Bahan Bakar Nabati
April 30, 2008 — priandoyo“Jar, kira-kira prospek BBN ke depan bagaimana ya?”
“Bakrie Brothers maksudnya?”
“Bukan, Bahan Bakar Nabati, aku sekarang joint di Bioethanol Plant.
Bahan bakunya dari Singkong atau Molases, sekarang masih comissioning belum produksi, kira-kira arahnya ke Bioenergy lah”
“Hmm, kurang tahu juga ya kalau Bioethanol, tapi kalau CPO lagi bagus-bagusnya kan”
“Emang kapan mau operasi?”
“Targetnya sih akhir tahun ini sudah produksi tapi belum fuel grade, jadi masih nunggu juga”
Biofuel is seen as a substitute product and it will strengthen the country’s energy security. We have plenty of arable land, also good for palm oil. There is no need for deforestation
Reuters: Indonesia’s Medco eyes cassava in new ethanol plant












