Mari menyederhanakan hidup
“Hidup, kalau dibuat kompleks maka akan menjadi sangat kompleks. Sebaliknya kalau dibuat sederhana maka hidup itu sebenarnya (seharusnya) sangat mudah”
Kata-kata yang entah diucapkan pertama kali oleh siapa, diamini oleh banyak orang tapi aplikasinya sangat sulit.
Senin ini kehidupan akan menjadi normal, semua orang sudah kembali bekerja, kemacetan dimana-mana, tuntutan dan tekanan menjadi bagian abadi dalam aspek kegiatan sehari-hari. Setelah momen pengendalian diri sebulan lamanya rasanya hilang dihajar momen bersuka ria saat lebaran tiba, dilanjutkan dengan beristirahat panjang dan Senin ini kehidupan akan kembali berdenyut. Mungkin bukan denyutnya orang sehat, tapi orang stroke yang tersendat-sendat.


Bersyukur setiap waktu, baik suka ataupun duka.
Memang sih terdengar klise tetapi itulah yang sebaiknya dilakukan :D
tukangobatbersahaja
September 22, 2010 pada 8:52 am
tulisan yg sangat bermutu untuk di baca..thx
arif
September 22, 2010 pada 5:38 pm