Anjar Priandoyo

Kendali hidup

tinggalkan komentar »

Jam 2 pagi, anak saya yang berusia 3 tahun terbangun, wajar sebenarnya karena hari ini dia sangat lelah selepas pulang balik dari rumah neneknya di Cirebon. Perjalanan hampir 9 jam diatas mobil, ditambah dengan agenda bersih-bersih rumah yang tidak kalah padatnya membuat dia hampir tidak tidur nyenyak sejak 2 pagi kemarin.

Terbangun kemudian menangis dan merengek untuk meminta digendong, membuat perasaan saya campur aduk antara kesal dan kasihan melihatnya seperti itu. Namun apa mau dikata karena badan pun sudah sangat lelah, akhirnya saya biarkan dia tertidur disamping ibunya dengan tangis yang masih nyaring terdengar, akhirnya 5-10 menit kemudian dia kembali tertidur dengan lelapnya. Ternyata.

Hari ini saya kembali belajar dan kembali mengingat-ingat mengenai pelajaran pelajaran terdahulu yang pernah saya terima mengenai bagaimana membentuk manusia berkarakter. Sebuah pelajaran penting yang akan sangat berguna bagi kita menjalani kehidupan yang tidak jelas, samar dan serba tidak menentu ini.

Kelas pembentukan karakter ini memang tidak semua orang memiliki kesempatan untuk mengikutinya, suatu kelas yang universal tidak melulu monopoli orang kaya dan berada dan justru lebih banyak tersedia bagi kelas ekonomi menengah dan bawah.

Ditulis oleh priandoyo

September 4, 2011 pada 8:59 pm

Ditulis dalam Kehidupan

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 317 pengikut lainnya.