Anjar Priandoyo

Handicap 3

dengan satu komentar

“Jadi handicap kamu berapa Jar? kalau saya handicap saya 3″
“Satu istri dan dua anak”

Suatu ketika si bos yang rutin golf tiap sabtu pagi sambil bercanda menyampaikan pendapatnya kepada saya, bahwa orang tipe seperti dia ternyata cukup kesulitan untuk mendapatkan approval untuk main golf dari keluarganya.

“Iya, anak istri saya hobinya jalan-jalan, mau ga mau saya ikutan”

Tiap-tiap orang memang memiliki keterbatasannya masing-masing. Ada yang punya asma yang gampang kambuh kalau musim hujan tiba, ada yang punya penyakit maag, ada yang punya keluarga besar.

Suatu ketika si bos juga pernah bercerita, disela-sela perjalanan kereta api.

“Dulu, waktu saya masih tinggal di apartemen, saya suka heran, kenapa anak buah saya kalau sudah jam pulang maunya segera pulang, selalu tergesa-gesa seperti mengejar sesuatu.
“Sekarang saya barus sadar, setelah pindah ke BSD, mau tidak mau kereta ini harus terkejar”

Belajar berempati yuk.

About these ads

Ditulis oleh priandoyo

April 20, 2012 pada 7:00 am

Ditulis dalam Kehidupan

Satu Tanggapan

Berlangganan komentar dengan RSS.

  1. wah baguslah kalo bos sudah mulai ‘pakai sepatu anak buahnya’ jadi bisa ngerti. gak sekedar melihat dari sisi dia doang

    snydez

    Agustus 12, 2012 pada 7:49 am


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 434 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: