Karet
April 21, 2008 — priandoyo“Karet (juga sawit) itu gak ada quotanya Jar,
beda sama Kopi. Kopi itu kalau sudah sampai quota tertentu harganya akan turun”
“Iya Jar, mulai mbangun nih di Prabumulih dan Baturaja.
Disini tanah masih murah. 1 hektar bisa 2-3 juta”
“Nanti ngelolanya gimana?”
“Tiap 3 hektar itu dikelola 1 keluarga. Om-ku punya 30 hektar
dirintis sejak 20 tahun lalu bekerja sebagai PNS”
“Omku sekarang secara finansial jauh lebih baik dibandingkan keluarga lain yang dokter dan insinyur”
Cerita seorang teman yang kemarin mampir kerumah. Sudah S2, bekerja di perusahaan mentereng diluar negeri, tapi ingin pulang jadi petani.
“Wah enak dong, modal kecil untung gede?”
“Ya kira-kira kalau naik motor Trail 5 jam PP lewat lumpur-lumpur itu enak”
“Dari situ aku juga belajar, bahwa membangun mental wirausaha itu tidak mudah.
dari situ juga aku tahu, yang pengen duit tuh bukan polisi atau tentara aja, tapi lurah sampai aparat desanya juga pingin”













