Apa yang orang tua harapkan dari anaknya?
Pertanyaan ini saya coba jawab dari sudut pandang saya sebagai anak dan sudut pandang saya sebagai seorang bapak. Rasa-rasanya hal yang paling orang tua harapkan dari anaknya adalah kemandirian. Kemandirian dalam arti bisa berdiri sendiri, membangun keluarganya, tanpa harus merepotkan orang tua. Nah untuk tujuan yang sederhana ini resep yang digunakan tidak ada yang sama persis dan rasa-rasanya tidak ada satu ilmu pun yang begitu universal untuk menjelaskannya.
Saya melihat ada seorang kerabat -yang kebetulan pejabat, harta berlimpah, anaknya baik-baik -tidak narkoba, tapi kok sudah sekian si anak umurnya tidak bisa mandiri. Atau ada juga kerabat yang punya background pendidikan bagus, dengan analogi berpikir yang luar biasa pula tentang bagaimana membesarkan anak, tapi ternyata hasilnya malah seadanya.
Sebaliknya, banyak anak kampung dari latar belakang keluarga yang sederhana, malah terkadang lebih tidak jelas, yang juga terkadang tanpa visi yang bermutu dari orang tuanya tapi mampu survive, mampu hidup secara mandiri. Jadi, apa resep teman-teman dalam mendidik anak?


Wah, saya blum punya anak mas Anjar. Tapi sependapat sama Mas Anjar, hal pertama yang diharapkan orang tua adalah kemandirian -tentu setelah basis keimanan telah menjadi pondasi dari kehidupan si anak.
Setelah itu orang tua berharap anak nya menjadi manusia yang lengkap, lengkap dengan materi dan ilmu yang cukup, lengkap dengan rasa empati, lengkap dengan rasa menghargai dan mencitai orang lain, mampu menikmati seni, dan punya kepedulian sosial.
Meniru cara mendidik orang tua pada saya. Untuk mencapai semua pengharapan diatas, hal pertama yang perlu diajarkan dan ditanamkan sejak kecil adalah rasa tanggung jawab. Tanggung jawab pada dirinya sendiri yang paling utama. Kalo si anak sudah merasa bertanggung jawab pada dirinya sendiri, dia akan rajin belajar demi masa depannya, intinya dia akan mempersiapkan dirinya sendiri menghadapi tantangan hidup seteleh lepas dari orang tua. Dari sini kemandirian akan terbentuk sedikit demi sedikit.
Bagaimana memulainya? Dimulai dari yang kecil, beri sedikit demi sedikit tanggung jawab buat anak. Dulu, saya waktu kecil diberi tanggung jawab menutup semua jendela di rumah saat sore hari, membuka pintu rumah ketika ayah saya pulang, yang paling sederhana mengawasi kran air dan mematikan nya ketika bak mandi sudah penuh.. :)
sherko
Januari 13, 2010 pada 1:28 am
blum punya anak..
tapi menurut saya perhatian ortu sangat penting.
anak di informasikan sedini mungkin perlunya jadi mandiri sedini mungkin… misal waktu masih balita diajari ganti baju dan makan sendiri, remaja diajari … , dewasa .. ,dst.
Randi Darmawan
Januari 15, 2010 pada 2:32 am
wah, belum punya anak juga. tapi tertarik nimbrung. kalau lihat kanan kiri. orang-orang yang sukses dalam artian mandiri biasanya karena 1 diantara kedua hal ini, atau malah keduanya.
1. keberanian orang tua untuk meminimalisir materi pada anaknya, jadi materi yang di dapat betul-betul cuma cukup untuk survive hidup dan belajar. mau lebih dari itu ? kompensasi berat menunggu, extra targeted grade, extra targeted achievement. sudah seperti marketing director ke AM AM nya lah.
2. ambisi si anak sendiri, ada banyak contoh orang pinter, cerdas, mampu belajar apapun, tapi cuma bercita-cita jadi seorang pendidik. Phd cuma dipake membantu masyarakat daerah tertinggal. ya akhirnya ngga ke mana-mana, hidup pas-pasan pun mereka alhamdulillah puas.
jadi kesimpulannya ada satu elemen yang harus diperkenalkan sejak dini…kerja keras, no reward comes unnoticed, there’s no such thing as free lunch.
bagus
Januari 17, 2010 pada 12:54 am
jadi pengen tinggal di daerah, njar ? anak daerah lebih awet, karena kudu survive. beda sama anak jakarta, sudah ada yang “nalangin”. tapi in the end, di atas 10 tahun, anak jkt lebih survive, karena mereka emang menikmati tinggal di jkt, dan santai aja pindah pindah kerjaan melulu, sementara anak daerah pengen pulang kampung :D
papabonbon
Februari 4, 2010 pada 9:54 pm
membangun akhlak anak
mengajari anak tanggung jawab
meminimalisir materi
membangkitkan ambisi si anak
membiasakan anak untuk selalu bekerja keras(gigih)
memandirikan anak sejak dini
fansbook
Maret 9, 2010 pada 4:39 pm
Yang orangtua harapkan dari anaknya adalah hartanya….tiap bulan ada setoran wajib untuk orangtua. Itu yang kurasakan. Berat jadi seorang anak.
Budi Waluyo
Agustus 19, 2010 pada 6:13 am
Kemandirian cuma tujuan dunia
Contoh paling baik adalah
Mendidik Anak Ala Luqman Al-Hakim
http://www.dakwatuna.com/wap/index-wap2.php?p=2717
daus
Agustus 24, 2010 pada 2:18 am
MENURUT SAYA ORGTUA MENGHARAPKAN; ANKNYA MNJADI ORANG YG TKT AKN TUHAN
kosmas santiago siahaan
Oktober 10, 2010 pada 8:32 am