukan buat kamu, jadi dulu kita masing-masing ngisi CV nikah, kita masing-masing nulis kriteria pasangan ideal nurut kita, kita juga menyusun planning kita kedepan apa, lima tahun lagi apa, sepuluh tahun lagi apa”
Ujar si teman dengan mata berbinar penuh optimisme, meski hari itu mendung dengan semangat sejak pagi hingga tengah hari kami habiskan memutar dari Bintaro, Alam Sutra hingga Sevilla BSD.
Kalau mau jujur si teman memang kriteria suami ideal sekali, lulusan PTN dengan passing grade tertinggi se tanah air, badan tinggi tegap, guanteng pula. Sementara si istri tidak kalah mengkilapnya. Ada ya pasangan ideal seperti ini, dapetnya dari taaruf lagi. Benar tak habis pikir saya. Dan kalau mau jujur pula, rasa-rasanya dulu Baca entri selengkapnya »
Berapa lama sebaiknya kita bertahan bekerja?
Saya lulusan Chemical Eng., saat ini saya bekerja di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Petrochemical Support, posisi saya Site Engineer untuk salah satu project di Sumatera. Di sini saya mendapatkan fasilitas yang cukup lengkap, dengan gaji yang lumayan, namun hampir 2 bulan ini saya merasa jenuh dengan rutinitas yang menurut saya kurang ada tantangan, kalaupun ada trouble, saya bersama teman-teman hanya bisa menyarankan saja, tanpa bisa turun langsung ke lapangan, karena wewenang kami terbatas.
Saya berencana untuk resign setelah 6 bulan. Yang ingin saya tanyakan, apakah pengalaman saya yang hanya 6 bulan bisa menjadi nilai tambah ketika saya mencari kerja nanti? Apakah mungkin kalo saya mencari pekerjaan yang bidangnya berbeda? Saya berencana untuk pindah ke bidang EPC atau petrochemical.
Komentar:
Kalau memang ga cocok rasanya nanggung ya kalau 6 bulan.
Cewek Jurusan Bisnis di Perusahaan Minyak
Saya sekarang masih mahasiswi di sebuah perguruan tinggi di LN jurusan business and management yang nantinya akan mendapatkan gelar dari PT di EU. Yang ingin saya tanyakan: apakah lulusan dari jurusan bisnis bisa bekerja di perusahaan minyak? karena saya ingin mewujudkan mimpi Ayah saya yang menginginkan saya bekerja di perusahaan minyak.
Mereka-mereka yang semakin pintar
Rasanya baru selang beberapa bulan yang lalu penipuan dengan modus memasukkan kupon undian kedalam kemasan Detergen Attack produksi PT Kao. Sekarang kami kedapetan undian sejenis dalam kemasan Daia, produksi PT Wings Surya Indonesia. Kupon masih seperti dulu berukuran 3x5cm-an, namun sekarang si pelaku menambahkan surat pemberitahuan palsu yang dilengkapi dengan cap (cap beneran) dari Dirjen Pajak, Notaris dan Polda Metro. Parah ya.
Singkatnya, si pelaku dikerjain teman-teman Dinda dikantor. Rasanya cukup professional juga mereka karena ada tim khusus yang bersiap meyakinkan korban dan ada tim yang bertugas menjebak di ATM. Biar tahu rasa mereka, begitu pikir sebagian orang dikantor.
Tapi ada cerita berbeda, seorang teman yang kedapetan undian ini. Si teman menghubungi si pelaku, memberi nasihat, sembari mengingatkan betapa tidak berbudinya melakukan hal seperti ini.
“Iya Pak, saya juga malu, tapi mau gimana lagi, sekarang mencari pekerjaan itu susah”
Mohon doanya
Terhitung 1 Februari 2009 ini, saya pindah kantor ke PT Rabobank International Indonesia. Kantor pusatnya di Plaza 89 Kuningan, sementara untuk Audit lebih banyak di Abdul Muis, Tanah Abang (Belakang Departemen Perhubungan). Tahun 2009 ini banyak rencana besar yang akan saya lakukan. Mulai dari pekerjaan hingga kehidupan pribadi. Untuk itu mohon doanya ya…
Saya masih bisa dihubungi via email/hp, sangat senang jika ada yang berkenan bertegur sapa bila kebetulan bertemu dijalan. Detail linkedin.com

