Tujuh Tahun
Hari ini genap sudah tujuh tahun saya bekerja -bekerja setelah lulus dengan bukti potong pajak tepatnya. Selama tujuh tahun ini saya melihat naik turun, spekulasi dan berbagai hal yang sangat menarik mengenai takdir dan pilihan hidup seseorang. Saya melihat ada tren, ada musim, ada perubahan dan ada perjalanan panjang akan suatu hal.
Saya melihat bahwa yang terpenting bukan bagaimana orang bereaksi terhadap sesuatu hal, tapi lebih bagaimana orang berusaha untuk tetap konsisten dengan apa yang dicita-citakannya. Kalau cita-citanya adalah mendidik anak dengan sukses maka tentunya anak yang menangis di pagi hari karena tidak mau sekolah adalah suatu hal kecil yang pasti bisa dicapai dengan mengingat akan konsistensi akan cita-citanya.
Pendeknya, segala hal yang kita lakukan pada hari ini dampaknya mungkin baru bisa kita lihat 4-5 tahun kedepan. Bila kita ingin melakukan sesuatu hal atau ingin mencapai suatu hal maka hasilnya baru terlihat di 4-5 tahun berikutnya. Buah atas konsistensi terhadap suatu apapun itu baru terlihat dalam jangka panjang. Sama halnya seperti buah konsistensi atas pesimisme suatu hal, atau atas optimisme suatu peluang bisnis. Hal-hal yang hanya bisa dilihat dalam beberapa tahun kedepan.
Punya karir yang sukses misalnya, kalau berkaca pada seorang teman yang 5 tahun masih lontang-lantung namun kemudian bercita-cita menjadi karyawan perusahaan minyak yang sukses akhirnya kesampaian juga. Kalau melihat seorang kawan lain yang secara konsisten berkarir di sebuah perusahaan menengah yang berprospek akhirnya tercapai juga dengan ketekunan yang panjang.
Orang seringkali mengibaratkan kehidupan itu seperti pasang surut air laut. Memang sebuah analogi yang ada benarnya, karena siklus itu memang pasti terjadi, dan apapun yang terjadi kapal harus tetap berjalan. Bukan berarti kita harus mundur dari kapal tersebut. Atau memutuskan untuk mengubah jalur kapal kita berlayar.


Tulisan yang padet, singkat, berisi. Thank you banget Mas Anjar untuk sharing yang inspiratif. :)
Lamdamatra Arliyando
Oktober 11, 2011 pada 2:57 pm
Konsisten..itu dia kata kuncinya…siipp..
Yoga
Oktober 27, 2011 pada 4:50 am
Sebuah renungan yang sangat memotivasi , thanks pak Anjar
Kusen Aluminium
Oktober 27, 2011 pada 6:04 am
terimakasih sudah berbagi pengalaman mas.. bisa menjadi inspirasi bagi kami yang masih muda.. hehe
rico
Januari 14, 2012 pada 12:39 am