Anjar Priandoyo

Arsip untuk Februari 2011

Call Center Fiktif ATM

dengan 10 komentar

Berita tentang Call Center Fiktif ATM sering kita dengar baik di koran maupun televisi, biasanya berita tersebut saya anggap angin lalu saja. Tapi karena mengalami sendiri -sekitar tanggal 4 Februari 2011 lalu di ATM BCA di Sektor 9 Bintaro, saya pikir kita tidak bisa ‘santai-santai’ saja menyikapi keadaan ini.

Waktu itu kejadiannya pagi hari sekitar pukul 7:00, dan mungkin saya merupakan orang pertama yang datang ke ATM tersebut. Si pelaku membuat kartu ATM saya terjebak dimesin -ternyata mengalami kejadian ini cukup membuat ‘panik’ juga, mengingat pagi itu saya harus terburu-buru menuju acara lain.

Ditulis oleh priandoyo

Februari 28, 2011 pada 1:20 am

Ditulis dalam Kehidupan

Produktivitas

dengan satu komentar

Produktivitas dalam lamunan saya adalah satu-satunya cara agar bangsa Indonesia bisa maju -yah satu dari berjuta-juta lamunan bangsa Indonesia lainnya. Lalu bagaimana cara mengukur produktivitas? Produktivitas itu harus diukur dari banyaknya usaha yang dilakukan dengan hasil yang bisa didapatkan. Mudahnya, agar maju orang harus menghasilkan sesuatu, tidak hanya menjalankan atau mengoperasikan sesuatu.

Lamunan saya ini muncul seraya pengamatan bahwa dalam sebuah unit usaha -kecenderungannya pada unit usaha besar- maka orang cenderung semakin tidak produktif. Penyebabnya macam-macam, mulai dari kesulitan untuk mengukur produktivitas itu sendiri, sistem yang tidak kondusif, hingga perasaan ‘underpaid’ yang pastinya semua orang merasakan.

Ditulis oleh priandoyo

Februari 28, 2011 pada 1:07 am

Ditulis dalam Kehidupan

Membagi Waktu

dengan 4 komentar

Pagi ini hujan turun dengan derasnya, sama seperti hari-hari kemarin. Setelah mengecek email dan memastikan bahwa meeting dimulai dengan client pukul 10:00 saya tertegun. Sepertinya, waktu tidak akan pernah cukup bagi kita untuk mengerjakan hal-hal yang sangat penting saja sekalipun. Akan selalu ada skala prioritas dan pengorbanan untuk mencapai hal tersebut.

Mendelegasikan tugas mungkin salah satu kata kuncinya. Seorang pemimpin harus bisa menciptakan pemimpin lain yang memiliki visi yang sama dengan dirinya. Membangun kepercayaan memerlukan waktu, membangun manusia pun membutuhkan waktu. Sayangnya meski kita punya sumber daya (finansial) sekalipun yang tidak terbatas, tapi masalah waktu ini rupanya sangat terbatas.

Hari ini saya kembali tertegun, rupanya sekali lagi saya belum bisa membagi waktu dengan baik. Membagi waktu untuk melakukan pendefinisian tujuan, penetapan target dan pengawasan berkala dan hal-hal penting lainnya belum bisa saya lakukan dengan baik.

Ditulis oleh priandoyo

Februari 7, 2011 pada 12:53 am

Ditulis dalam Kehidupan

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 307 pengikut lainnya.