Anjar Priandoyo's Shortcut

Simple Career Advice for Everyone

Tujuan Pengajaran

leave a comment »

page1-800px-PAR_model.pdf

Mengajar merupakan panggilan hidup seseorang yang sangat mulia ref, ref. Mengajar pada prinsipnya adalah indikasi dari altruisme ref, ref, jiwa sosial keunikan manusia. Mengajar merupakan sebuah profesi yang sangat mulia. Namun dengan segala atribut kemuliaan seorang pengajar, dengan segala tujuan, motivasi dan filosofi yang menjadi dasar seorang memilih menjadi pengajar, apakah tujuan dari pengajaran itu sendiri dapat berjalan dengan baik dan efektif?

Tujuan mengajar bila dilihat secara praktis sebenarnya berdampak pada dua area: pengetahuan dan moril (bloom’s taxonomy. Artinya, bila seorang dosen mengajar muridnya, maka dampak yang diharapkan adalah murid-muridnya menjadi pintar dan berbudi pekerti baik. Mengajar murid untuk menjadi pintar mungkin mudah, tapi mengajarkan moril jauh lebih sulit. Mengajar mengenai teori ethics, governance, integrity mungkin lebih udah, tapi mengajarkan praktek atas teori tersebut jauh lebih sulit.

Apa sebenarnya yang menjadi harapan mahasiswa S1? Saya membuka kembali buku teks S1 saya mengenai Pengantar Ilmu Komputer (PIK), dan baru menyadari betapa sulitnya mengajarkan PIK dalam waktu 1 semester (12-14 pertemuan: 12×3=36 jam). Kesulitannya bukan hanya bagaimana merangkum seluruh chapter dalam waktu yang sangat singkat, tapi juga untuk mengevaluasi apakah murid yang diajarkan bisa menerima apa yang disampaikan. Dari metode pengajarannya saja bisa bermasalah, belum lagi metode evaluasi, dan metode skoringnya. Itu baru dalam skala kelas yang saya kelola, bagaimana dengan skala fakultas, universitas dan apa yang menjadi harapan DIKTI -misalnya. Susah kan.

S1: 144 SKS (3.5 – 4 tahun) 18 SKS (6 Mata Kuliah) per semester
S2: 36-42 SKS (1.5 – 2 tahun) 9-12 SKS per semester ref: UI 42 SKS, ITB 36 SKS
S3: 40-52 SKS (3 – 4 tahun) 9-12 SKS per semester ref: S3 ITB
Mata Kuliah: 3 SKS = 3×12 = 36 jam pertemuan
Workshop: 5 hari = 5 x 8 jam = 40 jam
Pascasarjana: 18 SKS per tahun = 18×3 = 54 jam/tahun

Ref: At Risk, Blaikie et al PAR, Social Vulnerability, Pentingnya Manajemen

Written by Anjar Priandoyo

Januari 13, 2016 pada 5:41 pm

Ditulis dalam Life

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: