Anjar Priandoyo

Menyikapi team yang resign

dengan 13 komentar

“..Jika orang-orang yang bagus meninggalkan perusahaan, lihatlah atasan langsung/tertinggi di departemen mereka. Lebih dari alasan apapun, dia adalah alasan orang bertahan dan berkembang dalam organisasi..”
First Break All the Rules

Cerita tentang banyaknya orang yang resign itu sudah umum terjadi didunia kerja, apalagi yang pekerjaannya di kantor konsultan, vendor atau istilah lain diluar perusahaan end user / client. Meski faktanya yang resign dari end user juga ‘cukup banyak’ walau tidak sebanyak yang di konsultan.

Saya pribadi juga beberapa kali keluar masuk perusahaan dengan berbagai alasan mulai dari perkembangan karir, keluarga hingga urusan internal dikantor. Seringkali berposisi pada pihak yang resign, memang rasanya tidak ambil pusing dengan kondisi kantor atau tempat yang ditinggalkan.

Namun setahun belakangan ini posisi saya terbalik menjadi pihak yang ditinggalkan. Walaupun dari sisi logika, buat teman-teman yang resign itu merupakan pilihan yang terbaik e.g gaji jauh lebih besar, posisi jauh lebih tinggi katakanlah. Tapi tetap saja ‘berat’ untuk yang ditinggalkan.

Ditinggalkan teman rasanya lebih mudah dibanding ditinggalkan team. Karena prinsip bekerja adalah bekerja sama, tentunya ditinggalkan anggota team memberikan dampak yang cukup berat bagi tim yang lain. Nampaknya saya harus belajar lebih banyak lagi untuk hari-hari kedepan.

About these ads

Ditulis oleh priandoyo

Agustus 21, 2011 pada 4:51 am

Ditulis dalam Pekerjaan

13 Tanggapan

Berlangganan komentar dengan RSS.

  1. “Jika kamu berbuat baik berarti kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri, dan jika kamu berbuat jahat, maka itu untuk dirimu sendiri..”
    (QS. Al Israa’: 7).

    daus

    Agustus 22, 2011 pada 4:52 am

  2. sebenarnya pengin juga pindak ke tempat lain, tetapi seakan-akan saya stucked di tempat sekarang :(

    Z E F K A

    Agustus 22, 2011 pada 5:05 am

  3. bersabar lah..

    Nuraeni

    Agustus 24, 2011 pada 4:55 am

  4. apapun alasan nya. Bekerja untuk diri sendiri lebih jempol daripada bekerja unt org lain/karyawan

    romero

    Agustus 25, 2011 pada 3:53 am

  5. Semua itu memeng pilihan….
    Sayapun pernah resign……dan memang benar, banyak pertimbangan yg harus d pikir sebelum memutuskan….
    Kalo untuk saya pribadi…mendingan berdoa dulu sebelum menjalani pekerjaan di depan qta….

    Si Gendeng

    September 14, 2011 pada 1:27 pm

  6. Menurut saya resign tidak selamanya sekedar cari gaji tinggi atau pangkat yang lebih tinggi, dalam beberapa kasus, saya pernah bertanya keteman2 yg gajinya tidak istimewa namun tetap bertahan dan mereka pun menjawab karena suasana di kantor dia. jika dia resign dan pindah ke tempat baru belum tentu dia mendapatkan suasana kantor seperti sekarang, jika tidak beruntung bisa2 di tempat baru mendapatkan tekanan pekerjaan yang dapat mengurangi kualitas kerja. jadi menurut saya suasana kantor lah yg lebih berperan banyak atau tidaknya karyawan yg resign.

    Ecool

    September 16, 2011 pada 8:33 am

  7. Saya senang membaca Info dan Artikel yang di buat di Wibesite ini. Patut dicoba. Salam Sukses selalu.

    beauty bust cream

    Oktober 19, 2011 pada 5:47 am

  8. Tulisan dan Tipsnya sangat bermanfaat dan Infomatif. wajib dicoba. sukses selalu.

    mengencangkan payudara

    Oktober 19, 2011 pada 5:54 am

  9. Tips yang cerdas cuma di Wibesite ini banyak kumpulan Artikel bagus. harus dicoba. salam sukses

    merawat payudara

    Oktober 19, 2011 pada 6:00 am

  10. Terima kasih atas pencerahannya, tulisannya menarik juga. Saya akan coba

    bikin web

    Oktober 19, 2011 pada 6:31 am

  11. Terima kasih atas Artikel dan Info yang selalu menambah wawasan.semoga sukses

    buah merah papua

    Oktober 19, 2011 pada 6:57 am

  12. Menarik, sangat Menarik Artikel dan Tipsnya. boleh dicoba. salam sukses

    kapsul buah merah

    Oktober 19, 2011 pada 7:54 am

  13. Saya juga punya pengalaman resign beberapa kali mas, entah itu keputusan terbaik atau bukan :). Terima kasih artikelnya.

    Belajar Wordpress Pemula

    November 24, 2012 pada 2:23 am


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 443 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: