Tips Interview: Jebakan spesialisasi dan jebakan karir
Sebenarnya meskipun sudah dikategorikan masuk kotak, terjebak dalam karir, spesialisasi atau apapun namanya ada banyak cara untuk keluar dari jebakan tersebut. Menurut saya, jebakan itu dibagi dua yaitu jebakan fungsional dan jebakan struktural.
Jebakan struktural terjadi dimana seseorang tidak dapat dinaikkan karirnya mengingat tidak ada posisi yang lebih tinggi secara struktural yang dapat ditempatinya. Sedangkan jebakan fungsional dikarenakan tidak adanya orang pengganti untuk posisi tersebut.
Jebakan dalam karir ini sebenarnya bisa disebabkan oleh dua hal, yang pertama memang disengaja e.g si pewawancara atau perusahaan memang sengaja menjebak karyawannya atau memang tidak disengaja, e.g terjadi secara kebetulan, terpengaruh trend dan struktur perusahaan -blame HR consultant for this.


Posisi saya dua-duanya betul seperti itu mas Anjar… Secara struktural tidak ada jenjang yang paling dekat. Secara fungsional, ngga ada yang gantikan. Alternatif solusinya gimana ya mas? Trims bantuannya. Awan soal loncat-loncat nih.
Penulis
Agustus 19, 2010 pada 11:50 pm
Lalu mas Anjar, bagaimana caranya bisa lolos dari jebakan itu, mengingat saya ini bisa jadi kedepannya terjebak ke jebakan itu ?
IT Engineer
Agustus 31, 2010 pada 3:49 pm
Iya Mas.
Kalo kita udah terjebak, cara buat keluarnya gimana??
Setia Negara
September 2, 2010 pada 1:17 pm
jebakan2 ini mungkin hanya utk org dgn tipe karyawan. mari kita tumbuhkan jiwa wirausaha.
zakky yahya
September 6, 2010 pada 1:46 pm
Setuju sama Om Zakky…. semua kembali ke mentalitas karyawan itu…..,
kebanyakan org terjebak baik yg struktural maupun fungsional karena cenderung awalnya merasa aman dengan comfort zone mereka
WP
Oktober 24, 2010 pada 3:31 pm
mungkin bisa bebas dengan melompat ke perusahaan lain (cari posisi lain). hahaha…
wawan
Januari 14, 2011 pada 4:12 pm