Anjar Priandoyo

Catatan Setiap Hari

Konsolidasi Industri

leave a comment »

Saya penasaran apa dampak industri yang semakin menurun di masa depan, contohnya rempah-rempah, spice war yang terus menurun ref, akankah menjadi hal yang sama pada industri rokok? bagi industri rokok harus diversifikasi dan ini yang dilakukan Altria. Selagi keuntungan masih ada 1-2 tahun kedepan pasti dipertahankan. Yang benar-benar sudah gagal ya tutup e.g retail atau car.

Intinya industri ini maha pelit.

Iklan

Written by Anjar Priandoyo

Juni 20, 2018 at 11:36 am

Ditulis dalam Society

Prediksi Pilkada

leave a comment »

Kebanyakan prediksi pilkada dilakukan dengan cara survey secara langsung (e.g voting twitter/koran/survey) yang terbukti tidak akurat, contohnya pada Pilkada DKI. Kekalahan Ahok di Pilkada DKI adalah karena rakyat kecil Jakarta tidak suka gaya bicara Ahok dan penggusuran sewenang-wenang ref catatan, Masyarakat Jakarta sendiri relatif konservatif (40% vs 35% plural). Voting ini hanya bisa akurat kalau sample yang diambil cukup.

Jabar: Ridwan Kamil (Instagram 8 mil)
Jateng: Ganjar Pranowo (Survey 70%)
Jatim: Khofifah Indar Parawansa
Sumut: Edy Rahmayadi

Content preference becomes a better predictor of political knowledge.

Provinsi dengan tingkat kerawanan medsos tinggi: Sumut (1), Jawabarat (9), Jawatimur (11), Jawatengah (3+12) ref
Penetrasi Internet: Sumatra (47%), Jawa (57%) ref

Asumsi:
– Partai Politik bukan faktor penentu kemenangan pilkada
– Agama bukan faktor penentu

Post-Broadcast Democracy: How Media Choice Increases Inequality in Political Involvement and Polarizes Elections (Markus Prior 2007)

Catatan prediksi saya selama ini:
– Brexit June 2016: Failed prediction
– US President Nov 2016: Failed prediction

Written by Anjar Priandoyo

Juni 20, 2018 at 11:26 am

Ditulis dalam Society

Prediksi industri media alternatif

leave a comment »

Kompasiana? 2015. Selasa/Qureta/Seword? 2016. Mojok/Geotimes? 2017. Sudah beberapa minggu ini saya tidak lagi membuka mojok, membuka dari forward-an sosial media saja tidak, apalagi membuka langsung di browser. Prediksi saya mungkin tepat. Umur media alternatif ini sangat pendek. Padahal saya perhatikan mojok menerbitkan artikel lebih banyak, kualitasnya pun lebih baik, tapi saya perhatikan mungkin selera pembaca sudah berubah. Artikel satir dan humor mungkin tidak banyak peminatnya lagi. Jenuh.

Sebagai perbandingan media besar, seperti republika tetap bisa bertahan dengan tulisan kolom yang masuk di frontpage ref opini, ref faktual sama seperti Kompas. Untuk Tirto dan kumparan, masih bisa mengisi pasar search (secondary results). Lalu bagaimana akhir industri media ini?

Prediksi saya media alternatif ini akan terus menurun, apalagi media yang berperan sebagai middleware. Contoh beberapa penulis seperti Hasanudin abdurakhman, Iqbal aji atau Damar wicaksono saya lihat ratingnya semakin meningkat yang diisi pendukungnya. Ini berbeda dengan media besar seperti Kompas/Detik yang pelanggannya dari massa yang berbeda ideologi.

Jadi yang saya lihat battle theathernya ada di mass media dimana pemenangnya adalah jelas, big player. Diluar itu masuknya di battle social media, seperti kompasiana/mojok/group kagama yang sebenarnya berkompetisi dengan big player seperti facebook/wa. Industri mass media ini sangat kompleks, harus memenuhi kriteria massal, teknologi dan content (news vs entertainment).

The basic premise of this analysis is that people’s media environment determines the extent to which their media use is governed by content preferences. The optimists claim that the greater availability of political information will lead more people to learn more about politics and increase their involvement in the political process. The pessimists fear that new media will make people apolitical and provide mind-numbing entertainment that keeps citizens from fulfilling their democratic responsibilities.

ref

“Mass media means technology that is intended to reach a mass audience”

Written by Anjar Priandoyo

Juni 20, 2018 at 10:43 am

Ditulis dalam Science

Tagged with

Crash Course – Renaissance

leave a comment »

Society must be rich to be able to produce an artist, sportsmen
The religious reform in 15th century only can succeed with the invention of the printing machine, century before

Written by Anjar Priandoyo

Juni 19, 2018 at 4:04 pm

Ditulis dalam Management

Perang dunia

leave a comment »

Wiki World War ini ternyata bagus, sekali, jadi selama ini yang saya dengar perang dunia hanya WWI dan WWII, sebenarnya ada banyak sekali perang dunia yang berlangsung misalnya, Seven Years’ War 1754, yang sering dibilang perang dunia nol.

Kurang lebih sebelum WW, ada 5 perang dunia yaitu: Crimean, Napoleonic, French Revolution, American Revolution dan Seven Years war. Lima perang besar ini semasa revolusi industri

Dan sebelum itu ada kurang lebih 10 perang dunia yaitu: Ottoman-Habsburg, Anglo Spanish, Dutch Portuguese, Thirty Years’, Anglo Spanish II, Nine Years, Spanish Succession, Quadruple Alliance, Anglo Spanish III, Austria Succession. Perang ini terjadi semasa masa globalisasi.

Written by Anjar Priandoyo

Juni 19, 2018 at 11:48 am

Ditulis dalam Management

AP World History

leave a comment »

Menarik, bagian pertama bicara mengenai teknologi (10,000-600 BC), kedua bicara mengenai organisasi (600BC-600CE), ketiga bicara mengenai regional (600-1450), keempat baru bicara globalisasi (1450-1750), kelimat baru bicara industrialisai (1750-1900) dan terakhir keenam baru bicara akselerasi global. Konten AP history ini sangat memudahkan untuk belajar mengenai sejarah.

Globalisasi diawali oleh spanyol dan portugal (spice trading), kemudian belanda dan inggris. Diakhiri dengan perancis dan inggris. Tahun 1750 sudah bicara mengenai revolusi industri. Menarik juga mengetahui bahwa belanda sedari dulu merupakan middle power, netral di seven years’ war dan netral di perang dunia I.

Written by Anjar Priandoyo

Juni 19, 2018 at 11:02 am

Ditulis dalam Management

Siapa mengalahkan tebu Indonesia? sugarbeet

leave a comment »

Napoleon mempromosikan sugarbeet ref.

For the longest period of time, Europe had no access to sugar. The only food ingredient that enabled sweetening of food was natural made honey, and because of that Europe has to wait all up to 13th and 14th century until conflict with the middle east during Crusades brought them closer to the riches of the Arab world and India ref.

Of the current world production of more than 130 million metric tons of sugar, about 35% comes from sugar beet and 65% from sugar cane. In the USA, about 50-55% of the domestic production of about 8.4 million metric tons derives from sugar beet. ref.

Written by Anjar Priandoyo

Juni 18, 2018 at 7:58 pm

Ditulis dalam Science