Anjar Priandoyo

Tips Interview: Jebakan spesialisasi dan jebakan karir

dengan 6 komentar

Sebenarnya meskipun sudah dikategorikan masuk kotak, terjebak dalam karir, spesialisasi atau apapun namanya ada banyak cara untuk keluar dari jebakan tersebut. Menurut saya, jebakan itu dibagi dua yaitu jebakan fungsional dan jebakan struktural.

Jebakan struktural terjadi dimana seseorang tidak dapat dinaikkan karirnya mengingat tidak ada posisi yang lebih tinggi secara struktural yang dapat ditempatinya. Sedangkan jebakan fungsional dikarenakan tidak adanya orang pengganti untuk posisi tersebut.

Jebakan dalam karir ini sebenarnya bisa disebabkan oleh dua hal, yang pertama memang disengaja e.g si pewawancara atau perusahaan memang sengaja menjebak karyawannya atau memang tidak disengaja, e.g terjadi secara kebetulan, terpengaruh trend dan struktur perusahaan -blame HR consultant for this.

Ditulis oleh priandoyo

Agustus 19, 2010 pada 11:40 pm

Ditulis dalam Pekerjaan

6 Tanggapan

Berlangganan komentar dengan RSS.

  1. Posisi saya dua-duanya betul seperti itu mas Anjar… Secara struktural tidak ada jenjang yang paling dekat. Secara fungsional, ngga ada yang gantikan. Alternatif solusinya gimana ya mas? Trims bantuannya. Awan soal loncat-loncat nih.

    Penulis

    Agustus 19, 2010 pada 11:50 pm

  2. Lalu mas Anjar, bagaimana caranya bisa lolos dari jebakan itu, mengingat saya ini bisa jadi kedepannya terjebak ke jebakan itu ?

    IT Engineer

    Agustus 31, 2010 pada 3:49 pm

  3. Iya Mas.
    Kalo kita udah terjebak, cara buat keluarnya gimana??

    Setia Negara

    September 2, 2010 pada 1:17 pm

  4. jebakan2 ini mungkin hanya utk org dgn tipe karyawan. mari kita tumbuhkan jiwa wirausaha.

    zakky yahya

    September 6, 2010 pada 1:46 pm

  5. Setuju sama Om Zakky…. semua kembali ke mentalitas karyawan itu…..,

    kebanyakan org terjebak baik yg struktural maupun fungsional karena cenderung awalnya merasa aman dengan comfort zone mereka

    WP

    Oktober 24, 2010 pada 3:31 pm

  6. mungkin bisa bebas dengan melompat ke perusahaan lain (cari posisi lain). hahaha…

    wawan

    Januari 14, 2011 pada 4:12 pm


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 317 pengikut lainnya.