Anjar Priandoyo

Memahami siklus mematuhi aturan main

dengan 2 komentar

Nasihat klasik bahwa hidup itu seperti roda yang berputar sudah lama sekali saya denger, saya amini, tapi seringkali tidak saya sadari dan pahami bahwa roda itu tidak hanya berputar satu kali saja, tapi juga berputar, menggelinding terus menerus sampai akhir waktu nanti.

Siklus hidup itu terjadi menyeluruh, tidak hanya dalam sistem tata surya, tapi juga sistem yang lebih kecil seperti keluarga, kelompok kerja, team proyek di kantor hingga perekonomian di tingkat kota, provinsi atau pusat.

Sebenarnya tiap-tiap kita sudah memahami siklus ini dengan baik, pergerakan harga menjelang hari raya, perebutan kursi jabatan di pemerintahan. Dan kebanyakan dari kita sudah dapat menebak bagaimana akhir dari siklus tersebut.

Siklus itulah yang membuat perasaan kita tidak menentu setiap saatnya, namun penolakan terhadap aturan mainlah yang membuat kita kecewa dan terluka. Kita, memang harus belajar untuk memahami hidup dengan lebih cepat, untuk bertindak lebih tepat, untuk membuat keputusan yang lebih baik. Tapi jangan lupa satu hal, bahwa ada aturan main yang tetap harus kita patuhi.

Aturan main yang absolut, yang sehebat apapun kita memahami siklus tersebut, kita tidak akan mampu melawannya.

Ditulis oleh priandoyo

Desember 16, 2010 pada 1:40 am

Ditulis dalam Kehidupan

2 Tanggapan

Berlangganan komentar dengan RSS.

  1. bener banget pak. apalagi siklus haid istri saya. susah ditebak :) jadi memang harus KB. padahal mau pake ilmu kalender :)

    Sepaham-pahamnya manusia tentang siklus hidup, tak ada yg bisa menemukan rahasia Allah yg kita dapat. dengan cara selalu bersyukur, Insyallah kita tak takut dengan roda kehidupan yg tak pernah berhenti berputar

    Paluhlimbuy

    Desember 28, 2010 pada 7:29 am

  2. Sebenarnya …hal-hal seperti inilah yang menarik di dunia nyata. Walau tidak ikut bermain, kita selayaknya memahami politik kantor..karena tidak ngapa-ngapain, artinya juga ikut berpolitik juga kan?

    Dan jadikan semua tantangan, agar kita bergairah dalam menghadapinya dan ada energi untuk bisa menyelesaikan masalah.

    edratna

    Januari 3, 2011 pada 2:38 am


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 317 pengikut lainnya.