Anjar Priandoyo

Catatan Setiap Hari

Perbandingan: Masalah dan Pertanyaan

leave a comment »

Masih tentang perbandingan, di dunia ini dua hal tidak bisa dibandingkan, tanpa adanya batasan dan ukuran yang jelas. Contoh, perbandingan antara orang Indonesia dan Malaysia, bisa jadi orang umumnya berpendapat rata-rata orang Malaysia suka pedas dari orang Indonesia dan berasumsi semua orang Indonesia sama, padahal orang Indonesia sendiri ada orang Jawa dan Sumatra. Orang Jawa sendiri berbeda-beda ada orang Jowo dan orang Sunda.

Contoh yang lain, ketika tahun 2008 ketika Nokia meluncurkan HP Qwerty-nya untuk pertama kali, pada waktu itu orang berpendapat bahwa Nokia pasti bisa mengalahkan Blackberry, beberapa orang berpendapat Nokia lebih baik dari BB. Sementara orang lain berpendapat BB lebih baik Nokia. Namun kalau dilihat per 2015 ini maka baik Nokia maupun BB tidak ada yang lebih baik, BB dan Nokia posisinya dibawah dibandingkan dengan Iphone dan Samsung sekarang.

Lalu bagaimana membuat keputusan? kalau keputusan memilih kampus, sebenarnya mudah, passing grade secara umum sudah tersedia, tinggal memilih. Begitu juga dengan keputusan memilih karir, relatif lebih sulit, tapi keputusan apapun yang diambil pasti akhirnya baik. Contoh memilih menjadi PNS atau Karyawan Swasta, kalau diantara dua pilihan ini pasti dua-duanya baik, maka tidak perlu bingung-bingung menganalisa sampai detail. Lalu, bagaimana dengan keputusan yang memiliki risiko negatif, contoh investasi yang bisa merugi. Nah untuk itu mungkin perlu dicoba memecahkan secara sistematis.

Systematic Methodology
Tahapan untuk memecahkan secara sistematis contohnya sebagai berikut:

  1. Difficulty (Problem): Pada dasarnya, memilih merupakan hal yang sulit untuk dilakukan, sehingga proses pembuatan keputusan pun sulit untuk dikerjakan (ref).
  2. Cause (Theory): Kesulitan ini disebabkan karena informasi yang dimiliki sedikit, pengaruh orang dekat, hingga faktor biaya (ref)
  3. Most Important Factor (Theory): Sebenarnya faktor yang paling penting adalah masalah informasi (ref)
  4. Hypothesis: Dengan klasifikasi informasi orang lebih mudah membuat keputusan (no ref)
  5. Aim: Menyusun klasifikasi informasi yang dibutuhkan orang saat membuat keputusan
  6. Question: Apakah klasifikasi membantu orang membuat keputusan dan klasifikasi informasi apa yang dibutuhkan?
  7. Methodology: Apapun bisa, bisa interview, bisa data analysis, experiment

Dalam versi yang lain bisa disusun kurang lebih seperti ini. Permasalahannya adalah mencari pekerjaan. Pertanyaannya adalah apa pekerjaan yang cocok antara di Bekasi atau Tangerang, Posisi apa yang sesuai dan seterusnya. Atau dalam versi research question sebagai berikut “Does Theory explain the relationship between Independent Variable and Dependent Variable, controlling the effect of control variable”. “Apakah ada hubungan antara Klasifikasi informasi dan peluang mendapatkan pekerjaan, melalui dampak jumlah informasi yang diberikan.

Apakah semudah itu? bisa jadi lebih sulit, karena banyak asumsi (teori) yang dijadikan dasar untuk menjawab pertanyaan diatas. Contoh dasar argumen sebagai berikut:

  1. Jadi pengangguran bukan masalah. “Income does not necessarily go together with happiness” (Sohn, 2013)
  2. Bisa jadi memang niat untuk tidak bekerja. “Unemployment measurement should be carefully taken, the most important is discourage worker that willing to work as per ILO definition” Suryadharma et al, 2007
  3. Lokasi mempengaruhi mencari pekerjaan. “Unemployment itu berhubungan dengan lokasi (dimensi spasial) Tadjoeddin, 2015

Research-Worthy Problem Statement (Ellis and Levy 2008)

Iklan

Written by Anjar Priandoyo

Januari 10, 2016 pada 6:48 pm

Ditulis dalam Management

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: