Anjar Priandoyo's Shortcut

Simple Career Advice for Everyone

Keahlian yang paling penting

leave a comment »

Apa keahlian yang saya inginkan?
Dulu, saya biasanya melihat dari sisi bisnis. Kalau bicara sektor, saya merasa cukup menguasai sektor perbankan, energi dan telekomunikasi. Kalau bicara mengenai bidang (services), saya merasa cukup menguasai dalam bidang teknologi, manajemen risiko dan project management.

Sekarang, saya sedang belajar untuk melihat dari sisi kemasyarakatan. Kalau bicara sektor, saya sedang belajar dalam sektor energi dan sedikit mengenai listrik. Kalau bicara mengenai bidang, saya sedang belajar dalam bidang lingkungan, kesehatan dan ekonomi.

Apakah bisnis dan kemasyarakatan berbeda?
Di bisnis yang dilihat dimensi peningkatan pendapatan dan efisiensi (pengurangan biaya), di kemasyarakatan yang dilihat dimensi keseimbangan pengembangan (development) dan dampaknya (impact). Di bisnis fokusnya adalah keuntungan (profit) di masyarakat fokusnya adalah keseimbangan (sustainability, sustainable development, berkah).

Di bisnis, fokusnya adalah keuntungan. Karena keuntungan adalah mutlak, merupakan selisih antara pendapatan dan biaya. Jika pendapatan 10, biaya 4, maka keuntungan mutlak adalah 6. Sementara di masyarakat, jika 10 orang berhasil, 4 orang gagal, maka yang terjadi adalah konflik antara dua kelompok orang. Bahkan 4 orang gagal tadi bisa mengancam 10 orang yang berhasil atau sebaliknya, yang 10 orang akan menghancurkan yang 4 orang tadi.

Dalam menyelesaikan masalah kemasyarakatan apa cara (fokus) yang harus ditempuh?
Dalam kemasyarakatan maka semua kepentingan harus diakomodir. Contohnya bila 4 orang yang gagal tadi maka harus mendapatkan perhatian khusus, agar tidak membahayakan yang 10 orang. Karena pada dasarnya semua orang adalah sama, dan sama dihadapan hukum. Sementara dalam bisnis, kepentingan yang harus diakomodir adalah kepentingan bisnis, dalam hal ini adalah mencari keuntungan.

Wah berarti kemasyarakatan lebih sulit dong dari bisnis?
Iya, betul sekali. Kemasyarakatan lebih sulit dari pada berbisnis. Dimana hal yang paling mendasar adalah orang harus bisa berlaku adil bagi dirinya sendiri dan ini amat sulit untuk dilakukan. Semoga saya bisa melaluinya.

Wah lebih enak jagoan kemasyarakatan dong, dari pada jagoan bisnis?
Ya dua-duanya baik, dan dua-duanya efektif pada waktunya. Contoh dalam bisnis prinsip profit bisa diterapkan dalam menyusun anggaran tahunan, mana aktivitas yang profit mana aktivitas yang beban. Namun dalam menyusun rencana jangka panjang, pertimbangan profit tidak semata cukup, diperlukan juga sudut pandang yang lebih jauh, sudut pandang sustainability e.g misalnya kontrak kerjasama antara IBM PC dan Microsoft OS, atau antara Mercedes dan Bosch.

Jadi apa keahlian yang saya inginkan?
Sabar, belajar bersabar dan mengendalikan diri

Written by Anjar Priandoyo

Februari 4, 2016 pada 10:01 pm

Ditulis dalam Life

Tagged with ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: