Anjar Priandoyo's Shortcut

Simple Career Advice for Everyone

Berpikir Jernih

leave a comment »

Waktu kelas 3 SMA, memilih kuliah dimana tidaklah sulit, tinggal ikut try out, hitung nilai try out, lalu lihat daftar universitas yang masuk dalam nilai. Analisanya tidaklah sulit, kampus yang terpandang sudah ada, jurusan yang terkenal juga sudah ada. Hitung-hitung peringkat satu dan dua. Ikut beberapa kali try out. Pilihan yang diambil mantap sudah.

Namun ketika seminggu pertama menjalaninya rasanya amat sangat sulit. Analisa yang sebelumnya dibuat ternyata meleset jauh. Ada banyak faktor yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan menjadi signifikan. Mulai dari biaya SPP, tempat kost, hingga kondisi teman sekelas. Pilihan yang sebelumnya dibuat menjadi seperti sia-sia. Sempat juga timbul pemikiran “Buat apa menganalisa, kalau gambling saja hasilnya sama”.

Jadi apa yang salah

Fenomena merasa bahwa analisa itu useless, terjadi tidak hanya ditingkat kelas 3 SMA saja, tapi ketika lulus mencari kerja, ketika pindah kerja bahkan hingga membuat keputusan ditempat kerja. Contoh, apakah harus mengejar klien A atau mengejar klien B. Dalam kondisi ini, analisa seperti apapun serasa tidak berguna. Pendeknya kalau meniru apa yang deliberate strategy ala Porter ajarkan, semuanya useless. Kalau mau ikut emergentnya Mintzberg pun rasa-rasanya bersalah -karena artinya tidak melakukan apapun. Simalakama.

Dalam kerangka nasional, hal ini semakin ribet contohnya adalah “Spaghetti Bowl Effect”, rumitnya perdagangan bebas hingga buruh migran.

Written by Anjar Priandoyo

Februari 2, 2016 pada 7:22 pm

Ditulis dalam Life

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: