Anjar Priandoyo's Shortcut

Simple Career Advice for Everyone

Indonesia Kekuatan Ekonomi Dunia

leave a comment »

Amir umurnya 18 tahun, baru lulus STM, badannya sehat, orang tuanya pensiunan guru SD. Amir sekarang bekerja Astra Honda sebagai operator dengan gaji 2 juta per bulan. Amir anak yang pintar dan rajin bekerja, dalam waktu 36 tahun bekerja, Amir bisa pensiun dengan posisi sebagai supervisor senior atau manajer dengan gaji 20 juta.

Budi umurnya 18 tahun, baru lulus SMA, badannya sehat, orang tuanya petani. Budi masuk Secaba AD lulus sebagai Sersan dengan gaji 1.5 juta per bulan. Dalam waktu 36 tahun bekerja Budi bisa pensiun dengan pangkat pelda atau letnan dengan gaji 10 juta.

Mana yang lebih sukses Amir atau Budi?
Baru bekerja 3 tahun, Amir mendapat training di Jepang karena ada mesin baru yang datang. Kemudian sambil bekerja Amir mengambil kursus bahasa Jepang dan melanjutkan S1 dalam bidang mesin. Amir kemudian beruntung mendapatkan beasiswa S2 di Jepang kemudian akhirnya diangkat menjadi Manajer dan pensiun sebagai Direktur Astra.

Budi setelah lulus Secaba melanjutkan pendidikan pasukan khusus, dikirim sebagai pasukan perdamaian di beberapa negara timur tengah. Dengan prestasinya Budi melanjutkan pendidikan lanjutan perwira dalam bidang hukum, akhirnya Budi pensiun dengan jabatan pimpinan pusdik dengan pangkat kolonel.

Amir dan Budi sama-sama sukses.

Potensi mana yang lebih sukses Amir atau Budi?
Amir tingginya 184cm, tinggi besar, fisiknya kuat. Budi tingginya 163cm, pendek kurus, suka seni dan design.

Dari potensi, maka sebenarnya Amir lebih cocok bekerja di militer, sementara Budi lebih cocok bekerja di industri. Bekerja di militer butuh fisik yang kuat, sementara bekerja di industri butuh kemampuan design/control mesin yang baik.

Orang tua Amir sebenarnya lebih yakin bila Amir bekerja sebagai militer, sebagaimana orang tua Budi lebih yakin bila Budi bekerja sebagai industri. Namun yang lebih tahu adalah Amir dan Budi itu sendiri, yang bahkan Amir dan Budi sendiri tidak lebih dari berspekulasi dengan masa depannya.

Apakah Indonesia bisa menjadi kekuatan ekonomi dunia
Bapaknya Amir dan Budi, setiap hari memikirkan bagaimana cara agar anaknya bisa sukses. Segala hal dipersiapkan. Amir dilatih bermain sepakbola, sementara Budi dilatih melukis.

Mana yang lebih baik plastik atau kertas?
Pertanyaan di phdcomics, ah saya jadi teringat. Sampai kapan pun saya tidak bisa menjawab pertanyaan seperti itu.

Written by Anjar Priandoyo

Februari 6, 2016 pada 2:20 pm

Ditulis dalam Job

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: