Anjar Priandoyo's Shortcut

Simple Career Advice for Everyone

Bicara energi, bicara kerumitan

leave a comment »

Bicara energi, biasanya kita akan melihatnya dari sudut pandang sumber energi. Contohnya sumber energi kita berasal dari minyak dan gas (60%) kemudian sekitar 30% adalah batubara dan yang paling kecil adalah energi terbarukan sekitar 10% seperti air dan panas bumi. Dengan komposisi seperti ini, orang akan bertanya, kenapa kita tidak mengembangkan energi terbarukan? jawaban singkat yang paling populer adalah masalah biaya, tapi jawaban sebenarnya tidak sesingkat itu.

Sebenarnya, untuk mempermudah, ada cara lain untuk bicara energi dengan melihatnya dari sudut pandang cara kerja energi (mekanisme, mesin/machine, motor/engine). Dari sudut pandang ini cara kerja energi dibagi menjadi dua yaitu external combustion energy (steam engine / mesin uap) dan internal combustion energi (gasoline engine). Dua jenis mesin ini memiliki karakteristik yang berbeda, mesin uap digunakan untuk menggerakkan sesuatu yang sangat besar, berat dan kontinu. Sementara mesin bensin digunakan untuk menggerakkan sesuatu yang kecil dan tidak kontinu.

Mesin uap merupakan bapak dari mesin bakar/bensin. Mesiun uap diciptakan oleh James Watt pada 1764 yang mendorong revolusi industri (textil, iron), sedangkan mesin bensin/bakar diciptakan oleh Nikolaus Otto 1876, seiring revolusi industri kedua (kereta, steel, petroleum). Mesin bensin tidak mungkin diciptakan tanpa mesin uap, mesin bensin memiliki getaran yang kuat sehingga memerlukan proses metalurgi yang lebih baik.

Jadi, dari sudut pandang mekanisme energi, yang terbesar adalah mesin uap 40% (pembangkit listrik), mesin bakar 30% (transportation). Mesin uap kalau termasuk dengan kebutuhan industri bisa mencapai 60%.

https://en.wikipedia.org/wiki/Transducer
https://en.wikipedia.org/wiki/Energy_transformation
https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_IEEE_milestones
https://en.wikipedia.org/wiki/Timeline_of_historic_inventions

Transducer: Device that converts one form of energy to another
Heat Engine: Convert Thermal (Heat) Energy to Mechanical Energy (e.g Steam Engine)
Electrical Machine: Convert Mechanical energy to Electricity
Electric Motor: Convert Electrical Energy to Mechanical Energy

Written by Anjar Priandoyo

Februari 6, 2016 pada 12:08 pm

Ditulis dalam Science

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: