Anjar Priandoyo

Arsip untuk kategori ‘Others

Gerai Samsat Bintaro, Tangerang Selatan

dengan 6 komentar

“…Super cepat dan layanan memuaskan…”

Hari ini, karena STNK tahunan sudah akan habis saya memutuskan untuk membayar pajak di Gerai Samsat Bintaro. Lokasinya sangat terjangkau karena terletak persis di depan Plaza Bintaro -salah satu Mall di Bintaro Sektor 3A. Persisnya di ruko Bank Jabar Banten – lantai 3.

Saya datang pukul 08:00 dan petugas Samsat pun sudah ada dilokasi. Tidak ada kesan PNS malas-malasan di Gerai Samsat ini. Prosesnya sangat cepat, kurang dari 5 menit pajak STNK motor / mobil saya sudah beres. Sebagai warga Bintaro, saya sangat berterimakasih dan terbantu dengan adanya inisiatif dari pemerintah untuk mempermudah proses pembayaran STNK, yang sebelumnya dari Samsat Ciputat menjadi Gerai Samsat Bintaro.

Gerai Samsat Bintaro ini ternyata baru beroperasi sekitar 1 bulan, mungkin masih banyak masyarat Bintaro yang tidak mengetahuinya. Silahkan mencoba ya.

Gerai Samsat Bintaro
Jam Buka:
Senin-Jumat: 08.00-14:00
Sabtu: 08:00-11:00

Ditulis oleh priandoyo

Oktober 22, 2012 pada 3:29 am

Ditulis dalam Others

Bogowonto – Gajah Wong

dengan 2 komentar

“Tempat duduknya berhadap-hadapan, jadi tidak nyaman”
“Posisi tempat duduk nyaris tegak sehingga tidak bisa digunakan secara maksimal untuk beristirahat”
“AC memang, tapi rasanya kalau perjalanan malam, kereta non AC sudah cukup”

Mendadak, salah seorang saudara meninggal dunia di Wonosobo. Hari itu saya segera memesan tiket kereta api ke Jogjakarta. Sengaja ke Jogja untuk mampir terlebih dahulu ke saudara disana. Segera saya pergi ke Indomaret, hanya untuk mengetahui bahwa seluruh kereta bisnis menuju dan kembali dari Jogja sudah habis terpesan. Pupus, sudah harapan saya untuk pulang. Namun kemudian saya mencoba untuk menghubungi 121, dan syukurlah disana petugas mengusulkan untuk menggunakan kereta AC Ekonomi. Ya, kereta dengan tarif 150.000, spesifikasinya agak membingungkan, karena harga dibawah kereta bisnis senja, tapi mendapatkan fasilitas AC.

Ternyata, setelah mencoba kedua kereta api ini kesimpulan saya positif. Dengan berbagai kekurangan disana-sini yang tentunya sebanding dengan ‘value for money’nya, saya berpendapat bahwa AC Ekonomi merupakan alternatif yang sangat bisa diandalkan bila tiket Kereta Senja sudah habis, bila masih ada Senja/Fajar tentu saya akan memilih kereta bisnis tersebut.

Ditulis oleh priandoyo

April 23, 2012 pada 8:54 pm

Ditulis dalam Others

Dikaitkatakan dengan , ,

Manajemen Minutes of Meeting (MOM)

dengan 3 komentar

Minutes of Meeting (MOM) yang pertama kali saya buat adalah saat kelas 3 SD, tepatnya saat Ramadhan tiba. Adalah tugas rutin dari Guru Agama untuk mencatat ceramah pada malam Ramadhan dalam sebuah buku yang kemudian harus di tandatangani penceramah dan dicap oleh petugas masjid.

Adalah sebuah kebanggaan tersendiri saat buku Amaliyah Ramadhan yang berisi tulisan-tulisan penuh dan cap serta tanda tangan lengkap dari si penceramah. Dan ini bukan hanya ceramah sebelum tarawih, tapi juga ceramah subuh. Jadi total -kalaupun ada yang bisa- terdiri dari 60-an catatan ceramah. Lebih dari 60 karena ceramah mingguan, sholat jumat ataupun perayaan Nuzulul Quran bisa juga dicantumkan dalam buku Amaliyah itu. Walaupun prakteknya saya tidak pernah lebih dari 30-an. Biasa, dipertengahan Ramadhan semangat mulai kendur.

Sekarang, setelah besar, pengalaman menulis minutes of meeting sewaktu kecil itu terulang lagi. Esensinya sama mencatat, tapi kompleksitasnya jauh lebih besar. Kalau dulu hanya sekedar tugas dari sekolah, sekarang MOM itu bisa menjadi justifikasi keputusan, komitmen bersama atau jadi bukti audit yang bisa menyelamatkan direksi atau pihak tertentu dari tuduhan korupsi atau sejenisnya.

Fungsi MOM
Di beberapa kali diskusi, banyak teman yang mengatakan bahwa fungsi rapat adalah ‘unjuk gigi’, unjuk kekuasaan gituh. Jadi seringkali rapat itu tidak efektif karena ada kecenderungan untuk pihak-pihak tertentu yang menunjukkan giginya dalam momen tersebut. Dan hukum alam berlaku disini, semakin banyak pihak yang terlibat dalam sebuah meeting, maka semakin tidak efektiflah meeting tersebut.

Peran MOM di masa depan
Seiring dengan kecanggihan dan murahnya teknologi -infocus/viewer/proyektor yang tersedia diruang-ruang rapat client -bahkan ruang meeting kecil sudah embed dengan infocus. Maka penguasaan MOM dikombinasikan dengan penggunaan infocus ini menjadi sangat penting.

Kesimpulannya, kalau kemampuan presentasi adalah mutlak bagi seorang top manajemen, maka kemampuan minutes of meeting merupakan skill mutlak yang harus dikuasai oleh entry level atau middle manajemen.

Ditulis oleh priandoyo

Maret 3, 2011 pada 5:58 am

Ditulis dalam Others

Mungkinkah Tabung Elpiji Meledak?

dengan 8 komentar

Si mbak dirumah saya takut setengah mati setiap kali mendengar suara mendesis muncul dari tabung gas atau bila tiba-tiba muncul bau-bauan dari tabung gas.
“Takut nanti meledak mas, kayak di Tipi-tipi gitu” ujar si Mbak.

Mulanya saya juga takut bila memang si tabung ini meledak hebat, tapi sambil berjalannya waktu saya menemukan bahwa suara mendesis atau bau-bauan itu biasanya (tidak selalu) muncul menjelang tabung gas habis. Karena itu, saya selalu menandai tanggal setiap kali membeli gas. Dan biasanya mencocokkan bila tanda-tanda tersebut muncul dengan usia tabung gas saya. Biasanya pemakaian tabung gas saya berkisar 45 hari (1.5 bulanan), dipakai setiap hari, untuk makan 3 kali.

Beberapa hari yang lalu, saya melihat promosi sebuah produk klep penghubung tabung gas dengan kompor gas. Menurut si penjual produknya ini diklaim bisa mencegah terjadinya kebocoran antara Tabung ke Kompor Gas. Sayang, harga produknya relatif mahal sekitar 150ribuan -sementara klep dirumah saya baik-baik saja sehingga saya tidak tertarik membelinya.

Meskipun tidak tertarik dengan produknya, dari penjelasannya saya belajar bahwa masalah utama pada tabung gas bukan pada terjadinya ledakan, tapi kebocoran yang menyebabkan gas cepat habis. Di demonya, secara extrem si penjual membakar langsung tabung gas elpiji 12kg milik pertamina, atau membuat lubang pada selang penghubung dengan cara menusukkan pisau, dan kemudian membakar gas yang mengalir dari lubang tersebut. Ternyata betul, gas dari Tabung Elpiji tersebut bertekanan rendah. Hasilnya hanya terbakar kecil yang bisa dipadamkan dengan kain.

Saya jadi teringat, beberapa kali pemberitaan di TV, bahwa ada tabung elpiji yang meledak. Ternyata kondisi si tabung baik-baik saja. Yang terjadi adalah gas yang bocor terkonsentrasi dalam ruangan tertutup, dan membakar ruangan tersebut, apalagi ruangan yang memiliki banyak bahan mudah terbakar. Tapi, sekali lagi -tutur di si penjual, tidak mungkin tabung ini meledak hebat seperti ledakan di film-film Hollywood.

Entah benar atau tidak, tapi paling tidak demo kemarin membuat saya tidak terlalu khawatir lagi dengan masalah Tabung Elpiji yang meledak. Apalagi sekarang design dapur cukup terbuka, sehingga bila ada kebocoran pun gas akan menguap dengan cepat.

Ada pengalaman lain? atau mungkin orang Oil & Gas bisa menjelaskan dengan lebih detail secara teknisnya :)

Ditulis oleh priandoyo

Maret 28, 2010 pada 2:17 am

Ditulis dalam Others

Tips mudah lulus ujian SIM A/C dan biaya pengurusannya di Jakarta 2010

dengan 112 komentar

Polri kini jauh lebih baik, salah satunya terlihat saat pengurusan SIM C baru di Pusat Layanan SIM Daan Mogot. Prosesnya cepat dan total biaya yang dibutuhkan adalah sebesar 125.000, persis sama dengan yang terpampang di website Ditlantas Polri, silahkan di cek Ditlantas Polri – Forum SIM, Ditlantas Polri – Biaya SIM

Biaya pengurusan SIM C di Jakarta tahun 2010
Biaya Pembuatan SIM baru: 75.000 (berkuitansi, dibayarkan di Bank BRI)
Asuransi : 30.000 (berkuitansi)
Kesehatan : 20.000 (berkuitansi)
Administrasi : 10.000 (optional)
Sewa Motor : 5.000 (optional)
Dompet : 5.000 (optional)
Total : 145.000,-

*optional artinya bisa dibayarkan bisa tidak.

Selasa kemarin saya mengurus SIM C baru di Daan Mogot. Menurut papan pengumuman yang tertera disana, untuk proses pengurusan SIM C memerlukan waktu kurang lebih 2 jam. Pengalaman saya kemarin saya membutuhkan waktu 4 jam, karena saya gagal di test teori. Untungnya Polri memberi kesempatan kita untuk melakukan remedial test, segera setelah test teori yang pertama gagal. Test teori pertama saya nilainya 16 (dari minimum 18) kemudian test kedua menjadi 19 lulus.

Tips mudah lulus ujian SIM A/C
Sedikit tips bagi yang ingin mengurus SIM C ataupun SIM A di Daan Mogot.

1. Datang pagi-pagi
Usahakan datang sebelum jam 8.00 pagi. Jangan lupa membawa alat tulis pinsil dan pulpen (bisa beli seharga Rp 2000). Juga jangan lupa membawa fotokopi KTP 4 lembar (bisa juga fotokopi ditempat seharaga Rp 2000).

2. Test kesehatan
Tahapan pertama adalah test kesehatan (mata), segera menuju tempat test kesehatan. Atau bila bingung, segera hubungi bagian informasi, atau polisi yang bertugas dibagian depan pintu masuk untuk mengetahui tahapan pengurusan test. Biaya 20.000. Hampir dipastikan test kesehatan ini lulus.

3. Bayar-bayar
Selanjutnya bayar-bayar, biaya pembuatan SIM baru dan asuransi seperti diatas

4. Test teori
Test teori terdiri dari 30 soal dengan minimum score 18. Untuk tiap jenis SIM soalnya berbeda dan ada 9 variasi untuk masing-masing SIM A, B dan C. Test teori ini merupakan saringan pertama. Beruntung, saya bisa lulus setelah dua kali mencoba, pasalnya banyak teman-teman yang hingga 6-8 kali mencoba test teori dan masih gagal. Menariknya, Polri langsung memberikan remedial test saat itu juga, sehingga tidak perlu menunggu hingga 14 hari. Namun bila remedial test gagal, maka kita hanya diperbolehkan mengulang 14 hari berikutnya.

Soal terdiri dari 2 tipe, hafalan dan analisa. Hafalan seperti, berapa usia minimum mendapatkan SIM C, apa arti rambu, soal tipe hapalan ini merupakan penyumbang score terbesar. Tipe kedua adalah analisa, sekitar 30% rasa-rasanya adalah analisa seperti kendaraan mana yang harus maju duluan, kendaraan mana yang harus menunggu. Soal tipe analisa ini cukup membingungkan. Saking membingungkannya -mungkin karena dalam ‘real life situation’ teori-teori ini tidak mungkin diaplikasikan, maka kita harus berhati-hati betul. Tipsnya adalah buang jauh-jauh persepsi anda selama ini tentang bagaimana mengemudi di jalan raya.

5. Test praktek
Untuk test motor, ada 6 track yang harus dilalui: Angka delapan, Zigzag, Berjalan-Berhenti/rem dan putaran U. Pengalaman test kemarin, penguji hanya mewajibkan test ke 6 yang tersulit, yaitu putaran U pada jalan sempit. Untuk test praktek ini bila gagal tidak ada remedial test langsung seperti test teori. Kita diperbolehkan mengulang setelah 14 hari.

Untuk test mobil, (agak lupa 2 tahun yang lalu nih) antara lain berhenti di tanjakan, parkir paralel

6. Foto, Sidik Jari, Cetak Kartu
Nah untuk tahapan ini juga Polri semakin baik. Proses pengurusan foto, sidik jari dan cetak kartu sangat cepat. Hampir tidak ada waktu untuk menunggu. Rasa-rasanya hari itu jumlah pemohon SIM juga cukup banyak tapi proses tetap bisa berlangsung cepat. Kondisi ini jauh lebih baik dibandingkan saat saya mengurus SIM A padah tahun 2007.

Masih adakah budaya suap, pelicin, uang terimakasih dan sebagainya?
Harus diakui, selama masih banyak orang kita yang berupaya mencari jalan pintas, ingin cepat selesai maka kesempatan itu pasti ada. Bersama saya kemarin cukup banyak peserta dari lembaga kursus mengemudi atau yang didampingi dengan petugas tertentu. Biaya yang dibutuhkan berkisar
SIM C: 200-300ribu (all in, tinggal foto dan sidik jari)
SIM A: 450-500ribu (all in, tinggal foto dan sidik jari)
SIM A via kursus: 500-700ribu
Perujian, SIM C: 50-100ribu (semisal gagal di teori saja, atau gagal di praktek saja)
Perujian, SIM A: 200-300ribu (semisal gagal diteori saja, atau gagal di praktek saja)

Untuk masalah ini kita tidak bisa menyalahkan Polri saja, tapi karena permintaan ini datang dari masyarakat kita juga. Menurut pendapat saya, kalau pertimbangannya waktu pengurusan rasanya ini bukan masalah lagi ya, karena prosesnya relatif lebih cepat sekarang.

Bagaimana pengurusan SIM di daerah?
Tahun 2005 saya mengurus SIM di Cirebon. Sebenarnya dibandingkan pengurusan SIM di Jakarta, proses pengurusan SIM di Cirebon sudah jauh lebih baik. Mungkin karena volume pemohon SIM tidak setinggi di Jakarta.

Ada pengalaman lain?
PS: kemarin konon ada sidak dari KPK di Pusat layanan SIM Daan Mogot :)

Ditulis oleh priandoyo

Januari 26, 2010 pada 9:15 pm

Ditulis dalam Others

Dikaitkatakan dengan , , , ,

Kamus Mandarin/China untuk sangat pemula

dengan satu komentar

AGEN: “Jadi barangnya mau dikirim dari mana pak?”
PEMBELI: “Shenzhen” suara tidak terlalu jelas
PEMBELI: “Sengshen” agak ragu-ragu juga mengucapnya
AGEN: … si agen masih menunggu
PEMBELI: “Iya Sengsen” mengubah dari e (seperti e pada kata meja, menjadi e pada kata tempat”
AGEN: “Oh maksud bapak Sencen ya”

AGEN: Wah, kita tidak punya akses dari Sencen pak, kita ada di Kuangcou. Sencen dua jam dari Kuangcou
PEMBELI: … mencoba mengingat-ingat, apa yang dia maksud Kuancou
” Ah Guangzhou ya, Guangzo, Kuancou”

Susah juga ya, sedikit catatan kecil dari seorang teman, kutipan dari email

b dibaca p; misal ba dibaca pa
p dibaca ph; misal pin dibaca phin
d dibaca t; misal de dibaca te
t dibaca th; misal teng dibaca theng
g dibaca k; misal gong dibaca kong
k dibaca kh; misal ke dibaca khe
c dibaca ch; misal ci dibaca che
ch dibaca ch juga tp ada beda di angin yg keluar dr mulut hihi; misal chi dibaca che
z dibaca c; misal zi dibaca ce
zh dibaca c juga tp ada beda di angin yg keluar dr mulut hihi; misal zhang dibaca cang
sh dibaca s; misal sheng dibaca seng
x dibaca s; misal xi dibaca si
q dibaca ch; misal qi dibaca chi

y, r, h, f, l, m, n cara bacanya tetep sama.

Note:
1. “e” dalam mandarin dibaca seperti “e” pada kata “tempat” bukan “e” pada “meja” :D
2. c, ch, z, zh, sh kalau diikuti huruf “i” maka “i” bacanya jadi “e”
3. huruf “ΓΌ” yang ada di belakang l atau n, bacanya jadi agak iu gitu hehe…
4. yan dibaca yen
5. yuan dibaca yuen

Thanks San

Ditulis oleh priandoyo

Januari 21, 2010 pada 9:32 am

Ditulis dalam Others

Partai Pencari Kerja Indonesia

dengan 8 komentar

Kalau ada partai solid yang bisa memenangkan pemilu 2014 besok, saya ingin memilih Partai Pencari Kerja Indonesia (PPKI). Rasa-rasanya masalah terbesar di negeri ini adalah mencari pekerjaan, dengan adanya pekerjaan, maka akan ada pendapatan rutin, kesejahteraan meningkat dan ujung-ujungnya kualitas generasi yang dibangun melalui pendidikan dan kesehatan bisa terlaksana.

Pengalaman saya pulang kampung ke Cirebon, Jogja atau Malang, rata-rata pertanyaan yang disampaikan oleh sanak kerabat adalah peluang untuk bekerja di kota. Rata-rata si penanya berada dalam usia produktif, rajin bekerja, sayang tidak ada kesempatan.

“Iya Njar, iparku, supir angkot di Depok, sistem setoran sehari bersih cuman bisa bawa pulang Rp 25.000,-”

Berat ya.

Ditulis oleh priandoyo

Januari 19, 2010 pada 9:03 am

Ditulis dalam Others

Mengenal Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian PTIK

dengan 33 komentar

Kalau ada perguruan tinggi paling menyenangkan di Indonesia, mungkin kandidat itu jatuh pada Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) -sekarang berganti nama menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian CMIIW. PTIK terletak di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ini diperuntukkan bagi perwira Polisi.

Kebetulan saat ini banyak temen SMA yang sekarang sedang menempuh pendidikan di PTIK -kemarin sempat beberapa kali silaturahmi kesana, seangkatan kira-kira ada 20-an orang anak teman SMA.

Kira-kira apa yang ada dibenak para calon pemimpin Polri masa depan ini ya? reformasi Polri kah? idealisme kah? atau seputar nasib bangsa ini kah? hmm rasa-rasanya kurang lebih sama ya. Rata-rata teman-teman sudah menikah punya anak satu atau dua batita. Permasalahan standar seputar bagaimana membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga, seputar ‘malas’ tinggal di Jakarta dan ingin tinggal di daerah, seputar bagaimana kreatif memenuhi kebutuhan hidup. Ya akhirnya polisi juga manusia, juga seorang pria, juga seorang suami.

Rasa-rasanya peran apapun yang sedang kita mainkan di dunia ini, entah sebagai si miskin, sebagai si kaya, sebagai yang diatas atau sebagai yang dibawah, semuanya ‘menuntut’ hal yang sama, berbuat sesuai dengan kapasitas kita masing-masing. Seperti katanya banyak orang bahwa Tuhan tidak akan memberi beban melebihi kapasitas orang itu sendiri.

Ditulis oleh priandoyo

Januari 19, 2010 pada 8:22 am

Ditulis dalam Kehidupan, Others

Motorola L6 vs Nokia 6303 Classic

dengan 5 komentar

Akhirnya setelah 4 tahun lamanya menemani sebagai HP primary, HP utama saya, Motorola L6 tercinta ini dipensiunkan juga. Penggantinya adalah Nokia 6303 Classic -Harga 1.4jt di Okeshop sebelah kantor. Dengan berbagai pertimbangan, terutama kebutuhan utama untuk SMS dan telepon saya rasa Nokia ini adalah yang terbaik buat saya.

Harapannya, lifespan-nya bisa sampai 4 tahun, sama seperti Motorola L6 pendahulunya. Syukur-syukur keluhan yang dialami Motorola L6 didetik-detik terakhir masa baktinya seperti sering hang, restart, phonebook hilang bisa teratasi dengan HP baru ini.

Cara nge-charge baterai HP baru
Oh iya, sedikit catatan kecil tentang prosedur mengisi baterai untuk HP baru (yang juga applicable untuk laptop) bisa dilihat di sini dan sini. Pasalnya setelah beli pasti dipesenin “Jangan lupa charge 6-8 jam dalam kondisi mati ya pak”. Yang ternyata lebih pada mitos. Setelah membaca tulisan seputar baterai tersebut jadi terinspirasi untuk lebih merawat baterai. Duh, telat ya.

Ditulis oleh priandoyo

Januari 10, 2010 pada 9:06 pm

Ditulis dalam Others

Glodok, Pusat DVD Bajakan Terbesar

dengan 24 komentar

Akhirnya, pertanyaan setahun yang lalu terjawab sudah -mengenai distribusi DVD bajakan. Beberapa hari yang lalu sempat main ke Glodok untuk melihat pusat DVD bajakan yang katanya terbesar di Asia Tenggara ini. Kalau melihat besarnya produk DVD bajakan setiap harinya, tidak terbayang berapa besar omzet para pedagang DVD bajakan ini. Harga perkeping yang ditawarkan adalah Rp 5000. Kalau kita membeli dalam jumlah grosir mungkin jauh lebih murah lagi jatuhnya mungkin bisa 2500-3000. Di beberapa kios juga terlihat paket-paket dalam kardus yang dikirimkan ke seluruh penjuru Indonesia, Kalimantan dan Sumatra yang sempat saya lihat.

Sekedar tips untuk yang ingin main ke Glodok.
1. Pusat DVD terletak dibagian tengah, kalau kita turun didepan glodok, memang sudah terlihat banyak pedagang DVD dalam lapak-lapak kecil. Tidak disarankan membeli disini.

2. Pedagang DVD umumnya jujur dalam memberikan status kualitas DVD: 100% ori copy DVD, 90%, 80% 70% begitu biasanya rating DVD mereka berikan. Kualitas terbaik adalah 100% copy DVD, berturut-turut setelah semisal teks inggrisnya belum bagus, atau sekedar capture menggunakan kamera.

3. Penjual ini mulai buka jam 10.00 hingga 17.00 untuk hari minggu tutup -standar jam kerjanya Glodok, Mangga Dua dan sekitarnya ya.

Ditulis oleh priandoyo

Desember 22, 2009 pada 8:39 pm

Ditulis dalam Others

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 436 pengikut lainnya.