Anjar Priandoyo

Archive for the ‘Dunia Kerja’ Category

Apa yang harus diperhatikan saat berhenti kerja

with 31 comments

“Iya njar, aku udah 3x kali resign (sukarela), rata-rata 3-4 tahun, dan setiap kali resign aku selalu dapet uang ‘balas jasa’ 2-3 kali gaji dari perusahaan itu”
“Dipecat sebenarnya lebih menarik dari pada resign sukarela lho, dipecat artinya kita dapet tunjangan 2 PMTK (Peraturan Menteri Tenaga Kerja) 2 kali masa kerja”
“Pensiun dini itu menguntungkan, kalau usianya masih produktif, misal teman mengambil opsi pensiun dini pada usia 35 tahun artinya masih dapet 2 PMTK, beda kalau resign sukarela dapet offer dari company lain”
“Dulu saya pindah ke Oil Company ini dapet joining bonusnya gede banget, gila, saya yakin ini Oil Company serius, tapi setelah saya pikir lagi kok kayaknya saya dibodohi ya. Kalau saya dipecat dari perusahaan lama, dapetnya segitu juga kan”

Ada banyak hal yang harus diperhatikan saat berhenti kerja (sukarela/terpaksa), yang standar-standar antara lain Surat Referensi, Jamsostek atau dokumen pendukung lain. Tapi seringkali ada komponen-komponen yang seharusnya menjadi hak kita yang seringkali terlupakan. Tentunya hal ini berbeda antara satu perusahaan dan perusahaan lain.

“Alhamdulilah, semua pinjaman dari perusahaan diputihkan… hore” Komentar seorang teman yang resign dari perusahaan ternama berseri-seri. Pinjaman sekian puluh jutanya untuk rumah dan sekolah diputihkan oleh perusahaan.

Jadi, keputusan untuk resign bukan soalan dapet offer yang lebih baik ataupun sudah ‘capek’ dengan pekerjaan saat ini.
Ada pengalaman lain?

Written by priandoyo

Juni 13, 2009 at 6:57 am

Ditulis dalam Dunia Kerja

Karena umur memang tidak bisa dibohongi

with 14 comments

Jono seorang teman baik saya mengawali karir sebagai junior IT system administrator disebuah perusahaan telekomunikasi besar.
“Jar, semua teknis dan teori mengelola server ini sudah saya kuasai dengan baik, tapi rasanya bos IT ga pernah memberikan saya kepercayaan lebih untuk pegang server production utama”

Atau Rini juga seorang teman baik saya yang bekerja di bank nasional raksasa pernah berujar
“Iya, satu tahun pertama ini hanya dikasih job pegang CS, katanya baru tahun depan pegang teller, padahal apa sih bedanya, kerjaan teller saya paham kok”

Mencoba menyelami dunia kerja, saya mengambil kesimpulan bahwa bekerja bukan saja seputar teknis dan skill tapi juga menyangkut kematangan. Kematangan untuk mengambil keputusan yang tepat (mungkin) tidak bisa dibangun dalam waktu 3-4 bulan saja. Untuk mendapatkan sebuah ’sense’ atas pekerjaan yang terlihat ‘trained monkey’ bisa jadi perlu waktu beberapa tahun.

Untuk first line manager misalnya, memburu sebuah posisi strategis seringkali bukan hanya ditentukan dari faktor kapasitas otak orang itu saja.
“Memang anak muda biasanya ceroboh dan menggampangkan suatu hal” ujar seorang sahabat baik
Selain faktor nasib (yang cukup signifikan) faktor kematangan ini memang mau tidak mau menjadi faktor yang signifikan.

Ada yang punya pengalaman dengan hal ini? untuk seorang sahabat yang tengah berjuang dengan umur.
“…gimana caranya bisa terlihat 5 tahun lebih tua untuk bisa mendapatkan peranan ini…”

Written by priandoyo

Juni 13, 2009 at 6:55 am

Ditulis dalam Dunia Kerja

Siapa mau kerja di Bank?

with 43 comments

Tahun 1997 menjelang krisis kita punya 243 Bank, tahun 2008 kita punya 124 Bank, konon menjelang 2012 jumlah ini akan menjadi lebih sedikit lagi, kelak akan hanya 8 Bank Nasional dan sisanya Bank asing -(CMIWW bukan orang ekonomi soalnya). Apapun, tapi dari sudut pencari kerja, bekerja di institusi keuangan seperti perbankan, khususnya untuk orang IT, HR, dan Ekonomi tentunya merupakan sebuah tempat belajar yang sangat menarik. IT karena industri ini IT dependent, highly regulated. HR karena turn over tinggi, industri yang padat karya, dan Ekonomi atau bidang manapun, tentunya memutarkan uang merupakan inti dari industri ini. So, pasar bagus, kebutuhan banyak, dan industrinya juga dinamis.

Masalahnya, dengan jumlah bank yang ratusan itu seringkali kita bingung memilih bank mana yang paling cocok sebagai tempat kerja kita. Sering saya mendengar cerita teman yang kebingungan karena mendapat offer dari beberapa yang sejenis.
“Mending mana ya Jar, BNI, BRI atau Bukopin?, offernya mirip-mirip nih?”
Kira-kira begitu keluhan beberapa teman seputar tawaran bekerja di industri ini.

Ok sedikit clue, terlampir data aset perbankan per September 2008 (CMIWW, data dari Perbanas), dan data Top 10 bank per Maret 2009.
Nama Bank Total aset
1. PT Bank Mandiri Tbk 328,01T
2. PT BRI Tbk 250,54T
3. PT BCA Tbk 247,61T
4. PT BNI Tbk 198,92T
5. PT Bank Danamon Tbk 102,98T
6. PT Bank CIMB Niaga Tbk 74,48T
7. PT Pan Indonesia Bank Tbk 68,14T
8. Citibank NA 55,49T Baca entri selengkapnya »

Written by priandoyo

Juni 6, 2009 at 3:39 am

Ditulis dalam Dunia Kerja

Perlukah mengirimkan sertifikat pendukung saat lamaran pekerjaan?

with 41 comments

“…Perlukah kita mengirimkan sertifikat pendukung seperti kursus-kursus atau sertifikat seminar saat mengirim lamaran pekerjaaan? Apakah sertifikat ini perlu dikirimkan juga pada lamaran offline berupa hardcopy?…”
Pertanyaan dari seorang teman freshgraduate

Komentar:
Menurut saya tidak perlu ya, apalagi kalau lamaran online. Informasi mengenai sertifikat/kursus-kursus cukup dituliskan dalam resume/CV, tidak perlu dilampirkan. Attachment berupa hasil scan sertifikat pendukung tentunya akan sangat berat memenuhi inbox rekrutment. Rasa-rasanya berlaku juga untuk lamaran offline. Mungkin ada pendapat lain? orang-orang HR mungkin?

Written by priandoyo

Februari 22, 2009 at 3:41 pm

Ditulis dalam Dunia Kerja

Kenapa bunuh diri?

with 24 comments

Masih muda, 24 tahun, bekerja di kawasan Sudirman. Sayang ya
berita selengkapnya

Konon, hampir disetiap kampus, perusahaan atau institusi apapun dengan beban kerja tinggi dan kompetisi yang ketat hal-hal seperti ini sangat dimungkinkan terjadi.

Oh ya, tahukah anda bahwa pistol merupakan sarana bunuh diri yang paling populer di dunia -di Indonesia mungkin lebih populer dengan gantung diri ya. Ada yang pernah punya pengalaman?

baca juga:
Suicide, Suicide Methods

Written by priandoyo

Februari 21, 2009 at 7:23 am

Ditulis dalam Dunia Kerja

EPC versus end user

with 15 comments

“…Saya melamar di dua perusahaan, yang satu EPC company dan yang satu lagi end user (Petrochemical). Keduanya sudah sampai pada tahap final interview. Untuk salary sepertinya tidak jauh berbeda. Apa pertimbangan yg harus dipikirkan untuk memilih? Terima kasih sebelumnya….”

Field engineer dengan pengalaman kerja lebih dari enam tahun

Written by priandoyo

Februari 21, 2009 at 7:19 am

Ditulis dalam Dunia Kerja

Berapa lama sebaiknya kita bertahan bekerja?

with 26 comments

Saya lulusan Chemical Eng., saat ini saya bekerja di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Petrochemical Support, posisi saya Site Engineer untuk salah satu project di Sumatera. Di sini saya mendapatkan fasilitas yang cukup lengkap, dengan gaji yang lumayan, namun hampir 2 bulan ini saya merasa jenuh dengan rutinitas yang menurut saya kurang ada tantangan, kalaupun ada trouble, saya bersama teman-teman hanya bisa menyarankan saja, tanpa bisa turun langsung ke lapangan, karena wewenang kami terbatas.

Saya berencana untuk resign setelah 6 bulan. Yang ingin saya tanyakan, apakah pengalaman saya yang hanya 6 bulan bisa menjadi nilai tambah ketika saya mencari kerja nanti? Apakah mungkin kalo saya mencari pekerjaan yang bidangnya berbeda? Saya berencana untuk pindah ke bidang EPC atau petrochemical.

Komentar:
Kalau memang ga cocok rasanya nanggung ya kalau 6 bulan.

Written by priandoyo

Februari 14, 2009 at 9:35 am

Ditulis dalam Dunia Kerja

Cewek Jurusan Bisnis di Perusahaan Minyak

with 10 comments

Saya sekarang masih mahasiswi di sebuah perguruan tinggi di LN jurusan business and management yang nantinya akan mendapatkan gelar dari PT di EU. Yang ingin saya tanyakan: apakah lulusan dari jurusan bisnis bisa bekerja di perusahaan minyak? karena saya ingin mewujudkan mimpi Ayah saya yang menginginkan saya bekerja di perusahaan minyak.

Written by priandoyo

Februari 14, 2009 at 9:33 am

Ditulis dalam Dunia Kerja

Lulus tepat waktu atau molor demi IPK

with 60 comments

“…Menurut Mas Anjar, untuk seorang mahasiswa seperti saya dengan orientasi lulus pengen langsung bekerja, mana yang lebih baik: lulus tepat waktu (tiga tahun) tapi IPK kecil (di bawah 3), atau lulus telat setahun tapi IPK lumayan (di atas 3)?..”
Marthin, Mahasiswa Smart, PTN sangat ngetop dengan jurusan sangat ngetop di Indonesia

Kalau telatnya cuman setahun sih mending nunggu diatas tiga, sampai lima tahun kuliah pun saya akan pilih sampai IPK diatas tiga. Keinginan untuk langsung bekerja bisa disalurkan ke organisasi atau parttime. Tapi ga tau ya, mahasiswa jaman sekarang waktu kuliahnya lebih pendek rata-rata.

Mungkin ada pendapat?

Written by priandoyo

Januari 25, 2009 at 10:31 pm

Ditulis dalam Dunia Kerja

IT Support vs SAP Support

with 27 comments

Ada email datang dari seorang teman, si teman baru saja lulus universitas dalam bidang IT. Sebagaimana anak-anak IT lainnya, si teman juga cukup gesit dengan mengambil training Cisco, kelas malam yang mungkin dimulai Feb/Mar 2009 nanti.

Catatan: Nasihat klasik untuk para freshgrad, untuk menghindari stress berkepanjangan saat menunggu lowongan pekerjaan ada baiknya untuk mengambil kursus, part-time atau aktivitas positif lainnya.

Nah masalahnya baru muncul ketika si teman mendapatkan tawaran dari 2 perusahaan secara bersamaan, satu perusahaan sebagai SAP Support sementara satu lagi sebagai IT Support (Maintain Server & Network)

Kira-kira emailnya seperti ini, panjang sekali sebenarnya saya singkat:
“…Jika saya di terima menjadi SAP support, apakah cisco training tersebut dapat memberatkan saya jika nantinya saya kerja jadi SAP support, tapi malam harinya training cisco ? jujur, saya belum tahu job desc SAP support itu secara detail seperti apa dan saya juga denger dari temen, dia training cisco sambil kerja jadi network administrator. jadi dia bilang kerjanya ada hubungannya ke materi cisco yang ia pelajari. nah kalo saya masalahnya kalo ambil lowongan SAP support ini, apakah ada hubungannya nanti dengan materi cisco yang akan saya jalani?…” Baca entri selengkapnya »

Written by priandoyo

Desember 26, 2008 at 10:08 pm

Ditulis dalam Dunia Kerja