Apakah selamanya IT Auditor akan berputar di area audit and risk management
Apa kabarnya nih? Lama kita tidak saling contact. Saya ingin bertanya sebuah pertanyaan yang sangat menggangu saya belakangan ini. Dan saya rasa Mas Anjar punya pengalaman yang mumpuni untuk membantu menjawabnya.
Pertanyaan: “Apakah selamanya IT Auditor akan berputar di area audit and risk management?”
Kenapa saya bertanya demikian, karena personally masih ada impian saya untuk suatu saat nanti menjadi CIO in one of organization (amin). Sementara most of them yg saya lihat adalah berasal dari mereka yang memiliki background pengalaman sales ataupun managing projects or programs. Tidak pernah saya melihat ada auditor yang menyeberang ke sisi sana. Di lain pihak entah mengapa, mungkin sudah digariskan dari di Atas, bahwasannya pekerjaan yang mengikuti saya dan yang ditawarkan selalu terkait Audit, meski selalu apply ke arah consultancy or managing projects.
What would be the future of this line of career?
Terima kasih sebelumnya untuk mau menjawab pertanyaan saya ini :)
Jawaban:
Saya coba jawab ya mas, pertanyaan ini sebenarnya juga relevan untuk banyak profesi sejenis seperti System Administrator, Database Administrator, Programmer, IT Auditor ataupun Project Manager. Kalau menurut saya kita harus melihat hal ini dari 2 sudut pandang yaitu terkait Kesempatan dan Kemampuan.
Terkait kesempatan, walaupun hal tersebut merupakan hal kunci namun saya tidak ingin terlalu banyak membahasnya. Kesempatan ini artinya kita harus rajin browsing lowongan untuk posisi CIO, rajin networking dengan orang-orang yang berkompeten dibidangnya. Dari sudut pandang kesempatan posisi kita apapun jenis pekerjaannya sebenarnya memiliki peluang yang sama.
Nah untuk point kedua, yang saya lihat justru paling penting adalah Kemampuan. Pekerjaan apapun seringkali kita terjebak dalam spesialisasi, IT Auditor contohnya seringkali dia terjebak sebagai seorang spesialis yang sangat fokus dalam bidangnya. Sementara untuk posisi yang lebih tinggi, misalkan Chief Audit Executive (CAE) tentunya bukan kemampuan teknis/spesialis lagi yang diharapkan.
Analogi yang sama juga pekerjaa IT dalam mengejar posisi Chief Information Officer (CIO) misalnya, kita harus tahu betul apa kebutuhan seorang CIO, tentunya hal-hal klasik seperti kemampuan berkomunikasi dengan anak buah, kemampuan mengorganisasikan, kemampuan untuk memotivasi dan mencapai tujuan.
Nah nasihat saya untuk orang-orang seperti mas (dan tentunya orang-orang seperti saya), yang masih terjebak di jalur fungsional/spesialisasi, Jangan Takut, dan terus berusaha untuk membangun kemampuan anda. Kemampuan kita saat ini mungkin bisa berbeda dengan pekerjaan yang kita hadapi, tapi tentunya ini untuk mempersiapkan kesempatan yang kelak akan datang.
Kesempatan akan datang pada orang siap dan punya kemampuan.
Salam kenal Om dan Kunjungan Sore NIh.. :)
jaka
Juni 13, 2012 pada 8:40 am
Jika Ane Jadi Penulis Pasti ane mau belajar dari ente gan.. :)
nadiananda
Juni 13, 2012 pada 8:42 am
Semangat adalah Kunci keberhasilan baik tulisan maupun ungkapan perasaan.. Ayoo semangat.. :D
nadiaananda
Juli 12, 2012 pada 5:34 pm
hohoho.. Saat Buka Laptop langsung dah baca artikel yang sangat akurat sekali.. :)
nadiaananda
Juli 13, 2012 pada 1:58 am
mantappp…… untuk level2 manager competensi nya lebih tidak sekedar kemampuan teknis. mkn begitu… :D
kodhim
Juli 16, 2012 pada 11:33 am
Pass banget nih om kita harus saling berbagi.. Ada yang mau Gorengan?? Ni ane punya’ ni… hehehe.. Biar semangat!!
ratna widiyanti
Juli 22, 2012 pada 4:15 pm
Wahhh,, Om Ane Suka Om Cara Pemilihan Judulnya.. :) Sangat Variatif Sekali.. :/
siscaamellya
Juli 26, 2012 pada 9:51 am
Semangat adalah Kunci keberhasilan baik tulisan maupun ungkapan perasaan.. Ayoo semangat.. :D
siscaamellya
Juli 26, 2012 pada 9:52 am
Kisah terbaik kehidupan adalah kisah yang diangkat dari kehidupan nyata.. :)
siscaamellya
Juli 30, 2012 pada 5:50 am
Semangat.. Semangat untuk indonesia dan para blogger semuanya.. Ayo kita menulis dan berbagi.. :)
siscaamellya
Juli 30, 2012 pada 6:27 am
Pasti project manager-lah yang paling pantas untuk menduduki posisi CIO. Mereka mengerti semua lini, mulai dari aspek teknis, leadership, finance dan manajemen. Apalagi Project Manager yang pernah di sales engineering juga. Lengkap banget, siap untuk menjadi CIO. bahkan CEO.
adhi
Februari 27, 2013 pada 7:15 am