Anjar Priandoyo's Shortcut

Simple Career Advice for Everyone

Isu Negara Berkembang vs Negara Maju

leave a comment »

Apakah negara berkembang memiliki isu (masalah) yang berbeda dibandingkan negara maju?

A. Ya, Negara berkembang memiliki isu yang berbeda dibandingkan negara maju
a. Penyebab kematian di negara maju berbeda dibandingkan negara berkembang (polusi udara #3, malnutrisi #2)
b. Negara maju meributkan masalah imigran, negara berkembang meributkan masalah korupsi

B. Tidak, Setiap negara memiliki isu yang sama
a. Penyebab kematian sama: Pola makan sama-sama buruk, sama-sama merokok, sama-sama kolesterol
b. Tingkat Kepuasan Masyarakat (Disatisfaction with government) sama. Baik negara maju maupun berkembang tidak puas dengan pemerintahnya.

Jadi negara maju dan negara berkembang tidak bisa dibandingkan?
Ya, mengacu pada penjelasan diatas, isu di negara berkembang tidak bisa dibandingkan dengan isu di negara maju. Dari yang saya lihat, lembaga survey seperti Gallup dan Pew Research menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan. Contoh di Amerika (Isu Government, Economy, Imigration) dari Gallup atau Pew Research mengenai prioritas dan bagaimana anak muda menyikapi bahwa prioritas adalah pengetahuan. Di Inggris (Isu Kesehatan, Ekonomi, Imigran, Kesejahteraan, Pekerjaan) kurang lebih sama, bagaimana masyarakat inggris menempatkan isu kesehatan (NHS) seiring dengan isu privatisasi dan isu migran seiring dengan krisis migran di eropa.

A. Isu utama selalu ekonomi
Ekonomi selalu menjadi isu paling utama di setiap negara, baik negara maju maupun negara berkembang. Isu ekonomi umumnya berkutat pada 4 hal yaitu kenaikan harga (rising prices), ketersediaan pekerjaan (employment opportunities), kesenjangan (rich-poor gap) dan hutang luar negeri (public debt). Namun ternyata berdasarkan survey dari Pew Research tahun 2014, negara maju dan berkembang memiliki perbedaan yang signifikan. Negara maju umumnya mengkhawatirkan masalah ketersediaan pekerjaan dan hutang luar negeri, sementara negara berkembang lebih mengkhawatirkan masalah kenaikan harga. Menariknya, 4 isu tadi sebenarnya merata di setiap negara, namun masyarakat mempersepsikannya sebagai hal yang berbeda prioritasnya.

B. Isu sekunder biasanya pendidikan dan kesehatan

C. Isu conditional, bergantung dengan situasi dan kondisi.
Jika negara maju isu yang sedang ramai adalah imigran & terorisme, padanannya di negara berkembang adalah gerakan garis keras (bisa berbasis suku, agama atau golongan). Jika isu dinegara maju adalah perubahan iklim dimana sasarannya adalah industri energi dan pemerintah, maka di negara berkembang isunya adalah banjir dan sasarannya adalah pengembang properti dan pemerintah. Isu conditional biasanya membidik kebijakan pemerintah, contoh mengenai buruh migran, energy atau bahkan isu apapun atas inisiatif pemerintah akan memiliki counter argument.

D. Perception vs Reality
Persepsi publik sulit diubah, walaupun realita sangat berbeda. Contoh di Inggris, persepsi masyarakat akan jumlah imigran, jumlah muslim bisa berbeda dengan kenyataan yang sebenarnya. Sama dengan perspektif di negara berkembang, misalnya bagaimana penilaian tentang korupsi, yang bisa jadi bias dengan kondisi sebenarnya. Beberapa isu memang sulit untuk diukur dan dibandingkan dengan cepat. Contoh perkembangan korupsi beberapa tahun terakhir, bisa jadi ada orang yang menganggap membaik, namun bisa jadi menganggap memburuk.

Isu mana yang bisa kita pilih ?
Isu tidak bisa kita pilih, karena trend masyarakat berubah-ubah. Yang bisa dilakukan adalah secara konsisten meng-explore isu tersebut. Contoh UU ITE 2008 merupakan isu yang mendapat perhatian tinggi dari masyarakat, khususnya seiring dengan maraknya penggunaan sosial media. Namun isu itu bisa berubah-ubah. Rasanya orang-orang yang bekerja di media mengetahui betul dan merasakan betul tentang tidak bisa diprediksinya kebutuhan isu di masyarakat.

Written by Anjar Priandoyo

Februari 4, 2016 pada 6:45 pm

Ditulis dalam People

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: